Path To God

Path To God
Ch 140. Gunung Aneh


__ADS_3

Pulau Kematian


Seminggu kemudian


Ren Yuu terus bergerak bersama dengan Xing Jianying. Daerah yang mereka lewati masih tetap pepohonan yang tinggi.


Beberapa kali mereka bertemu dengan orang kuat dan langsung bersembunyi sementara. Ren Yuu tidak mau bentrok dengan mereka sekarang karena ada hal yang lebih penting untuk di ambil.


Xing Jianying sudah menerobos juga ke tahap kedua setengah langkah Gold Core. Setelah beberapa hari kemudian, mereka tiba di daerah pegunungan tinggi.


"Apakah kita akan melewati gunung ini Gege?" Xing Jianying menatap gunung yang sangat tinggi di depan mereka.


"Jika kita mengambil jalan memutar, itu akan memakan waktu dua hari lebih lama. Banyak juga kultivator yang sudah mendekat ke arah salah satu tempat dari tiga yang ada di peta."


"Ayo kita lewati gunung ini. Ini tidak akan lama." Ren Yuu langsung bergerak lagi dan Xing Jianying langsung mengikuti dari belakang.


Ketika mencapai pinggiran gunung, Ren Yuu sedikit berkerut karena merasa ada yang aneh dengan gunung di depannya.


"Kenapa Gege?" Tanya Xing Jianying heran karena Ren Yuu berhenti untuk beberapa saat.


"Aku tidak tau. Tapi, ada yang aneh dengan gunung ini. Ini memang terlihat biasa. Tapi, aku merasa ada bahaya besar di dalam sana." Jawab Ren Yuu dengan nada agak ragu.


"Jika itu berbahaya, lebih baik kita mengambil jalan memutar." Xing Jianying menyarankan.


Moon Sovereign keluar dari Moon Divine Palace karena merasa ada yang salah juga dengan gunung di depannya.


"Ada apa Guru? Apa Guru menemukan sesuatu yang aneh?" Tanya Ren Yuu karena agak terkejut juga bahwa Gurunya tertarik dengan gunung di depan mereka.


"Ya. Gunung ini tidak biasa seperti yang kamu rasakan. Guru juga tidak bisa memeriksa Gunung ini seolah-olah ada sesuatu yang menghalangi Guru memeriksanya." Moon Sovereign mengerut karena merasa sangat aneh ada sesuatu yang bisa menghalangi energi spiritualnya di dunia Mortal.


Ren Yuu dan Xing Jianying terkejut bahwa orang sekuat Moon Sovereign tidak bisa memeriksa gunung di depan mereka.


"Apa kita harus mengambil jalan memutar, Guru?" Tanya Ren Yuu serta merasa agak waspada dengan gunung di depannya.


"Ayo kita periksa. Guru akan memandu kalian kali ini karena Guru juga merasa ada bahaya yang bisa mengancamku di sana." Moon Sovereign perlahan melayang ke arah gunung setelah mengatakan itu. Ren Yuu dan Xing Jianying saling memandang lalu mengangguk.


Mereka merasa lebih aman jika Moon Sovereign ikut bersama dengan mereka.

__ADS_1


Mereka perlahan memasuki gunung. Tidak ada binatang monster sama sekali yang dekat dengan gunung yang mereka masuki. Ren Yuu merasa perasaan familiar dengan kondisi ini.


"Gege, bukankah kondisi ini sama dengan jurang yang pernah kita masuki sebelumnya?" Xing Jianying juga merasa familiar dengan kondisi ini.


Moon Sovereign berhenti di jalurnya lalu melihat ke arah Ren Yuu dan Xing Jianying karena mendengarnya.


"Maksud kalian?" Tanya Moon Sovereign.


"Seperti ini..." Ren Yuu menceritakan tentang pertemuan mereka dengan Pelahap sebelumnya dan tidak ada binatang monster yang berani mendekat ke tempat dia di kurung.


Moon Sovereign merenung beberapa saat. Ia melihat ke arah gunung lagi. Moon Sovereign memfokuskan energi spiritual miliknya ke arah seluruh gunung untuk memeriksa secermat mungkin di mana letak aura yang menghalanginya.


Moon Sovereign membuka matanya. Ia melihat ke arah tertentu dan itu ke arah sebelah Utara puncak gunung.


"Ayo. Guru merasakan hal janggal itu di sebelah sini." Moon Sovereign menyalurkan energi mendalamnya ke arah Ren Yuu dan Xing Jianying lalu mengangkatnya.


Setelah itu, Moon Sovereign mengangkat tangan kirinya ke arah Utara puncak gunung.


Percikan elektromagnetik tercipta di depan tangan Moon Sovereign. Lubang hitam tercipta seketika dengan banyak percikan elektromagnetik di pinggirannya.


Ren Yuu dan Xing Jianying tercengang melihatnya dan tidak tau apa yang akan di lakukan oleh Moon Sovereign.


Moon Sovereign langsung bergerak ke arah celah spasial yang di ciptakannya sambil membawa Ren Yuu dan Xing Jianying.


Ketika mereka keluar dari celah spasial, mereka tiba di sebuah kuil kuno. Di depan kuil, ada patung makhluk aneh. Patung itu ada di kiri dan kanan masing-masing di jalan menuju ke dalam.


"Ada apa dengan tempat ini? Kenapa energi mendalam Ilahi begitu padat di sini?" Batin Moon Sovereign sambil memeriksa patung itu.


Moon Sovereign sama sekali tidak tau patung siapa itu.


"Ayo kita masuk." Perintah Moon Sovereign. Ia langsung bergerak perlahan sambil memperhatikan sesuatu yang janggal.


Ren Yuu dan Xing Jianying langsung mengikuti di belakang Moon Sovereign. Mereka waspada setiap saat dengan daerah sekitar mereka.


Walaupun Ren Yuu dan Xing Jianying tidak tau tentang energi mendalam Ilahi, mereka berdua tetap bisa merasakannya dan merasa energi itu jauh lebih kuat dari yang mereka miliki. Terutama Xing Jianying. Xing Jianying perlahan menyerap energi yang berada di udara membuat dua Origin Core miliknya berkembang pesat.


"Jangan terlalu banyak menyerap energi ini, Ying'er." Moon Sovereign memperingatkan karena itu akan merusaknya karena energi itu tidak sama. Belum saatnya menyerap energi mendalam Ilahi jika belum melampaui Immortal Ascension paling tidak.

__ADS_1


Xing Jianying tertegun dan langsung menghentikan penyerapan energi. Ren Yuu sudah tau akan menjadi seperti itu dan dari awal tidak melakukannya.


Ketika mereka masuk ke dalam kuil, mereka tiba di sebuah batu besar, ada tulisan di tengah batu itu.


"Ini adalah asal energi yang menghalangi energi spiritual milikku." Moon Sovereign melihat ke arah tulisan di tengah batu. Ia langsung mengerti apa itu.


"Apa batu besar ini Guru?" Tanya Ren Yuu penasaran.


"Ini adalah pintu masuk ke dalam tebing yang ada di belakang batu besar ini," jawab Moon Sovereign. Ia langsung menyalurkan energi mendalamnya ke arah batu besar di depannya.


Energi Moon Sovereign di tolak seketika. Moon Sovereign terkejut karena energinya tidak mampu menekan energi di depannya.


Moon Sovereign menggunakan kekuatan penuhnya kali ini yang membuat pulau Kematian bergetar sedikit.


Drrrrrrrrttttttt...


Cahaya putih terang bersinar dari tubuh Moon Sovereign. Moon Sovereign mengangkat jarinya ke arah batu besar.


Cahaya putih melesat keluar dari jari Moon Sovereign dan cahaya putih itu mengarah ke tengah batu.


Shing!!


Serangan Moon Sovereign terpental kembali ke arah lain. Serangan itu terus pergi keluar dari pulau Kematian dan menuju Azure Dragon Continent.


"Celaka!!" Moon Sovereign melihat ke arah pantulan serangannya. Ia tidak akan sempat menahannya lagi.


Boomm!!


Ledakan besar terjadi. Itu terlihat jelas dari atas gunung yang tinggi.


"Ini..." Ren Yuu tidak bisa berkata-kata dengan perbuatan Gurunya karena seluruh Empire akan musnah jika terkena serangan itu.


Azure Dragon Continent bergetar sebentar. Moon Sovereign memiliki wajah gelap karena merasakan hampir ratusan ribu jiwa tewas akibat serangan itu.


"Guru... Itu..." Ren Yuu tidak melanjutkan kata-katanya karena wajah Moon Sovereign sangat gelap sambil menatap daerah yang meledak.


"Walaupun aku hanya bisa menggunakan 25% kekuatanku karena tidak mempunyai tubuh, tetap saja itu masih bisa menghancurkan dunia ini," batin Moon Sovereign. Ia tidak mau lagi melakukan hal yang sama sebab, dia bukanlah seseorang yang mau membunuh orang-orang secara massal walaupun tidak peduli pada mereka.

__ADS_1


Xing Jianying sekarang sudah tau betapa mengerikannya Moon Sovereign dan menelan ludahnya melihat ke arah ledakan di Azure Dragon Continent.


Semua orang juga merasakan itu langsung melihat ke arah ledakan dari atas pohon. Semua orang terkejut bahwa ada serangan seperti itu. Semua mengira itu adalah meteor yang jatuh. Sebab, Immortal Ascension juga tidak akan bisa melakukan itu.


__ADS_2