Path To God

Path To God
Ch 96. Pelahap


__ADS_3

Ketika Ren Yuu mengucapkan kata-kata itu, Yui mendesis karena merasa senang di beri nama oleh Ren Yuu.


"Ren Yui, sepertinya cocok," Ren Yuu tersenyum melihat ke arah Yui dan memberi herbal lagi kepada Yui.


Yui dengan senang hati melahap herbal itu. Setelah banyak memberi herbal, Yui tertidur lagi dan Ren Yuu menaruhnya di dalam pakaiannya.


Moon Sovereign menatap Ren Yuu melakukan itu dan berkata, "ketika makhluk itu mengambil bentuk manusianya, kamu harus melepaskannya sementara agar dia mampu menempa kekuatannya."


Ren Yuu terkejut dan mengerut tiba-tiba, "apakah itu tidak apa-apa Guru?"


Moon Sovereign melihat Ren Yuu sejenak lalu menjawab, "ular kecil itu akan mampu menjaga dirinya sendiri. Belum ada catatan tentang makhluk itu gagal tumbuh bahkan di lingkungan yang sangat keras."


Ren Yuu mendesah dan hanya bisa mengangguk.


"Guru... Apakah Guru akan mengajari aku teknik yang hebat yang Guru miliki?" Ren Yuu bersemangat karena merasa Gurunya akan mengajarinya teknik eklusif miliknya karena dia murid pertamanya.


"Tidak. Guru ingin istirahat dan tidak sempat mengajari kamu. Lakukan apa yang ingin kamu lakukan," Moon Sovereign menumpahkan air dingin kepada Ren Yuu. Tentu saja saat ini belum saatnya untuk mengajari Ren Yuu karena Moon Sovereign menunggu sesuatu yang akan membuat Ren Yuu bangkit sangat cepat.


Ren Yuu tercengang dan tidak bisa berkata-kata bahwa Gurunya tidak punya waktu melatihnya dan memilih untuk istirahat.


"Jadi, apa gunanya kamu menjadi Guruku?" Batin Ren Yuu dan memasang wajah cemberut.


Bletak...


Pukulan keras mendarat di kepala Ren Yuu lagi dan terdengar suara Moon Sovereign yang membuat Ren Yuu gemetaran, "apa menurutmu Guru tidak bisa membuatmu menjadi kuat?"


"Aku akan memotongmu jika kau memikirkan sesuatu yang buruk tentangku!!"


"Tidak Guru... aku tidak memikirkan tentang hal itu," Ren Yuu menelan air ludahnya sendiri karena merasa Moon Sovereign bisa membaca pikiran orang lain. Tapi itu tidak, itu jelas terpasang di wajahnya sendiri dan siapapun akan mengerti.


Lalu Ren Yuu mengeluarkan Palu dan bertanya, "apakah Palu ini di buat oleh Guru?"

__ADS_1


"Tidak, orang yang menempati Moon Divine Palace sebelumnya yang menempa semua barang-barang di sini. Tapi, mereka menggunakan sedikit energi dari Moon Divine Palace," jawab Moon Sovereign.


Ren Yuu mengangguk dan bertanya, "jadi, Guru pasti sangat kuat bukan? Apa Guru bisa dengan mudah mengalahkan Immortal Ascension?"


"Saat ini tidak jika Guru keluar dari Moon Divine Palace. Jika itu di dalam sini, Guru mampu mengalahkan lawan apapun karena ini daerah kekuasaanku," Moon Sovereign menjelaskan.


Ren Yuu sedikit kecewa mendengarnya. Moon Sovereign tau Ren Yuu terlihat kecewa tapi tidak menjelaskan.


"Bahkan jika itu jutaan Immortal Ascension aku bisa membunuh mereka hanya dengan kekuatan Spiritualku. Tapi, kamu akan selalu meminta bantuan jika aku berkata begitu," batin Moon Sovereign.


"Kalau begitu, Guru akan istirahat dulu Yuu'er, jangan ganggu Guru jika tidak ada yang penting," Moon Sovereign melambaikan tangannya lagi dan Ren Yuu menghilang dari kastil dan muncul di tengah-tengah kerumunan.


Tidak ada yang sadar akan hal itu dan Ren Yuu juga terkejut bahwa dia sudah berada di luar.


Drrrrrrrrttttttt...


Bekas reruntuhan Empire bergetar keras lalu Moon Divine Palace tiba-tiba menjadi kabur dan hilang dari pandangan dalam sekejap.


Semua orang tertegun kecuali Ren Yuu. Ren Yuu melihat Moon Divine Palace melesat ke dalam tubuhnya.


Tidak ada yang menjawabnya karena memang tidak ada yang tau kemana perginya Moon Divine Palace. Jika mereka tau bahwa Moon Divine Palace masuk ke tubuh Ren Yuu, Ren Yuu akan di buru oleh semua orang.


"Kenapa Guru tidak mau mengajariku?" Batin Ren Yuu dan tidak tau harus apa. Ren Yuu juga memikirkan kata-kata Moon Sovereign tentang menghubungi jika terjadi sesuatu. Tapi Ren Yuu tidak tau cara menghubunginya.


Ren Yuu tidak tau bahwa Moon Sovereign terus melihat apa saja yang akan di lakukan oleh Ren Yuu.


"Aku ingin melihat bagaimana perkembangan kekuatan dan sifatmu agar aku tau bagaimana cara melatihmu. Dan, aku harus membuat rencana agar Yuu'er membangkitkan Profound miliknya." Moon Sovereign tersenyum dan menunggu saat yang tepat.


"Yuu'er juga punya Artefak lain padanya. Aku merasakan ada dua orang yang sedang berkultivasi di dalam. Apa aku menyuruhnya untuk mengeluarkannya saja?" Batin Moon Sovereign dan menggelengkan kepalanya. Moon Sovereign membiarkan Ren Yuu melakukan apa yang di inginkan olehnya sampai waktunya tiba.


"Lebih baik aku mengelilingi dimensi ini lebih dulu karena aku tidak tau kapan waktunya dimensi ini selesai terbuka. Dari yang di katakan oleh Cai'Zi, dimensi ini paling lama terbuka sekitar dua minggu atau bahkan tidak sampai," batin Ren Yuu dan langsung pergi dari kerumunan.

__ADS_1


Tapi, sebelum Ren Yuu pergi terlalu jauh dari kerumunan, Ren Yuu mendengar suara menjijikkan.


Semua orang melihat ke arah suara itu. Tidak jauh dari reruntuhan, makhluk mengerikan sedang bergerak dengan kecepatan mengerikan.


Ren Yuu bergetar melihat ke arah makhluk itu karena Ren Yuu tau apa itu walaupun masih jauh.


Itu adalah Pelahap yang dua kali di temui oleh Ren Yuu dan Ren Yuu tidak menyangka kali ini akan setinggi 10 meter.


Pelahap setinggi 10 meter memiliki wajah seperti campuran antara laba-laba dan manusia dengan tanduk panjang seperti bulan sabit serta mata merah yang menyeramkan.


Tubuhnya di selimuti aura gelap yang merembes sedikit demi sedikit dari kulitnya. Pelahap memiliki empat lengan hitam legam dan memiliki tiga cakar di setiap tangannya. Kakinya agak bengkok sedikit dan juga memiliki tiga cakar yang tajam.


Sayapnya sangat besar kali ini dan lebih besar dari tubuhnya.


"Bagaimana bisa ada lagi makhluk itu di sini? Berapa banyak dari mereka yang ada di dimensi kecil ini?" Batin Ren dan sedikit takut melihat ukurannya.


Ren Yuu terus memperhatikan dan tiba-tiba terkejut karena itu sangat mirip dengan yang ada di dalam reruntuhan bangunan pertama kali yang di masuki Ren Yuu bersama Xing Jianying.


"Bukankah itu makhluk yang terakhir kali kami tinggalkan?"


"Bagaimana bisa ukurannya bertambah begitu tinggi?" Ren Yuu terkejut dan semakin bergetar keras lalu menggunakan Artefak Elkaric untuk menyembunyikan auranya sementara.


Di sisi lain, Long Jie dan Chu Wentian melihat ke arah Pelahap dan merasa takut karena mereka tau itu apa.


"Bagaimana bisa mahkluk itu masih hidup?" Tanya Chu Wentian ketakutan.


"Aku tidak tau. Tapi, kali ini auranya jauh lebih kuat," Long Jie juga ketakutan melihat Pelahap yang bergerak ke arah kerumunan. Pelahap merentangkan sayapnya dan mulai terbang ke arah kerumunan dan itu lebih cepat dari pada bergerak di darat.


Moon Sovereign melihat itu juga dari Moon Divine Palace.


"Sepertinya memang benar bahwa makhluk Jurang itu menginvasi dunia ini di jaman dulu," Moon Sovereign berhenti sejenak dan memperhatikan Pelahap dan sedikit mengerut.

__ADS_1


"Ini adalah makhluk Jurang kelas 2. Jika makhluk Jurang itu melahap semua orang di sini..." Moon Sovereign berhenti lagi dan melanjutkan, "apa peduliku? Ini bukan urusanku. Aku hanya akan memperhatikan perkembangan kekuatan Yuu'er."


Moon Sovereign sama sekali tidak peduli dengan siapapun di dunia ini kecuali muridnya.


__ADS_2