Path To God

Path To God
Ch 195. Bunga Clan Feng


__ADS_3

Ren Yuu tentu saja terlihat senang. Semua Tetua mengangguk karena Ren Yuu puas dengan kompensasi mereka.


Itu tidak akan sebanding dengan penemuan tambang Crystal Adamantine Ore. Dalam setahun, clan Feng sudah menambang semua Crystal Adamantine Ore.


Ada juga banyak Crystal Adamantine Ore di kedalaman gunung tersebut.


Jika Ren Yuu tau jumlah yang di panen oleh clan Feng hampir dua kali lipat, ia pasti akan tercengang.


"Baiklah kalau begitu, kau bisa pergi. Persiapan dirimu untuk mengikuti Festival beberapa hari lagi." Ucap Tetua Agung clan Feng.


"Baik. Terima kasih atas kompensasi clan kepada saya." Ren Yuu membungkuk sedikit lalu pergi keluar dari ruangan.


Mereka semua sudah paham dengan sikap Ren Yuu yang seperti itu dan hanya mengabaikannya.


Lalu Ren Yuu langsung pergi ke ruangan yang telah di tetapkan untuknya.


Ren Yuu yang sedang menuju ruangannya berpapasan dengan salah satu dari tiga bunga clan Feng.


Feng Wu juga merupakan bunga clan Feng walaupun masih sangat muda.


Bunga clan Feng yang lain saat ini berumur 18 dan 19 tahun. Salah satu dari mereka ikut dalam Festival yang akan di ikuti oleh Ren Yuu.


Di depan Ren Yuu adalah wanita super cantik serta super dingin dari clan Feng yang memiliki judul Bunga Es Abadi clan Feng, Feng Xian'er.


Feng Xian'er berumur 18 tahun dengan kultivasi Nascent Soul tahap ketujuh.


Ketika berpapasan, mereka berdua hanya menampilkan wajah dingin masing-masing. Untung saja bagi Ren Yuu belum memiliki gelar yang menurutnya menggelikan seperti itu.


Mereka saling melewati sejenak lalu sama-sama berhenti karena merasakan denyut aneh dari Bloodline mereka.


"Jangan bilang..." Batin Ren Yuu.


Feng Xian'er juga bergetar karena Bloodline mereka terjalin erat.


"Siapa sebenarnya wanita ini? Aku tidak pernah mendengar siapa keluarganya. Kenapa Bloodline milikku berdenyut ketika dekat dengannya?" Batin Ren Yuu dan langsung berbalik menatap Feng Xian'er.


Bahkan dari Patriak clan Feng, Ren Yuu tidak merasakan denyut itu sedikitpun.

__ADS_1


Feng Xian'er juga berbalik sambil menatap Ren Yuu dengan wajah serius tidak dingin seperti sebelumnya.


"Siapa kau?" Tanya Ren Yuu dan Feng Xian'er bersamaan.


Ren Yuu dan Feng Xian'er mengerutkan dahi masing-masing karena ingin jawaban yang sebenarnya mengapa Bloodline mereka sampai seperti itu ketika berdekatan.


Ren Yuu dan Feng Xian'er terdiam beberapa saat.


Feng Xian'er ingin berbicara tapi tiba-tiba terdengar suara dari belakang Ren Yuu.


"Feng Yuu, Guru ingin berbicara denganmu." Itu adalah Feng Wu yang berbicara.


Ren Yuu melihat ke arah Feng Wu sejenak lalu melirik Feng Xian'er sekilas dan langsung berbalik karena tidak terlalu tertarik. Ia hanya merasa itu mungkin karena Feng Xian'er adalah cucu dari Patriak juga.


Feng Xian'er ingin memanggil Ren Yuu tapi tidak jadi karena merasa itu hanya kebetulan. Ia juga langsung berbalik pergi ke arah lain.


Feng Wu tidak menghiraukan apapun dan hanya mengira mereka berpapasan dengan reaksi masing-masing.


"Di mana?" Tanya Ren Yuu sambil berjalan ke arah Feng Wu.


"Ikut aku." Feng Wu berbalik lalu berjalan ke arah tempat Feng Yin.


Tidak lama kemudian, mereka tiba di sebuah ruangan. Ketika Ren Yuu masuk, Feng Yin langsung membuat Rune untuk menghalangi energi spiritual seseorang melacak ke dalam ruangan.


"Duduklah." Feng Yin yang awalnya berdiri juga langsung duduk.


Ren Yuu hanya menurut lalu duduk di seberang Feng Yin.


"Aku tidak akan bertele-tele, apakah benar kau sudah menemukan kedua benda itu?" Tanya Feng Yin.


Ren Yuu langsung melempar tablet batu yang berisi manual serta Guci yang merupakan Artefak.


Ren Yuu sama sekali tidak peduli dengan Artefak itu karena sangat banyak Artefak di dunia ini yang bisa di panen setelah melihat Kuil Jiwa serta tempat Festival diadakan.


Feng Yin menangkap Guci serta tablet batu. Matanya cerah seketika karena yakin kedua benda yang di beri Ren Yuu adalah asli.


Feng Yin menatap Ren Yuu lagi lalu bertanya, "apakah kau tidak tertarik dengan Guci ini?"

__ADS_1


"Tidak." Jawab Ren Yuu datar.


Feng Yin heran kenapa Ren Yuu tidak tertarik dengan Artefak. Jika itu adalah kultivator lain, mereka akan melakukan pertumpahan darah jika melihat Artefak yang di lempar Ren Yuu seperti barang rongsokan.


"Sepertinya anak ini sudah pernah melihat Artefak yang jauh lebih kuat dari ini." Batin Feng Yin. Ia juga membuat spekulasi tentang orang yang di bicarakan oleh Patriak dulu masih ada di sekitar Ren Yuu.


Tapi sayangnya dia membuat spekulasi yang salah.


"Aku ingin bertanya, kenapa kamu tertarik dengan tablet batu itu?" Ren Yuu langsung bertanya tentang sesuatu yang menjanggal di hatinya.


Feng Yin tersenyum tipis lalu mengeluarkan Palu miliknya.


Awalnya Ren Yuu merasa biasa. Tapi, ketika Feng Yin mengeluarkan aura lain yang merupakan aura dari Profound Great Soul, Ren Yuu langsung mengerutkan dahinya.


Kedua Profound perlahan bergabung menjadi satu lalu menciptakan Profound baru walaupun itu masih lebih lemah dari Profound Heavenly Demon Soul Hammer miliknya.


"Ho? Sungguh tidak terduga." Ren Yuu sedikit terkejut melihat itu.


"Sepertinya kau sudah sadar ini masih di bawah milikmu." Feng Yin tersenyum kecil karena menyadari itu juga.


"Apa perbedaan Profound milik kita?" Tanya Ren Yuu.


Feng Yin terdiam sejenak lalu berkata, "sesuatu yang kau keluarkan melawan lima anggota clan Feng sebelumnya. Dari catatan yang aku baca, kemungkinan itu adalah sesuatu yang di sebut sebagai Domain. Dan satu hal lagi perbedaan Profound milik kita. Kau bisa menaikkan kultivasi satu tahap sementara aku tidak. Tapi, walaupun begitu, selain kau, tidak ada anggota clan Feng lain yang mampu menandingi Profound milikku."


Ren Yuu tersenyum mendengarnya karena sudah menduga itu. Jika Profound miliknya sesederhana itu, Gurunya tidak akan mengatakan Profound Heavenly Demon Soul Hammer setara dengan Profound Emperor Darkness yang sudah menjadi legenda dari jaman dulu.


"Jika clan Feng tau, kamu pasti akan di buru juga." Ren Yuu terkekeh sambil melihat ke arah Feng Wu yang masih mendengarkan sejak awal.


Feng Wu sama sekali tidak terkejut yang menandakan semua pengetahuan Feng Yin sudah di pelajari sebagian besar oleh Feng Wu.


"Mereka tidak akan tau tentang ini. Walaupun mereka tau, mereka tidak akan bisa menangkapku semudah itu." Jawab Feng Yin sambil tersenyum kecil.


"Sepertinya kultivasi kamu sama dengan Patriak atau Tetua Agung." Ren Yuu membuat spekulasi tentang kekuatan Feng Yin karena di clan Feng, Feng Yin sangat jarang terdengar bertempur.


Feng Yin hanya tersenyum tanda tidak membantah sama sekali atau mengkonfirmasikan spekulasi Ren Yuu.


Melihat Feng Yin tidak menjawab, Ren Yuu bertanya lagi, "setelah perjanjian kita usai, apa rencana kamu selanjutnya?"

__ADS_1


Feng Yin menatap Ren Yuu sejenak lalu menjawab, "aku-..."


Bersambung...


__ADS_2