Path To God

Path To God
Ch 77. Menawarkan Bantuan


__ADS_3

Ren Yuu terkejut dengan fakta tersebut dan mengingat kembali lukisan di kuil tua. Seorang pria di atas naga berbentuk belut. Ren Yuu mengira itu bukan naga. Tapi, sekarang Ren Yuu yakin itu adalah naga, Azure Dragon.


Tapi Ren Yuu bingung kenapa Azure Dragon berwarna emas. Setelah berpikir sebentar, Ren Yuu tersenyum dan berbisik, "God Body Teknik."


"Semua Azure Dragon yang di lahirkan dengan Energi Yang Ekstrem dari manual God Body Teknik akan berubah menjadi emas. Teka-teki akhirnya terpecahkan," bisik Ren Yuu.


"Apa?" Cai'Zi berteriak kaget mendengar bisikan Ren Yuu dan merasa dia salah dengar tentang Azure Dragon yang lahir.


Ren Yuu tersadar karena teriakan Cai'Zi. "Ada apa nona Cai'Zi?"


Ren Yuu bingung karena Cai'Zi berteriak.


"Kamu bilang tadi Azure Dragon lahir? Di mana itu?" Seru Cai'Zi.


"Ah? Apa aku mengatakan itu?" Ren Yuu bertanya pura-pura bingung tapi dalam hati mengutuk dirinya sendiri karena ceroboh.


Cai'Zi tiba-tiba cemberut untuk pertama kalinya dan tidak lagi memasang wajah dingin serta datar.


Ren Yuu merasa lucu dan terkekeh. Melihat Ren Yuu terkekeh, Cai'Zi langsung memasang wajah dingin lagi seperti biasa sambil melototi Ren Yuu.


"Apakah masih lama sampai?" Tanya Ren Yuu dan melihat ke arah jendela.


"Tidak sampai 5 menit," Cai'Zi menjawab datar seperti biasa yang membuat Ren Yuu mendesah sekali lagi.


Melirik Ren Yuu merasa pasrah, Cai'Zi merasa terhibur selalu.


Ren Yuu melihat ke arah jendela karena akan percuma menurutnya berbicara dengan Cai'Zi.


Cai'Zi juga hanya diam terus menerus dan tidak berbicara. Setelah 5 menit suasana suram, mereka akhirnya mencapai pulau. Cai'Zi langsung menurunkan alat transportasinya ke pulau.


Ren Yuu merasa senang karena suasana suram di dalam akhirnya berakhir.


Cai'Zi kesal karena Ren Yuu merasa bahagia mendarat di pulau. Cai'Zi ingin memukul wajah Ren Yuu yang terlihat menderita ketika berada di dekatnya.


Di depan Ren Yuu ada pulau yang gelap dan di tutupi oleh kabut. Ren Yuu mengerut karena malas masuk ke tempat yang mirip dengan lembah.


Walaupun sebenarnya pulau ini terlihat lebih terang dari lembah sebelumnya.


Ren Yuu mendesah karena sudah lebih dulu datang ke pulau kecil. Ren Yuu langsung berjalan ke arah pulau tanpa berbicara kepada Cai'Zi.

__ADS_1


"Kenapa orang ini begitu sombong dan tidak mau berbicara denganku?" Cai'Zi mengeluh pelan sambil berjalan mengikuti Ren Yuu.


Ren Yuu tetap waspada di sekitarnya. Tapi, Ren Yuu terkejut karena tidak ada binatang monster sama sekali di dalam pulau.


"Apakah mereka semua berada di pusat pulau? Sungguh aneh ada pulau seperti ini," bisik Ren Yuu.


Cai'Zi mendengar bisikan Ren Yuu juga mengangguk setuju. Tidak biasa bagi pulau seperti ini tanpa ada binatang monster sama sekali.


"Ini sangat aneh. Pepohonan dan tumbuhan yang ada di sini normal. Tapi, kenapa tidak ada binatang monster? Mungkinkah..." Cai'Zi berhenti dan mengerut.


"Mungkinkah apa?" Tanya Ren Yuu penasaran.


"Kemungkinan bahwa ada satu binatang monster yang kuat dan membunuh semua binatang monster lainnya. Karena manusia tidak mungkin menghabisi semua binatang monster dalam waktu satu bulan," ucap Cai'Zi.


"Kenapa tidak mungkin? Aku pernah membasmi 10.000 binatang monster dalam waktu kurang dari sebulan," Ren Yuu mengeluh pelan karena Cai'Zi membenarkan bahwa tidak akan mungkin manusia melakukan itu.


Cai'Zi tercengang dengan keluhan Ren Yuu. Cai'Zi lebih terkejut dengan perkataan 10.000 binatang monster. Itu bukanlah jumlah yang sedikit.


"Apakah itu benar?" Tanya Cai'Zi serius.


"Apa aku kelihatan berbohong?" Sambil mendengus kesal, Ren Yuu langsung mempercepat langkah kakinya.


Cai'Zi langsung mempercepat langkahnya juga dan mengikuti Ren Yuu agar tidak tertinggal.


Ketika sudah hampir 20 menit mereka bergerak, Ren Yuu dan Cai'Zi mendengar suara pertempuran.


Ren Yuu langsung melompat ke atas pohon untuk melihat siapa yang bertarung.


Di kejauhan terlihat ular berdiameter 4 meter dan panjang sekitar 30 meter. Ren Yuu tau bahwa ular itu berada di Tier Gold Core tahap ke tiga paling sedikit.


Ular itu berwarna hitam pekat seperti logam. Ren Yuu tau binatang monster apa itu.


"Black Ouroboros," bisik Ren Yuu.


Cai'Zi juga melompat ke sebelah Ren Yuu dan melihat pertarungan.


"Ular apa itu? Itu tidak pernah terlihat sama sekali," Cai'Zi dengan seksama melihat ular dan tidak bisa mengingat binatang monster apa yang sedang bertarung di kejauhan.


"Itu adalah Black Ouroboros. Binatang monster jenis ular yang sudah punah. Banyak dari Black Ouroboros mencapai Tier Nascent Soul di jaman dulu," Ren Yuu menjelaskan.

__ADS_1


"Dari mana kamu tau tentang itu?" Cai'Zi menatap Ren Yuu curiga.


"Apa aku perlu menjelaskan dari mana aku mendapatkan pengetahuan? Kalau begitu aku akan menjelaskan secara rinci hidupku dari lahir sampai sekarang," wajah datar yang di pasang Ren Yuu hanyalah pajangan. Siapapun tau bahwa Ren Yuu kesal karena seseorang berusaha mengorek informasi darinya.


Cai'Zi ingin tertawa tapi menahannya dan tetap memasang wajah dingin. "Aku tidak tertarik."


"Bagus kalau begitu." Ren Yuu melihat ke arah pertarungan lagi.


"Di sana ada sembilan kultivator dan delapan Tier Core Formation tahap kesembilan serta satu tahap delapan. Kemungkinan beberapa dari mereka Setengah Langkah Gold Core," batin Ren Yuu dan melihat lambang mereka sejenak.


Setelah melihat itu, Ren Yuu berkata dingin, "aku harap mereka semua binasa."


Cai'Zi melihat langsung ke arah Ren Yuu dengan tatapan penuh arti. Tidak tau apa yang di pikirkannya saat ini.


Ren Yuu melirik Cai'Zi sekilas dan melihat ke arah pertarungan lagi.


Kesembilan orang itu adalah anggota sekte Sword Heaven. Kemungkinan beberapa dari mereka adalah Tetua.


"Begitu mereka selesai bertarung, aku akan membantai mereka semua," Ren Yuu mengeluarkan haus darah yang kuat karena sangat membenci sekte Sword Heaven sama dengan sekte Pengadilan Surgawi serta Black Hand Family.


"Kamu akan di bunuh oleh mereka semua jika sendirian," ucap Cai'Zi dingin seperti biasa.


Ren Yuu tidak puas dengan perkataan Cai'Zi. Tapi memang benar apa yang di katakan olehnya. Jika itu semua Tier Core Formation tahap kedelapan, mungkin baginya untuk memusnahkan mereka semua. Tapi dengan barisan musuh di depan, itu tidak akan mungkin.


"Aku mungkin bisa membunuh setengah dari mereka tapi aku harus membayar harga mahal," batin Ren Yuu.


Melihat Ren Yuu yang kesal terhadapnya, Cai'Zi menawarkan bantuan. "Baiklah, aku akan membantumu kali ini."


Ren Yuu tertegun mendengarnya dan melihat ke arah Cai'Zi untuk mengkonfirmasi apakah wanita di sebelahnya bercanda atau tidak.


"Kenapa kamu ingin membantuku?" Ren Yuu semakin curiga dengan Cai'Zi.


Melihat tatapan Ren Yuu, Cai'Zi sedikit panik di dalam dan tidak tau bagaimana menjelaskan.


"Aku hanya menawarkan bantuan kali ini," Cai'Zi berkata dingin sambil mengalihkan pandangannya ke pertarungan lagi.


"Ada apa dengan gadis ini?" Batin Ren Yuu dan semakin bingung dengan sikap Cai'Zi.


Ren Yuu hanya mengabaikannya dan menggelengkan kepalanya lalu melihat ke arah pertempuran lagi.

__ADS_1


__ADS_2