Path To God

Path To God
Ch 304. Mencapai Kedalaman Dunia(Arc Underground World)


__ADS_3

Melihat Ren Yuu yang masuk ke dalam kawah, Shen Lin, Lei Batian dan Lei Tian sangat marah.


Lei Batian dan Lei Tian tau bahwa mereka tidak memiliki cara untuk membuka tempat itu karena cara membuka tempat itu hanya di wariskan kepada setiap generasi Goddess Of The Sea.


Sementara Shen Lin yang tidak tau sama sekali tentang itu juga sedikit mengerti. Instingnya berkata bahwa jika ia terkena energi itu, ia akan binasa dalam sekejap.


"Manusia sialan!" Teriak Shen Lin sekuat tenaga yang membuat lautan bergoncang.


Aura Lei Batian dan Lei Tian naik tinggi karena merasa nyawa mereka terancam saat ini dengan pernyataan Ren Yuu yang terakhir sebelum masuk ke dalam kawah.


Tatapan mereka bertiga tertuju pada Xinxin.


"Tangkap wanita itu dan kita buat jadi sandera karena dia pasti memiliki hubungan baik dengan bocah itu!" Saran Shen Lin.


Lei Batian dan Lei Tian langsung mengangguk karena itu adalah hal yang akan membantu mereka ketika Ren Yuu kembali.


Xinxin yang mendengar itu mengalihkan pandangannya ke mereka bertiga dan menatap mereka bertiga dengan senyum yang menawan.


"Apakah kalian yakin tentang itu?" Tanya Xinxin sambil mengangkat Trident Of Destiny.


"Celaka!" Teriak mereka bertiga karena tidak memperhatikan dari awal Trident Of Destiny ada pada Xinxin karena terlalu fokus pada Ren Yuu.


Bom! Bom! Bom!


Pertarungan mereka berlangsung selama tiga hari tiga malam dan hasilnya adalah semua dari mereka terluka parah. Dengan bantuan Trident Of Destiny, Xinxin mampu menandingi mereka walaupun merasa sangat kesulitan.


Ia telah menggunakan dua tetes darah Ren Yuu untuk menggunakan Sea God Palace juga. Jika tidak memiliki itu, ia tidak akan bisa mengimbangi Shen Lin, Lei Batian dan Lei Tian selama tiga hari tiga malam.


Pertarungan tersebut menggegerkan Vermilion Bird Continent, White Tiger Continent dan juga Nether Sea Continent.


Semua kekuatan besar kini waspada pada Xinxin karena peristiwa tersebut dan itu membuat Goddess Sea Hall aman untuk sementara sebelum semua kekuatan menyerangnya secara bersamaan.


***


Saat ini Ren Yuu sedang terus bergerak ke arah dalam gunung. Ia merasa kelelahan karena terus-menerus menggunakan energi mendalamnya untuk melindungi tubuhnya.


Ia tidak ingin masuk ke dalam Dimensional Life karena energi yang beredar selalu berpindah-pindah.


Jika ia masuk ke dalam Dimensional Life, ketika keluar ia kemungkinan besar akan terkena energi yang berwana abu-abu tersebut.


"Sial! Apakah ini masih lama?" Batin Ren Yuu. Ia hampir terkena beberapa kali enegi tersebut. Beberapa waktu lalu, ia terkena sedikit aura dan itu membuatnya kesakitan sampai sekarang. Dari itu, ia tau bahwa energi tersebut sangat berbahaya dan tidak mau mengambil resiko masuk ke dalam Dimensional Life.


Sudah hampir seminggu Ren Yuu terus melesat ke dalam lorong yang ada di dalam Gray Mountain. Tapi ia belum menemukan ujungnya sama sekali.

__ADS_1


"Apakah itu adalah kedalaman neraka?" Gumam Ren Yuu sambil terus menghindari energi yang ada di sekitarnya sambil melesat ke arah bawah.


Ren Yuu tidak tau apakah spekulasinya benar atau tidak bahwa ada neraka di dalam sana.


***


Xiao Xiao yang berada di dalam Dimensional Life dari waktu ke waktu merasa gugup karena hampir seminggu Ren Yuu tidak masuk ke dalam Dimensional Life.


Ia terus mondar-mandir ke sana ke mari. "Apakah terjadi sesuatu pada Yuu-Yuu? Kenapa aku tidak bersamanya waktu itu?"


Xiao Xiao kemudian melihat ke arah Feng Xuer lagi lalu menangis.


"Ibu.. aku takut.." Bisik Xiao Xiao sambil menangis.


Tidak tau kapan dirinya menjadi sangat rapuh seperti itu. Xiao Xiao sudah sangat menyayangi Ren Yuu dan akan melakukan apa pun untuknya. Dan saat ini, Ren Yuu belum kembali ke Dimensional Life yang membuatnya panik dari waktu ke waktu.


"Semoga kamu baik-baik saja, Yuu-Yuu.." Bisik Xiao Xiao lalu ia menenangkan diri. Ia kemudian bersila kembali dan mulai berkultivasi walau pun masih gugup.


***


Ren Yuu terus-menerus melesat ke arah bawah tanpa istirahat sama sekali. Sudah hampir dua minggu dia tidak beristirahat sama sekali dan wajahnya sedikit pucat karena terus-menerus menggunakan energi mendalamnya.


Dua hari kemudian, Ren Yuu melihat di arah bawah di kejauhan bahwa ada penghalang berwarna abu-abu yang menutup jalan.


Ia langsung membakar esensi darahnya dan menggunakan seluruh kekuatannya untuk bertahan menabrak penghalang tersebut.


Whusss!!


Ren Yuu melewati aura itu seperti meteor. Energi tersebut langsung menginvasi dirinya.


"Sialan! Energi ini sangat mengerikan!" Teriak Ren Yuu dan menggunakan energi Yang Ekstrim kali ini untuk membakar semua energi yang ada di sekitarnya.


Itu hanya mampu membakar sedikit saja energi yang menginvasi tubuhnya.


Ketika Ren Yuu hampir mencapai batasnya, ia menabrak tembok yang sangat tebal.


Bomm!!


Uhuk!!


Ren Yuu batuk darah seketika. Ia mencoba untuk tetap sadar dan terus menerobos tembok tebal tersebut.


Jika ia berhenti, sudah di pastikan bahwa riwayatnya akan tamat di tempat tersebut dan akan sama hasilnya walaupun ia masuk ke dalam Dimensional Life.

__ADS_1


Jika ia masuk ke dalam Dimensional Life, ia harus tinggal di sana selama-lamanya dan ia tidak menginginkan hal tersebut.


Drrrrrrrrrrrrr!!


Tubuh Ren Yuu terus menerus menabrak tembok yang tebal. Ia juga terus membakar esensi darahnya dan pembakaran esensi darahnya mencapai waktu pemulihan dua tahun.


Ren Yuu ingin terus membakar esensi darahnya tapi ia tidak bisa lagi karena energi tersebut juga menginvasi jiwanya.


Ia kemudian perlahan kehilangan kesadaran walau pun mencoba menahannya sebisanya untuk tetap sadar.


Bomm!!


Tidak tau kapan, Ren Yuu tiba-tiba menembus tembok tersebut lalu terjatuh. Ia tidak lagi memperhatikan daerah sekitarnya karena tidak lagi sadarkan diri.


Ren Yuu terjatuh dari tempat yang sangat tinggi.


Bom!!


Ren Yuu yang tidak sadarkan diri menabrak tanah di bawahnya tanda ia telah mencapai tempat yang di katakan oleh Xinxin.


Jika itu orang lain, mungkin ia akan tewas dan untung bagi Ren Yuu memiliki energi Yang Ekstrim dan juga tubuh yang sangat kuat.


Tubuh Ren Yuu saat ini terlihat memiliki banyak luka. Melihat luka yang tampak seperti kulit terkelupas, siapa pun tau bahwa itu akan lumayan parah.


***


Di suatu tempat jauh di kedalaman dunia.


Seseorang yang berada di dalam gua gelap tiba-tiba membuka matanya lalu menatap ke arah kejauhan.


"Ho? Aku tidak menyangka seseorang akan mampu melewati jalur tersebut. Hmmm, berapa lama terakhir kali makhluk hidup dari atas sana mencapai tempat ini?" Gumam individu tersebut.


Individu itu terlihat seperti sedang berpikir keras lalu menggelengkan kepalanya.


"Aku tidak tau!" Jawabnya sendiri lalu melihat ke arah lubang yang di buat oleh Ren Yuu.


"Haaaaaaah.. Kenapa makhluk yang masuk itu membuat pekerjaan tambahan bagiku?" Desah individu tersebut lalu mengangkat tangannya.


Energi mendalam yang keluar dari tangannya membentuk bola lalu melesat ke arah lubang yang di buat oleh Ren Yuu.


Ketika bola itu mencapai tempat itu, bola energi tersebut menabrak lubang. Tidak lama kemudian lubang tersebut perlahan menutup kembali seperti semula.


"Selesai. Sudah waktunya tidur kembali!" Ucap individu tersebut lalu menutup matanya.

__ADS_1


__ADS_2