Path To God

Path To God
Ch 130. Tolol


__ADS_3

"Panen?" Tianzi tidak mengerti apa yang bisa di panen dari Nu Zhu. Ia tau banyak dari anggota Aliansi Pendekar Iblis yang bisa membaca ingatan. Tapi, Nu Zhu bukanlah orang yang akan memberi sesuatu yang berharga dari ingatannya.


"Apa yang ingin kamu panen Tuan muda?" Tanya Tianzi heran.


"Kamu akan segera tahu," Ren Yuu tersenyum sambil berjalan ke arah Nu Zhu yang sudah gemetaran.


"Tolong luangkan saya," dengan air mata mengalir, Nu Zhu meminta ampun terus-menerus.


"Apakah kamu masih ingin menyiksanya?" Tanya Ren Yuu sambil melihat Tianzi.


"Tidak. Aku sudah bosan dengannya. Kamu bisa melakukan apa saja padanya, Tuan muda." Tianzi tidak peduli lagi dengan Nu Zhu karena sedikit kecewa juga bahwa Nu Zhu tidak memiliki perlawanan sama sekali.


Ren Yuu menganguk dan langsung mengambil Palu lalu memukul ke arah kepala Nu Zhu.


Bang!!


Kepala Nu Zhu pecah berkeping-keping menjadi es. Tianzi heran kenapa Ren Yuu membunuhnya. Tapi, ketika Nu Zhu mati, gumpalan api berwarna merah perlahan keluar dari tubuh Nu Zhu.


Tianzi sekarang mengerti apa yang ingin di panen oleh Ren Yuu. Itu adalah Red Flame kelas menengah tingkat atas.


"Sesuai dugaanku. Orang ini memang memiliki nyala api yang kuat." Melihat nyala api, Ren Yuu bersemangat karena dia berencana melahap Red Flame agar Ice Flame miliknya berkembang.


"Jaga aku sebentar, Tianzi. Aku akan mulai melahap Red Flame ini." Ren Yuu langsung duduk bersila tanpa menunggu jawaban Tianzi.


Tianzi hanya diam dan menjaga Ren Yuu jika ada tiba-tiba orang yang menyerang.


Ren Yuu mengeluarkan Ice Flame miliknya dan mengarahkannya ke Red Flame. Ice Flame perlahan bertarung dengan Red Flame tapi itu tidak memakan waktu lama.


Ice Flame melahap Red Flame perlahan-lahan dan semakin lama Red Flame semakin pudar.


Tidak sampai 5 menit, Red Flame tertelan sepenuhnya. Setelah itu, Ren Yuu memeriksa Ice Flame miliknya dan merasa sedikit puas karena kekuatan Ice Flame meningkat lagi.

__ADS_1


"Sepertinya aku butuh nyala api tingkat atas agar Ice Flame naik ke kelas atas tingkat menengah." Ren Yuu berpikir untuk melahap nyala api Phoenix yang di ceritakan oleh Ren Huanran. Tapi pemiliknya sangat kuat yang membuat Ren Yuu berpikir kembali. Lagi pula, Ice Flame miliknya kemungkinan akan di lahap oleh Phoenix Flame jika Ice Flame miliknya masih kelas atas tingkat rendah.


Ren Yuu berdiri karena proses melahap nyala api telah selesai. Tianzi memberi cincin penyimpanan milik Nu Zhu karena Tianzi tau bahwa Ren Yuu seorang alkemis hanya melihat nyala apinya. Ren Yuu memeriksa cincin penyimpan milik Nu Zhu dan menemukan beberapa herbal kelas 3.


Ren Yuu menyerengai senang. Ia langsung menjarah herbal itu lalu melempar cincin penyimpanan milik Nu Zhu ke arah Tianzi lagi. Tianzi tidak merasa masalah Ren Yuu mengambil beberapa barang karena semua anggota Aliansi Pendekar Iblis akan panen kali ini karena menghancurkan Black Crow Sect.


"Ayo kita lihat lebih dekat pertarungan mereka. Aku sangat tertarik bagaimana setengah langkah Nascent Soul bertempur." Ren Yuu berjalan perlahan mendekat ke arah pertempuran terjadi. Tianzi hanya ikut karena sudah mulai bosan juga. Target mereka semua telah di eksekusi dan hanya menyisakan beberapa orang kuat seperti Nu Zeng dan Tetua Agung Black Crow Sect.


Ketika jarak mereka cukup dekat, terlihat Tetua Agung yang di ambang kekalahan karena di lawan oleh satu orang setengah langkah Nascent Soul dan tiga orang Gold Core tahap kesembilan dari Aliansi Pendekar Iblis.


"Sepertinya salah satu pertarungan mereka hampir selesai. Hanya menyisakan Nu Zeng sekarang." Ren Yuu dan Tianzi berjarak hampir 1 Km dari pertempuran Nu Zeng.


Nu Zeng terlihat sangat kerepotan melawan salah satu orang yang berasal dari clan Ren. Ren Yuu yakin orang itu berasal dari clan Ren karena teknik dan gerakan yang di gunakan olehnya adalah tipe kecepatan.


Lawan yang di hadapi Nu Zeng juga memakai Dagger juga. Walaupun tekniknya sudah di modifikasi agar tidak terlihat seperti teknik clan Ren, itu tidak akan bisa menipu Ren Yuu.


"Apakah kamu tidak ingin membunuh Nu Zeng?" Tanya Ren Yuu pelan.


Tianzi merupakan individu langka yang masuk ke tahap kedua setengah langkah Gold Core.


Tapi, Ren Yuu berencana untuk memasuki tahap ketiga setengah langkah Gold Core agar kekuatannya sangat mengerikan ketika memasuki dunia Gold Core.


Pertarungan terus berlanjut dan Ren Yuu agak bosan juga karena hampir seluruh gerakan mereka tidak terlihat karena sangat cepat.


Tetua Agung Black Crow Sect sudah tewas beberapa waktu lalu. Karena pertarungan yang lain belum selesai, keempat orang sebelumnya membantu individu yang melawan Nu Zeng.


Nu Zeng di tekan oleh mereka berlima, tidak akan lama sampai gerbang neraka terbuka untuknya.


"Sepertinya pertarungan akan selesai lebih cepat," Ren Yuu semakin mendekat karena sangat penasaran ingin melihat apakah bisa mengikuti gerakan mereka jika dari dekat.


Nu Zeng yang sudah di ambang kematian melihat kedatangan Ren Yuu merasa marah. Nu Zeng mengenali tanda energi mendalam Ren Yuu sebelumnya.

__ADS_1


Karena tau dia akan mati, Nu Zeng membakar esensi darahnya lalu bergerak secepat kilat ke arah Ren Yuu dalam sekejap.


"Aku dengar bahwa kau adalah Tuan muda mereka dan ternyata rumor orang itu lolos dari penjara clan Mu adalah kenyataan. Dan aku baru sadar bahwa Master Aliansi Pendekar Iblis adalah anggota clan Ren yang tersisa." Nu Zeng berteriak keras sambil menyerbu ke arah Ren Yuu lalu mengayunkan Pedangnya.


Ren Yuu terkejut karena Nu Zeng mengincarnya tapi tidak panik sama sekali.


"Mati!!"


Nu Zeng berjarak 20 meter dari Ren Yuu dan langsung menyerang. Kelima orang sebelumnya marah karena Nu Zeng berhasil lolos. Mereka tau bahwa Nu Zeng membakar esensi darahnya agar kekuatannya meningkat lalu berencana membunuh Ren Yuu.


Ren Yuu hanya mendengus melihat itu. Ia langsung masuk ke dalam Dimensional Life.


Sring!!


Tebasan hampir mengenai Ren Yuu. Nu Zeng yang menebas Ren Yuu sebelumnya tertegun karena Ren Yuu menghilang.


"Aku lupa cucu Master memiliki Artefak itu," salah satu anggota clan Ren mendesah karena sangat khawatir sesaat lalu.


Ren Yuu muncul di belakang Nu Zeng sambil memukulnya dengan Palu sekuat tenaga walaupun mungkin hanya sedikit memiliki pengaruh.


"Tolol..." Ejek Ren Yuu sekalian dan memukul kepala Nu Zeng.


Bang!!


Nu Zeng yang tidak siap terkena Palu terlempar 10 meter. Kepala Nu Zeng berdengung karena mendapat pukulan telak di bagian belakang kepalanya.


"Sialan... Aku akan membunuhmu!!" Teriak Nu Zeng. Ia ingin menyerang lagi tapi Ren Yuu langsung memasuki Dimensional Life.


Serangan Nu Zeng terhenti karena Ren Yuu menghilang, ia menunggu Ren Yuu muncul. Tapi Ren Yuu tidak kunjung keluar yang membuat semua orang yang mengejarnya tiba lebih dahulu.


"Sungguh bocah nakal..." Wakil Master Aliansi Pendekar Iblis terkekeh melihat Ren Yuu yang mempermainkan Nu Zeng. Ia mengingat kembali pertemuannya dengan kakek Ren Yuu di jaman dulu.

__ADS_1


"Sifat mereka memang mirip," bisik Wakil Master Aliansi Pendekar Iblis sambil tersenyum kecil di balik topengnya.


__ADS_2