Pembalasan Sang Artis

Pembalasan Sang Artis
Bab 121


__ADS_3

Asisten itu tidak peduli, tapi saat di kamar kecil, dia mendengar karyawan lain sedang bahas kalau humas sedang mengeluarkan data magang dia.


Dia takut masa depannya akan hancur karena ini, jadi langsung pergi ke Hotel Red Tree.


Setelah dia masuk, dia melihat ada pria tampan yang duduk di sofa.


" Halo, aku manajer Yenny, aku adalah Matthew."


Dia dengan sopan memperkenalkan diri, dan juga mengulurkan tangannya.


Di bandingkan dengan Nero Entertainment, kejujuran dan ketulusan pria itu membuat asisten membuka mulutnya.


" Beginilah masalahnya, aku minta maaf, tapi aku tidak punya pilihan saat itu. Jika aku tidak mengirimkannya, aku akan kehilangan pekerjaanku." Asisten itu menunduk.


" Tidak masalah. Jika ini terjadi pada orang lain mereka juga akan melakukan ini, Selama kamu bersedia bekerja sama, kami tidak akan meminta pertanggung jawabanmu, dan akan mengatur pekerjaan yang memuaskan untukmu di Ridge Entertainment."


Matthew mengeluarkan kartu namanya dan menyerahkannya padanya.


" Dan, kamu hanya perlu melakukan satu hal, tulis semua hal yang baru saja kamu katakan, dan ketika kamu keluar dari pintu ini, kamu tidak ada hubungannya lagi dengan Nero Entertainment."


" Aku juga bisa menyakinkanmu bahwa jika Nero Entertainment mencarimu, Ridge Entertainment akan berada di belakangmu."


Asisten itu ragu - ragu sebentar dan mengangguk sambil berkata, " Baik, aku terima."


Ridge Entertainment dapat membantu Yenny sampai sebegitunya, baik terhadap karyawan perusahaannya, jauh lebih baik daripada perusahaan Nero Entertainment yang tidak bisa membedakan benar dan salah.


Dia juga tidak bisa memahami maksud dari perbuatan Crystin. Jika dia bisa membantu Yenny seperti ini, juga akan seperti sedang menyampaikan permintaan maafnya kepada Yenny.


Ketika dia selesai menulis semua yang dia katakan, dia bertanya yang terakhir kalinya, " Saya mendengar bahwa Yenny tampaknya tidak punya manager."


Jika ada manajer, mungkin tidak akan terjadi kesalahpahaman besar seperti ini.


Mata Matthew bergetar sedikit, " Dia akan memilikinya nanti."


Di sisi lain, Grup Dahlia Entertainment juga telah menginvestasi latar belakang Crystin dengan jelas.


" mengulang di SMP dua kali, berpartisipasi dalam organisasi sosial di sekolah menengah, dan menikah ke dalam keluarga Manager real estate. Tahun lalu, dia di rekrut di ajang pencarian bintang yang di adakan Cemerlang Entertainment dan mereka membuat informasi latar belakang palsu untuknya."


Laporan yang jelas dari Yulianto.


Wajah Melvin tidak berekspresi dan bahkan tidak terlihat marah.


" Berikan kepada reporter, semuanya."

__ADS_1


Dia tidak menyukai siapa pun yang selalu memanfaatkan nama Yenny untuk menjadi populer di lingkaran hiburan. Jika bukan karena Yenny yang mengangkatnya, Crystin bahkan tidak memiliki kesempatan untuk debut.


" Ya, direktur aku akan segera melakukannya. Selain itu, ada sebuah berita terbaru di sini." Yulianto mengeluarkan sebuah artikel yang di cetak, " Mantan asisten Crystin mengeluarkan pernyataan, atas nama wanita itu, itu seperti sebuah palu, membuat Crystin dan Nero Entertainment harus berbicara."


Bahkan staff internal perusahaan mereka sudah membuka mulutnya, dan Crystin tidak bisa menyangkalnya lagi.


Tidak seperti langkah yang akan di ambil Ridge Entertainment, apakah itu Matthew ?


Tatapan dingin Melvin terlihat menyala, " Cuma seorang manager kecil."


" Jika dia menjadi manajer Nyonya, apakah dia akan bisa membuat Nyonya ?" Dalam pandangan Yulianto, Yenny masuk ke dalam Dahlia Entertainment untuk berkembang baru adalah jalan pintas menuju kesuksesan.


Melvin tersenyum penuh arti. Dia tidak pernah membuat pertimbangan hipotetis. Selain itu, dia percaya bahwa Yenny, seperti percaya pada dirinya sendiri. Jika semua orang di dunia mengkhianatinya, maka Yenny pasti adalah orang yang terakhir.


Pada saat ini, manajer humas bergegas berlari ke dalam ruangan sambil keringatan.


" Direktur Melvin, berita buruk !"


Hanya satu jam yang lalu, artis dari Grup Dahlia Entertainment terluka saat syuting film di luar negeri dan telah di kirim ke rumah sakit untuk perawatan darurat. Sekarang kasus ini sedang di selidiki oleh polisi. Semua syuting di hentikan dan perusahaan terkait di haruskan pergi ke tempat kejadian untuk di interogasi.


Awalnya, Dahlia Entertainment bisa mengirim perwakilan dari cabang luar negeri untuk mengurus masalah itu.


Tapi film ini melibatkan banyak bintang film Hollywood dan perusahaan Entertainment. Jika Melvin tidak muncul secara langsung sebagai Presiden Dahlia Entertainment, itu akan mempengaruhi beberapa kontrak film tahun depan.


Setelah dia mengatakan ini, dia segera mengambil mantelnya dan berjalan ke tempat parkiran.


" Direktur Melvin, mau ke mana anda ?" Manajer hubungan masyarakat menyeka keringat di kepalanya dan bertanya dengan gugup.


Pada saat kritis seperti ini, tempat pertama yang Melvin tuju bukanlah bandara.


Yulianto berdeham, " itu urusan pribadi direktur."


Yenny masih menyiapkan makan malam di rumah, dan dia mendengar suara pintu di buka. Dia melihat jam dan berkata, " Apakah pekerjaan hari ini selesai begitu awal ?"


Tetapi dia malah melihat ekspresi Melvin berbeda dari biasanya.


" Aku harus melakukan perjalanan bisnis. Aku tidak tahu apakah aku bisa kembali dalam beberapa hari ini. Kamu harus menjaga dirimu baik - baik."


Yenny mengerutkna kening dan meletakkan spatula, " Ikan yang ku masak malam ini, kamu tidak sempat memakannya ?"


Melvin memeluknya dan berkata sambil tersenyum," Iya, aku cuma bisa memakannya nanti saat aku kembali."


Yenny berkata dengan cemberut, " Aku tiba - tiba tidak suka identitasmu sebagai Direktur Dahlia Entertainment."

__ADS_1


Tiba - tiba dia seperti teringat sesuatu, " Apakah kamu kembali untuk mengambil paspormu ? Aku akan pergi mengambilnya !"


Melvin melepaskan tangannya dan minum secangkir teh di lantai bawah. Dia melihat Yenny mengambil koper kecil dan mengganti pakaiannya, " Oke, sudah bisa berangkat sekarang."


" Kamu..." Melvin tidak tahu harus berkata apa.


" Kamu begitu mengkhawatirkanku, dan aku juga tidak rela kamu pergi sendirian. Maka ku putuskan kita akan menyeberangi lautan bersama."


Dia tersenyum nakal dan Melvin memegang tangannya dengan penuh perasaan. Kedua orang itu berkendara bersama ke bandara. Dalam perjalanan, Melvin menyuruh Yulianto menambahkan tiket pesawat.


Dia tidak hanya seorang aktris di layar tetapi juga istrinya.


Dia ingin menemaninya, tidak peduli ke mana pun dia pergi, selama dia bisa memegang tangannya, itu sudah cukup.


Pada saat menunggu penerbangan, Elisha menelepon dan bertanya kondisi dan situasi Yenny, dia juga mengatakan akan menjadwalkan Yenny untuk tampil di acara Ridge Entertainment dalam dua hari terakhir.


" Direktur Elisha, aku ada urusan mendadak. Aku mungkin baru akan kembali ke China minggu depan. Tolong bantu aku mengganti jadwalnya."


" kalau begitu hanya bisa menunggu kamu kembali."


Elisha juga menyatakan penyesalannya, bahwa dia juga menemukan peran yang baik untuk Yenny, dan lusa akan di adakan percobaan untuk memerankan peran ini. Tampaknya Yenny akan kehilangan kesempatan ini.


Yenny tersenyum ringan, " Aku percaya akan ada peluang seperti ini lagi, tetapi ada beberapa acara yang harus aku hadiri secara pribadi."


Melvin tidak bersuara dan mengepalkan tangannya.


Yenny menutup telepon dan bersandar di pundaknya, " Aku ingin bersamamu. Kalau tidak, walaupun harus mencoba peran, aku akan selalu memikirkanmu dan aku tidak bisa berkonsentrasi pada pekerjaanku."


" Nyonya Melvin, kamu benar - benar menawan." Melvin tersenyum dan berkata," Aku mungkin terkena racunmu."


" Aku senang mendengar itu."


Perjalanan ini adalah untuk bernegosiasi dengan beberapa perusahaan film Hollywood, dan membantu investigasi kepolisian, sepertinya Yenny tidak cocok untuk hadir di sana sebagai artis ataupun istri.


" Bagaimana kalau aku menjadi sekretarismu !" Yenny menarik - narik baju Melvin, " Bolehkan, Direktur Melvin ?"


Melvin mengerutkan alisnya, " Jika ada sekretaris wanita yang cantik seperti kamu berada di dekatku setiap hari, aku akan menjadi tidak punya niat untuk bekerja."


" Oh ya ?" Tidak heran asisten dan sekretarismu semuanya pria.


Yenny berpura - pura dengan sengaja mengoloknya, " Tampaknya perlu mengganti semua karyawan Dahlia Entertainment menjadi laki - laki !"


Melvin tertawa karena di olok - olok olehnya, dia awalnya berpikir ini adalah perjalanan bisnis yang sangat membosankan, tetapi karena Yenny ada di sana semuanya menjadi menyenangkan.

__ADS_1


Mungkin ini adalah pesonanya, bersinar dan menggetarkan hati.


__ADS_2