![Pejantan Tangguh [Pemilik Hati Tuan Putri]](https://asset.asean.biz.id/pejantan-tangguh--pemilik-hati-tuan-putri-.webp)
Halo semua!
hehe, jumpa lagi.
Aku ingin kasih tau aja nih, siapa yang belum ke bagi tau. Sepakat Menikah, udah hadir di sini ya. Boleh Langsung klik profil Kak Any untuk menemukannya.
________
Season kedua telah dimulai.
Fico Albarez, atau biasa hanya dipanggil Fic saja. Dengan perawakan tinggi besar, kulit putih dan khas rambutnya yang berwarna perak.
Awalnya, Dia hanyalah seorang Kepala Pelayan di Rumah Besar Nathan Edoardo. Pria ini memulai karirnya di tengah Rumah Besar Nathan sejak usia kanak kanak.
Orang tuanya sudah berpulang, Fic hidup sendirian. Menangis dan meratap, hanya itu yang bisa ia lakukan dulu sebelum bertemu dengan Tuan Sekretaris.
Kebaikan Tuan Sekretaris yang membawa Fic masuk ke Rumah Besar Nathan Edoardo sang Bos. Fic dididik kuat dan di gembleng sedemikian Rupa. Dia tumbuh besar, dewasa dan matang sebelum waktunya. Lalu tanggung jawab keamanan Rumah itu tiba tiba harus berpindah kepadanya ketika Kepala Pelayan pertama meninggal Dunia.
Mau tidak mau, Fic harus menggantikan posisi Kepala Pelayan yang terdahulu, yang sebelumnya pernah menunjuknya di hadapan Tuan Sekretaris sebagai penerusnya.
Masa remaja Fic dihabiskan untuk memantau dan menjaga ketertiban dan keamanan Rumah Besar sang Bos. Dia menjalani hari harinya dengan lancar meskipun dalam usai remaja. Hingga suatu hari Rumah besar yang hanya di isi oleh para Pria itu kehadiran seorang Wanita yang merupakan calon Nyonya Edoardo.
Suatu kejadian yang hampir saja membuat Fic kehilangan pekerjaan, ketika Sang Nyonya harus kehilangan kandungan akibat kelengahan Fic. Hingga ia mulai meningkatkan kinerjanya. Mengawal dan menjaga Sang Nyonya hingga masa dimana Sang Nyonya kembali mengandung sampai melahirkan dengan selamat!
Tepat di usia Fic yang ke Delapan Belas Tahun, Tepat Mira sang Nyonya Edoardo melahirkan bayi perempuan yang mungil dan cantik.
Tanggung jawab Fic kini bertambah. Kelahiran Tuan Putri mungil milik Nathan Edoardo menjadi tanggung jawab Fic sepenuhnya sekarang.
Siapa yang menyangka dan tidak pernah terpikirkan sedikitpun, jika
Bayi manis yang pertama kali tersenyum padanya itu akan jatuh cinta padanya dan akhirnya menjadi istrinya.
Fic menusuk lembut pipi gembul sang bayi mungil dengan ibu jari.
"Tuan Putri, Selamat datang di dunia. Fic berjanji setelah kau lahir ini, maka Fic lah yang akan menjagamu secara ketat. Tidak peduli apapun yang akan terjadi."
Mira dan Nathan hanya tersenyum menanggapi. Mereka mempercayai Fic. Mereka mengijinkan Fic untuk bertaruh waktu menepati janjinya untuk menjaga Putri mereka. Mengatur semua waktu dan keperluan Putri satu satunya milik mereka.
Waktu bergulir bukan terasa cepat. Tapi secara perlahan namun pasti.
Bayi mungil yang di beri nama Ellena itu semakin beranjak tumbuh menjadi gadis cantik yang begitu manis. Dikelilingi orang orang yang begitu mengasihinya termasuk Fic sang kepala pelayan yang tidak pernah meninggalkannya. Tiga Putra kembar' milik Tuan Sekretaris yang sudah dipersiapkan untuk menjadi pengawalnya dan satu di antara mereka yang sudah di jodohkan dengannya.
Fic mengatur semua waktu Ellena, dari segi makanan, cemilan, waktu bermain dan istirahat. Waktu mandi dan Waktu sekolah.
Ellena begitu nyaman dengan adanya Fic disisinya. Begitu nyaman, hingga menimbulkan perasaan yang tidak lumrah. Ellena jatuh cinta pada Fic sang Kepala Pelayan!
Fic tidak menyadari itu, semua orang tidak menyadarinya, sampai batas dimana Ellena tak sanggup menanggungnya dan mulai menunjukan perasaannya secara terang terangan. Fic masih tak peduli, menganggap jika Ellena seperti itu hanyalah karena masih belum dewasa. Namun, Suatu hari Ellena yang bukan lagi remaja, mengungkapkan cintanya.
__ADS_1
Fic terkejut, bagai di sambar petir! Mungkin saja.
Mana mungkin? Fic tidak percaya hal itu. Aku hanyalah kepala Pelayan. Bukan itu saja, Usia kita berbeda! Nona! Aku pantas menjadi Pamanmu!
Ellena tidak peduli! Apapun ia lakukan demi bisa bersama Fic!
Rasa yang semakin besar dan memuncak di hati Ellena membuat Fic terjebak dalam dua pilihan yang sulit. Saat dia mulai merasakan hal yang sama seperti apa yang dirasakan Ellena, saat itu pun ia menyadari dengan jelas jika ini salah. Hal yang tidak boleh terjadi.
Perang antara cinta dan kesetiaan. Dilema antara bertahan atau melawan.
Berkhianat! Fic merasa seperti pengkhianat yang mengkhianati Kesetiaan orang yang sudah memberinya nama! Memberinya kepercayaan sepenuhnya. Fic meragukan itu.
Dia memilih untuk pergi. Tapi air mata Ellena, kesedihan Ellena. Mana mungkin Fic membiarkan itu? Fic mencintai Ellena sejak Ellena lahir. Tapi perasaan cinta itu kini berubah total menjadi cinta lain jenis. Api cinta penuh gelora asmara! Cinta yang sungguh sungguh cinta.
Lalu mereka mulai terlibat urusan hati mereka, terjebak pada posisi serba salah untuk memenangkan cinta mereka. Persoalan persoalan yang tak gampang dan pelik!
Gelombang ujian, gelombang Penderitaan, bukan mudah untuk mereka lewati. Menguras air mata dan Emosi.
Fic pun pernah tumbang dengan satu permasalahan yang cukup serius, antara ingin memiliki atau kehilangan seumur hidup.
[Jika ada yang belum membaca kisah mereka sebelum ini, bisa lihat di novel Pejantan Tangguh!]
Hingga pada waktunya, semua terselesaikan dengan penuh perjuangan. Mengalahkan semua rintangan. Waktu mempersatukan mereka dengan indah. Tidak lagi mengenal perbedaan usia, menyisihkan perbedaan status dan tanpa memandang derajat.
Cinta mereka mengalahkan segalanya dan merekapun bersatu dalam ikatan janji suci yaitu Pernikahan!
Mereka sepakat Menikah walau dalam keadaan dadakan!
Menyandang status suami Tuan Putri. Menyandang gelar menantu Nathan Edoardo. Pemilik perusahaan besar ternama di kota ini. Apa itu membuat Fic bangga?
Tentu saja. Tapi di balik itu semua, beban semakin menumpuk di bahu Fic. Sebagian orang menganggap ini adalah keberuntungan Fic, tapi sebagian lagi mengatakan jika Fic pantas. Pria ini pantas mendapatkan semua itu.
Fic berhati tulus, Fic berjiwa lembut! Fic mencintai Ellena setinggi langit, seluas Samudera dan sebesar dunia.
__
Perusahaan Edoardo Group!
Ini adalah hari pertama Fic memasuki ruang kebesaran Sang Presdir Edoardo Group setelah menikahi Ellena.
Gugup? Bisa dikatakan lebih dari itu.
Bukan tidak pernah memasuki ruangan ini. Sekitar Sembilan belas atau Dua Puluh tahun yang lalu Fic pernah memasuki ruangan ini. Duduk di kursi di balik meja itu. Namun saat ini status sudah berbeda. Dulu ia hanya sebatas mewakili. Namun sekarang?
Bisa dikatakan menggantikan. Atau sebagai Penerus!
Fic meremas jari jemarinya.
__ADS_1
"Kau kenapa?" Sekretaris Ken bertanya. Raut pucat pria dihadapannya itu nampak begitu jelas.
"Tuan. Apa Tuan Nath, akan menjadikan aku penerusnya?" sebenernya Fic sudah tau jawabannya. Tapi pertanyaannya ini hanya untuk lebih meyakinkan hatinya. Lebih tepatnya untuk menghibur diri yang sedang gugup.
Ken tergelak kecil lalu duduk di ikuti oleh Fic.
"Kenapa kau kembali bertanya Tuan Fic? Apa yang sedang kau pikirkan sekarang?" tanya Ken tanpa menjawab pertanyaan Fic tadi.
"Ku rasa, Tuan Nath masih sangat gagah jika tetap menjadi Presdir di Perusahaan ini."
"Aku tau itu. Tapi dia ingin memberi kesempatan untuk Menantunya. Apa kau tetap tidak mengerti?"
"Ah iya. Tapi, tapi aku--"
"Kau ragu dengan kemampuanmu? Lalu bagaimana dengan kemampuanmu dalam menaklukan hati Tuan Putri Ellena, Tuan Nath dan Nyonya Mira? Hati Keluarga Edoardo sudah kau genggam Fic?"
Fic hanya menunduk. Mengangguk kecil saja.
"Baiklah. Hari ini, aku akan mengenalkan pada seluruh penghuni Gedung ini. Dan besok, kau harus mulai membiasakan diri dengan seluruh isi gedung ini. Apa kau siap?"
Lagi lagi Fic hanya bisa mengangguk.
Waktu berjalan sesuai rencana Ken. Tapi itu tidak seindah dalam Angan Fic.
Tengah hari sudah lewat , Fic mulai keluar dari raungannya. Walau Ruangan ini belum resmi menjadi miliknya. Namun semua penghuni sudah tau jika Fic adalah calon pengganti Nathan Edoardo, sang Pemimpin mereka.
Fic hanya ingin mengambil makan siang, bukan berarti tidak ada Pelayan yang melayani. Tapi mungkin Fic belum terbiasa dilayani oleh siapapun.
Fic melangkah sendirian dan menolak saat Asisten Re ingin menemani. Sementara Ken sudah pamit untuk menemui beberapa Klien untuk rapat besok.
Fic melangkah tanpa menoleh ke arah manapun. Namun samar ia mendengar beberapa orang berbincang dari arah dalam ruangan yang kebetulan ia lewati. Fic memperlambat langkahnya saat tak sengaja mereka menyebut namanya dalam percakapan samar samar itu.
"Apa yang dilakukan Kepala Pelayan itu? Apakah dia menggunakan jalan pintas untuk bisa berada di posisinya saat ini?"
"Semacam guna guna maksudmu?"
Jantung Fic berdegup lebih cepat mendengar ucapan itu. Ada rasa perih terselip di relung hatinya.
"Tuan Fic bukan hanya Tampan! Tapi dia sudah menyerahkan seluruh hidupnya pada Keluarga Tuan Nath. Tuan Nath tidak mungkin salah memilih pengganti." satu orang menyela pembicaraan.
"Aku setuju! Tuan Fic pasti bisa membawa Perusahaan ini jauh lebih baik lagi. Tuan Putri Ellena tidak mungkin jatuh cinta jika tanpa Alasan yang kuat. Tuan Fic sudah pasti pilihan yang Terbaik!" dukung yang seseorang yang lain.
"Ya, jangan memandang dia siapa atau dari mana. Tapi kinerjanya. Tuan Fic sudah pernah berada di sini. Bahkan dia mampu mengatasi Perusahaan sendirian, saat Tuan Nath dan Tuan Ken sibuk dengan Istri istri mereka dulu? Aku Senior disini! Jadi aku lebih tau siapa Tuan Fic! Jaga mulut kalian, atau karir kalian akan segera berakhir!" tegur keras seorang Senior yang rupanya menghampiri mereka.
Susulan ucapan sebagian dari mereka sedikit membuat hati Fic lega.
'Aku tau ini akan sulit. Tapi aku berada disini untuk mu Ellena, bukan untuk niat yang lain. Akan ku lakukan apapun demi dirimu, meskipun harus melawan rasa sakit seperti apapun itu.' Fic pun berlalu.
__ADS_1
_____________
Bab selanjutnya, Langsung klik profil aja!