Path To God

Path To God
Ch 221. Masalah Baru


__ADS_3

Suasana menjadi hening sesaat.


Feng Xian'er juga tidak percaya dengan kata-kata Xiao Xiao. Sebab, ia tidak pernah memiliki anak dan juga Ren Yuu tidak mungkin menjadi orang tuanya.


Tapi, Feng Xian'er selalu merasa mereka berdua adalah keluarga semenjak Bloodline miliknya berdenyut ketika ia berada di dekat Ren Yuu.


"Maukah kamu memberi setetes darah kamu?" Tanya Feng Xian'er karena ingin tau apa hubungan mereka yang sebenarnya.


Ren Yuu juga ingin melakukan hal yang sama karena itu adalah jalan tercepat saat ini. Tidak akan sulit untuk mengetahui hubungan mereka lewat darah.


Ren Yuu langsung mengambil Pedang pendek lalu menyayat jarinya. Setetes darah keluar lalu perlahan terbang ke depan Feng Xian'er.


Feng Xian'er juga menyayat jarinya dan mengeluarkan setetes darah.


Lalu Feng Xian'er membuat gerakan kecil dan kedua tetes darah mulai berdekatan. Ketika kedua tetes darah berdekatan, setetes darah Feng Xian'er mulai melapisi setetes darah Ren Yuu yang artinya, darahnya adalah induk dari darah Ren Yuu.


Feng Xian'er bergetar melihat itu lalu menatap Ren Yuu.


Ren Yuu mundur perlahan sambil bergetar melihat itu.


Xiao Xiao merasa heran karena seharusnya Ren Yuu senang. Ia mengira bahwa Feng Xian'er adalah ibu dari Ren Yuu.


"Siapa kau? itu tidak mungkin!" Ren Yuu membantah sekeras mungkin melihat itu.


"Aku.. aku.." Feng Xian'er tidak tau harus menjawab apa karena merasa tidak percaya bahwa Ren Yuu menjadi keturunannya. Tapi darah tidak akan berbohong sama sekali.


Ini juga merupakan keunikan dari Bloodline clan Feng. Walaupun mereka di hidupkan kembali, Bloodline mereka akan mengikuti garis darah mereka yang sebelumnya.


Xiao Xiao cemberut melihat sikap Ren Yuu lalu langsung berbicara. "Yuu-Yuu. Dia adalah ibumu. Tidak mungkin itu tidak benar dengan pengecekan darah itu."


Ren Yuu menggertakkan giginya mendengar perkataan Xiao Xiao karena itu memang kenyataannya. Tapi ibunya saat ini sedang berada di Blood Prison dari perkataan Feng Yin. Tidak mungkin Feng Yin akan berbohong soal itu.


Feng Xian'er terus diam karena merasakan perasaan rumit. Ia juga tidak mau percaya kenyataan yang tiba-tiba saja datang. Tapi, ia mencoba menerimanya. Lagi pula ia merasa senang bahwa ia memiliki keluarga.


Feng Xian'er membuat spekulasi bahwa clan Feng merombak ingatan salah satu dari mereka berdua. Ia juga sudah mendengar bahwa jiwa Ren Yuu sebelumnya masuk ke kolam jiwa dengan kondisi rusak parah.

__ADS_1


Melihat Ren Yuu yang seperti tidak menerimanya, Feng Xian'er merasa sedih. Ia menggigit bibirnya dan ingin pergi dari hadapan Ren Yuu. Tapi tubuhnya tidak mau bergerak seolah-olah ingin terus berada di dekat Ren Yuu.


Ren Yuu menarik nafas dalam-dalam untuk menenangkan diri karena ia membuat spekulasi bahwa ini pasti ulah clan Feng.


Melihat wajah Feng Xian'er yang sedih, Ren Yuu juga merasa sedih entah mengapa. Tapi tidak mungkin juga untuk memanggilnya ibu. Sebab, sewaktu ibunya meninggal, ibunya langsung masuk ke Kolam Jiwa yang berarti ibunya membawa seluruh ingatannya.


Jika ingatan ibunya di rombak, tidak mungkin juga ibunya di penjara di clan Feng lalu di lempar ke dalam Blood Prison.


"Aku.. minta maaf.." Bisik Ren Yuu pelan yang membuat Feng Xian'er tersadar dari kesedihannya.


Feng Xian'er menatap Ren Yuu lalu melayang ke depan Ren Yuu. Ia langsung memeluknya karena seperti ingin melakukan hal itu dari dulu.


Ren Yuu merasa rumit tapi tidak menolak sama sekali. Ia juga memeluk Feng Xian'er.


"Aku harus tau kebenarannya.." Batin Ren Yuu dan semakin membenci clan Feng karena membuat banyak hal yang tidak disukainya.


Xiao Xiao merasa puas dengan tanggapan Ren Yuu karena merasa itu adalah hal yang harus di lakukannya.


Di luar Primordial Ark


Feng Yuu Rank 1 Jumlah Token 6.605


Semua Tetua tidak percaya dengan itu. Bahkan Patriak dan Tetua Agung juga.


Tapi semua kebahagiaan itu sirna karena ada panggilan dari seseorang anggota clan Feng.


"Tetua Agung.. ada masalah serius." Ucap salah satu anggota clan Feng yang tiba-tiba muncul di dekat mereka.


Tetua Agung clan Feng mengerut mendengar itu. "Ada apa?" Tanya Tetua Agung clan Feng.


Anggota clan Feng agak berkeringat sedikit tapi tetap menjawab. "Cucu Anda Feng Hu telah tewas dan bahkan jiwanya tidak kembali ke Kolam Jiwa."


Semua orang membeku mendengarnya terutama Tetua Agung clan Feng.


Tetua Agung clan Feng sangat marah mendengarnya. Auranya meletus hebat sambil bertanya, "siapa yang melakukan itu dan bahkan sampai memusnahkan jiwanya?"

__ADS_1


Suara dingin Tetua Agung clan Feng membuat anggota clan Feng berkeringat deras. Ia juga terkejut dengan berita yang di dengarnya dari clan yang mengatakan slip giok kehidupan Feng Hu sudah hancur dan jiwanya tidak kembali ke Kolam Jiwa.


Semua anggota penting clan memiliki slip giok kehidupan. Tidak seperti Feng Ho Zhun yang tidak memiliki itu karena masih terlalu muda. Biasanya anggota clan Feng akan membuat slip giok kehidupan di umur di atas 15 tahun. Itulah sebabnya Ren Yuu tidak ketahuan saat membunuh Feng Ho Zhun.


Anggota clan Feng menelan ludahnya tapi tetap menjawab, "cucu Anda di bunuh oleh Feng Yuu!"


Semua orang membeku mendengarnya. Feng Yin di sisi lain mengerut karena itu akan menjadi sangat merepotkan. Walaupun ia tidak takut dengan Tetua Agung clan Feng, akan sulit untuk menghalanginya juga.


Drrrrrttttt


Aura Tetua Agung clan Feng meletus hebat membuat daerah sekitarnya bergetar. Semua pemimpin clan dan sekte besar lainnya tersenyum karena mendengar sedikit pembicaraan mereka walaupun posisi mereka lumayan jauh.


"Feng Yuu..." Tetua Agung sangat marah.  Niat membunuh yang padat memancar dari tubuhnya.


Feng Ho Zen, Feng Li serta beberapa Tetua tersenyum dalam hati karena tidak suka dengan Ren Yuu juga. Sementara Feng Jienkong hanya mendesah karena merasa riwayat Ren Yuu sudah tamat.


Patriak clan Feng juga mengerut mendengar itu karena tidak menyangka bahwa Ren Yuu akan membunuh Feng Hu.


"Apa kau memiliki rekaman bagaimana Feng Yuu membunuh Feng Hu?" Suara Feng Yin terdengar dari samping.


Anggota clan Feng itu mengangguk lalu mengeluarkan Crystal putih.


Tetua Agung clan Feng menenangkan dirinya lalu melihat ke arah rekaman. Terlihat bahwa mereka berbicara sejenak yaitu Feng Hu ingin mengklaim Bloody Mist Sword.


Lalu Feng Hu mengamuk setelah memegang Bloody Mist Sword dan menyerbu Ren Yuu, Xiao Xiao, Feng Wu, Feng Xian'er dan Feng Shui. Lalu terlihat mereka semua mengeroyok Feng Hu dan di akhiri oleh Ren Yuu.


Jiwa Feng Hu di tarik ke dalam Bloody Mist Sword. Semua orang tercengang melihat kejadian itu. Feng Ho Zhun dan Feng Li merasa marah karena itu bukan sepenuhnya kesalahan Ren Yuu.


Tetua Agung juga tidak tau harus berbuat apa karena itu adalah keserakahan Feng Hu yang ingin mengklaim peninggalan dari sekte yang menjadi musuh bebuyutan clan Feng.


Tapi Tetua Agung clan Feng tetap tidak memaafkan Ren Yuu karena membunuh cucunya. Ia berpikir kenapa Ren Yuu tidak menyelamatkannya tapi malah membunuhnya.


"Setelah ini, Feng Yuu, Feng Wu, Feng Xian'er dan Feng Shui akan di adili!" Tetua Agung clan Feng langsung menghilang setelah mengatakan itu.


Patriak clan Feng hanya mendesah sementara Feng Yin hanya mencemoh. Jika mereka melakukan sesuatu kepada putrinya, sudah di pastikan bahwa clan Feng akan hancur akibat pertempuran besar.

__ADS_1


__ADS_2