
Blood Prison
Semua kultivator di Blood Prison melihat ke arah Ren Yuu yang sedang menjalani Heavenly Tribulation.
"Apakah ada orang yang menembus ranah Alam Asal lagi?" Batin Rong Dhasa. Ia mengerutkan dahinya karena akan merepotkan jika itu terjadi.
Walaupun jaraknya dari tempat Ren Yuu sangat jauh, ia mampu merasakan bahwa ada seseorang yang sedang menjalani Heavenly Tribulation.
"Kirim pesan kepada semua sipir. Periksa siapa individu yang sedang menjalani Heavenly Tribulation!" Perintah Rong Dhasa.
Ia ingin berbalik pergi tapi terhenti karena fenomena yang tidak normal terjadi.
"Apa ini?" Rong Dhasa langsung melesat ke arah langit sambil melihat ke arah kejauhan. Ia tidak pernah melihat fenomena seperti itu seumur hidupnya.
"Kultivator yang sedang menerobos itu sangat berbahaya!" Batin Rong Dhasa.
"Berikan pesan lain bahwa hanya kultivator Immortal Ascension yang mengecek tempat fenomena tersebut!" Perintah Rong Dhasa sekali lagi kepada bawahannya.
Para sipir mengangguk mendengar perintah Rong Dhasa dan langsung mengirim pesan kepada semua sipir dan bala bantuan yang datang dari luar Blood Prison.
***
Feng Yin saat ini sedang menatap ke arah langit juga. Di sebelahnya ada Feng Jiu Er dan Feng Luo. Terlihat bahwa mereka baru saja menyelesaikan pertempuran.
Orang yang mereka lawan adalah tiga individu dari Blood Sword Sect. Tan Hong saat ini sedang dalam kondisi memprihatinkan. Kedua rekannya sudah diambang Kematian.
"Kenapa kau melakukan ini?" Tanya Tang Hong dengan nada marah. Ia tidak percaya bahwa ketiga individu yang datang dari clan Feng semua berada di ranah Receival.
"Kau merupakan penghalang untuk membuat kekacauan di Blood Prison. Kami akan memburu semua orang yang menjadi ancaman terutama Kepala Sipir Blood Prison beserta dua wakilnya jika mereka menghalangi jalan kami." Ucap Feng Yin lalu melepas topeng yang terbuat dari kulit untuk mengubah wajah.
Feng Jiu Er dan Feng Luo juga membuka penyamaran mereka.
"Kalian..." Tan Hong gemetar melihat siapa mereka bertiga. Yang paling tidak disangka olehnya, ia sama sekali tidak bisa berkutik melawan Feng Yin dengan kecakapan pertempuran Receival.
"Apa kau mengerti sekarang Tan Hong? Bahkan jika Tan Rou di sini, aku akan membereskannya." Feng Yin terkekeh kecil.
Ia hanya takut pada Tetua Agung, Master Sect dan Wakil Master Blood Sword Sect. Jika itu individu lain yang berasal dari Blood Sword Sect, ia tidak akan kalah sama sekali.
"Aku tidak menyangka kau menyembunyikan kekuatanmu sedalam itu, Feng Yin!" Tan Hong menatap Feng Yin dengan kebencian yang sangat besar.
Feng Yin tersenyum kecil lalu berkata, "Ketika waktunya tiba, kau akan binasa juga. Jadi, tunggu ajalmu!"
"Kau akan menyesal melakukan ini..." Ancam Tan Hong.
Feng Yin ingin menjawab tapi terhenti karena melihat fenomena di langit. "Apa yang sedang terjadi?"
Feng Jiu Er dan Feng Luo juga terkejut melihat fenomena di langit. Bahkan Tan Hong juga sama.
Feng Yin sudah merasakan seseorang mengalami Heavenly Tribulation. Tapi, sesuatu seperti itu tidak pernah dilihatnya sebelumnya.
__ADS_1
***
Semua pemimpin dari kota besar di Blood Prison juga terkejut melihat fenomena tersebut.
Qianye juga mengerut melihat fenomena tersebut karena itu sangat berbeda dengan kelahiran Silver Dragon Queen.
"Apa itu? Bagaimana bisa ada fenomena aneh terus-menerus di Blood Prison?" Gumam Qianye sambil menatap ke arah kejauhan.
Semua orang menyaksikan fenomena tersebut. Bahkan tahanan Receival di Blood Prison mengerut melihat fenomena alam tersebut.
***
Saat fenomena terjadi, Feng Xuer, Feng Xian'er dan Xiao Xiao juga terkejut.
"Apa itu bibi?" Tanya Xiao Xiao karena ia juga tidak tau apa itu dari warisan miliknya.
Feng Xian'er hanya diam sementara Feng Xuer mengerut. Sewaktu Ren Yuu lahir juga ada dua fenomena alam yang tercipta.
Ren Yuu yang melihat ke arah langit bergetar. Ia tidak menyangka bahwa ia harus menjalani sesuatu yang lebih mengerikan dari Heavenly Tribulation.
Setelah awan berkumpul, petir berwarna emas kemerahan memercik di langit. Petir tersebut sangat besar pastinya hanya dengan melihat jumlah awan yang terkumpul dan warna awan itu adalah warna emas kemerahan.
"Apa aku harus menjalani itu juga?" Ren Yuu sedikit berkeringat karena merasa bahwa petir emas bercampur merah tersebut lebih mengerikan dari Heavenly Tribulation kesembilan.
Duar!!
God Armor!!
Ren Yuu langsung mengaktifkan God Armor lalu menerjang ke arah petir sambil mengayunkan tinjunya. Ia mengerahkan seluruh kekuatannya di tinju itu sampai sampai udara di sekitarnya hangus.
Bang!!
Bentrokan terjadi. Tapi Ren Yuu terhempas ke bawah sampai ke tanah.
Bomm!!
Blood Prison seakan bergetar karena petir emas merah tersebut menghantam tanah.
"Yuu'er.." Feng Xian'er ingin pergi tapi di tangkap oleh Feng Xuer.
"Jangan ke sana. Ini adalah ujian baginya..." Feng Xuer berkata dengan bibir bergetar karena tau betapa mengerikannya petir tersebut.
Ren Yuu yang terhempas ke tanah merasa sakit luar biasa di tubuhnya. Tubuhnya terasa hangus oleh hantaman tersebut.
"Sialan!" Ren Yuu langsung melesat ke arah langit lalu mengeluarkan seluruh Crystal Adamantine Ore miliknya. Seluruh Crystal mengelilinginya di sekitar.
Devour Teknik!!
Pusaran hitam muncul di sekitar Ren Yuu lalu menyedot seluruh Crystal Adamantine Ore. Ia sebenarnya tidak mau melakukan ini. Tapi, jika tubuhnya tidak lebih kuat, sudah dipastikan bahwa ia akan tewas.
__ADS_1
Tubuh Ren Yuu memanas seketika. Tubuhnya kali ini berbuah menjadi merah keemasan karena menerima terlalu banyak energi.
Duar!!
Petir emas kemerahan menerjang ke arah Ren Yuu lagi.
"Aku tidak akan kalah pada sesuatu sepertimu!!" Teriak Ren Yuu sambil menerjang ke arah petir.
Bomm!!
Kali ini Ren Yuu menghalau petir tersebut. Karena mengalami luka, energi Crystal Adamantine Ore sangat cepat terserap ke tubuhnya. Ia juga langsung mengolah manual God Body Teknik.
Blarrr!!
Petir kedua hancur lebur. Ren Yuu terengah-engah sambil tersenyum karena telah berhasil. Tapi, ketika petir ketiga datang, ia bergetar kembali karena itu dua kali lebih kuat dari pada petir sebelumnya.
Duar!!
Ren Yuu tidak punya pilihan lain selain menerjang ke arah petir tersebut sekuat tenaga.
Bang!!
Bentrokan terjadi lagi. Ren Yuu hampir terhempas ke bawah tapi tetap bertahan. Seluruh tubuhnya seakan di bakar oleh petir tersebut.
Ren Yuu menggertakkan giginya sekuat tenaga. Petir ketiga sangat lama turunnya yang membuatnya semakin banyak mengalami luka.
Tapi, ketika Ren Yuu hampir mencapai batasnya, ia tersenyum lebar.
Prang! Prang! Prang!
"Lapisan kedua tingkat atas manual God Body Teknik, Nascent Soul tahap keempat!"
Energi Yang Ekstrim di dalam Origin Core miliknya meningkat drastis. Aura panas kali ini jauh lebih tinggi dari pada sebelumnya. Dengan terobosan manual God Body Teknik, kultivasinya juga meningkat tiga tahap sekali jalan.
Otot otot Ren Yuu menggembung sedikit. Ia kemudian melakukan hal gila lainnya.
Devour Teknik!!
Lubang hitam besar muncul di atas Ren Yuu lalu menyedot seluruh seluruh petir. Luka-lukanya perlahan sembuh.
"Sesuai dugaan. Energi petir tersebut sama dengan energi Yang Ekstrim. Dan itu akan membuatku pulih seketika." Ren Yuu yang awalnya merasa frustasi karena ada Heavenly Tribulation lainnya merasa senang dengan pergantian peristiwa.
Heavenly Tribulation perlahan mereda. Hanya ada tiga petir yang turun.
"Apakah sudah selesai?" Gumam Ren Yuu.
Ketika ia sudah ingin bersantai, petir menggelegar kembali di langit. Kali ini warnanya berbeda. Kali ini itu berwarna biru muda.
"Apakah kau bercanda denganku?" Gumam Ren Yuu sambil menatap langit.
__ADS_1