
Semua orang juga beristirahat sejenak memulihkan energi sebelum kastil terbuka.
Dua hari berlalu begitu saja dalam sekejap mata. Dalam dua hari ini, Ren Yuu sesekali bertanya kepada Cai'Zi mengapa dia mencarinya. Tapi Ren Yuu kecewa karena Cai'Zi tidak pernah buka mulut sekalipun. Cai'Zi terus mengabaikan pertanyaan Ren Yuu dari waktu ke waktu. Ren Yuu agak kesal juga. Tapi, Ren Yuu tidak mau memaksa Cai'Zi.
Ular kecil yang di pungut Ren Yuu terus-menerus makan lalu tidur setelah siap makan. Ren Yuu mendesah lelah karena mendapatkan hewan seperti babi berbentuk ular.
Tapi ular itu lebih memilih mengikuti Ren Yuu dari pada Cai'Zi walaupun ular itu menganggap Cai'Zi sebagai orangtuanya juga. Mungkin karena Ren Yuu memberi makan ular itu dan membuat ular itu praktis mencari sumber daya.
Ketika dua hari berlalu, tanah di sekitar bergetar keras. Semua orang langsung berdiri dan berjalan ke arah pintu kastil karena sudah saatnya kastil terbuka.
Ren Yuu dan Cai'Zi juga berjalan perlahan ke arah kastil.
Crak!
Suara keras terdengar dan kastil bergetar. Gerbang raksasa di kastil terbuka perlahan-lahan. Tidak sampai dua menit, pintu raksasa itu terbuka. Ren Yuu merasa heran karena itu terbuka otomatis seolah-olah ini sudah di rencanakan ketika dimensi kecil baru terbuka.
Bukan cuma Ren Yuu yang berpikir seperti itu. Semua orang juga sama.
"Ayo masuk," Cai'Zi bergerak ke dalam. Ren Yuu juga tidak membuang waktu dan mengikuti Cai'Zi.
Sementara itu Jiang Chen, Xu Jiao dan Xu Jingwei hanya melihat sebentar ke arah Cai'Zi dan mendesah. Mereka tau bahwa Cai'Zi malas berkomunikasi dengan siapapun. Hanya mereka bertiga temannya walaupun tidak begitu akrab karena Cai'Zi terlalu dingin.
Ketika Cai'Zi masih kecil, Cai'Zi membongkar semua rahasianya kepada Xu Jingwei yang merupakan teman pertamanya di Heavenly Palace.
Itulah sebabnya mereka tau bahwa Cai'Zi sangat peduli dengan Ren Yuu tapi tidak tau sejarah mereka sama sekali.
Mereka bertiga hanya diam dan pergi ke dalam kastil juga bersama dengan banyak murid dari Heavenly Palace.
Semua murid Heavenly Palace juga tau bagaimana sifat Cai'Zi yang tidak suka bergaul karena suatu sebab. Beberapa tahun lalu, Cai'Zi tiba-tiba berubah dari gadis periang dan selalu tersenyum menjadi gadis dingin seperti es abadi. Tidak ada yang tau mengapa itu terjadi dan mereka tidak berani bertanya.
__ADS_1
Ketika memasuki kastil, banyak terdapat ruangan di sana sini. Semua orang memburu tiap ruangan yang ada. Banyak orang yang bersorak-sorai karena mendapatkan item bagus dan kemudian terjadi pertarungan untuk merebutkan item.
Ren Yuu dan Cai'Zi hanya melirik sekilas dan tidak tertarik sama sekali karena sudah tau apa yang mereka perebutkan. Itu adalah senjata Rare. Bagi kultivator biasa, itu merupakan barang berharga. Tapi, bagi Ren Yuu dan Cai'Zi itu tidak terlalu menarik minat mereka karena sudah memilih senjata Supreme dan Artefak.
Sedangkan senjata pribadi Ren Yuu berada di Tier Epic. Sama halnya dengan Cai'Zi. Pedang dan Daggernya juga berada di Tier Epic.
Banyak juga orang yang mengabaikan itu dan terus masuk ke dalam, karena barang paling berharga berada di dalam dan siapapun tau tentang fakta itu.
Setelah berlari selama 3 menit, Ren Yuu merasakan ular kecil di tubuhnya bergerak-gerak di bajunya. Ren Yuu merasa heran dan mengambil ular kecil itu.
Ular kecil menjentikkan lidahnya dan menghadap ke arah sebuah ruangan. Ular kecil melompat lalu terbang ke arah ruangan yang di perhatikan-nya sejak pertama kali keluar dari baju Ren Yuu.
"Kembali ke sini!" Ren Yuu mencoba meraih ular kecil tetapi ular kecil itu terlalu gesit dan terbang ke arah ruangan.
"Sial," Ren Yuu langsung mengejar ular kecil yang seenaknya pergi ke arah suatu ruangan kecil. Cai'Zi yang melihat Ren Yuu berbelok juga langsung mengikutinya.
Ular kecil itu menyelinap masuk dari sela-sela pintu ruangan. Ren Yuu tidak membuang waktu dan menggunakan kecepatan tercepatnya lalu memukul ke arah pintu.
Pintu roboh seketika dan Ren Yuu memeriksa sekeliling untuk mencari anak ular itu karena kesal dan ingin meremasnya ketika menangkapnya.
Tapi Ren Yuu terkejut dengan isi ruangan itu. Ruangan itu berisi banyak botol kecil dan Ren Yuu tau bahwa itu adalah pil. Ren Yuu tidak membuang waktu dan langsung mengutip satu persatu botol kecil di dalam ruangan.
Ren Yuu tidak tau pil apa saja yang ada di dalam. Tapi, pasti akan ada pil langka dari begitu banyak pil. Ren Yuu melihat ke arah pil di sudut ruangan dan melihat keberadaan ular kecil. Ular kecil itu menjatuhkan satu botol. Di dalam botol ada satu pil berwarna warna-warni.
Ren Yuu terkejut melihat pil itu karena tau pil apa itu.
Cai'Zi yang baru tiba melihat sekeliling.
"Cai'Zi, ambil pil apapun yang kamu suka, Cepat!!" Ren Yuu melesat ke arah ular kecil karena ingin melahap pil paling berharga diantara semua pil di dalam.
__ADS_1
Ren Yuu yakin akan hal itu karena itu adalah pil kelas 1. Ren Yuu pernah membaca tentang pil itu di buku alkemis yang ada di Dimensional Life.
Cai'Zi yang mendengar Ren Yuu sebelumnya langsung bergerak dan mulai menyimpan pil sebanyak mungkin. Lalu orang-orang berdatangan dan melihat isi ruangan juga. Mereka juga tidak membuang waktu dan mulai mengambil pil demi pil karena memang sangat banyak pil berada di dalam.
Jika di hitung, lebih dari seribu botol di dalam.
"Itu adalah pil Sembilan Surya Tribulation. Jika aku menggunakan itu, kekuatanku akan melambung tinggi," batin Ren Yuu. Tapi Ren Yuu kecewa. Ketika hampir sampai di tempat ular itu, ular itu menelan pil itu. Ren Yuu ingin menangis karena ular kecil itu memakan sesuatu yang sangat berharga.
Ren Yuu menangkap ular kecil dan mengayun-ayunkannya ke atas dan ke bawah.
"Muntahkan itu ular sialan!!" Ren Yuu berteriak sambil terus mengayunkan ular kecil. Tapi pil tidak kunjung keluar dan yang ada ular itu tertidur seperti babi.
"Sialan!! Ular sialan ini sudah mulai mencerna pil," Ren Yuu ingin meremas ular kecil hingga menjadi bubur.
Ren Yuu menggertakkan giginya dan melihat sekeliling lagi untuk mencari pil yang sama. Tapi sayangnya tidak ada lagi dan Ren Yuu hanya menemukan satu pil kelas 3. Ren Yuu tidak membuang waktu dan mengambil pil itu.
Ren Yuu melihat sekeliling lagi dan tidak lagi menemukan pil kelas 3-1.
Semua orang melihat Ren Yuu dengan tatapan aneh karena Ren Yuu terlihat lesu walaupun menggunakan topeng.
Cai'Zi juga sudah selesai mengumpulkan pil. Semua orang juga sama. Karena banyaknya pil, mereka tidak tau semua tingkatan dari pil itu. Hanya Ren Yuu yang sebagai alkemis yang tau apa saja pil berharga di dalam ruangan.
Dan pil paling berharga sudah di telan oleh ular kecil.
"Apakah kamu menemukan pil yang bagus?" Tanya Cai'Zi penasaran.
Jika Ren Yuu tidak memakai topeng, akan terlihat wajah Ren Yuu tidak sedap di pandang hanya mendengar kalimat itu.
"Ayo pergi," Ren Yuu langsung pergi dan tidak menghiraukan pertanyaan Cai'Zi. Cai'Zi merasa aneh dan tidak bertanya lagi.
__ADS_1
Ren Yuu ingin membelah ular kecil menjadi beberapa bagian untuk mengeluarkan pil, tapi tidak melakukannya. Ren Yuu mendesah dan berkata dalam hati, "ini bukan hari keberuntunganku."