
Ketika suara kecil Wu Qiu terdengar, tekanan besar datang. Ren Yuu tau bahwa itu tidak lebih lemah dari Nu Zeng.
"Akhirnya aku menemukanmu," suara terdengar di dalam ruangan. Setelah suara itu hilang, sosok tampan dengan sedikit sisik berwarna biru laut datang dari arah pintu masuk.
"Kau terlambat, Lei Batian," Wu Qiu sedikit tidak puas dengan kelambatan sosok yang baru saja muncul.
Lei Batian tidak menjawab sambil perlahan berjalan ke arah Wu Qiu.
"Orang ini setingkat dengan orang itu. Dia juga di setengah langkah Nascent Soul. Tapi mungkin orang ini sedikit lebih kuat," suara Moon Sovereign terdengar lagi.
Ren Yuu mengerut mendengarnya karena satu persatu orang berbahaya bermunculan.
"Bagaimana?" Bisik Tianzi karena tidak tau harus apa sekarang karena satu orang lagi muncul.
"Ayo kita bunuh lebih dulu Tong Xe karena dia adalah sumber dari masalah yang kita dapat," jawab Ren Yuu.
Tianzi mengangguk serius. Ia memegang Pedang besar miliknya bersiap-siap untuk menyerang.
"Oh? Satu orang lagi muncul di sini. Sepertinya aku harus membereskannya lebih dulu. Orang ini lumayan kuat," Nu Zeng terdengar tidak takut sama sekali.
Lei Batian berhenti di jalannya karena merasakan kekuatan Nu Zeng juga. Lei Batian menatap ke arah Wu Qiu yang sedang di segel. Ia merasa marah karena tau dengan apa Wu Qiu di segel.
"Kau akan membayar ini," Lei Batian menatap ke arah Nu Zhu yang memiliki aroma darah dari seluruh ruangan ada padanya.
Nu Zhu bergetar keras karena menjadi mangsa dari Lei Batian. Lalu Lei Batian melihat ke arah Ren Yuu dan Tianzi lagi. Lei Batian semakin membenci ras manusia karena ini. Dia berniat membunuh Ren Yuu dan Tianzi juga.
Ren Yuu dan Tianzi menyipit karena merasakan niat membunuh dari Lei Batian.
"Sepertinya orang ini juga ingin membunuh kita," Tianzi berbisik pelan. Ren Yuu hanya mengangguk karena tau mereka juga menjadi incaran sekarang.
"Ayo bereskan lebih dulu Tong Xe agar kita pergi dari sini," Tianzi menyarankan.
"Ya, biarkan mereka berdua saling menyerang dulu baru kita akan membunuh Tong Xe," Ren Yuu langsung bersiap-siap karena yakin bahwa Lei Batian dan Nu Zeng akan bertempur.
Dan sesuai dugaan. Ketika Lei Batian ingin melepaskan Wu Qiu dari Rune, Nu Zeng langsung bergerak menghalanginya karena tau bahwa dia akan kalah jika Wu Qiu terlepas.
"Ayo!!" Ren Yuu langsung bergerak ke arah Tong Xe di ikuti oleh Tianzi.
God Armor!!
Broken Shadow!!
Ren Yuu bergerak ke arah Tong Xe dan berniat membunuhnya sekarang juga, ia di bantu juga oleh Tianzi.
__ADS_1
Tong Xe langsung takut dalam sekejap karena di buru oleh Ren Yuu dan Tianzi.
Lei Batian sedikit menyipit melihat Ren Yuu lalu melihat ke arah Nu Zeng lagi. Lei Batian bergerak juga. Ia ingin membunuh Nu Zeng karena menghalanginya.
Ren Yuu yang tiba di depan Tong Xe, langsung mengayunkan Palunya sekuat tenaga.
Tong Xe takut melihat kecepatan Ren Yuu. Tong Xe langsung mengayunkan Pedangnya ke arah Ren Yuu.
Destroyer Hammer!!
Udara di sekitar Ren Yuu tiba-tiba menjadi sangat dingin. Palu langsung mendekat ke arah Tong Xe. Tong Xe mencoba menahan teknik Ren Yuu dengan tekniknya.
Trang!!
Pedang dan Palu berbenturan. Bentrokan menyebabkan gelombang kejut yang membuat ruangan bergetar seolah-olah itu bisa runtuh kapan saja.
Tong Xe merasakan sangat berat, dia langsung terlempar menjauh karena tidak sanggup menahan gaya dorong dari Palu.
Tianzi langsung muncul di arah Tong Xe terpental sambil menyerengai.
"Inilah yang akan kau dapatkan jika membuat kami menjadi tumbal."
"Gaya Pertama..."
Tianzi langsung mengarahkan Pedang besar miliknya ke atas lalu menebas ke bawah tepat di leher Tong Xe.
Srak!!
Tong Xe terpenggal seketika. Tidak mungkin bagi Tong Xe menahan serangan setengah langkah Gold Core tahap kedua dengan kekuatannya.
Ren Yuu melihat ke arah Nu Zhu yang langsung melarikan diri keluar dari ruangan.
Tianzi menjarah Tong Xe lalu melihat ke arah pertempuran Lei Batian dan Nu Zeng.
Bomm!!
Satu bentrokan membuat bangunan hancur. Ren Yuu dan Tianzi langsung keluar dari bangunan karena sudah pasti tidak sampai 5 detik, bangunan milik Tong Xe akan rata menjadi tanah.
"Ayo!!" Ren Yuu langsung bergerak tanpa membantu Wu Qiu sama sekali karena dia hampir di bunuh oleh ulah Wu Qiu.
Tianzi langsung bergerak keluar juga dan sama seperti Ren Yuu mengabaikan Wu Qiu yang masih terikat Rune. Itu bukanlah tugas mereka menyelamatkan orang yang hampir membunuh mereka serta membuat mereka ikut terjebak.
Ketika sampai di luar, bangunan roboh karena bentrokan Lei Batian dan Nu Zeng.
__ADS_1
Bom! Bom! Bom!
Tanah bergetar keras karena bentrokan mereka. Walaupun mereka berdua bentrok di udara, tanah ikut berguncang.
"Apakah kita harus pergi juga?" Tanya Ren Yuu.
"Ya, lebih baik kita pergi dari sini agar tidak terseret pertarungan," Tianzi langsung bergerak pergi. Ren Yuu mengikutinya tanpa berkomentar.
Tidak sampai 5 menit mereka bergerak, suara pertarungan sudah menghilang.
"Sepertinya mereka sudah selesai bertarung. Itu sangat singkat," Tianzi berhenti sambil melihat ke arah tempat mereka bertarung. Banyak kultivator yang menonton aksi itu karena sangat jarang setengah langkah Nascent Soul bertempur.
"Misi kita gagal kali ini. Tapi, ketika kita kembali, kita akan menghancurkan Black Crow Sect," Tianzi berkata pelan.
Ren Yuu mengangguk mendengar itu. Mereka pasti mereka akan memburu Black Crow Sect mulai sekarang.
Ketika Ren Yuu dan Tianzi hendak pergi, tekanan mengerikan mendekati mereka berdua.
"Kalian berdua tidak akan bisa lari!" suara seseorang terdengar di telinga Ren Yuu dan Tianzi.
Ren Yuu dan Tianzi bergetar keras mendengar suara itu. Itu adalah suara Lei Batian yang mengejar mereka.
Lei Batian dan Wu Qiu tiba di depan Ren Yuu dan Tianzi.
"Aku dengar kau memiliki Artefak Rune yang hebat. Serahkan Artefak itu atau aku akan merebutnya secara paksa!" Lei Batian menyerengai karena dia juga berpikiran sama dengan Nu Zeng.
Ren Yuu dan Tianzi merasa marah mendengar itu.
"Sepertinya ras kalian bahkan lebih buruk dari ras manusia," Ren Yuu mengejek Lei Batian. Ia bersiap-siap masuk ke Dimensional Life bersama Tianzi jika Lei Batian bergerak.
"Jangan pancing amarah lawan, Tuan muda!!" Tianzi merasa aneh Ren Yuu memancing amarah musuh di saat-saat seperti ini.
Lei Batian marah mendengarnya. Sementara Wu Qiu berkonflik mendengar itu tapi tidak berkomentar sama sekali. Memang benar ras mereka juga sama saja jika berusaha merebut sesuatu milik seseorang dengan paksa.
Wu Qiu merasa sedih karena itu. Dia juga awalnya menuduh ras manusia terlalu serakah dan sekarang salah satu dari rasnya menunjukkan sifat yang sama.
"Sepertinya aku harus membunuh kalian berdua di sini sekarang juga," aura Lei Batian tiba-tiba naik dengan pesat. Aura itu membuat Ren Yuu dan Tianzi berkeringat sedikit.
"Cobalah jika kau bisa ras Atlantis!!" Suara seseorang tiba-tiba terdengar. Tekanan yang lebih besar muncul di sekitar mereka semua.
Sosok berjubah hitam dengan menggunakan Topeng Iblis berwarna merah tiba di antara Lei Batian, Wu Qiu dan Ren Yuu serta Tianzi.
"Wakil Master!!" Tianzi berseru senang karena sosok yang sangat bisa di andalkan muncul di saat-saat penting.
__ADS_1