
" Direktur Melvin, ini adalah hal yang mengejutkan, saya sebenarnya ingin mengundang Nona Yenny untuk makan malam dan ternyata dua orang sekaligus datang, sungguh kehormatan bagi saya !" Boss Ried menjawab, tawanya sungguh tidak berbahaya, namun hatinya sangat licik.
" Ayo silahkan duduk, silahkan duduk ! Pelayan, sajikan sayur !"
Dia sepatah katapun tidak membahas kak Ruby.
Yenny menegang, ia mulai tegang.
Melvin menarik tangannya dengan lembut, ia berkata kepada Boss Ried, " Aku mengantar Nona Yenny ke mari, asistennya bukannya juga di undang ke mari kah?"
" Oh, ya, ya , ya !" Boss Ried segera menepuk tangan, kak Ruby datang dari samping kamar.
Henry yang berada di samping menunduk kepala, ia tidak berani mengeluarkan suara.
Melvin sudah datang, Boss Ried mana berani tidak kasih muka dan tidak melepaskan dia, kalau mereka pergi tanpa membawa kak Ruby, dia akan di kuliti sama Melvin !
Yenny tidak membuka suara satu katapun, hanya melihat kak Ruby yang tidak bersalah, ia menghembuskan napas, badannya tidak tegang lagi.
" Ini semua hanya salah paham, aku hanya ingin mengundang mereka untuk datang makan, karena sakarang Nona Yenny bikan artis Cemerlang Entertainment lagi, aku ada keinginan apabila beruntung bisa tanda tangan kontrak dengan Nona Yenny."
Boss Ried berada di dunia ini waktunya lebih lama, meskipun ia melihat Melvin mengantar Yenny ke mari, dia juga terkejut, tapi karena Melvin tidak terlalu menunjukkan hubungan mereka, dia juga tidak terlalu ragu.
Paling hanya main tangan atau tidak yang sedikit ragu.
Kak Ruby di bawa oleh suruhannya keluar, tidak terluka sedikitpun ia berdiri di belakang Yenny dan Melvin.
Dia menunduk dan berkata pada Yenny, " Aku tidak apa - apa."
Perasaan takut tersebut akhirnya hilang sudah, Yenny lega.
Pandangan Boss Ried kepada Yenny dan Melvin tidak berpaling, hubungan dua orang tersebut membuat penasaran.
" Direktur Melvin, hubungan anda dan nona Yenny adalah ........."
Melvin hanya memandang, dia memukul meja dan memandang sinis, " Dulu pernah dengar Boss Ried melakukan sesuatu demi orang, aku kira itu adalah gossip belaka, ternyata tidak aku sangka hari ini aku lebih mengenal kamu lagi."
__ADS_1
" Direktur Melvin dengar dari mana, aku juga hanya baru berkenalan dengan seorang teman."
Yenny bersembunyi dari tatapan boss Ried.
Melvin pelan - pelan bangkit, ia mengeluarkan tatapan yang mengancam, " Aku harap ini adalah kali terakhir mengganggu nona Yenny, meskipun dia bukan kontrak dengan Dahlia Entertainment, tapi aku tidak akan membiarkan satu orang pun yang berani mengganggu dia, kamu mengerti ?"
Perkataannya sangat sopan, tapi maknanya sangat jelas.
Menganggu Yenny itu artinya berani, cari masalah dengan Dahlia Entertainment.
Boss Ried harus menjauhkan dua hal ini, tidak mungkin dengan bergegas melakukan tindakan, dia hanya melihat Melvin membawa kabur Yenny dan kak Ruby, Boss Ried menggenggam erat tangan kanan, ia akhirnya memukul telinga Henry.
" Dasar tidak becus, kamu licik dengan aku !"
" Boss Ried, anda salah paham, aku juga tidak tahu bahwa ternyata Yenny mengenal Melvin."
" Mengenal ?" Boss Ried hanya tersenyum dingin, " Cara Melvin bekerja di dunia ini siapa tidak kenal, dia bisa karena seorang artis wanita yang tidak bersalah muncul ? Aku lihat orang di belakang Yenny sungguh ganas."
Henry menelan ludah, dia tidak bisa membayangkan apabila Yenny selalu di lindungi oleh Melvin, maka semua cara yang selama ini ia keluarkan sudah ketahuan oleh mereka ?"
Boss Ried orangnya tidak mempersulit Melvin, dia yang pertama cari masalah dengan Yenny, orang Dahlia Entertainment mana mungkin membiarkan Boss Ried.
Apabila sebelumnya sudah pernah ketemu, meskipun punya 10 nyawa pun tidak mungkin berani melakukannya.
Bawahan Boss Ried melihat hal tersebut berkembang hingga seperti ini hanya berkata, " Kalau pun Melvin bisa melindungi dia, tidak bisa melindungi 2 kali, perlukah suruh beberapa orang kita untuk mengikuti Yenny, pasti ada kesempatan untuk turun tangan."
" Heh, aku melakukan kejahatan demi dia dan Dahlia Entertainment ?"
" Tapi, kalau dia benar - benar pacar Melvin, maka kita benar - benar sudah cari masalah dengan Dahlia Entertainment." Bawahan Boss Ried mulai ikut khawatir.
Beberapa tahun ini KB baru cuci bersih, harus benar - benar hati - hati, ini juga menjadi alasan dari Boss Ried untuk tanda tangan kontrak dengan artis bagus.
Boss Ried hanya menggeleng kepala, " Dia sekarang hanyalah wanita yang pernah tidur 2 kali, tunggu Melvin bosan dengannya, apakah perlu bagi Melvin untuk perduli dengannya ? Sampai waktu itu tiba dia apsti mohon - mohon denganku."
Bos Ries sungguh bisa memastikan bahwa masa depan Melvin akan menikahi seorang wanita yang kaya raya, mana mungkin bisa menikahi artis wanita.
__ADS_1
Terlebih lagi, Yenny yang dulunya terlibat berita buruk.
.........
Yenny pastikan kak Ruby tidak masalah, setelah itu ia dan Melvin dengan tenang meninggalkan kak Ruby, tapi di mata Melvin, sekarang orang yang harus di khawatirkan adalah Yenny.
" Tangan mu kenapa begitu dingin sekali ?"
Melvin memegang tangannya, kemudian memeluknya, " Aku lihat kamu pakai baju sudah cukup, kamu ada masalah kah ?"
" Aku takut menjadi beban untukmu, aku takut juga nanti akan terjadi banyak masalah yang sejenis, tidak peduli kak Ruby atau kamu, aku sama sekali tidak ingin kehilangan kalian berdua, Vin........"
Dia bersandar di dadanya dan berkata demikian.
" Sejak aku pidato di acara entertainment itu, aku tahu kalau di dunia hiburan ini tidak bersih, aku banyak bertemu artis wanita yang bunuh diri, aku bertemu banyak artis wanita yang bagus karena banyak di bicarakan makanya kena stress, aku tiba - tiba tidak tahu apakah aku harus bertahan atau tidak."
Orang terkenal itu banyak.
Dia baru saja muncul untuk tahap pertama sudah bermasalah seperti ini, kalau nantinya akan ketika dia menuju panggung lebih besar, dia bagaimana melindungi orang sekitarnya.
Dia tidak ingin orang yang dia cintai terkena masalah.
Berkata demikian, ia semakin mendekap Melvin.
" Tapi, kamu pasti akan mencariku, kamu tenang saja, apa pun yang terjadi, aku adalah orang pantas kau andalkan juga pasti tidak akan membebankan kamu." Melvin memegang tangannya dengan erat, " Kamu bukan seorang diri lagi, kamu punya aku."
" Melvin, kalau aku tidak bertemu kamu, aku tidak bisa membayangkan aku masih ada atau tidak keberanian untuk bertahan."
Air mata Yenny keluar dengan deras, dia paling mengkhawatirkan dirinya bukan untuk terkenal, tapi takut apabila seiring berjalannya waktu ia kehilangan dirinya sendiri.
Melvin seperti penyelamat terakhir dalam dirinya, membuatnya tidak perlu khawatir jalan ke depannya.
" Yenny, aku tidak akan membiarkan mu karena hal seperti ini menangis."
Melvin tahu dia bilang seperti itu tidak mudah, ia memeluknya, " Kamu kayak begini aku jadi sedih dan menyalahkan diri sendiri."
__ADS_1