Path To God

Path To God
Ch 45. Hadiah


__ADS_3

Menara Adven


Ren Yuu terus menerus bertarung dengan orang berjubah seperti tidak ada hari esok sama sekali.


"Kenapa ini? Apa yang salah?" Ren Yuu tidak mengerti apa yang salah dan menenangkan dirinya.


Ren Yuu mencoba mengingat kembali semua ujian kedua yang sedang di jalani olehnya.


"Pertama kali aku harus merelakan tanpa melupakan. Kedua belajar memaafkan. Dan ini.." Ren Yuu mengerut karena tau apa yang salah. Ini hanya ujian dan bukan acara untuk balas dendam.


Ren Yuu mundur menjauh dari musuhnya. Sambil terengah engah, Ren Yuu mencoba menenangkan dirinya.


Lawan Ren Yuu juga berhenti seakan menunggu sesuatu.


Ren Yuu menarik nafas dalam dalam dan menutup matanya. Ren Yuu menunggu beberapa saat dan ternyata musuh tidak menyerang sama sekali.


Ketika Ren Yuu sudah tenang, Ren Yuu membuka matanya dan melihat ke arah depan lagi.


Apa yang di lihatnya adalah hal yang membuat Ren Yuu ingin berteriak sekeras mungkin.


Adegan pembunuhan orang tuanya terulang kembali dan membuat Ren Yuu sangat marah dan ingin menebas orang itu.


"Tenang!! Tenang!! Jangan menyerang lagi karena bukan ini maksud dari ujian ini," bisik Ren Yuu sambil mengepalkan tangannya sekuat mungkin karena terus menerus melihat adegan mengenaskan di depannya.


"Tolong nak!!" Teriak Feng Xuer sambil melihat kearah Ren Yuu yang hanya berdiri diam. Mendengar itu, Ren Yuu sangat ingin menerjang ke arah ibunya untuk menyelamatkan ibunya agar tidak di bunuh lagi.


"Apa kamu tidak ingin membantu ibumu Yuu'er?" Feng Xuer menangis dan bergetar karena Ren Yuu hanya diam sambil mengepalkan tangannya.


Lalu, Feng Xuer di bunuh lagi oleh orang berjubah itu. Orang berjubah itu yang baru saja membunuh Feng Xuer melihat Ren Yuu sebentar lalu tiba tiba berbicara, "kenapa kamu tidak membantu?"


"Ini hanya ilusi." Ren Yuu menjawab lurus dan tidak bertele-tele.


"Walaupun ini hanya ilusi, kau hanya mengabaikan keluargamu ketika terbunuh tepat di depan matamu," bisik orang itu dan kemudian adegan pembunuhan terulang kembali terus menerus.


Ren Yuu tidak tau harus melakukan apa karena tidak tau tujuan dari ilusi ini. Ren Yuu sangat marah melihat adegan ini terus menerus dari waktu ke waktu.


"Aku harus tetap tenang," Ren Yuu menarik nafas dalam dalam lalu menghembuskan nafasnya perlahan. Ren Yuu berjalan kearah adegan pembunuhan itu perlahan lahan.


Ketika sampai di depan mereka, Ren Yuu melihat adegan itu terulang kembali. Ren Yuu dengan perlahan menahan adegan itu untuk terulang kembali.


Pikiran Ren Yuu sangat tenang kali ini dan berhasil menyelamatkan ibunya agar tidak terbunuh. Ren Yuu mengambil Daggernya dan menebas ke arah orang berjubah itu.


Entah mengapa, Ren Yuu berhasil menebasnya walaupun tidak terburu buru atau menggunakan kekuatan penuh seperti sebelumnya.

__ADS_1


Ren Yuu mendesah dan melihat Feng Xuer yang berada di pelukannya.


Feng Xuer tersenyum dan menyentuh pipi Ren Yuu sambil berkata, "ingat Yuu'er, jangan di kuasai oleh kebencian dan dendam. Kamu boleh membalas dendam. Tetapi, jangan biarkan itu menguasai pikiranmu."


Mata Ren Yuu berkaca-kaca mendengar perkataan ibunya dan hanya mengangguk pelan. Feng Xuer yang tersenyum perlahan lahan memudar lalu menghilang dari perlukan Ren Yuu.


"Selamat tinggal, ayah, ibu." Ren Yuu mendesah dan sebenarnya masih ingin melihat ayah dan ibunya walaupun di dalam ujian.


Ruangan berubah lagi ke tempat semula. Ren Yuu hanya mendesah karena merasa ujian kedua ini telah selesai. Ren Yuu merasakan tubuhnya semakin melemah karena di terus menerus menahan korosi dari energi Demonic.


"Aku tidak punya banyak waktu," Ren Yuu melihat seluruh lengannya bahwa itu sudah memiliki banyak bercak hitam.


Tiba tiba pusaran aneh terbentuk lagi dan Patriak clan Song muncul di depan Ren Yuu.


"Kamu telah menyelesaikan ujian kedua. Karena kamu telah menyelesaikan ini, saya akan memberi hadiah untukmu."


"Sebelum itu, aku akan memberi tahumu apa tujuan dari ujian kedua ini. Ini biasanya di gunakan untuk para anggota clan Song agar bisa mengendalikan energi Demonic."


"Kami sering kehilangan kendali. Energi Demonic mirip dengan energi jahat dan itu akan menggerogoti pengguna energi sampai terbunuh oleh energinya sendiri."


"Dengan menenangkan pikiran, kami dapat mengendalikan energi Demonic. Tapi, ketika kami kehilangan kendali, kami akan terbunuh oleh energi kami sendiri. Inilah fungsi sebenarnya dari ujian kedua dari menara Adven."


"Apa kamu tidak menyadari bahwa ketika kamu mengamuk, energi Demonic di dalam tubuhmu semakin cepat menyebar?" Tanya Patriak clan Song.


Ren Yuu tertegun mendengar perkataan Patriak clan Song dan memang benar. Energi Demonic di dalam tubuhnya sangat cepat menyebar ketika dia marah atau kehilangan kendali.


"Jika kamu melakukan itu selama satu jam lagi, bisa di pastikan bahwa kamu akan terbunuh walaupun kamu memiliki energi Yang Ekstrem." Patriak clan Song berhenti sebentar dan melanjutkan, "tapi aku terkejut bahwa kamu bisa menyelesaikan ujian ini. Aku akan memberi kamu hadiah sekarang."


Patriak clan Song melambaikan tongkatnya kearah Ren Yuu dan tubuh Ren Yuu di selimuti energi Demonic yang sangat kuat. Namun ini tidak seliar energi Demonic yang ada di dalam tubuhnya.


Energi Demonic Patriak clan Song perlahan melahap semua energi Demonic di dalam tubuh Ren Yuu. Tidak sampai satu menit, energi itu telah lenyap dari tubuh Ren Yuu.


"Itu adalah hadiah pertama. Dan aku akan memberi hadiah kedua. Kamu bisa memilih apa yang kamu suka diantara semua barang yang saya tawarkan. Tetapi, itu hanya satu."


Patriak clan Song mengeluarkan empat barang dan itu melayang di udara.


"Yang pertama adalah Teknik Tier Supreme kelas menengah. Ini adalah salah satu Teknik terkuat dari clan Song."


Ren Yuu terkejut karena ada Teknik Tier Supreme yang di tawarkan oleh Patriak clan Song. Bahkan Teknik Tier Heaven sangat berharga dan sulit di temukan jika tidak berasal dari clan besar atau sekte terkemuka.


"Item kedua adalah Black Sword. Pedang ini berada di Tier Supreme menengah. Ini adalah pedang yang lumayan tangguh peninggalan clan Song."


Ren Yuu menatap pedang itu sebentar dan merasa kurang tertarik karena itu adalah pedang dan bukan Dagger. Tapi, Ren Yuu juga sedikit terkejut karena melihat senjata Tier Supreme.

__ADS_1


"Yang ketiga adalah pil Demonic Glass. Pil ini akan membantu meningkatkan kultivasi tiga lapisan sekaligus di Tier Gold Core."


Ren Yuu sedikit melebarkan matanya karena Ren Yuu tau pil apa itu dan itu sangat hebat dan bahannya sangat sulit di dapat. Sayangnya, itu hanya bisa di gunakan oleh Tier Gold Core.


"Dan yang terakhir adalah tiga tetes esensi darah Demonic Bat Tier Immortal Ascension atau bahkan lebih tinggi. Aku tidak tau pastinya pemilik sebelumnya esensi darah Demonic Bat ini. Karena, esensi darah ini sudah ada sejak dulu sebelum saya menjadi Patriak clan Song."


Patriak clan Song memperkenalkan semua item yang di milikinya kepada Ren Yuu. Hanya dua yang menarik perhatian Ren Yuu. Yaitu tiga tetes esensi darah Demonic Bat dan Teknik Tier Supreme. Tapi, Ren Yuu juga sedikit menarik minat pada pil Demonic Glass.


Ren Yuu memikirkan kembali Ren Huanran yang tidak akan lama lagi menjadi Gold Core. Pil Demonic Glass itu akan menjadi sangat penting baginya.


"Teknik masih bisa di dapat menggunakan manual Devour Teknik. Berarti, hanya tiga tetes esensi darah Demonic Bat dan pil Demonic Glass yang tersisa untuk di pilih," batin Ren Yuu dan mencoba memikirkan apa yang bagus untuk di pilih.


"Apa fungsinya tiga tetes esensi darah Demonic Bat itu?" Tanya Ren Yuu sambil melihat ke arah hadiah terakhir.


"Kamu bisa menyaring ini agar menjadi bagian dari kekuatanmu. Tapi, mungkin tidak terlalu berarti bagimu. Sebab, energi Yang Ekstrem milikmu akan menolaknya jika kamu yang menggunakannya," jawab Patriak clan Song dan memberi tau konsekwensinya juga jika di gunakan oleh Ren Yuu.


Batin Patriak clan Song, "di dalam tubuhmu juga ada darah clan lain yang tersegel dan menunggu untuk di bangkitkan. Tidak bijak untuk menambah garis darah yang hanya akan merugikanmu." Tetapi, Patriak clan Song tidak mengatakan itu karena itu adalah pilihan Ren Yuu.


Ren Yuu mengerut dan mengambil keputusan, "aku akan mengambil pil Demonic Glass."


Patriak clan Song tidak berkomentar sama sekali dan memberi pil kepada Ren Yuu. Ren Yuu langsung menyimpan pil di dalam ruang dimensi miliknya.


Ren Yuu berhenti sebentar dan bertanya kepada Patriak clan Song. "Apa kamu tau apa alat yang menempel pada tubuhku ini?"


Patriak clan Song menganguk dan berkata, "itu adalah Artefak yang bernama Dimensional Life. Artefak itu merupakan milik dari clan Ren sejak jaman dahulu kala. Hampir semua clan kuat jaman dahulu memilik Artefak dan milikmu merupakan Artefak kelas atas."


"Sama halnya dengan menara Adven ini. Menara Adven adalah Artefak menengah. Tapi, aku akan memberi tahumu tentang satu fakta. Ini adalah Artefak Tier Mortal, yang artinya, ketika kamu sudah mencapai alam Ilahi, Artefak ini akan terlepas dari tubuhmu."


"Artefak juga di bagi menjadi tiga Tier. Tapi, aku tidak akan memberi tahumu tentang itu."


Ren Yuu merenung sejenak dan hanya menyampingkannya.


"Lalu, bagaimana dengan ujian ketiga?" Tanya Ren Yuu pelan tapi nada Ren Yuu sangat serius.


"Aku akan memberi tahumu tentang ujian ketiga. Tapi, aku tidak tau apa hadiah dari ujian ketiga. Sebab, kami juga tidak pernah melihat seseorang menyelesaikan ujian ketiga. Hanya satu orang yang pernah berhasil yaitu, pendiri clan Song."


"Ujian ini adalah melawan 10.000 musuh dari berbagai tahapan di Tier kultivasi yang sama. Aku tidak tau pastinya berapa tahap yang berada di atasmu karena aku juga tidak pernah mencoba. Banyak jenius dari clan Song yang mengikuti ujian ketiga. Tetapi, tidak satupun dari mereka yang selamat."


Patriak clan Song memperingati Ren Yuu untuk berpikir dua kali untuk mengikuti ujian ke-tiga. Sebab Patriak clan Song sendiri tidak mau mengikuti ujian ketiga jika dia berhasil melewati ujian kedua jaman dulu.


"10.000? Bukankah itu keterlaluan?" Ren Yuu tercengang dengan jumlah musuh yang akan di lawan.


Ren Yuu tidak mau mengambil resiko sama sekali. Ren Yuu sudah menduga apa hadiah dari ujian ketiga dan tidak terlalu tertarik dengan itu. Hadiahnya adalah menara Adven itu sendiri.

__ADS_1


Dari perkataan Patriak clan Song, Dimensional Life milik Ren Yuu merupakan Artefak kelas yang lebih tinggi dari menara Adven. Jadi, Ren Yuu tidak tertarik sama sekali.


Ren Yuu sudah membuat keputusan dan berkata, "aku tidak akan mengikuti ujian ketiga."


__ADS_2