Path To God

Path To God
Ch 250. Bangun


__ADS_3

Setelah kepergian Rong Dhasa, ruangan hening sejenak. Lalu, satu persatu dari mereka keluar juga dari ruangan.


Feng Yin, Feng Jiu Er, Feng Luo dan Feng Zi keluar juga dari ruangan pertemuan.


Saat mereka hendak keluar dari ruangan, mereka dihentikan oleh rombongan Tan Hong.


Tan Hong melihat ke arah Feng Yin yang menyamar lalu ke arah Feng Zi. Feng Zi yang melihat tatapan tidak bersahabat dari Tan Hong langsung ketakutan walaupun di luar ia terlihat tenang.


"Apakah kalian sengaja menyembunyikan Bloody Mist Sword? Sepertinya aku harus memberitahu ini kepada Tetua Agung." Tan Hong mendengus karena menurutnya itu adalah pekerjaan Feng Zi menyembunyikan Bloody Mist Sword.


"Tutup mulutmu Tan Hong!" Feng Zi memberanikan diri membalas perkataan Tan Hong.


"Sampah clan Feng... Kau pikir kau sedang berbicara dengan siapa?! Lihatlah setelah ini. Aku sudah memberi pesan kepada Tetua Agung Blood Sword Sect tentang masalah ini. Tunggu dan lihat apa yang akan dilakukan Tetua Agung." Dengus Tan Hong lalu berbalik pergi bersama dengan rekannya yang menatap kelompok Feng Yin dengan tatapan mencemoh.


Feng Yin hanya menatap Tan Hong. Ia juga berencana membunuh Tan Hong karena Tan Hong adalah individu yang lumayan kuat. Itu hanya akan membuat masalah nantinya.


Feng Yin melihat ke arah Feng Jiu Er dan Feng Luo sekilas.


Merasakan tatapan Feng Yin, Feng Jiu Er dan Feng Luo langsung mengerti. Mereka tidak peduli dengan apa yang akan terjadi dengan clan Feng. Tapi, mereka juga tau bahwa Tan Hong beserta rekannya akan menjadi masalah untuk membuat kekacauan di Blood Prison. Karena itu, mereka mengerti bahwa ketika mereka masuk ke Blood Prison, tugas mereka berdua adalah membunuh Tan Hong beserta rekannya.


Feng Yin, Feng Jiu Er dan Feng Luo pergi tanpa berbicara sepatah katapun. Feng Zi disisi lain sudah berkeringat karena tau bahwa clan Feng akan mengalami masalah lagi.


Ia juga tau tentang identitas Ren Yuu hanya dari rekaman itu. Ia tidak menyangka bahwa Ren Yuu adalah putra dari Feng Xuer.


Feng Zi buru-buru pergi untuk memberi tahu tentang masalah tersebut kepada Patriak serta Tetua Agung clan Feng.


Melihat Feng Zi pergi buru-buru, Feng Yin langsung mengikutinya untuk menangkap Feng Zi.


***


Blood Prison


Feng Xuer yang membawa Ren Yuu dan Xiao Xiao bersama dengan kedua bawahannya tiba di kediamannya.


Karena kondisi Ren Yuu, Feng Xuer langsung buru-buru untuk mengobati semua luka di tubuh Ren Yuu.

__ADS_1


Setelah selesai mengobati Ren Yuu dan Xiao Xiao, Feng Xuer menyuruh Yuqi dan Yuqiu untuk berjaga-jaga jika ada yang menuju tempat mereka.


Feng Xuer melihat ke arah Ren Yuu yang sedang tidak sadarkan diri. Ia merasa sedih mengingat tentang Ren Yuu yang harus berjuang seorang diri untuk hidup di Azure Dragon Continent.


Itu adalah penyesalannya yang paling besar. Ia juga khawatir tentang Cai'Zi karena saat ini ia tidak tau bagaimana keadaannya.


Hari-hari terus berlalu. Feng Xuer terus berada di sisi Ren Yuu untuk menunggunya pulih.


2 hari kemudian, Xiao Xiao terbangun lebih dulu karena keadaannya tidak separah Ren Yuu yang mengalami banyak luka serta darahnya yang disedot oleh Bloody Mist Sword.


"Yuu-Yuu..." Gumam Xiao Xiao saat pertama kali membuka matanya. Ia tersadar dalam sekejap lalu berdiri. Ia memperhatikan sekelilingnya dan menemukan Ren Yuu tidak jauh darinya.


Xiao Xiao merasa lega karena langsung ingat apa yang terjadi.


Feng Xuer yang sedang berada di sebelah Ren Yuu menatap Xiao Xiao dengan penuh minat. Itu dikarenakan kata pertama yang keluar saat Xiao Xiao bangun adalah panggilan akrabnya untuk Ren Yuu.


Xiao Xiao langsung bergerak ke sebelah Ren Yuu untuk memeriksa keadaannya. "Bibi, bagaimana keadaan Yuu-Yuu?" Tanya Xiao Xiao karena ia bukan tabib.


"Bibi?" Batin Feng Xuer. Ia merasa heran bahwa Xiao Xiao seakan sudah mengenalnya dengan baik.


Wajah Feng Xuer dan Feng Xian'er memiliki sedikit kemiripan. Feng Xuer masih memiliki penampilan yang sama sebelum ia terbunuh. Tapi, Feng Xian'er berbeda karena Feng Jiu Er membuat tubuh khusus untuknya agar penampilan mereka berbeda.


"Yuu'er akan baik-baik saja. Kamu..." Kata-kata Feng Xuer berhenti karena Xiao Xiao langsung berbicara.


"Oh, aku lupa.." Xiao Xiao menepuk jidatnya karena mengingat hal penting. Ia kemudian melihat Feng Xuer dengan senyuman khas miliknya yang menampilkan gigi dengan dua taring kecil.


"Aku Xiao Xiao. Yuu-Yuu telah bercerita tentangmu bibi. Dan..." Xiao Xiao langsung menceritakan tentang Feng Xian'er yang membuat Feng Xuer terkejut.


Ia tidak menyangka bahwa jiwanya telah dibagi dua oleh ibunya. Ia tentu saja sangat menyayangi ibunya. Tapi tidak untuk ayahnya karena menyuruhnya menikah juga untuk menghindari nasib buruk.


Tapi ia tidak tau bahwa Feng Luo tidak bermaksud untuk memaksanya. Tentu saja Feng Luo ingin yang terbaik untuknya tapi Feng Xuer salah mengartikan. Ia mengira bahwa ayahnya telah membuat kesepakatan dengan kakeknya yang merupakan Patriak clan Feng.


Sejak ia kembali, ia tidak pernah mau mendengarkan penjelasan dari ayahnya yang membuat hubungan mereka berdua semakin memburuk.


Mendengar penjelasan Xiao Xiao, Feng Xuer melebarkan matanya. Ia tidak tau harus bereaksi bagaimana mendengar bahwa dirinya ada dua saat ini. Ia juga telah membaca tentang teknik tersebut dari buku yang ditemukan olehnya di Kuil Jiwa. Ia tidak menyangka teknik itu benar adanya.

__ADS_1


Feng Xuer hanya mendesah. Ia tidak merasa masalah dengan itu sama sekali. Ia hanya terkejut. Tapi, karena dari perkataan Xiao Xiao bahwa Ren Yuu tidak mempermasalahkannya, ia juga sama.


"Lalu, apa hubunganmu dengan Yuu'er?" Tanya Feng Xuer sambil menatap Xiao Xiao.


Xiao Xiao yang mendengar itu ingin menjawab pernjanjian yang mereka lakukan tapi terhenti sejenak. Wajahnya memerah sedikit karena memikirkan hal-hal aneh.


Melihat wajah Xiao Xiao yang memerah sedikit, Feng Xuer hanya mengira Xiao Xiao adalah kekasih Ren Yuu.


Feng Xuer tersenyum kecil lalu berkata, "jaga Yuu'er baik-baik, Xiao Xiao."


Xiao Xiao yang mendengar itu membeku karena tau apa maksudnya. Wajahnya semakin memerah seperti tomat karena membayangkan adegan aneh di kepalanya.


Tentu saja semakin lama Xiao Xiao bersama dengan Ren Yuu membuatnya menjadi sangat menyukainya.


Jika Ren Yuu mengetahui itu, ia hanya akan mencoba melarikan diri karena sudah mempunyai Xing Jianying serta Ren Huanran dihatinya.


Lalu Feng Xuer dan Xiao Xiao bercerita banyak hal dan juga Xiao Xiao memberitahu di mana Feng Xian'er saat ini.


Lebih dari seminggu berlalu lagi. Ren Yuu yang tidak sadarkan diri lebih dari seminggu perlahan membuka matanya.


Ia merasakan kelelahan ditubuhnya. Itu dikarenakan Bloody Mist Sword menyedot banyak darahnya walaupun hanya sedikit esensi darahnya. Jika ia memaksa peningkatan kekuatan Bloody Mist Sword, sudah dipastikan bahwa akan semakin banyak esensi darahnya yang disedot.


"Di mana ini?" Gumam Ren Yuu sambil perlahan duduk.


"Yuu-Yuu!"


Ren Yuu yang sudah duduk langsung diterkam oleh Xiao Xiao sampai tertidur kembali.


Merasakan berat yang menimpanya, Ren Yuu mengutuk Xiao Xiao dalam hati.


"Uhuk.."


Suara batuk palsu terdengar tidak jauh dari mereka berdua. Xiao Xiao langsung menarik diri karena merasa malu sementara Ren Yuu tertegun melihat siapa itu. Matanya langsung berkaca-kaca karena sudah sangat lama ia tidak melihat rupa asli ibunya.


"Ibu..."

__ADS_1


__ADS_2