
Melvin tahu dia bilang seperti itu tidak mudah, ia memeluknya, " Kamu kayak begini aku jadi sedih dan menyalahkan diri sendiri."
Yenny mengangkat mukanya, ia mencium lembut Melvin dan di sambut oleh Melvin, jarak keduanya semakin dekat.
Dia sangat percaya, Melvin adalah orang yang di waktu apa pun pantas untuk di andalkan.
" Urusan kamu mengikuti rencana interview artis Ridge Entertainment itu sudah pasti, tapi sebelumnya, aku mau kamu mengikuti ku menghadiri satu acara."
" Acara apa ?" Yenny mengangkat kepala, " Aku sebagai apa ke sana ? Kalau wartawan bisa menebak........."
" Aku sudah siapkan semuanya, kamu hanya perlu menghadiri saja." Melvin tersenyum.
" Rencanamu selalu tidak salah. Oke, aku akan hadir tepat waktu."
Yenny mengedipkan mata, ia bersandar di dadanya dan pelan - pelan masuk ke dunia mimpi.
Tangan Melvin membawa kehangatan, pelan - pelan ia menepuk pundak Yenny, Melvin menyuruhnya hadir itu demi memberi dia jalan masuk ke Ridge Entertainment, sebelumnya terjadi begitu banyak berita jelek. Prisca pasti tidak akan membiarkannya masuk ke Ridge Entertainment, tapi kalau Yenny melewati Prisca langsung minta persetujuan kepada Elisha, maka akan lebih mudah.
Dia sudah mendapatkan informasi bajwa Elisha akan menghadiri acara fashion show tersebut, jadi dia akan menyuruh Yenny menghadirinya serta membuat semua mata memandangnya.
Melvin tidak salah, Prisca di pastikan sudah mulai menghalangi Yenny.
Rencana Ridge Entertainment untuk menyeleksi sudah di mulai, semua petugas sudah menyadari CV Yenny, mereka sangat bersemangat melapor kepada Prisca.
" Kayaknya perusahaan kita sangat punya daya tarik."
" Yenny ?" Prisca tersenyum, ia menarik CV tersebut dan membuka sebentar, bertanya, " Dia ada niat untuk bertarung di kompetisi ini, ada orang lain yang tahu kah ?"
" CV ini aku baru saja lihat, lalu aku langsung membawa ke mari, tidak ada orang lain yang tahu........"
Petugas berkata demikian, Prisca tidak menjawab lagi langsung memasukkan CV tersebut ke dalam mesin penghancur kertas.
" Maksud kamu mau hapus Yenny ?"
" Ini bukan maksud aku, tapi di proposal sudah tertulis jelas, kalau ada aktor atau aktris yang pernah ada error dalam akting atau reputasi buruk tidak boleh di terima. Menurut kamu Yenny terkena bencana sebesar ini, mungkinkah dia tidak bersalah ?"
__ADS_1
" Tapi tidak ada yang bisa buktikan kalau Yenny dan Jayawan ada hubungan, aku merasa ada sesuatu di balik ini, maukah tanya Direktur Elisha ?"
" Di sini yang berkuasa aku atau kamu ! Aku bilang Yenny tidak pantas ya tidak pantas. Dan juga jangan beri tahu ini ke siapa - siapa, walaupun dia tidak bisa masuk ke Ridge Entertainment, tapi juga jangan sebarkan masalahnya dan mengganggu masa depan dia, mengerti tidak ?"
Staf terpaksa hanya bisa mengangguk dan meninggalkan kantor Prisca.
Walaupun yang Prisca katakan memang benar, tetapiĀ tetap merasa aneh kalau langsung diskualifikasi Yenny.
Dan kebetulan staff melihat Kevin, dan beri tahu dia kejadian tadi, " Manager Kevin, menurut kamu yang di lakukan oleh kak Prisca benar atau tidak ? Aku tetap merasa sedikit aneh."
" Kerja dia selama ini sangat bagus, aku pikir Direktur Elisha serahkan masalah pemilihan kepada dia, pasti percaya kemampuan analisa dia, Yenny memang artis wanita yang selalu ada pembicaraan, orang yang seperti itu masuk pasti akan mempengaruhi reputasi perusahaan." Kevin lalu berpikir dan memberi penjelasan.
Dia sejak awal sudah tahu kalau Yenny mengirim CV pasti tidak akan lolos, Prisca tidak bisa menerima dia.
Dia juga ingin melihat kalau terus ribut seperti ini, siapa yang akan tertawa sampai terakhir ! Di dalam peperangan ini, dia tidak akan bantu siapa - siapa, Yenny berani masuk Ridge Entertainment saja sudah merupakan keberanian yang luar biasa.
Tapi dia mengerti sifat Prisca, pasti akan melepaskan Yenny.
" Baiklah kalau begitu, aku akan hapus datanya saat aku kembali." Walaupun menurut staff itu tidak adil untuk Yenny, tapi tidak bisa buat apa - apa, dua manajer yang paling berkuasa saja sudah bilang begitu, tidak ada yang bisa di debatkan lagi.
" Kalau itu tidak usah, sesuai dengan proses biasanya saja, kita seleksi sesuai peraturan, adil untuk semua orang yang berniat masuk ke Ridge Entertainment."
Tapi info itu di terima terlebih dahulu oleh Melvin, karena email di dalam CV Yenny adalah email dia.
" Ternyata...."
Seleksi baru berjalan satu hari saja sudah gagal, buktikan kalau ini di lakukan oleh bawahannya, sama sekali tidak melewati persetujuan Elisha.
Dia harus membawa Yenny mengikuti fashion show itu.
Bantu dia menata jalan menuju Ridge Entertainment.
Masalah CV di tolak juga harus beri tahu Elisha, tapi bagaimana agar dia tahu.
Melvin baru saja telepon singkat dengan Yenny, dan juga beri tahu hal ini kepada dia.
__ADS_1
" Jangan khawatir, malam ini Elisha juga akan ikut acara ini."
" Iya, Melvin, aku akan cari kesempatan untuk jelaskan semua ke Elisha agar dapat dukungan dia."
Asalkan Elisha mau berikan dia kesempatan, Yenny percaya dia akan menjadi artis perempuan yang paling keras berusaha.
Dia harus mendekati Elisha tanpa jejak, dapatkan kepercayaan dia dan beri tahu masalah ini.... Dan juga tidak boleh sampai orang lain di Ridge Entertainment mengetahui ini.
Malam hari itu jam 7
Yenny naik mobil Melvin, datang dengan pakaian formal, congsam dengan pola sakura membuat dia terlihat elegan, sekalinya muncul langsung mendapatkan banyak pujian.
Yenny baru saja datang langsung di persilahkan masuk.
Melvin duduk di baris kedua VIP di bagian tengah dan Yenny di serong belakang dia karena semua tempat duduk ada label, Yenny lihat tempat dia dan Elisha hanya selisih 1 jalan.
Kalau begitu asalkan ada kesempatan ganti tempat, hal ini sudah aman.
Tapi malam ini adalah fashion show dari brand... semua merupakan orang artis papan atas, dan juga banyak pengusaha akan datang, Yenny sama sekali tidak tahu siapa yang akan duduk di samping Elisha.
Akhirnya, Yenny melihat orang yang datang duduk di sebelah Elisha.
Ternyata adalah Boss Ried dari KB.
" Nona Yenny, kita bertemu lagi." Setelah Boss Ried duduk, Elisha masih belum sampai, jadi dia menghadap ke Yenny dan tersenyum.
Beberapa menit kemudian, Elisha dan Kevin datang bersama, dan ternyata Kevin duduk di samping Yenny. Saat dia lihat Boss Ried terlihat jelas kalau dia sedikit panik.
Dia sudah bilang ke Elisha kalau Yenny dan KB sedang bicara soal kontrak, kalau saat mereka bicara keceplosan, akibat dia bohongi Elisha akan sangat parah.
" Tidak duduk ?" Yenny yang lihat Kevin berdiri di sana dan bengong pun bertanya.
Kevin senyum sedikit dan duduk.
Dia tidak bisa menakutkan diri sendiri, belum juga terjadi, mana boleh menyerah.
__ADS_1
Dia dengan tenang mengamati Yenny dengan jarak begitu dekat dia bisa merasakan aura Yenny, walaupun diam, tapi bisa menahan segalanya, sama sekali tidak terlihat asal dia.
Di dunia akting yang selalu berubah, orang yang seperti Yenny susah di temukan.