Path To God

Path To God
Ch 344. Membawa Musuh Ke Jebakan


__ADS_3

Ren Yuu perlahan keluar dari ruangannya. Ia kemudian dipandu oleh beberapa kultivator setelah keluar dari kapal.


"Kemana tujuan kita?" Tanya Ren Yuu karena tau bahwa ia pasti dituntun ke suatu tempat menunggu semua kekuatan besar berkumpul.


"Kita akan langsung menuju pinggiran Gurun Pasir Kematian. Kita akan menunggu semua kultivator berkumpul di sana." Jawab pemandu dengan nada acuh tak acuh.


Ren Yuu hanya mengangguk dan tidak bertanya lagi.


Tidak ada yang sadar kultivasi Ren Yuu naik ke Tier Immortal Ascension tahap kelima. Jika mereka menyadarinya, semua dari mereka akan mencari rahasia pada Ren Yuu.


Kelompok tersebut memandu Ren Yuu ke arah tertentu.


Ren Yuu memperhatikan daerah sekitarnya terus-menerus. Tidak akan salah menyebut tempat yang mereka pijak saat ini dengan Sand Land Continent.


Kebanyakan tempat berpijak adalah pasir yang terlihat sangat aneh. Banyak juga tumbuhan yang tumbuh di atas pasir itu seolah-olah itu seperti tanah pada umumnya.


Karena mereka bergerak sangat cepat, mereka tiba di pinggiran Gurun Pasir Kematian selama 4 hari. Mereka semua sedikit terkejut bahwa Ren Yuu mampu menandingi kecepatan mereka.


Setelah berpikir kembali saat Ren Yuu bertarung dengan putra Wuke Xiulang, mereka merasa wajar.


Ren Yuu perlahan bermeditasi untuk memulihkan energinya ke puncaknya. Tidak sampai 3 hari kemudian, pinggiran Gurun Pasir Kematian telah dipenuhi oleh kultivator kuat.


Semua dari mereka rata berada di Tier Receival ke atas. Hanya sedikit dari mereka yang berada di Tier Immortal Ascension.


"Kekuatan Underground World memanglah sangat kuat. Aku bertanya-tanya bagaimana kekuatan Paviliun Rulers. Aku merasa mereka tidak sesederhana itu." Batin Ren Yuu.


"Bocah! Sudah waktunya untuk berangkat!" Perintah Wuke Xiulang dengan nada dingin. Ia masih ingin merobek Ren Yuu dari waktu ke waktu tapi tetap menahannya.


Ren Yuu mendengus lalu mengeluarkan batu berwarna putih yang merupakan peta sesungguhnya lokasi harta karun.


Ren Yuu merapalkan kalimat tertentu dan batu mulai bersinar sedikit yang membuat wajah semua pemimpin kekuatan besar berbinar.


Batu itu mengeluarkan energi tertentu yang mirip dengan energi yang berada di kawah Gray Mountain.


Energi tersebut kemudian membentuk gambar yang merupakan peta Gurun Pasir Kematian.


"Sepertinya memang disini lokasi harta karun tersebut." Batin Ren Yuu. Ia memeriksa semuanya secara cermat.


Semua pemimpin mulai mendekat karena ingin melihat peta tersebut. Tapi Ren Yuu langsung menghilangkannya karena peta itu sangat penting.

__ADS_1


Peta itu menunjukkan semua yang ada di Gurun Pasir Kematian termasuk jebakan yang ada di sana.


Ketika peta menghilang, wajah semua pemimpin kekuatan besar menjadi jelek seketika dan melototi Ren Yuu.


Aura mereka semua naik seketika tapi tidak mencapai Ren Yuu. Mereka tentu saja tidak lupa tentang Sumpah Darah yang mereka ikuti dan tidak ingin menjadi orang lumpuh.


"Jaga jarak dariku. Jika tidak, aku tidak akan memberi tahu jalannya!" Perintah Ren Yuu dengan nada dingin.


Semua kultivator di sana hanya bisa melototi Ren Yuu dengan intens. 'Hari kematianmu akan tiba ketika mencapai tempat itu.' Pikir mereka semua dalam hati.


Tentu saja Ren Yuu akan tau bahwa mereka berencana untuk membunuhnya. Tapi ia tetap tenang dari waktu ke waktu karena sudah memeriksa peta secara cermat.


"Waktunya untuk mengurangi jumlah kultivator yang ikut ke dalam." Batin Ren Yuu. Ia tersenyum jahat merencanakan itu.


Ren Yuu tidak membuang waktu dan langsung bergerak menuju Gurun Pasir Kematian dan langsung diikuti oleh sekelompok kultivator dari berbagai kekuatan.


Setelah bergerak selama 2 hari, Ren Yuu tersenyum sinis didepan. Karena, tidak jauh dari tempat itu ada sesuatu yang sangat mengerikan.


Walaupun sulit menentukan letak tempat berbahaya itu, Ren Yuu sama sekali tidak khawatir.


Ren Yuu kemudian bergeser sedikit ke samping untuk menghindari jebakan didepannya. Ia langsung mempercepat laju terbangnya karena kemungkinan jebakan itu akan langsung melebar.


Bushh!!


Ketika salah satu kultivator melewati area itu, ledakan pasir yang sangat tinggi sampai ke langit-langit muncul tiba-tiba.


"Arrrggghh!"


Puluhan kultivator berteriak kesakitan karena pasir yang meledak itu menyerap semua Vitalis mereka ketika bersentuhan dengan ledakan pasir.


Semua dari mereka menghindar seketika ke arah lain dan menunggu apa yang sebenarnya terjadi.


Ketika ledakan pasir mereda, terlihat puluhan kultivator menjadi kering karena Vitalis mereka diserap habis oleh pasir.


"Dasar sialan!" Teriak salah satu pemimpin kekuatan besar sambil melototi Ren Yuu.


"Ada apa?" Tanya Ren Yuu pura-pura heran.


"Jangan bertanya seolah-olah kau tidak tau bocah!" Teriak Qi Han karena beberapa kultivator yang mati itu berasal dari clan-nya.

__ADS_1


"Aku memang tidak tau. Aku juga melewati jalur itu sebelumnya. Kenapa kalian melihatku seolah-olah aku sudah tau tentang itu?" Ren Yuu bertanya sambil mengangkat bahu seolah-olah dirinya disalahkan dengan hal yang tidak diketahuinya.


Semua kultivator hanya menggertakkan giginya karena mereka tau bahwa Ren Yuu kini akan menuntun mereka untuk mati satu persatu.


"Itu hanya beberapa orang bodoh. Tidak perlu di permasalahkan. Ayo pergi." Ucap Ren Yuu lalu langsung berbalik pergi tanpa menghiraukan wajah jelek semua kultivator.


Semua kultivator di sana semakin membenci Ren Yuu dan ingin merobeknya ditempat. Semua dari pemimpin clan dan organisasi saling memandang lalu dan mengangguk tanda bekerja sama untuk membunuh Ren Yuu ketika perjanjian usai agar Ren Yuu tidak bisa melarikan diri.


Ren Yuu tersenyum kecil dan langsung menuju tempat berbahaya selanjutnya. Tempat selanjutnya adalah sarang binatang monster yang sangat kuat.


Di catat di dalam peta itu bahwa sarang binatang monster itu sudah ada di sana sejak dulu kala. Ren Yuu tidak tau apakah masih ada binatang monster di sana atau tidak.


Ren Yuu melihat ke arah kejauhan. Ia berhenti sejenak yang membuat semua individu dibelakang Ren Yuu bingung.


"Ada apa bocah?" Tanya Wuke Xiulang lagi dengan nada dingin.


Ren Yuu tidak menjawab dan memfokuskan energi spiritualnya ke arah kejauhan. Setelah beberapa saat, ia membuka matanya sambil mengerut.


"Celaka! Itu memang sarang binatang monster. Tapi binatang monster itu sangat banyak dan kuat." Batin Ren Yuu. Ia langsung mengambil jalan memutar ke arah lain secepat mungkin.


Beberapa Patriak clan kuno ingin bertanya tapi terhenti karena pasir bergoncang hebat.


Busssh!!


Dari dalam pasir, banyak sosok binatang monster yang muncul bersamaan karena merasakan energi spiritual Ren Yuu melacak mereka.


Ren Yuu sudah tau itu akan terjadi dan langsung kabur dari tempat itu. Ia tidak akan mampu melawan binatang monster setingkat itu.


"Dasar bocah sialan!" Teriak mereka semua karena Ren Yuu terlihat seperti sedang memancing binatang monster yang sangat kuat kepada mereka.


Ren Yuu yang sedang bergerak ke arah lain melihat ke arah belakang. "Sepertinya mereka sedang kesulitan nantinya. Apa peduliku." Batin Ren Yuu.


Ren Yuu terus bergerak tanpa menghiraukan mereka semua yang sedang bertarung dengan binatang monster Sand Scorpion yang jumlahnya sangat banyak.


Namun, binatang monster itu hanya dilawan oleh para bawahan Patriak clan dan pemimpin organisasi besar lainnya.


Patriak dan pemimpin organisasi semuanya tentu saja mengikuti Ren Yuu dari belakang walaupun mereka tau bahwa akan banyak yang tewas dari pertempuran itu.


Mereka semua semakin membenci Ren Yuu dari waktu ke waktu dan sudah sepakat untuk membunuh Ren Yuu bersamaan menggunakan kekuatan penuh mereka agar Ren Yuu tidak mampu melarikan diri.

__ADS_1


__ADS_2