
Blood Prison
Bangunan tinggi terlihat di sebuah kota terbesar di Blood Prison. Kota tersebut saat ini sedang ramai karena pengumuman tentang pemberontak yang di sebarkan oleh Qianye.
Kota tersebut bernama Asura City. Asura City merupakan tempat kekuasaan penjahat terkuat di Blood Prison yang bergelar Asura juga. Ia adalah kultivator terkejam di Blood Prison.
Saat ini, Asura sedang mengadakan pertemuan dengan semua kultivator Immortal Ascension.
Asura adalah seorang pria paruh baya dengan banyak luka penyiksaan di seluruh tubuhnya. Ia pernah menantang sekte kuat di Vermilion Bird Continent. Sebelum itu, ia membantai banyak sekte dan clan kecil. Ia kemudian di tangkap oleh sekte besar tertentu karena menantang mereka.
Sebelum Asura di buang ke Blood Prison, ia hanya memiliki kultivasi Tier Ascension tahap kedelapan. Setelah ratusan tahun berlalu, ia akhirnya memasuki ranah Asal di Blood Prison dengan cara menjarah setiap tahanan yang ada. Ia terus menggunakan batu roh untuk meningkatkan kekuatannya. Karena kekejamannya, ia di beri gelar Asura oleh semua tahanan Blood Prison.
"Baik ayo kita mulai pertemuan." Suara Asura terdengar di seluruh ruangan.
Semua para tahanan Blood Prison yang mengikuti pertemuan terdiam. Asura yang melihat semua diam langsung berbicara. "Para sipir telah melakukan pergerakan. Mereka telah mengundang banyak kultivator dari luar untuk memburu semua tahanan Tier Immortal Ascension. Kalian pasti tau apa artinya."
Semua individu di dalam ruangan mengangguk serius.
Asura berhenti sejenak lalu melihat sekeliling, "di mana Feng Douzi? Apa dia tidak ingin mengikuti perintah lagi?" Tanya Asura dengan nada sedikit ketidakpuasan.
Lalu salah satu kultivator menjelaskan tentang Feng Xuer yang membuatnya terkejut.
"Lupakan wanita itu untuk saat ini. Ketika waktunya tiba, aku sendiri yang akan membereskannya karena tidak mengikuti perintah."
Lalu mereka mulai membahas tentang kapan mereka akan menyerang.
"Bouqu, Dong Xi, siapkan seluruh pasukan di Blood Prison! Kita akan mulai menghancurkan penghalang. Buru semua sipir yang terlihat." Perintah Asura.
Bouqu dan Dong Xi merupakan kultivator Alam Asal Receival juga. Mereka sebenarnya tidak puas di perintah. Tapi, kekuatan adalah hak untuk berbicara.
Bouqu dan Dong Xi menghilang dari ruangan dalam sekejap.
"Semua kultivator Immortal Ascension akan memimpin pasukan kalian. Ingat... Bunuh semua sipir yang terlihat! Bubar!" Perintah Asura.
Semua kultivator Immortal Ascension menghilang seketika. Qianye yang ikut pertemuan juga ikut pergi.
__ADS_1
Asura tinggal sendirinya di dalam ruangan sambil tersenyum seperti psikopat. "Menarik... Feng Xuer? Kalau tidak salah wanita itu adalah wanita yang sangat di inginkan oleh Tan Yan."
Ia kemudian menghilang lagi. Ia tidak akan menyangka bahwa riwayatnya akan tamat jika mengusik keluarga Ren Yuu karena saat ini Feng Yin sedang berada di Blood Prison juga untuk mencari kesempatan membunuh semua pemimpin pasukan setelah pemberontakan terjadi.
***
Ren Yuu saat ini sedan menatap Feng Xuer, Feng Xian'er dan Xiao Xiao yang sedang berkultivasi.
Tidak lama kemudian, Xiao Xiao membuka matanya sambil tersenyum kecil. Lalu Feng Xuer juga membuka matanya karena tidak menyangka akan ada pil seperti itu.
Dan yang terakhir, Feng Xian'er juga membuka matanya.
"Memang pil tersebut tidak salah di sebut sebagai pil Divine. Sangat di sayangkan bahwa hanya bisa di konsumsi satu kali seumur hidup." Xiao Xiao sedikit mengeluh yang membuat Ren Yuu ingin menarik telinganya.
"Seberapa jauh kultivasi kalian meningkat?" Tanya Ren Yuu penasaran.
Mereka bertiga tersenyum. Xiao Xiao adalah yang pertama berbicara. "Aku saat ini berada di Tier Immortal Ascension tahap kelima." Xiao Xiao langsung memamerkannya agar Ren Yuu memujinya tapi hanya di abaikan begitu saja oleh Ren Yuu yang membuat Xiao Xiao menjadi geram.
"Ibu mencapai Immortal Ascension tahap kedelapan." Feng Xuer tersenyum karena merasa kekuatannya akan dapat membantu Ren Yuu dikemudian hari.
Ren Yuu sudah menduga itu akan terjadi. "Baiklah, cobalah untuk terbiasa dengan kekuatan baru kalian. Aku akan menghubungi seseorang." Ucap Ren Yuu.
Feng Xuer, Feng Xian'er dan Xiao Xiao bingung tapi tidak menyela sama sekali.
Ren Yuu mengeluarkan giok yang di beri oleh Feng Yin dan langsung menghancurkannya.
Krak!
Deg!
Energi spiritual yang sangat besar menyebar ke segala arah tapi tidak dapat di rasakan oleh Ren Yuu, Feng Xuer, Feng Xian'er dan Xiao Xiao.
Itu adalah alat dari Alam Ilahi yang di miliki oleh Feng Yin. Akan wajar bagi mereka tidak dapat merasakannya. Hanya pemiliknya yang dapat merasakan itu di mana jika jarak tidak terlalu jauh. Jika itu antar planet lain, mungkin itu tidak akan dapat menjangkau pemiliknya.
Tapi, untuk ukuran pulau Darah, itu bukanlah hal yang mustahil.
__ADS_1
***
Feng Yin yang saat ini sedang bergerak bersama Feng Jiu Er dan Feng Luo terhenti karena merasakan itu. Ia tersenyum kecil karena sudah waktunya untuk membawa Ren Yuu keluar.
Jika ia bisa menyusup, lebih baik seperti itu karena akan merepotkan jika mereka bertarung.
"Ayo pergi... Cucu kalian telah menghubungiku." Ucap Feng Yin. Feng Jiu Er dan Feng Luo tidak bertanya bagaimana cucu mereka menghubungi Feng Yin.
Mereka bertiga kemudian langsung bergerak dengan Feng Yin yang memimpin jalan.
***
Melihat Ren Yuu memecahkan giok, Feng Xuer langsung bertanya, "siapa yang kamu hubungi Yuu'er?"
"Tetua clan Feng, Feng Yin serta kakek dan nenek jika mereka ikut." Jawab Ren Yuu yang membuat wajah Feng Xuer sedikit tidak sedap di pandang.
"Kenapa ibu?" Tanya Ren Yuu.
Feng Xuer tersadar lalu menjawab, "tidak ada apa-apa Yuu'er." Ia hanya menghela nafas dalam hati. Ia tidak ingin bertemu dengan ayahnya lagi.
Ren Yuu merasa ada yang di sembunyikan oleh ibunya tapi tidak ia tidak bertanya sama sekali.
Karena jarak Feng Yin dengan posisi Ren Yuu lumayan jauh. Mereka akhirnya tiba dalam waktu 2 hari.
Ketika tiba, Feng Yin tersenyum kecil karena sumpah yang mengikatnya tidak akan lama lagi berakhir.
"Sepertinya kau berhasil nak," Feng Yin berkata sambil melihat ke arah Feng Xuer, Feng Xian'er dan Xiao Xiao.
Ia sedikit terkejut melihat tingkat kekuatan Feng Xuer dan Xiao Xiao. Ia merasa heran mengapa bisa kultivasi Ren Yuu dan Feng Xian'er naik ke tingkat yang mengherankan.
Feng Jiu Er di sisi lain menatap Feng Xuer dan Feng Xian'er. Ia kemudian langsung bergerak memeluk mereka berdua. Setelah reuni singkat selesai, ia melihat ke arah Ren Yuu.
"Maafkan nenek karena tidak tau selama ini." Feng Jiu Er langsung memeluk Ren Yuu dengan erat. Jika ia tau bahwa Ren Yuu adalah cucunya, sudah pasti ia akan langsung menjaganya.
"Tidak apa-apa nenek," jawab Ren Yuu dan memeluk neneknya juga.
__ADS_1
Feng Luo di sisi lain hanya tetap diam. Ia tidak tau harus berbuat apa karena Feng Xuer melototinya dari waktu ke waktu. Ia hanya bisa mendesah dan menyesal karena sesuatu yang di lakukan olehnya di masa lalu.