Pelabuhan Terakhir Sang Bad Boy

Pelabuhan Terakhir Sang Bad Boy
BAB 51


__ADS_3

"Cantik banget," puji Kikan, MUA yang baru saja selesai merias Ayleen


Entah hanya ingin menunjukan kalau dia pandai merias atau memang memuji ikhlas dari hati, Ayleen tetap bahagia. Pipinya makin merona dan perasaannya membuncah. Tak sabar ingin melihat eskpresi Ibra nanti saat melihatnya. Hari itu saat lamaran saja, Ibra memuji habis habisan kalau dia sangat cantik. Hari ini, jauh lebih cantik karena yang make up MUA asli, bukan emak-emak yang cosplay jadi MUA.


"Mau ganti baju sekarang apa nanti?"


"Nanti aja Mbak, nunggu calon suami saya datang." Ayleen tak mau diriwehkan dengan gaun berekor panjang itu.


Dia kembali menelephon Ibra setelah 15 menit yang lalu gak diangkat. Tapi kali ini masih sama, juga tak diangkat.


"Apa dia sedang diperjalanan ya, makanya gak angkat telepon?" Ayleen menebak-nebak.


Ayleen berangkat lebih dulu ketempat yang akan digunakan untuk preweding karena dia harus di make up. Sementara Ibra sudah setuju akan menyusul, tapi sampai sekarang belum sampai juga.


Awalnya Ayleen masih santai, tapi ketika Ibra sudah telat 30 menit, dia jadi cemas, takut sesuatu terjadi pada cowok itu.


Cobaan orang mau nikah iku banyak, macem-macem. Bahkan ada yang calon pengantinnya meninggal sehari sebelum hari H.


Perkataan Dian beberapa hari yang lalu kembali terngiang dikepala Ayleen. Buru-buru dia mengenyahkan pikiran buruk, mencoba untuk berpositif thinking, mungkin Ibra sedang terjebak macet. Kembali dia menghubungi Ibra, namun masih sama, tak dijawab meski tersambung.

__ADS_1


"Kamu dimana sih, Kak?" Ayleen menggingit bibir bawahnya menahan agar tak menangis. Make up nya akan hancur jika dia menangis, dan dia tak mau itu terjadi.


"Leen," Seno sang fotografer memanggil. Mereka kenal cukup dekat karena Seno salah satu pelanggan tetap Mezra kafe. Beberapa kali Seno juga melalukan pemotretan disana. "Ini udah mau masuk golden hour, cowok lo kok belum dateng sih?" Ayleen hanya menjawab dengan gelengan. "Sebaiknya lo ganti baju dimobil gih, biar saat cowok lo dateng, pemotretan bisa langsung dilakukan. Takut hasilnya kurang memuaskan nanti kalau melebihi jam 5, gelap."


Dengan dibantu Kikan, Ayleen masuk kedalam mobil untuk ganti baju. Saat ini, mereka ada dipinggir danau, tempat yang akan digunakan Ayleen dan Ibra untuk prewedding.


****


"Bra, pas gue masuk tadi, ponsel lo kayaknya bunyi terus deh," ujar Reza yang baru kembali dari toilet. Seharian ini, bengkel memang sangat ramai, sampai mau buang airpun, sejak tadi ditahan oleh Reza.


"Jam berapa sih sekarang?" tanya Ibra yang sedang sibuk memasang rangka motor yang baru selesai dia perbaiki.


"Apa!" pekik Ibra sambil membuang obeng ditangannya. Gegas dia masuk kedalam dan mengambil ponsel yang ada dilaci meja kasir. Ada puluhan panggilan dan pesan dari Ayleen. Bisa-bisanya dia kerja sampai lupa waktu. Harusnya jam 3.30 dia sudah ada dilokasi pemotretan.


Dia mengembalikan ponsel kelaci lalu masuk ke kamar mandi. Mau mandi kilat, jelas tak bisa, mencuci tangan yang kotor kena oli saja, bisa menghabiskan waktu sampai lebih dari 2 menit. Jadi rasanya mustahil mau mandi hanya 5 menit.


Selesai mandi dan ganti baju, ponselnya kembali berdering, ternyata Ayleen yang menelepon.


"Iya, Sayang."

__ADS_1


"Kak Ibra dimana, kok belum nyampek?" tanya Ayleen langsung.


"Iya, bentar lagi aku berangkat." Sahut Ibra sambil memakai jaket dan mengambil kunci motor.


Mendengar kata berangkat, membuat Ayleen syok. Selain itu dia bisa mendengar suara bising dari bengkel. "Kakak masih ada dibengkel?"


"Iya, tapi ini udah mau berangkat." Sahutnya sambil berlari keluar menuju tempat motornya diparkir. "Tunggu sebentar aku ngebut." Dia hendak mematikan panggilan, tapi ternyata Ayleen sudah lebih dulu mematikannya.


Air mata Ayleen langsung meleleh melalui sudut mata. Bisa-bisanya Ibra melupakan jadwal preweding mereka sampai telat begini. Padahal pagi tadi dia sudah mengingatkan Ibra.


.


.


Alhamdulilah Ayleen dan Ibra dapat juara favorit pembaca di event bad boy. Kemarin Author janji mau ngasih hadiah jika juara 1-3. Tapi meski gak masuk 1-3, masih akan ada 1 hadiah buat pendukung terbanyak.


Selamat buat Kak Julia, mendapatkan pulsa/token listrik 50k


__ADS_1


__ADS_2