Path To God

Path To God
Ch 373. Percakapan


__ADS_3

"Maaf membuat khawatir nenek." Bisik Ren Yuu sambil memeluk Feng Jiu Er dengan erat juga.


"Tidak apa-apa, yang penting kamu baik-baik saja." Feng Jiu Er melepas pelukannya lalu memegang pipi Ren Yuu dengan kedua tangannya.


Ren Yuu merasa canggung karena di buat seperti anak-anak tapi tidak menolak sama sekali.


"Senang melihatmu baik-baik saja Yuu'er." Ucap Feng Luo.


Ren Yuu tersenyum lalu mendekati kakeknya lalu memeluknya dengan erat. Ia tidak tau sampai sekarang hubungan kakek dan ibunya tidak baik.


"Senang juga melihatmu baik-baik saja kakek." Jawab Ren Yuu lalu melepas pelukannya.


"Aku tidak menyangka kultivasimu akan naik ke tingkat ini hanya dalam waktu 2 tahun. Sungguh tidak terduga." Feng Yin terkejut luar biasa melihat peningkatan kultivasi Ren Yuu.


"Lama tidak bertemu Tetua Yin." Ucap Ren Yuu sambil tersenyum.


Feng Wu yang berada di sisi Feng Yin juga tidak percaya kekuatan Ren Yuu akan meroket sedemikan rupa. Ia juga sudah berkultivasi dengan keras namun masih berada di Immortal Ascension tahap ketiga dan umurnya satu tahun lebih tua dari Ren Yuu.


Gadis sebelumnya tidak tau harus bereaksi bagaimana karena Ren Yuu mengenal semua pemimpin mereka dan bahkan dua diantaranya adalah kakek dan neneknya.


"Sepertinya clan Feng akan selesai ketika kau kembali." Ucap Feng Yin sambil tersenyum.


"Aku sudah membereskan clan Feng." Ucap Ren Yuu.


Mereka semua terkejut mendengarnya.


"Apakah itu benar Yuu'er?" Tanya Feng Jiu Er buru-buru.


"Ya nenek. Tapi aku membawa lebih dari 70% anggota clan Feng ke sisiku karena mereka tidak bersalah sama sekali. Aku juga sudah membunuh semua anggota clan Feng yang mencoba untuk menusukku dari belakang." Ujar Ren Yuu.


"Lalu clan Feng?" Tanya Feng Yin.


"Aku sudah meratakan clan itu dan membawa mereka semua bersamaku. Aku tidak ingin menjadi pemimpin tempat itu." Jawab Ren Yuu.


Feng Yin, Feng Jiu Er dan Feng Luo mengerti mengapa Ren Yuu berkata seperti itu.


"Lalu di mana mereka semua?" Tanya Feng Yin.

__ADS_1


"Mereka berada di luar hutan saat ini. Yuqi, Yuqiu, jemput mereka semua. Kita akan membuat basis sementara di sini." Perintah Ren Yuu.


"Baik Tuan muda!" Jawab Yuqi dan Yuqiu lalu menghilang dari pandangan mereka semua.


"Lalu.. mana ibumu?" Tanya Feng Jiu Er buru-buru.


Mendengar pertanyaan neneknya, Ren Yuu memasang wajah pahit. Ia kemudian mengeluarkan ibunya bersama dengan Xiao Xiao dan juga Yu Ling Er.


Melihat kondisi Feng Xuer, Feng Jiu Er menutup mulutnya dengan kedua tangannya sambil meneteskan air mata.


Ia langsung menghampiri Feng Xuer untuk memeriksa keadaannya. Hanya dengan reaksi Feng Xuer, Feng Jiu Er tau bahwa Feng Xuer tidak dalam kondisi yang baik.


Ren Yuu hanya bisa mendesah. Xiao Xiao juga merasa sedih melihat itu.


Lalu mereka semua pergi ke dalam hutan tempat kediaman Feng Yin.


Semua anggota clan Feng yang bergabung dengan Ren Yuu membuat rumah mereka di atas pohon juga untuk sementara waktu karena perintah Ren Yuu.


Suasana agak sedih karena keadaan Feng Xuer seperti itu.


"Tidak perlu khawatir nenek, kakek, aku akan mencari cara untuk menyembuhkan jiwa ibu." Ucap Ren Yuu agar suasana tidak terlalu sedih.


Tentu saja mereka tau siapa Xiao Xiao karena mereka menyaksikan pernikahan Ren Yuu dan Xiao Xiao.


"Siapa mereka bertiga?" Tanya Feng Jiu Er.


"Ini murid pertamaku, Yu Ling Er." Ren Yuu langsung memperkenalkan Yu Ling Er terlebih dahulu.


Yu Ling Er bangga seketika di panggil murid pertama dan itu terlihat sangat imut.


Feng Yin, Feng Jiu Er dan Feng Luo memeriksa Yu Ling Er secara cermat dan langsung tercengang.


"Berapa umurmu nak?" Tanya Feng Yin karena tidak yakin dengan usia tulang Yu Ling Er ketika dia memeriksanya.


"13 tahun." Jawab Yu Ling Er sambil membusungkan dadanya dengan bangga.


Mereka bertiga tercengang bahwa ada anak usia 13 tahun yang memiliki kultivasi Tier Immortal Ascension tahap kelima.

__ADS_1


"Jangan bangga. Kamu harus berlatih lebih keras." Ucap Ren Yuu dan menarik telinga Yu Ling Er.


"Aduh.. Guru.. itu sakit.." Yu Ling Er seperti biasa langsung memelas ketika Gurunya menarik telinganya.


"Dari mana kamu mendapatkan murid sehebat ini?" Tanya Feng Jiu Er heran. Namun, kata-kata Feng Jiu Er membuat Yu Ling Er semakin bangga.


"Lihat Guru, nenek bahkan mengatakan aku hebat." Ucap Yu Ling Er sambil tersenyum membanggakan pencapaiannya di depan Gurunya.


Ren Yuu tidak bisa berkata-kata dan hanya mengabaikan Yu Ling Er. Ia kemudian menceritakan tentang asal Yu Ling Er.


Mereka semua tidak menyangka akan ada Underground World.


Lalu Ren Yuu memperkenalkan Xiao Bai sebagai rekannya.


Tentu saja mereka bertiga mampu merasakan kekuatan yang sangat besar dari Xiao Bai. Lalu tatapan Feng Yin, Feng Jiu Er dan Feng Luo mendarat pada Xueqi.


"Lalu gadis cantik ini?" Tanya Feng Jiu Er.


"Aku istri ketiga Ren Yuu." Jawab Xueqi yang membuat Ren Yuu tersedak.


Ren Yuu menatap Xueqi dengan wajah heran dan penuh tanda tanya besar. Tentu saja ia ingat perkataan Phoenix bahwa Xueqi akan menjadi istrinya walau pun ia tidak menganggapnya serius.


Xiao Xiao di sisi lain langsung memasang wajah gelap mendengar jawaban Xueqi. Ia ingin meledak karena marah tapi tetap menahannya karena Ren Yuu beserta nenek dan kakeknya berada di sana. "Dasar wanita sialan!" Batin Xiao Xiao.


Feng Yin, Feng Jiu Er dan Feng Luo terkejut. Tapi, ketika memeriksa kultivasi Xueqi, mereka bergetar sedikit.


"Aku tidak menyangka itu. Kamu bisa memanggil aku nenek dan pria tua ini kakek." Ucap Feng Jiu Er sambil tersenyum.


Ren Yuu merasa sakit kepala saat ini. Ia ingin membantahnya tapi tertahan karena jika ramalan Phoenix itu benar, itu akan membuat Xueqi sakit hati.


Melihat Ren Yuu tidak membantah, Xiao Xiao melototi Ren Yuu seketika.


Merasakan tatapan Xiao Xiao, Ren Yuu merasa semakin sakit kepala. "Wanita sungguh merepotkan." Batin Ren Yuu.


Xiao Bai di sisi lain mendengus ke arah Ren Yuu dan Xiao Xiao. Ia masih merasa kesal karena terus di perintah Ren Yuu dan menjadi bahan pelampiasan Xiao Xiao.


"Lalu, apa yang akan kau lakukan setelah ini?" Feng Yin tiba-tiba membuka suara karena merasa ada konflik rumah tangga yang serius.

__ADS_1


Ren Yuu tersadar lalu berpikir sejenak. Setelah berpikir beberapa saat, ia akhirnya menjawab. "Tujuan selanjutnya adalah, memusnahkan Blood Sword Sect!"


__ADS_2