
5 menit kemudian Ren Yuu keluar dari Dimensional Life miliknya. Nu Zeng sudah tewas ketika dia keluar.
Tianzi datang ke arah Ren Yuu sambil tertawa keras karena menikmati pertunjukan Ren Yuu yang terakhir.
"Bagaimana caranya mati?" Tanya Ren Yuu kepada Tianzi.
"Dia mati dengan mengutuk clan Ren terus menerus. Tapi, Nu Zeng telah mengirim pesan bahwa Aliansi Pendekar Iblis merupakan milik clan Ren. Kami tidak tau untuk siapa pesan itu di kirim. Yang pasti, pertempuran akan segera terjadi jika clan dan sekte besar bergerak," ujar Tianzi.
Ren Yuu mengerut mendengar perkataan Tianzi.
"Kekuatanku masih lemah. Jika aku ingin ikut perang, aku setidaknya harus berada di Gold Core. Tapi, untuk mencapai itu akan memakan waktu hampir 1 tahun," batin Ren Yuu dan mencoba mencari cara agar menaikkan kultivasinya secepat mungkin tanpa merusak fondasinya.
Lamunan Ren Yuu untuk mencari cara menjadi lebih kuat buyar karena suara Tianzi. "Ayo kita kembali Tuan muda. Kita akan mendengar instruksi dari Master dan Wakil Master apa yang akan lakukan setelah ini."
Ren Yuu mengangguk dan berjalan keluar sekaligus melihat sekeliling. Black Crow Sect sudah binasa di tangan Aliansi Pendekar Iblis. Banyak murid yang di lepaskan karena Aliansi Pendekar Iblis tidak terlalu tertarik membantai orang secara sembarangan.
2 hari kemudian, berita tentang kehancuran Black Crow Sect menyebar luas.
Pulau Langit, Clan Mu
Mu Xiandou dan Mu Shen sedang duduk di sebuah ruangan bersama dengan seseorang pria paruh baya dengan banyak tato di sekitar wajahnya sampai ke lengannya.
Pria paruh baya itu memakai armor tanpa lengan dan memperlihatkan seluruh lengannya.
"Kami telah menerima pesan itu. Aku tidak menyangka Ren Doushi akan menjadi pemimpin Aliansi Pendekar Iblis. Jika saat pertempuran 17 tahun lalu dia membawa pasukan Aliansi Pendekar Iblis, sudah di pastikan bahwa pertarungan itu tidak akan menguntungkan kita." Mu Xiandou membuka suara.
Mu Shen hanya diam mendengarkan perkataan Mu Xiandou dan menunggu reaksi pria paruh baya di depannya.
__ADS_1
"Aku akan berterus terang, aku bukan tandingan Ren Doushi. Untuk melawan Ren Douzi dulu juga aku hampir tidak mampu. Dan kali ini, Wakil Master Aliansi Pendekar Iblis juga akan bergerak. Jika kita berdua bergabung, kita akan sulit untuk menang. Bawa monster tua yang bersembunyi di Black Hand Family. Walaupun Black Hand Family terlihat seperti kekuatan kecil, orang di balik layar itu tidak akan kalah dengan salah satu dari kalian." Pria bertato di depan Mu Xiandou dan Mu Shen yang berbicara adalah Master dari Aliansi Naga Bayangan.
Tidak ada yang tau namanya. Tapi, semua orang memanggilnya Siryu.
Mu Xiandou dan Mu Shen saling memandang sejenak. "Tidak semudah itu membawa orang itu. Terakhir kali aku bertemu dengannya, dia tidak ingin memiliki konflik dengan siapapun."
Siryu hanya tenang mendengarkan lalu berkata, "itu adalah perkiraan kalian. Kalian tidak tau bahwa 300 tahun yang lalu orang itu bertarung habis-habisan dengan anggota clan Ren di suatu tempat. Kalau tidak salah, orang itu hampir kehilangan nyawa di tangan mantan Patriak clan Ren terakhir kali. Coba hubungi dia, dia pasti akan memikirkan dengan matang jika kalian menawarkan sesuatu yang menarik."
Mu Xiandou mengerut karena tidak tau bahwa ada pertarungan seperti itu terjadi. Begitu juga dengan Mu Shen.
"Baik kalau begitu. Tapi, sebelum itu, kita akan mengambil sesuatu yang akan mengguncang benua Azure Dragon." Mu Xiandou tersenyum karena mengingat sesuatu.
"Oh? Warisan Kaisar Pangu? Kalau tidak salah, peta itu ada pada Luo Cheng, monster tua yang bersembunyi di clan Luo." Siryu mengangkat kepalanya sambil merenungkan sesuatu hal.
"Ya. Tapi, semua clan dan sekte telah berdiskusi bahwa mereka semua akan membuka peta bersama-sama. Jadi tidak masalah dengan Luo Cheng yang memegang peta." Mu Xiandou berkata sambil tersenyum.
"Oh? Kalau begitu aku juga akan ikut mengambil bagian," Siryu tersenyum lalu melanjutkan, "kapan mereka akan membuka peta?"
"Baik, kalau begitu aku akan mempersiapkan semuanya." Siryu menghilang seketika dari pandangan Mu Xiandou dan Mu Shen.
Setelah hening beberapa saat, Mu Shen membuka suara. "Setelah Siryu membunuh Wakil Master Aliansi Pendekar Iblis, bunuh Siryu di tempat."
Mu Shen menghilang setelah mengatakan itu dan Mu Xiandou berbisik sambil tersenyum kecil, "tentu saja. Siryu merupakan salah satu ancaman karena terlalu banyak mengetahui rahasia kita."
Mu Xiandou juga menghilang setelah itu karena mempersiapkan pasukan untuk mengambil warisan Kaisar Pangu dan menghubungi monster tua Black Hand Family.
Semua kekuatan besar mempersiapkan pasukan untuk merebut warisan Kaisar Pangu juga.
__ADS_1
Tidak sampai dalam sebulan sebelum mereka membuka peta.
4 hari kemudian, Ren Yuu tiba di basis Aliansi Pendekar Iblis dan langsung menemui semua anggota keluarganya.
Mereka semua berkumpul di dalam ruangan sebelumnya ketika Ren Yuu pertama kali tiba di basis Aliansi Pendekar Iblis. Di dalam ruangan itu ada Ren Yuu, Ren Huanran, Ren Doushi, Xing Jianying dan Cai'Zi.
Ketika mereka berkumpul, Ren Doushi membuka suara. "Tidak sampai 1 bulan, semua sekte dan clan besar membuka peta warisan Kaisar Pangu."
Mereka semua terkejut mendengarnya dan tidak menyangka bahwa warisan itu akan di buka bersama.
"Cai'Zi, dua hari yang lalu, Heavenly Palace bertempur melawan clan Chu. Clan Chu kehilangan setengah anggota clan mereka dari pertempuran itu." Ren Doushi melihat ke arah Cai'Zi. Cai'Zi yang mendengar itu terkejut.
"Gurumu tidak akan mati semudah itu. Jadi, apa yang akan kamu lakukan sekarang? Apa kamu kembali ke sana dulu atau tetap di sini?" Tanya Ren Doushi.
Cai'Zi lega mendengarnya lalu melihat ke arah Ren Yuu.
Ren Yuu yang merasakan tatapan Cai'Zi, hanya berkata pelan. "Putuskan sendiri Zi kecil, kamu sudah dewasa dan tidak harus meminta izin selalu kepadaku ketika ingin melakukan sesuatu."
Cai'Zi malu mendengarnya karena sudah kebiasaan baginya untuk meminta pendapat Ren Yuu terlebih dahulu.
"Aku akan kembali ke tempat Guru terlebih dahulu agar Guru tidak gegabah lagi." Cai'Zi merasa sedih karena Gurunya mengamuk dan terluka karena mengira dia mati.
"Itu keputusan yang bagus. Kakek akan mengantarmu besok." Ren Doushi melihat ke arah Xing Jianying kemudian dan ingin mengatakan sesuatu tapi di potong Ren Yuu. "Untuk Ying'er, dia tidak akan pernah pergi kemana-mana karena suatu sebab. Kami akan pergi ke clan Xing ketika warisan Kaisar Pangu selesai di buka."
Ren Yuu tentu saja tidak akan membiarkan Xing Jianying pergi ke clan Xing karena Xing Jianying pasti akan di tangkap oleh Patriak clan Xing. Xing Jianying merasa senang dan sekaligus sedih. Xing Jianying ingin bertemu ayah dan ibunya. Tapi, Moon Sovereign telah memperingatkan dia agar tidak muncul di radar orang yang kuat karena itu berbahaya baginya.
Xing Jianying tentu saja akan menuruti perintah Moon Sovereign karena Xing Jianying juga tau betapa kuatnya Moon Sovereign setelah banyak memberinya pengetahuan.
__ADS_1
Ren Doushi hanya mengangguk mendengar itu dan merasa tidak masalah karena mereka semua sudah menganggap Xing Jianying sebagai istri Ren Yuu. Itu adalah hal biasa jika seorang istri tetap di sisi suaminya.
Lalu Ren Doushi melihat ke arah Ren Huanran, "sudah waktunya bagimu untuk menerima peninggalan ibumu."