
Dan dengan sifat Juli, dia juga pasti akan menghentikannya, bahkan dia juga mungkin memburuk - burukan nama baik Yenny di depan sutradara.
Melvin dengan setuju menganggukkan kepalanya, " Aku juga kepikiran hal ini, jadi aku akan membantumu untuk membincangkan hal ini dengan sutradara, tunggu semuanya sudah beres, kamu juga memberitahukan keputusan ini ke perusahaanmu."
" Kamu bantu aku ?" Yenny melihatnya dengan mata yang besar, dia juga tidak kepikiran bahwa Melvin yang akan membantunya memperbicarakan kontrak kerja dengan sutradara.
" Kamu tidak percaya dengan kemampuanku ?" Melvin sengaja mengerutkan dahinya.
Yenny segera menggelengkan kepalanya, " Bukan ! Bukan begitu, aku hanya terlalu senang, kalau kamu yang membantuku pasti persentase keberhasilannya sudah setengah...... Tetapi, aku tidak berharap kamu melakukan sebanyak itu untukku."
Pemikirannya dari awal juga tidak pernah berubah.
Kalau dia menggunakan kekuatan Melvin untuk bangkit kembali di dunia entertainment, maka hasik yang di dapatkannya juga bukan seluruhnya milik usaha Yenny.
Dia ingin menjadi ratu akting yang mempunyai kemampuan dan bukan hanya hiasan seperti Joyce.
" Aku mengerti maksudmu, kamu tidak usah khawatir, aku tidak akan membocorkan identitasku, biarkan aku bekerja untukmu sekali, menjadi manajer spesialmu, boleh tidak ?"
Kesungguh - sungguhannya sudah membuat Yenny terharu, Yenny mengulurkan kedua tangannya, dan memeluknya dengan erat, " Bisa menikah denganmu sekarang, pasti di kehidupan yang dulu aku adalah ksatria wanita !"
" Menikah denganmu adalah keberuntungan bagi aku, jika kamu setuju, akan segera aku jalankan." Kata Melvin sambil menatapi orang dalam pelukannya.
Dia sangat menghormati Yenny, inilah yang membuat Yenny terharu.
Dia tidak bisa menolak Melvin, karena Melvin adalah suaminya, sedangkan Melvin tidak menyampaikan statusnya kepada sutradara, sehingga masalah ini tidak berhubungan dengan Dahlia Entertainment.
" Baiklah, aku tunggu kabar baiknya, manajer spesialku."
Yenny bersandar di dalam pelukannya dengan senyuman manis, dia sangat terharu.
Pada hari kedua, Cemerlang Entertainment menerima undangan festival perfilman Jinge, artis wanita yang di undang adalah Joyce dan Yenny.
__ADS_1
Joyce di nominasikan sebagai pemeran wanita terbaik atas karyanya sebagai pemeran wanita di film Impian Kerajaan, jika dia menang, maka dia akan menjadi ratu perfilman, sedangkan Yenny sebagai artis wanita yang sedang tren, dia di undang sebagai bintang tamu dalam acara pemberian penghargaan.
Berita ini menarik perhatian dari berbagai media, Joyce melihat pemberitahuan di ponselnya dengan tersenyum, " Masih mau apa si Yenny !"
" Tetapi Yenny juga di undang, bahkan sebagai bintang tamu pemberi penghargaan......." Kata asistennya sambil menyetir.
Joyce sedang merasa bangga, tetapi tiba - tiba dia membentak, " Memang kenapa ? Menurut kamu, apakah aku akan kasih dia kesempatan untuk tampil ?"
Juli dan Bayu juga sedang membahas masalah ini.
" Kak, jika Yenny hadir, media pasti akan meliputnya juga, bahkan mungkin saja akan menggali informasi kita dengan dia yang sedang tidak akur." Bayu berpikir sejenak, " Kita tidak boleh membiarkan Yenny tampil."
" Akhirnya kamu makin pintar. Sebelumnya kita pernah jebak Yenny, dan kali ini kita tidak akan memberi dia kesempatan untuk menghadiri acara ini. Aku ingatkan sekali lagi, panitia hanya mengundang Joyce !" Kata Juli, kemudian dia melemparkan salah satu undangannya ke tong sampah.
" Yenny sendiri yang menutup jalan sendiri, ini bukan salah kita. Jika dia mendengarkan apa kataku, aku tidak akan begini juga. Angkuh sekali, dia belum mengerti aturan main di kalangan ini."
Juli tersenyum dingin, " Ratu film yang sudah tidak populer susah untuk kembali muncul di hadapan publik." Bayu mengangguk setuju.
" Tuan Bayu, Nona Juli, Nona Joyce sudah tiba." Kata sekretaris dan sambil berjalan masuk.
" Persilahkan dia ke sini." Setelah berpikir Juli mendorong Bayu, " Kamu pergi jemput dia dan temani dia."
Baru selesai ngomong, Joyce telah muncul di depan pintu kantornya, " Jemput siapa ?"
" Kalau bukan kamu siapa lagi ?" Juli tidak mempermasalahkan kedatangannya langsungĀ Joyce ke kantornya, sebaliknya dia menerimanya dengan senang, " Selamay Joyce, kamu harus bersiap - siap untuk berjalan di atas karpet merah, kamu pasti bisa menarik perhatian semua hadirin dan memenangkan gelar ratu film."
" Aku akan berusaha, kak Juli." Senyum Joyce, tetapi dia masih kelihatan khawatir, " Aku akan bersiap - siap, tetapi...."
Dia sengaja melihat ke arah Bayu, " Aku dapat info bahwa Yenny juga di undang. Aku tidak peduli dengan hubungan aku dengan dia, tetapi ini bisa mempengaruhi nama baik perusahaan."
Setelah mendengar pernyataan Joyce, Juli memegang tangannya, " Kamu tenang saja, dia tidak akan memiliki kesempatan untuk tampil."
__ADS_1
Dengan perasaan senang, dia menatap ke arah Bayu, sekarang keberuntungan telah menghampirinya, kali ini Yenny akan kalah.
" Kalian di sini dulu, aku mau keluar sebentar." Juli keluar dari kantornya dengan bangga, dia seperti telah melihat kekalahan Yenny.
" Bayu, apakah aku akan menang kali ini ? Dia menatap Bayu dengan penuh berharap.
" Aku kurang tahu." Jawab Bayu dengan nada berat, karena dia sangat jelas dengan kemampuan Joyce, demi mendapatkan nominasi kali ini, perusahaan telah mengucurkan banyak dana, sedangkan responnya tidak begitu memuaskan. Bahkan pada saat menerima undangan, dia juga merasa sangat luar dugaan.
" Bayu, apa maksudmu ? Apakah kamu tidak berharap aku menang ?" Joyce melangkah mundur dan merasa tidak enak.
" Aku tentu mau kamu menang, tetapi hal ini sangat aneh, apakah kamu....." Dia memeluki pinggang Joyce, pandangannya seperti sedang membaca pikiran Joyce, " Aku harap tidak, kita semua jelas tahu permainan di kalangan ini, jangan lakukan hal yang tidak aku suka."
" Bayu....... kamu membuatku takut." Joyce mengedipkan mata dan melepaskan pelukannya, " Aku tidak mengerti maksudmu."
" Lupakanlah, aku yang terlalu berlebihan." Bayu melihati perutnya dan tersenyum, " Sudah sarapan belum ?"
Joyce menjawab dengan manja, " Belum, aku ingin makan bersamamu."
Bayu menggandengkan tangannya dan mereka pergi ke restoran.
Mereka kelihatannya selalu berduaan, tetapi bibit kejahatan mulai bertunas di dalam pikiran Joyce.
Ambisinya telah berkuasa di dalam hatinya.
Di saat mereka sedang bermesraan, Juli telah memblokade seluruh berita undangan terhadap Yenny, bahkan laporan dia ke pimpinan perusahaan adalah Yenny telah lama berniat untuk meninggalkan Cemerlang Entertainment, dia ingin pindah ke perusahaan lain, pimpinan perusahaan menjadi tidak senang terhadap Yenny.
Sementara Yenny sangat tenang, dia menyelesaikan pekerjaan yang di berikan yaitu iklan LKU, pada saat bersamaan kak Ruby menerima telepon dari Nasha bahwa mereka ingin membuat video filantropi, mereka berharap Yenny bisa berpartisipasi.
" Baik, aku akan ikut." Setelah berpikir sejenak, Yenny berkata, " Apa kabar dengan pihak perusahaan ?"
" Joyce telah pergi, dengar - dengar sangat bergengsi, Juli bersaudara menuruti apa maunya. Aku merasa sangat aneh dengan juri - juri itu, ternyata akting dia bisa masuk nominasi, pasti ada permainan !"
__ADS_1