Path To God

Path To God
Ch 53. Ujian Ketiga(7)


__ADS_3

Destructive Wind!!


Srak!


Tebasan Ren Yuu mengenai tepat di pergelangan tangan Golden Titan Ape dan langsung membelahnya bersih.


Golden Titan Ape meraung keras karena merasakan sakit yang luar biasa. Tidak membuang waktu, Ren Yuu langsung menebas lagi ketika Golden Titan Ape merasakan sakit.


Dagger Shadow!!


Srak!


Ren Yuu melewati wajah Golden Titan Ape. Tebasan Ren Yuu mengenai tepat di mata Golden Titan Ape dan membuatnya buta seketika.


"Sudah waktunya bagimu mati!!" Ren Yuu langsung menebas terus-menerus karena Golden Titan Ape tidak bisa melihat lagi di mana dia berada.


Dengan instingnya, Golden Titan Ape mengumpulkan energi gelombang kejut di mulutnya lagi dan menembaknya ke arah Ren Yuu. Sebelum itu terjadi, Ren Yuu langsung bergerak ke belakang Golden Titan Ape.


Bomm!!


Ledakan besar terjadi lagi. Golden Titan Ape semakin lelah. Ren Yuu langsung membuat cakar lagi dan menyerang ke arah Golden Titan Ape dari jarak 5 meter.


Dragon Claw!!


Ren Yuu terus menerus menggunakan tekniknya dan dan membuat Golden Titan Ape semakin mengalami banyak luka dan hampir tumbang.


"Sungguh tubuh yang mengerikan," batin Ren Yuu dan mengambil Daggernya lagi untuk membuat serangan terakhir.


Destructive Wind!!


Ren Yuu menebas ke arah leher Golden Titan Ape yang sudah sempoyongan.


Srak!!


Tebasan itu membelah hampir setengah leher Golden Titan Ape. Darah berceceran dari lehernya dan Golden Titan Ape mencoba menutupinya dengan lengan yang sudah kehilangan telapak tangannya.


Golden Titan Ape berlutut dan perlahan lahan jatuh ke tanah. Golden Titan Ape belum mati karena Ren Yuu sudah memeriksanya.


"Sungguh spesies yang tangguh. Jika di biarkan, binatang monster ini masih bisa selamat. Tapi, aku tidak akan membiarkan itu," Ren Yuu langsung menusuk kepala Golden Titan Ape beberapa kali dan nafas Golden Titan Ape pudar perlahan.


Ren Yuu mendesah lelah sambil berkata dalam hati, "lebih baik aku istirahat sebentar lalu menuju Carberus atau Minotaur."


Kemudian Ren Yuu langsung duduk bersila memulihkan energinya dan luka-lukanya.


Tidak sampai dua jam kemudian, energi dan luka-lukanya sudah pulih walaupun tidak sepenuhnya. Ren Yuu tidak memulihkan energinya sampai ke puncak karena mengejar waktu agar Minotaur dan carberus masih dalam keadaan lemah.


Ren Yuu langsung pergi menuju pusat hutan lagi dan mulai mencari keberadaan kedua binatang monster itu.


Karena Ren Yuu sudah pernah ke tempat Minotaur sebelumnya, itu membuat Ren Yuu mengincar Minotaur karena akan memakan waktu untuk mencari Carberus.


Ren Yuu tiba di tempat sebelumnya dan memang benar Minotaur berada di gua di dekat tempat Ren Yuu pertama kali menemukannya.


Ren Yuu tidak membuang waktu dan mengambil botol berisi racun dan mengoleskan racun saraf pada Daggernya.

__ADS_1


"Sepertinya memang benar kecepatan pemulihan Minotaur lebih cepat dari dua lainnya. Jika aku mencari Carberus terlebih dahulu, aku pasti kerepotan melawan Minotaur," batin Ren Yuu sambil terus mendekat ke arah Minotaur.


Ren Yuu ingin menyergap Minotaur selagi masih memulihkan diri, dengan teknik Eliminate Existence yang menyembunyikan keberadaan, Ren Yuu perlahan mendekat. Ketika Ren Yuu sudah mencapai jarak yang cukup, Ren Yuu langsung menggunakan tekniknya.


Silent Teleport!!


Ren Yuu muncul di belakang Minotaur dan langsung menebas ke arah Minotaur sekuat mungkin.


Quick Slash!!


Srak!!


Ren Yuu melewati Minotaur dan merobek sedikit leher Minotaur menggunakan Dagger yang sudah di lapisi racun.


Minotaur terkejut dan langsung membuat kayu dari energinya dan serta memukul ke arah Ren Yuu sekeras mungkin.


Melihat itu, tidak ada ke khawatiran sama sekali dalam diri Ren Yuu dan langsung mengindari serangan Minotaur secepat mungkin.


Silent Teleport!!


Bomm!!


Minotaur yang memukul Ren Yuu sebelumnya mengenai dinding gua dan menyebabkan gua bergetar hebat. Melihat serangan itu tidak kena, Minotaur langsung melihat ke arah Ren Yuu pindah dan langsung menyerang lagi.


"Cih, sungguh merepotkan. Walaupun binatang monster ini terluka, tetap saja kekuatannya masih kuat," batin Ren Yuu sambil melihat Minotaur menerjang ke arahnya.


Ren Yuu tersenyum melihat itu dan langsung menerjang juga ke arah Minotaur.


Ren Yuu terus bergerak secepat mungkin dan membuat Minotaur kewalahan karena tidak bisa mengikuti pergerakannya di sebabkan oleh luka dan energinya yang belum pulih. Dengan racun saraf yang di buat Ren Yuu, itu membuat Minotaur melambat seiring berjalannya waktu.


Setelah selesai, Ren Yuu langsung memulihkan energinya perlahan sama seperti sebelumnya dan setelah selesai, Ren Yuu akan segera mencari Carberus. Lalu setelah itu adalah membersihkan monster yang tersisa.


Di sisi Patriak clan Song


Patriak clan Song melihat terus menerus ujian yang di jalani oleh Ren Yuu dan sedikit terkejut dengan pencapaian Ren Yuu.


"Aku tidak menyangka anak muda ini akan membunuh dua dari tiga binatang monster terkuat. Jika dia mampu membunuh yang terakhir, sisa binatang monster yang lain tidak akan sulit mengalahkannya karena itu lebih lemah dari ketiga binatang monster itu."


"Haaah... Aku tidak menyangka akan melihat seseorang yang akan menyelesaikan ujian. Tapi, aku tidak bisa mengucapkan selamat kepadanya. Ketika ujian selesai, aku akan langsung hilang karena sudah waktunya untuk pergi."


Jiwa Patriak clan Song terlihat sudah mulai buram dan akan menghilang. Jika kekuatan seseorang jauh melebihi Immortal Ascension, seseorang akan bisa membuat jiwanya bertahan selama mungkin.


Tapi sayangnya Patriak clan Song tidak sekuat itu.


Di luar menara Adven


Sudah delapan hari Ren Yuu berada di dalam menara Adven. Semua kultivator masih menunggu karena menara Adven bergetar beberapa kali karena menandakan Ren Yuu mengikuti ujian.


Semua kultivator tidak tau itu. Mereka hanya mengira seseorang sedang melakukan pertarungan hebat di dalam dan mengakibatkan getaran akibat benturan.


Lan Xiuro semakin khawatir dari waktu ke waktu karena melihat para kultivator tidak pergi sama sekali dan terus menunggu walaupun sudah delapan hari berlalu.


Gong Da'i di sisi lain selalu memasang wajah marah dari waktu ke waktu yang membuat tidak ada kultivator yang mendekat kepadanya karena mereka tau Gong Da'i adalah tuan muda clan Gong.

__ADS_1


"Sudah delapan hari Yuu Shawn berada di dalam. Apakah dia baik-baik saja?" Yang Sun agak khawatir juga dengan Ren Yuu karena menurutnya Ren Yuu adalah orang yang baik dan sedikit kesal kepada nona mudanya.


Mendengar perkataan Yang Sun, Yuan Ni hanya mendesah dan tidak menjawab. Lan Xiuro melototi Yang Sun karena membahas sesuatu yang membuat Lan Xiuro kesal.


Yang Sun merasa canggung merasakan tatapan Lan Xiuro dan tidak berani bicara lagi.


Di sisi Ren Yuu


Ren Yuu baru saja selesai memulihkan energinya ke puncak kali ini dan tidak seperti sebelumnya. Ren Yuu langsung bergerak menuju ke arah Carberus secepat mungkin sebab Ren Yuu tidak akan melewatkan kesempatan membunuh Carberus sewaktu dalam kondisi terluka.


Ketika tiba di gunung berapi, Ren Yuu langsung memfokuskan inderanya menggunakan energi mendalam untuk mencari Carberus.


Setelah beberapa saat, Ren Yuu membuka matanya dan tersenyum kecil sambil berbisik, "akhirnya aku menemukanmu. Sudah waktunya untuk menyelesaikan ujian ketiga."


Ren Yuu langsung bergerak secepat kilat menuju ke arah Carberus yang masih memulihkan diri. Tentu saja Ren Yuu akan menyergapnya agar tidak kerepotan melawannya.


Setelah tiba di sebuah kawah yang di dalamnya memiliki sungai magma, Ren Yuu melihat bahwa Carberus sedang beristirahat. Ren Yuu perlahan mendekat karena ingin menyergap Carberus.


Tetapi ketika Ren Yuu mencapai jarak kurang dari 50 meter, Carberus tiba-tiba berdiri yang membuat Ren Yuu tercengang dan tidak tau harus berkata apa.


Carberus melihat ke arah Ren Yuu dari kejauhan. Ren Yuu bingung dengan kemampuan pelacak Carberus.


"Sepertinya dia sudah mencium aromaku sebelumnya. Padahal aku sudah memakai teknik Eliminate Existence. Tapi tetap tidak bisa mengelabuhi Carberus," Ren Yuu mengerut karena tau bahwa dia harus melawan Carberus secara langsung.


"Grrrrr...." Ketiga kepala Carberus menggeram secara bersamaan dan menatap Ren Yuu seperti ingin menerkamnya.


Carberus sudah tau bahwa Minotaur dan Golden Titan Ape telah binasa karena aroma kehidupannya telah lenyap.


Walaupun Carberus tidak bisa berpikir seperti manusia, insting binatangnya berkata bahwa Ren Yuu adalah pelaku dari itu dan kali ini Ren Yuu datang ke tempatnya untuk membunuhnya.


Ren Yuu perlahan mendekat dan melihat ke arah Carberus yang memiliki banyak luka. Satu kepala Carberus kehilangan sebelah matanya. Banyak memar terlihat di tubuh Carberus dan sedikit meneteskan darah.


Ren Yuu tersenyum melihat keadaan Carberus lalu melihat daerah sekitar. Melihat daerah yang menguntungkan Carberus, tentu saja Ren Yuu akan memancing Carberus menjauh dari gunung berapi.


Ice Flame!!


Ren Yuu perlahan membekukan daerah sekitar dan menyerang sedikit ke arah Carberus. Merasakan bahwa Ren Yuu menyerangnya, Carberus tentu saja tidak senang dan langsung menerjang ke arah Ren Yuu.


God Armor!!


Ren Yuu langsung menggunakan tekniknya dan berbalik pergi ke arah luar kawah menuju pinggiran gunung.


Carberus terus mengejar Ren Yuu karena Ren Yuu sengaja memperlambat kecepatannya seakan-akan tidak bisa lari dari Carberus.


Ketika sudah jauh dari gunung berapi, Ren Yuu bergerak secepat mungkin meninggalkan Carberus dan membuat jarak. Lalu Ren Yuu berhenti ketika jarak sudah cukup jauh lalu langsung berbalik melihat Carberus yang masih mengejarnya.


"Sudah waktunya membunuhmu," Ren Yuu tersenyum dan langsung menerjang ke arah Carberus.


Di sisi Patriak clan Song


"Sepertinya dia akan melakukan pertarungan terakhir melawan yang terkuat, tapi aku tidak bisa lagi menonton sampai akhir," Patriak clan Song mendesah dan perlahan memudar. Patriak clan Song yang memudar hanya berkata sambil tersenyum, "kamu menang layak menjadi penerus clan Ren yang terkemuka anak muda!!"


Patriak clan Song memudar dan lenyap dari bayang-bayang setelah mengatakan kata-kata terakhirnya.

__ADS_1


Tapi Patriak clan Song tidak tau bahwa jiwanya tidak memudar. Tetapi jiwa Patriak clan Song di tahan oleh Menara Adven untuk tujuan lain, yaitu menjadi roh Artefak dan membuat Menara AdvenĀ  meningkatkan kualitasnya sendiri.


__ADS_2