
Melvin mengulurkan tangannya dan meraih pinggangnya. Keduanya jatuh bersama di ranjang besar di belakang mereka. Mereka merasakan cinta dan suhu tubuh masing - masing dengan sepenuh hati, dan hal yang lain menjadi kurang penting.
Masa - masa bahagia yang di habiskan dua orang di sini memungkinkan mereka benar - benar bisa bersantai. Tidak ada direktur Dahlia Entertainment, dan tidak ada ratu Perfilman dari lingkaran industri hiburan. Mereka dapat saling merangkul dengan penuh perasaan dan saling berciuman dengan dalam.
Dua hari kemudian, mereka mengambil penerbangan kembali ke China. Dengan perkataan Melvin, bahwa mereka akan memiliki banyak kesempatan untuk liburan di masa depan. Lagi pula, Yenny masih membutuhkan waktu untuk mempersiapkan rencana dia kembali ke industri perfilman.
Yenny juga memahami kerumitan situasi dan menyetujui dengan enggan.
Dalam perjalanan kembali ke China, Melvin menolak untuk membiarkan Yenny melihat ponsel dan surat kabar. Dia tidak ingin dia terlalu awal masuk ke dalam kondisi emosi yang gugup dan tekanan besar. Dia telah mengatur segalanya dan tidak akan melepaskan mereka yang menyebarkan gosip.
Menurut desas desus yang dia dengar dari asistennya, selain Cemerlang Entertainment dan Joyce, ada juga artis dari Ridge Entertainment yang terlibat.
" Dia adalah idola generasi baru, putri direktur pemegang saham dari Ridge Entertainment, yang mungkin telah menggunakan beberapa hubungan dalam."
" Mengerti, sementara waktu kita lakukan seperti ini saja." Setelah Melvin menutuo telepon, dia melihat ke arah Yenny, " Kamu tidak beristirahat selama perjalanan. Aku akan meminta supir untuk mengirimmu kembali dulu."
Yenny berkedip, dan wajahnya di hiasi dengan senyum lembut. Dia melihat penunjuk pintu keluar bandara di depan. Dia sadar, ketika dia berjalan keluar dari pintu ini, dia tidak bisa mengandeng tangan Melvin secara terang - terangan lagi, dan dia agak kecewa.
Tapi dia sangat sadar bahwa cuma dengan tetap bertahan dengan gigih dia baru akan bisa berjalan di sampingnya di masa depan.
" Baik, aku akan menunggumu di rumah."
Dia menebak bahwa Melvin mungkin pergi untuk membantunya menangani berita rumor itu, dan dia memilih untuk percaya padanya, dia tidak bertanya lagi. Dia tersenyum dan pergi dengan kak Ruby.
" Yenny, kamu bilang kenapa Boss besar ingin kembali ke Dahlia Entertainment buru - buru seperti ini, apakah untuk membantu kamu membalas dendam ?" Kak Ruby sedang duduk dalam mobil dan menebak.
Yenny tersenyum tipis dan melihat film editan awal yang di kirim oleh pengiklan.
" Mungkin....."
__ADS_1
" Besok adalah upacara penghargaan. Aku rasa topeng Joyce tidak bisa bertahan lebih lama lagi." Kak Ruby ingin segera melihat Joyce jatuh, dan dia senang apabila memikirkan hal tersebut.
Yenny melihat pemandangan jalanan di luar jendela, senja itu sangat berat, ini adalah pertama kalinya dia melihat ke jalan dengan begitu tenang.
Dia menantikan besok malam.
..............
Apartemen Joyce.
Ketika Bayu berjalan masuk, dia mencium aroma anggur di ruangan itu, Joyce tertidur di ranjangnya sambil menggigil.
Dia masih hamil, dan dia minum banyak anggur !
Tidak, anggur itu belum tentu dia yang minum, mungkin itu punya pria yang bermain - main dengannya.
Bayu masih memiliki kunci cadangan untuk apartemen. Mungkin Joyce telah melupakannya. Dia melihat wanita yang terbaring di tempat tidur, raut wajahnya menjadi sedikit pucat, dan dia telah memberikan cukup toleransi dan peluang kepadanya.
Dia membuka ponsel Joyce, mencari dan menulis nomor Jayawan, tetapi selalu ada waktu dia lengah.
Bayu menyuruh orang menggali informasi Jayawan, hanya untuk menemukan bahwa ia hanya seorang pengusaha kaya di tepi industri hiburan. Tetapi di dunia ini uang bisa melakukan apapun dia memiliki jaringan yang lebih luas di industri hiburan.
Namun, pria itu tahu lebih banyak tentang niat pria itu. Dia tidak mungkin benar - benar menyukai Joyce, tetapi dia cuma tertarik dengan tubuhnya. Jika Bayu dapat memberinya wanita yang lebih cantik....
" Aku tahu apa hubungan antara kamu dan Joyce, aku ingin menemuimu. Aku punya bukti perselingkuhanmu. Jika kamu tidak ingin orang - orang di seluruh dunia tahu tentang kamu, lebih baik kerja sama dengan patuh."
" Kenapa aku harus percaya padamu ? Aku berani meniduri wanitamu, maka aku tidak akan takut untuk di ekspos. Oh, hampir lupa, dia masih mengandung anakmu.." Jayawan tersenyum mengejek di telepon, menyalakan cerutu, dengan sombong berkata, " Ekspos saja semua, biarkan semua wartawan tahu bagaimana kamu di selingkuhi."
Bayu mengepalkan tinjunya, hatinya seperti di gali sampai berlubang, dan ras pengkhianatan membuatnya mati lebih baik daripada hidup.
__ADS_1
" Katakan apa yang kamu mau, aku tidak perlu Joyce lagi. Setelah itu, dia akan tidur sesuka hati denganmu. Aku hanya punya satu syarat. Aku ingin kamu menjadi payung pelindung Cemerlang Entertainment tanpa syarat."
Jayawan berkata sambil tersenyum, " Hanya dengan gertakan kecil seperti itu, berani - beraninya kamu berbicara kepadaku tentang syarat !"
Apakah kamu tidak setuju ?" Bayu mengerutkan kening, dalam hal ini, ia kehilangan keuntungannya.
" Aku setuju, tapi aku masih ingin seseorang lagi, Yenny. Selama kamu bisa mengirimnya ke tempat tidurku, aku berjanji akan membuat kamu mendapatkan apa yang kamu mau."
" Apa ! Kamu terlalu serakah." Bayu mengepalkan tinjunya, dan kata - kata Jayawan sudah menginjak harga dirinya.
Joyce saja dia tidak puas, tetapi sekarang dia juga menginginkan Yenny, Bayu terdiam mendengarkan kata - kata Jayawan berikutnya.
" Mereka juga telah meninggalkanmu, apa yang membuatmu tidak rela ?"
Bayu menggigit giginya dan ada rasa benci dalam tatapannya.
" Baik, aku menyetujui persyaratanmu, tapi aku mau berbicara denganmu empat mata." Bayu tahu bahwa orang ini sangat berbahaya, dia tidak ingin kehilangan keuntungan apapun.
" Baik."
Bayu menutup telepon, mendengar langkah kaki di luar, dan dengan cepat membuka pintu untuk melihat, Joyce sedang menuangkan air di dapur, " Kamu sudah bangun ?"
Bayu menatapnya dengan waspada, dan nada suaranya dingin, " Kamu....."
" Bayu ? Apakah kamu tidak tidur ? Apakah aku membangunkanmu, aku sedikit haus." Joyce mengenakan piyama yang dia berikan, dan dia terlihat lembut.
Bayu berjalan ke kamar tamu dengan wajah dingin.
Joyce mengawasinya pergi, terlihat sedikit kebencian di matanya, dia mendengarkan semuanya di pintu tadi, meskipun dia tidak tahu siapa yang ingin di temui Bayu, tapi dia jelas mendengar nama Yenny.
__ADS_1
Keesokan harinya, Bayu dalam sehari ini tidak kelihatan dan tidak menjawab telepon Joyce diam - diam mencari seorang detektif swasta untuk mengikutinya dan menemukan bahwa dia bertemu Jayawan dan menegosiasikan sesuatu.
" Curi kesepakatan yang mereka tandatangani, harganya akan aku gandakan." Joyce selalu merasa ada yang tidak beres.