
Semua orang saling memandang karena tidak satupun dari mereka yang tau apa itu.
Lalu seseorang kultivator Nascent Soul mencoba mendekat ke arah gerbang penghubung.
"Kakek, hentikan dia. Itu adalah gerbang yang menghubungkan benua lain dengan benua ini," Ren Yuu langsung memperingkatkan Ren Doushi.
Ren Doushi terkejut mendengarnya karena tau pasti akan berbahaya jika banyak kultivator dari benua lain tiba-tiba muncul di sini.
"Hentikan!!" Teriak Ren Doushi dan muncul di hadapan orang itu yang merupakan master ke dua Heavenly Palace.
"Ada apa?" Tanya pria tua itu.
"Jangan aktifkan gerbang ini. Ini adalah gerbang yang menghubungkan benua ini dengan benua lain," Ren Doushi langsung memperingatkan pria tua itu.
"Jangan sok tau Ren Doushi. Aku hidup lebih lama dari pada dirimu dan aku tidak pernah mendengar tentang yang seperti itu." Pria tua itu mendengus karena Ren Doushi menghalanginya.
Semua kultivator Nascent Soul juga melihat ke arah Ren Doushi dengan tatapan mencemoh kecuali untuk beberapa orang.
"Jika itu gerbang penghubung, itu pasti menghubungkan tempat ini dengan warisan Kaisar Pangu," seseorang pria tua lainnya tiba di dekat Ren Doushi dan Master kedua Heavenly Palace. Pria itu adalah Luo Cheng yang memegang peta pertama kali untuk membuka kabut di pulau Kematian.
Semua orang setuju dengan perkataan Luo Cheng karena mereka hanya berpikir tentang warisan. Tetua Agung Yi mengerut karena merasa Ren Doushi tidak akan berbohong kepada mereka semua.
Yi Yan di sisi lain setuju dengan Luo Cheng begitu juga dengan semua kultivator Frozen Sect.
Ren Doushi marah mendengarnya karena Azure Dragon Continent akan kacau jika gerbang penghubung di buka.
"Minggir Ren Doushi. Kau tidak akan bisa menghalangi kami semua hanya dengan seorang diri." Master ketiga Frozen Sect juga angkat bicara dan mendukung Master kedua Heavenly Palace dan Luo Cheng.
Ren Doushi tau tidak mungkin baginya untuk menghalangi mereka lalu melihat ke arah semua anggota Aliansi Pendekar Iblis.
"Tinggalkan pulau ini sekarang juga!" Ren Doushi langsung bergerak pergi karena dia percaya pada kata-kata Ren Yuu tentang gerbang itu.
__ADS_1
Semua orang terkejut bahwa Ren Doushi menarik pasukannya dari pulau Kematian dan sedikit ragu membuka gerbang.
Semua anggota Aliansi Pendekar Iblis tentu saja akan mengikuti instruksi Ren Doushi. Semua anggota Aliansi Pendekar Iblis langsung bergerak ke arah tempat awal secepat mungkin.
Ren Yuu mencemoh mereka semua karena tau malapetaka akan terjadi di sini segera. Tidak mungkin kultivator dari benua lain yang menurutnya lebih kuat dari perkataan ras Atlantis sebelumnya akan datang secara baik-baik. Kultivator akan tetap menindas yang lemah demi sumber daya yang melimpah.
"Cai'Zi... Kemari!" Perintah Ren Yuu dari jauh. Cai'Zi tentu saja akan lebih menuruti Ren Yuu dari siapapun juga. Cai'Zi langsung bergerak ke arah Ren Yuu. Tetua Agung Yi tidak menghalanginya sama sekali karena Tetua Agung Yi sudah meramalkan ini juga.
Lalu mereka semua bergerak keluar dari tempat itu secepat yang mereka bisa. Walaupun sisa orang yang di depan gerbang masih ragu, mereka juga menghina Ren Doushi yang takut pada kultivator lain padahal sudah mencapai Tier Nascent Soul.
"Bagaimana? Apa kita akan mengaktifkan gerbang ini?" Tanya Master kedua Heavenly Palace.
"Tentu saja. Ini sudah pasti terhubung ke tempat warisan Kaisar Pangu," jawab Luo Cheng dengan percaya diri.
Semua kultivator saling memandang. Ada juga beberapa orang yang menentang tentang pembukaan gerbang karena kepergian Ren Doushi.
Tapi itu berakhir dengan mereka membuka gerbang. Master kedua Heavenly Palace perlahan membuka gerbang dengan menyalurkan energi ke arah gerbang. Itu bisa di buka dengan menggunakan energi individu atau dengan energi yang terkandung di dalam inti binatang monster.
Tapi mereka berhenti ketika mendengar suara tawa.
"Hahaha!"
"Aku tidak menduga seseorang akan membuka gerbang dari sisi lain. Sudah hampir 100.000 tahun gerbang ini tidak terhubung."
"Ya. Aku sangat benci dengan Pan Gu itu karena menyegel benua ini dari tiga benua lainnya. Walaupun aku tidak mengenalnya, semua sejarah itu tercatat dan membuat Pan Gu menjadi musuh dua benua lainnya. Aku heran mengapa Beast Continent terus mendukung Pan Gu itu."
Suara seseorang terdengar lagi.
Semua orang tertegun mendengarnya dan tau mereka telah melakukan kesalahan dengan membuka gerbang.
Lalu empat sosok keluar dari gerbang. Hanya dengan auranya saja membuat semua orang takut.
__ADS_1
Mereka berempat berada di Tier Ascension dan itu bukan Ascension biasa.
"Kalau tidak salah ada dua gerbang lain yang tercatat di buku. Panggil pasukan tambahan dan hancurkan gebang lain. Hanya kita yang boleh menguasai benua ini." Perintah pria pertama.
Salah satu dari mereka mengangguk dan berbalik ke arah gerbang. Sementara dua orang lainnya langsung menghilang mencari keberadaan kedua gerbang lainnya.
Pria pertama melihat ke arah semua kultivator yang membeku di tempat karena merasa marah dengan perkataan mereka tentang menguasai Azure Dragon Continent.
"Ho? Beberapa Nascent Soul tahap keenam-kedelapan? Tapi kalian hanya semut di mataku!"
Pria itu mengeluarkan aura ganas yang membuat semua orang gemetaran.
"Puncak Ascension?" Tanya Tetua Agung Yi sambil gemetaran. Tidak mungkin bagi mereka untuk menandingi puncak Ascension dengan hanya beberapa Nascent Soul.
"Hancurkan gerbang!" Teriak Yi Yan sekuat tenaga dan semua orang juga berpikiran sama. Mereka semua langsung menyerang ke arah pria itu yang hanya tersenyum.
"Yehuang... Pergi dari sini. Tutup Frozen Sect!" Perintah Lan Xiuji kepada Master pertama Frozen Sect.
"Tapi ayah..." Lan Yehuang tertegun dengan perintah Lan Xiuji yang merupakan orang yang merawatnya semenjak kecil dan bahkan memberinya nama clan Lan.
"Ini perintah! Mereka akan memburumu juga karena kamu pemegang tubuh Ilahi. Jangan sampai tertangkap karena tidak mungkin bagi kita menghalangi mereka semua. Lindungi Xiuro dengan segala cara! Jika aku belum kembali, jangan cari aku dan berkultivasi dengan giat!" Lan Xiuji memasang wajah garang yang membuat Lan Yehuang tertegun. Ia langsung berbalik pergi sambil meneteskan air mata.
Lan Xiuji tersenyum karena Lan Yehuang mematuhi perintahnya.
Lan Xiuji tau bahwa dia akan mati dengan bertarung dengan pria di depan mereka. Tapi, mereka semua ingin mencoba untuk menghancurkan gerbang karena ini merupakan kesalahan mereka membiarkan orang dari benua lain masuk ke sini.
Lalu pertarungan hebat terjadi di pulau Kematian. Banyak orang yang mencoba melarikan diri dari pulau Kematian karena pasukan dari benua lain telah berdatangan dalam jumlah yang sangat besar.
Invasi dari benua lain telah di mulai karena keserakahan mereka dengan sumber daya Azure Dragon Continent yang di katakan sangat melimpah seperti yang di catat di buku oleh pendahulu mereka.
Zaman kultivator di Azure Dragon Continent telah di mulai.
__ADS_1