
Kuil Jiwa
Ren Yuu saat ini berada di depan pintu menuju lantai terakhir. Dua aura menindas sangat mengerikan.
Ren Yuu hanya berdiam diri di pintu selama seharian untuk membiasakan diri dari aura itu.
Ketika tekanan pada jiwanya tidak sekuat sebelumnya karena sudah terbiasa, Ren Yuu langsung berjalan perlahan ke dalam pintu.
Sesampainya di dalam, Ren Yuu merasa jiwanya seperti di cabik-cabik. Aura yang ingin melahap jiwanya juga semakin kuat.
Ren Yuu berkeringat deras di seluruh tubuhnya. Tekanan yang menimpanya sudah pasti berada di Tier Ilahi. Ia tidak akan salah menilai itu karena pernah merasakan tekanan yang sama ketika seseorang yang membawa Cai'Zi pergi.
Ren Yuu perlahan membungkuk ke bawah karena hampir tidak sanggup menahannya. Ia terengah-engah karena merasakan lelah seperti saat sedang melakukan latihan tiada henti yang membebani pikiran seseorang.
Ren Yuu duduk bersila untuk menenangkan dirinya. Hanya di pinggiran saja ia hampir merasa ingin menyerah karena sangat membebani jiwanya.
Ren Yuu menggertakkan giginya menahan tekanan sambil menahan jiwanya agar tidak tersedot oleh aura yang lain.
Waktu terus berlalu. Seminggu kemudian, Ren Yuu sudah terbiasa dengan aura itu. Ia sudah seperti melakukan pertarungan selama seminggu tanpa beristirahat sama sekali.
Karena sudah terbiasa dengan tekanan di pinggir ruangan, Ren Yuu langsung bermeditasi memulihkan dirinya kembali ke kondisi prima.
Beberapa jam kemudian, Ren Yuu membuka matanya lalu melihat ke arah dalam ruangan.
Mata Ren Yuu tertuju pada satu benda. Itu adalah Guci yang di katakan oleh Feng Yin sebelumnya. Hanya ada Guci itu di dalam sana. Dan aura itu juga berasal dari Guci itu.
"Tidak salah lagi. Guci itu adalah Artefak Ilahi yang lumayan kuat. Setidaknya itu adalah Artefak Ilahi kelas menengah. Guru berkata bahwa Artefak ada empat kelas." Gumam Ren Yuu sambil terus melihat Guci.
Dimensional Life miliknya adalah Artefak Ilahi kelas rendah. Sementara Moon Divine Palace adalah Artefak Half God atau Artefak Ilahi puncak.
Perhitungan Ren Yuu, Kuil Jiwa adalah Artefak Ilahi kelas atas yang tidak sempurna. Dan Guci yang ada di depannya, bisa jadi adalah Artefak Ilahi kelas menengah yang tidak sempurna.
Tapi walaupun begitu, Ren Yuu tidak terlalu tertarik dengan Artefak itu karena berbasis jiwa.
"Artefak itu adalah Artefak yang di gunakan untuk menyerang jiwa. Jika aku mampu menahan tekanan ini, sudah di pastikan bahwa aku tidak akan terpengaruh sama sekali dengan Artefak itu." Ren Yuu bergumam pelan sambil berdiri lalu berjalan ke arah Guci.
__ADS_1
Ren Yuu terus-menerus berjalan ke arah Guci. Setiap 5 langkah, ia harus berhenti lalu melakukan meditasi.
Tapi Ren Yuu tidak tau alasan ia mampu menahan tekanan jiwa adalah karena Profound Heavenly Demon Soul Hammer miliknya.
Waktu terus berlalu. 4 bulan berlalu begitu saja di dalam Kuil Jiwa. Ren Yuu sudah sangat dekat dengan Guci. Hanya beberapa langkah lagi mencapainya. Ia tidak menyangka akan memakan waktu yang sangat lama untuk mencapai Guci.
Itulah sebabnya Guci tidak pernah di ambil oleh siapapun. Bahkan dirinya yang memiliki jiwa yang sangat kuat hampir tidak berhasil.
Ren Yuu perlahan melangkah ke depan Guci. Ketika sampai di depan Guci, tekanan yang di rasakan olehnya hampir dua kali lebih kuat di jarak 5 langkah sebelumnya.
"Aku sudah 10 bulan berada di sini. Aku harus terbiasa dengan tekanan terakhir ini jika ingin menyentuh Guci." Batin Ren Yuu lalu duduk bersila di depan Guci.
Setengah bulan kemudian, Ren Yuu membuka matanya sambil menarik nafas dalam-dalam karena sudah merasa seperti biasa di dekat Guci. Ia juga memeriksa jiwanya.
Ketika Ren Yuu memeriksa jiwanya, ia tercengang karena jiwanya saat ini sangat kuat sampai-sampai bisa membunuh seseorang kultivator 2 tahap di atasnya hanya dengan energi spiritual.
"Sepertinya aku mendapat banyak berkah masuk ke dalam Kuil Jiwa." Ren Yuu tersenyum kecil lalu berdiri dan mencoba meraih Guci.
Ketika tangannya bersentuhan dengan Guci, Guci itu mencoba menghisap jiwanya.
Ren Yuu juga membutuhkan waktu setengah bulan lagi sebelum bisa mengangkat Guci.
Ketika Guci sudah berada di tangannya, Ren Yuu hanya langsung melemparnya ke dalam Dimensional Life karena terlalu malas memeriksa Guci.
"Tugas pertama selesai. Hanya sisa 1 bulan lagi agar aku keluar dari tempat ini. Aku harus mencari satu benda lagi yang di sembunyikan oleh clan Feng di tempat ini." Batin Ren Yuu lalu langsung berbalik keluar.
Tekanan di dalam ruangan juga menghilang sepenuhnya. Ketika tekanan menghilang, Ren Yuu merasa bahwa tubuhnya sangat ringan. Ia merasa jiwanya seperti terlahir kembali.
Ketika keluar dari gedung, Ren Yuu membuat spekulasi tentang di mana benda kedua di sembunyikan.
Ren Yuu melayang ke langit lalu matanya tertuju pada Danau Jiwa.
"Sudah pasti tempat menyembunyikan benda itu ada di sana karena hampir mustahil juga mengambilnya." Ren Yuu langsung terbang ke arah Danau Jiwa.
Ren Yuu terbang selama setengah hari agar mencapai danau.
__ADS_1
Ketika sampai di sana, Ren Yuu melihat Danau Jiwa yang sangat luas. Ia kemudian bergerak ke arah pinggiran danau.
Ketika sampai di pinggir, jiwa-jiwa di dalam danau berteriak ke arah Ren Yuu.
"Kya! Kya! Kya! Kya! Kya!"
Ren Yuu mendengus lalu menindas semua jiwa itu dengan energi spiritualnya. Jiwa-jiwa itu langsung bubar karena merasakan kekuatan jiwa Ren Yuu yang sangat kuat.
"Sesuai dugaan. Jiwa-jiwa itu akan ketakutan terhadap energi spiritualku karena jiwaku sudah sangat kuat selama hampir setahun ini." Batin Ren Yuu sambil tersenyum kecil.
Ren Yuu melihat ke arah danau sejenak. Ia kemudian menyentuh cairan di dalam danau. Ketika bersentuhan, cairan itu menyedot sedikit energi spiritualnya.
Ren Yuu langsung menarik tangannya dari cairan itu walaupun tidak akan terpengaruh jika hanya sesaat.
"Danau ini berbahaya. Bagaimana caraku agar bisa masuk ke dalam?" Ren Yuu mengerut karena jika dia masuk sekarang, belum mencapai dasar danau ia akan kehabisan energi spiritual yang membuatnya kelelahan mental.
Ren Yuu teringat dengan Guci yang di pungutnya sebelumnya di dalam gedung. Ia mengambil Guci lalu memperhatikan dengan seksama.
"Bagaimana cara menggunakan Guci ini?" Batin Ren Yuu lalu menyalurkan energi spiritualnya ke arah Guci.
Guci bersinar sedikit lalu langsung redup lagi.
Ren Yuu mengerut karena tau bahwa Artefak Ilahi tidak akan bisa di gunakan oleh Tier Mortal.
Tapi Ren Yuu bingung sesaat karena Guci bersinar bersinar sedikit.
"Apa karena kekuatan jiwaku yang sudah sangat kuat sampai-sampai Guci ini memiliki respon?" Gumam Ren Yuu sambil menyalurkan energi spiritualnya ke Guci lagi.
Kali ini Ren Yuu menggunakan energi spiritual yang jauh lebih besar.
Guci bersinar terang sekali lagi dalam waktu yang agak lama. Lalu Ren Yuu mencoba menggunakan Guci ke arah danau.
Guci bergetar keras lalu menyedot banyak jiwa yang berada di pinggiran danau.
Energi spiritual yang di gunakan juga sangat banyak. Ren Yuu langsung menghentikan aktifitasnya karena merasa sedikit lelah di jiwanya.
__ADS_1
"Sepertinya aku mampu menggunakannya sesaat. Ayo kita lihat apa saja kemampuan dari Artefak Ilahi ini!" Gumam Ren Yuu sambil tersenyum kecil.