Path To God

Path To God
Ch 129. Serangan


__ADS_3

2 hari kemudian


Saat ini Ren Yuu dan Tianzi sedang menunggu tidak jauh dari pintu masuk Black Crow Sect.


"Sebentar lagi mereka akan tiba. Aku tidak sabar untuk menghancurkan Black Crow Sect," Ren Yuu merasa senang karena kekesalannya terhadap Nu Zeng akhirnya reda dengan kehancuran Black Crow Sect.


"Ya, aku akan mencari Nu Zhu karena ikut dalam andil menjebak kita." Tianzi menyerengai juga karena merasa senang.


Lalu beberapa individu muncul di dekat Ren Yuu dan Tianzi.


Salah satunya adalah Wakil Master Aliansi Pendekar Iblis.


"Bunuh semua Tetua dan beberapa murid inti dari Black Crow Sect. Sisakan orang yang tidak bersalah. Kita bukanlah perkumpulan orang yang gila membunuh," suara Wakil Master Aliansi Pendekar Iblis terdengar di radius hampir 1 km.


Ren Yuu dan Tianzi tau bahwa pasukan Aliansi Pendekar Iblis sudah dalam jarak yang dekat dengan posisi mereka.


Tidak ada yang menanggapi perkataan Wakil Master Aliansi Pendekar Iblis karena itu adalah kebiasaan komando mereka. Hanya akan ada suara jika seseorang protes, diam berarti setuju.


Beberapa menit kemudian, ribuan anggota Aliansi Pendekar Iblis muncul, semua berkumpul tidak jauh dari pintu masuk Black Crow Sect.


"Operasi di mulai," suara Wakil Master terdengar. Semua orang langsung bergerak menuju ke arah Black Crow Sect.


Ren Yuu dan Tianzi juga bergerak bersama. Ketika sampai di depan gerbang, Tianzi pergi sambil berkata, "aku akan mencari orang itu."


Mendengar itu Ren Yuu hanya mengangguk dan bergerak juga mencari sesuatu yang penting untuk di jarah.


"Serangan musuh!!!" Suara seseorang terdengar dari dalam sekte.


Bong!!!


Suara drum aneh terdengar. Kemungkinan itu tanda bahwa ada pasukan yang menyerang sekte mereka.


Black Crow Sect bukanlah sekte yang kuat. Tidak akan membutuhkan setengah dari pasukan asli Aliansi Pendekar Iblis untuk memusnahkan mereka.


Ren Yuu perlahan berjalan ke dalam sekte. Ren Yuu tidak terlalu merasa kasihan dengan pembantaian. Jika mereka menyerah, tentu saja nyawa mereka akan di ampuni dan jika mereka bersikeras bertarung, mereka akan di lenyapkan.


Dengan memegang kedua Daggernya, Ren Yuu melihat pembantaian yang terjadi di sana-sini karena banyak yang melawan.


"Sialan!! Kalian akan membayar ini karena menyerang sekte kami!!" Suara seseorang terdengar. Ren Yuu melihat ke arah samping. Seseorang Tetua dari Black Crow Sect dengan kultivasi Gold Core tahap pertama menerjang ke arah Ren Yuu sambil berteriak.


God Armor!!


Dengan kultivasi Tier Core Formation tahap kedelapan, Ren Yuu sebanding dengan Gold Core tahap pertama jika menggunakan God Armor.


Broken Shadow!!


Ren Yuu melesat ke arah Tetua tersebut karena merupakan salah satu target.


"Mati!!" Teriak Tetua itu sambil mengayunkan Pedangnya.


Ketika Pedang menghampiri Ren Yuu, ia terbelah menjadi tiga serta bergerak ke arah samping Tetua itu.


"Kaulah yang akan mati!!"

__ADS_1


Destructive Wind!!


Ren Yuu menebas dari jarak dekat.


Srak!!


Serangan itu mengenai Tetua tapi tidak mati karena tidak akan semudah itu membunuh Gold Core.


Dada Tetua tersebut robek. Dia semakin marah lalu menebas ke arah Ren Yuu.


Ren Yuu hanya dengan santai menghindarinya karena kecepatan Ren Yuu tidak akan bisa di imbangi oleh Tier Gold Core tahap pertama jika orang itu tidak mampu melawan melampaui satu tahap kultivasi.


Quick Slash!!


Setelah menghindar, Ren Yuu langsung menebas melewati Tetua tersebut.


Tring!!


Tetua tersebut menahannya dengan Pedang tapi masih ada sedikit sayatan di dekat lengannya.


Melihat itu, Ren Yuu tau bahwa seseorang seperti itu hanya bisa di kalahkan dengan kekuatan.


Ren Yuu langsung memegang Palunya di tangan kanan dan Dagger di tangan kiri.


Broken Shadow!!


Melihat Ren Yuu bergerak secepat itu, Tetua itu menggunakan kekuatan penuhnya untuk membunuh Ren Yuu.


"Mati sialan!!"


Srak!!


Tebasan itu mengenai bayangan dan membelahnya. Serangan itu sangat kuat sampai-sampai dalam jarak hampir 100 meter tercipta lubang selebar 2 meter.


Ren Yuu agak terkejut juga dengan kekuatan teknik tersebut tapi tidak tertarik dengan teknik itu.


Ren Yuu yang asli muncul di sebelah Tetua tersebut dan langsung mengayunkan Palu ke arah kepalanya.


Destroyer Hammer!!


Bang!!


Kepala Tetua itu membeku sedikit karena elemen Es yang berasal dari Palu. Tetua itu terbang sangat jauh karena terkena secara telak.


Silent Teleport!!


Ren Yuu menggunakan Silent Teleport dua kali dan muncul di samping Tetua itu.


"Mati!!"


Ren Yuu menggunakan kekuatan penuh di Palu ke arah kepala Tetua tersebut.


Bang!!

__ADS_1


Tetua tersebut tidak bisa mengindari kecepatan Ren Yuu sama sekali. Kepala Tetua itu membeku setengah. Karena pukulan yang kuat, Tetua itu terlempar ke sebuah bangunan kecil dan menghancurkan bangunan itu.


Bommm!!


Ren Yuu tersenyum melihat itu dan perlahan berjalan ke arah bangunan yang baru saja hancur.


Sesampainya di sana, Ren Yuu melihat Tetua yang masih hidup namun sekarat. Ia tidak memberi ampun dan mengayunkan Palunya ke arah kepala Tetua itu.


Bang!!


Kepala Tetua itu pecah seperti es. Ren Yuu tidak peduli dan langsung menjarah cincin penyimpanannya lalu bergerak lagi.


Beberapa kali Ren Yuu membunuh murid yang berada di Tier Core Formation tahap ketujuh-kedelapan. Mereka sudah di pastikan murid-murid inti dari Black Crow Sect.


Banyak murid Black Crow Sect yang menyerah karena kekuatan yang di kerahkan oleh Aliansi Pendekar Iblis 80% adalah Gold Core.


Ren Yuu melewati mereka semua yang berlutut di tanah karena menyerah dengan wajah pucat dan banyak juga yang menangis.


Melihat itu, Ren Yuu hanya biasa saja karena tau bahwa mereka tidak akan di bunuh karena menyerah.


Lalu suara pertarungan sengit terdengar. Nu Zeng sedang melawan salah satu anggota clan Ren yang memiliki kekuatan setengah langkah Nascent Soul. Begitu juga dengan Tetua Agung Black Crow Sect.


Wakil Master Aliansi Pendekar Iblis hanya menonton pertarungan mereka dengan penuh minat.


Ren Yuu juga tertarik melihat itu. Banyak bangunan yang hancur hanya karena benturan kekuatan besar.


Melihat pemandangan itu, Ren Yuu tersenyum karena tau tidak akan lama lagi baginya untuk mencapai kekuatan itu.


Tianzi yang hilang beberapa waktu lalu muncul di jarak yang tidak jauh sambil menyeret Nu Zhu yang sudah kehilangan kedua lengannya.


Di mana-mana suara pertempuran terdengar jelas. Semua Tetua dari Black Crow Sect sedang bertarung.


Lalu tiba-tiba seseorang gadis menyergap Ren Yuu.


"Mati!!"


Gadis kecil itu hanya memiliki kekuatan Xiantian tahap kedelapan. Ren Yuu mendesah lalu menangkap pergelangan tangannya untuk menghentikan serangan.


Gadis itu tertegun dan tau tidak mungkin baginya melawan tapi masih tetap ingin menyerang.


"Kalian sungguh biadab menyerang Black Crow Sect. Apa salah kami?" Gadis naif itu meneteskan air matanya lalu mencoba menyerang Ren Yuu lagi.


Ren Yuu dengan santai menangkap tangannya lagi tanpa melihat ke arahnya.


"Kenapa?"


"Kamu tanya kenapa?"


"Tanya pada Tetua dan sekte Mastermu mengapa kami menyerang. Dia bahkan tidak segan membunuh ratusan orang yang tidak bersalah demi kekuatan."


"Lalu, apakah kami membunuh orang yang tidak bersalah? Perhatikan sekelilingmu gadis kecil!" Ren Yuu menendangnya terbang sebelum gadis itu menjawab lalu melihat ke arah pertempuran lagi.


"Ho? Tuan muda sungguh berbelas kasih," suara Tianzi yang riang terdengar sambil menyeret Nu Zhu yang memohon minta ampun.

__ADS_1


Ren Yuu melirik sebentar dan melihat ke arah Nu Zhu lalu menyerengai.


"Waktunya panen!!"


__ADS_2