Path To God

Path To God
Ch 187. Pintu Masuk Kuil Jiwa


__ADS_3

Mendengar keputusan Ren Yuu, Feng Yin tersenyum kecil.


"Bagus kalau kau setuju. Aku juga akan ikut membantumu dengan masalah yang sedang di hadapi oleh ibumu. Ketika nanti kau masuk ke dalam Blood Prison, aku akan mencari cara membawamu keluar ketika kau sudah menemukan ibumu." Feng Yin berkata.


Ren Yuu mengangguk dengan perkataan Feng Yin. Saat ini hal yang harus di lakukan olehnya adalah masuk ke dalam Kuil Jiwa. Di sana dia akan berkultivasi hampir selama setahun jika bisa. Itu tergantung apakah dia akan menemukan dua benda yang di cari.


"Kalau begitu kami akan pergi lebih dulu. Akan ada yang curiga jika kita terlalu lama berbicara di sini. Tidak sampai seminggu lagi Kuil Jiwa akan di buka. Lakukan yang terbaik." Feng Yin berdiri dari tempatnya duduk lalu berbalik keluar dari ruangan bersama dengan Feng Wu yang melirik sekilas ke arah Ren Yuu.


Ren Yuu hanya mengangguk mendengarnya. Ia juga keluar dari tempat itu menuju tempat ia berkultivasi sebelumnya.


Ren Yuu tidak membuang waktu dan terus memadatkan energi mendalam di dantiannya agar mempercepat proses menerobos kultivasi tahap selanjutnya.


Kebencian Ren Yuu semakin memuncak terhadap clan Feng terutama pada Patriak serta Tetua. Rasa hormatnya yang sudah tumbuh sedikit pada clan Feng sirna begitu saja karena perlakuan yang di dapat oleh ibunya.


"Suatu hari kalian akan menyesal memperlakukan ibuku sedemikian rupa." Batin Ren Yuu. Ia sudah tenang tapi akan mengingat setiap perkataan Feng Yin sebelumnya.


Ia terus berkultivasi di dalam gudang sebelumnya sampai seseorang akan memanggilnya.


Keesokan harinya seseorang memanggilnya dari luar.


"Feng Yuu... Patriak dan Tetua Agung memanggilmu. Sudah waktunya bagimu kembali ke clan Feng karena akan memasuki Kuil Jiwa yang akan terbuka dalam seminggu ini." Suara seseorang terdengar dari luar ruangan.


Ren Yuu membuka matanya karena tau bahwa dengan kecepatan Patriak dan Tetua Agung, butuh 6 hari mencapai clan Feng. Kuil Jiwa di buka dalam waktu seminggu kemudian.


Ren Yuu langsung berdiri lalu berjalan keluar tanpa menyahut perkataan orang yang memanggilnya sebelumnya.


Banyak anggota clan Feng sudah merasa wajar dengan sifat Ren Yuu yang tidak suka berbicara sejak kecil. Mereka mengira seperti itulah sifat aslinya.


Ketika mencapai tempat Patriak dan Tetua Agung, ada beberapa Tetua juga yang berada di sana.


Ren Yuu seperti biasa membungkuk sedikit lalu melihat mereka semua. Ia menunggu mereka untuk berbicara. Walaupun dia saat ini sedang berada di depan orang-orang yang sangat di bencinya, ia tetap tenang tidak menunjukkan sedikitpun permusuhan.

__ADS_1


Semua orang di ruangan itu sudah merasa familiar dengan sifat Ren Yuu dan hanya mengabaikannya.


"Feng Yuu.. kami telah sepakat bahwa kau akan masuk ke dalam Kuil Jiwa periode kali ini karena telah memberi kontribusi yang besar kepada clan Feng." Suara Tetua Agung terlihat bermartabat seperti biasa.


Tapi, kali ini suara itu seperti suara binatang menjijikkan di telinga Ren Yuu. Ia hanya mencemoh di dalam hati.


Ren Yuu hanya mengangguk tidak berbicara sama sekali.


Melihat sikap Ren Yuu, semua orang hanya mengabaikannya. Lalu Tetua Agung melanjutkan, "kamu akan kembali bersama dengan Patriak ke clan. Patriak dan beberapa Tetua akan mengantarmu ke tempat Kuil Jiwa akan di buka."


Ren Yuu mengangguk dan membungkuk sedikit sambil menggenggam kedua tangannya lalu berkata, "terima kasih telah mengijinkan saya untuk masuk ke dalam Kuil Jiwa."


Mereka semua hanya tersenyum kecil karena mereka masih dalam suasana hati gembira saat ini dengan sumber daya yang melimpah.


Feng Yin yang sudah mengetahui tentang tambang ini dari awal sama sekali tidak tertarik. Ini juga membuat Ren Yuu heran. Kultivator Immortal Ascension akan bertarung demi tambang Crystal Adamantine Ore yang sangat melimpah.


Feng Yin bahkan membereskan Ciu Dongfang lalu memberi hasil panen Ciu Dongfang yang sudah di kumpulan olehnya secara buru-buru karena letak tambang pasti di bocorkan oleh Ren Yuu.


Tapi, dia harus mencapai Tier Nascent Soul terlebih dahulu sebelum menembus lapisan kedua tingkat atas God Body Teknik.


Ren Yuu merasa tidak masalah dengan itu karena ia tidak ingin tubuhnya rusak karena tidak bisa menahan lonjakan energi Yang Ekstrim dari God Body Teknik.


Sebab, seharusnya ia tidak bisa menembus secepat ini. Seharusnya lapisan kedua tingkat atas God Body Teknik hanya bisa di tembus di Tier Ascension paling tidak.


Tapi itu semua tidak berlaku karena Yin Vital Xing Jianying yang membuat konstitusinya sanggup menahan energi Yang Ekstrim dari manual God Body Teknik.


Jika Moon Sovereign tidak menggabungkan esensi darahnya terakhir kali, sudah di pastikan ia tidak akan bisa mencapai yang di milikinya saat ini.


Karena urusan sudah selesai, Patriak clan Feng langsung berpamitan dengan Tetua Agung clan Feng.


Ia kemudian melapisi seluruh tubuh Ren Yuu dengan energi mendalamnya lalu membawa Ren Yuu ke arah clan Feng.

__ADS_1


Jika Patriak clan Feng memeriksa Bloodline yang tercampur di dalam tubuh Ren Yuu, ia akan akan mendapatkan jejak dari Bloodline miliknya di dalam tubuh Ren Yuu yang agak pudar seperti Feng Xuer.


Tapi sayangnya Patriak clan Feng tidak lagi memikirkan itu karena sudah melupakannya dengan tambang Crystal Adamantine Ore yang tiba-tiba muncul di saku clan Feng.


Mereka terus bergerak ke arah clan Feng. Karena Ren Yuu jarang berbicara, Patriak clan Feng juga tidak berbicara sama sekali.


6 hari kemudian mereka tiba di clan Feng.


Patriak clan Feng langsung menurunkan Ren Yuu sambil berkata, "ikut aku. Kita akan langsung pergi ke pintu masuk Kuil Jiwa."


Ren Yuu mengangguk mendengarnya. Melihat Ren Yuu yang hanya mengangguk, Patriak clan Feng langsung berjalan ke arah pusat clan.


Ketika sudah dekat dengan pusat clan, beberapa Tetua menghampiri Patriak clan Feng sambil membungkuk sedikit.


"Tidak lama lagi Kuil Jiwa akan terbuka Patriak. Itu hanya beberapa jam lagi. Anda tiba tepat waktu." Ucap salah satu Tetua.


"Baik. Ayo kita langsung ke sana." Patriak clan Feng langsung berjalan ke arah pusat clan. Ia menuju ke arah bangunan kuno di clan Feng.


Ren Yuu serta Tetua clan mengikuti Patriak clan Feng dari belakang.


Mereka tiba di sebuah bangunan yang sangat kuno dan tua. Bangunan di hadapan mereka adalah bangunan pertama yang di buat di clan Feng di zaman dulu saat clan Feng pertama kali di bentuk oleh Patriak pertama clan Feng.


Ketika mencapai bangunan kuno, Patriak serta Tetua membuat formasi untuk membuka bangunan di depan mereka.


Tubuh mereka di selimuti oleh cahaya biru. Ketika cahaya itu bergabung, cahaya itu melesat ke arah pintu masuk bangunan.


Bangunan itu bergetar sedikit lalu pintunya terbuka perlahan.


Setelah terbuka, Patriak clan Feng berbicara pelan sambil melihat Ren Yuu, "pintu ini akan terbuka selama beberapa saat. Ketika kau masuk ke dalam, di dalam akan ada pintu besar yang akan terbuka dengan sendirinya beberapa jam lagi. Itu adalah pintu menuju Kuil Jiwa. Dalam setahun lagi, pintu di dalam sana akan terbuka dengan sendirinya lagi."


"Masuklah!" Perintah Patriak clan Feng.

__ADS_1


Ren Yuu membungkuk sedikit lalu langsung berjalan ke arah pintu. "Aku akhirnya masuk ke dalam. Sudah saatnya untuk berlatih serius di dalam." Batin Ren Yuu sambil perlahan masuk melewati pintu bangunan kuno.


__ADS_2