Pembalasan Sang Artis

Pembalasan Sang Artis
Bab 42


__ADS_3

Kalau ada Melvin, maka akan lebih bahaya terlebih lagi, dia juga hanya ingin memberikan terlebih lagi, dia juga hanya ingin memberikan kesempatan kepada Yenny, bukan sepenuhnya menuntun Yenny, kalau tidak sekali kalimat saja yang keluar dari mulutnya, mana ada team sutradara yang tak berani pakai Yenny.


Tapi, itu bukan kesempatan yang di raih dari tangan Yenny sendiri dong, dia tak mungkin merasa bahagia itu.


" Oke."


Dia membalas ciuman itu, mata Yenny terlihat tertawa, laki - laki ini sangat mengerti hatinya, mengerti ia ingin apa.


Memasuki malam, ada mobil mewah yang memasuki parkiran.


Seluruh sisi ada penjaga, Yenny di bawah pengawasan, ia memasuki ruang exhibition.


Yenny hanya memakai make up tipis, ia memakai baju yang sudah di siapkan Melvin berwarna abu silver, baju tersebut memeprlihatkan tubuh Yenny yang seksi, di tambah hiasan kepala dan kalung, ia seperti bidadari yang turun dari khayangan, wajahnya sangat tenang seperti air, ia sangat di sambut hangat oleh tamu - tamu di dalam.


" Artis asia ?"


" Wajahnya sangat familiar, aku pasti pernah berjumpa ! Dia siapa ......"


Kehadiran Yenny memancing perhatian banyak orang. Itu karena ia dulunya sudah masuk ke dunia internasional, tapi dia pensiun beberapa tahun dan banyak artis baru muncul sehingga namanya pun mulai redup.


Ketika orang - orang lagi sibuk - sibuknya menebak, ada suara yang memanggil.


" Yenny !"


Suara tersebut adalah Nasha, ia mencoba membuka jalan dari orang - orang yang berusaha menghalangi dia. Dia bahagia sampai menerobos datang, ia memeluk Yenny, " Aku tak menyangka bisa bertemu kamu di sini ! Kita sudah 3 tahun tidak berjumpa ! Kamu baik - baik saja kan ?"


" Aku sangat baik, maaf sekali, sudah malam tapi baru nongol."


Yenny dengan sopan membalas senyuman menurut Nasha ini merupakan tindakan yang sangat sopan untuk seusianya, dia sangat bersyukur, dia bisa sampai di posisi ini itu karena ketika pertama ia melakukan shooting untuk beberapa film itu sangat berhubungan sekali, jalannya itu satu per satu, kekurangan satu tahap pun hasilnya juga akan sedikit berbeda.


Ketika pertama kali bertemu, juga mendengar Nasha berteriak Yenny, tak banyak orang kilas balik perempuan yang sangat cantik itu.

__ADS_1


" Dia itu artis China yang pernah di gunakan oleh Nasha !"


" Aku masih ingat waktu itu aku mengundang dia ikut film yang lumayan besar, ia berkata shootingnya bisa sampai 10 tahun lagi."


Setelah itu ia seperti ingin balik untuk pensiun, tak di sangka hari ini ia bertemu dengannya lagi, masih sangat memukau, dia mau tampil lagi ?"


Para tamu undangan sangat penasaran dengan Yenny, tapi masih menjaga suasana acara, tak ada yang berani memotong pembicaraan Nasha dengan Yenny, kecuali satu orang, itu adalah Baitian yang di suruh Juli menguping."


Dia melihat sendiri Yenny malam ini sangat cantik, juga melihat perlakuan Nasha kepada Yenny, ia teringat dulu ada poster film, kenapa bisa lupa !


" Ya, kamu pemeran utama di Film ' Baju Lama Ritu' ! Dia kaget hingga menepuk kepalanya, ia sadar dirinya malam itu sangat bodoh.


" Jason, ini yang pernah aku singgung waktu itu, sebuah bintang untuk 3 tahun lalu."


" Tapim kamu gak kasih tahu aku namanya siapa !" Jason kesal, nasha sering menyebut namanya beberapa kali, kalau ada kesempatan kerja sama dengan sutradara China, pasti akan mengundangnya, mereka selalu menunggu kesempatan itu, tapi tidak pernah menyebutkan nama Yenny.


Kalau tidak hari ini dia tak akan ........


Nasha mengedipkan mata, " Itu karna Yenny selalu cuti lama, aku tidak ingin mengganggu kehidupan pribadi dia, sekarang dia sudah kembali !"


Nasha mengangkat alis, tak mengerti dengan pembicaraan mereka, " Yenny, apa yang terjadi ?"


" Hanya salah paham kecil, aku percaya Tuan Jason tak mungkin sengaja." Kalaupun pagi tadi ia menyebutkan salah satu karyanya, dia juga tak percaya, sekarang banyak mata yang melihat, di tambah lagi Nasha sebagai saksi, kemampuan Yenny tak di ragukan lagi.


" Aku ada banyak topik yang ingin di bicarakan dengan anda, silahkan masuk ke dalam." Nasha tersenyum dan menarik Yenny, ia sangat akrab dengannya.


Jason berdiri di tempat asal dan terdiam meneguk Vodka, dia hampir melakukan kesalahan besar, kalau misalnya Yenny malam ini tak muncul, dia sekarang sudah berada di jurang Juli, tak menyangka Juli bisa menipunya.


Dia pasti akan menarik kesalahannya, tak membiarkan team sutradara kehilangan artis yang sangat bagus itu.


Malam itu Yenny sangat bahagia, dia sangat rindu dengan Nasha, dua orang berada di pinggir kolam mengingat masa lalu, " Guru Nasha, sudah beberapa tahun aku tak akan pernah lupa dengan bimbinganmu, aku sangat menunggu kerja sama kita selanjutnya, hanya saja ......... aku masih ada hal pribadi yang harus aku urus, aku tak mungkin tinggal lama."

__ADS_1


" Yang jelas kamu pergi berperan, kita pasti ada kesempatan untuk bertemu."


Nasha sangat gembira menggandeng tangannya, " Kamu lebih dewasa dari yang dulu, aku yakin kamu bisa berjalan lebih jauh dari ini."


Bahkan melebihi yang dia impikan, karena masa depan tak ada batasnya.


Yenny tersenyum sendiri, tapi dia tahu akan menggapai tujuan yang lebih tinggi jadi dia harus lebih banyak berusaha.


Ketika dia mempersiapkan untuk meninggalkannya, Jason berada di samping mobil menunggunya, " Nona Yenny, aku ingin kita membicarakan tentang shooting kita !"


" Tadi pagi perlakuanmu seperti itu jelas - jelas menolak saya." Yenny dengan jujur mengatakan demikian.


" Tidak, itu kesalahpahaman saya, yang jelas asal kamu menyanggupi, apa pun persyaratan anda saya akan menyanggupi."


" Perkataan anda tidak perlu demikian, kalau aku bilang, aku berharap shooting kali ini hanya ada 1 wajah asia gimana ?"


Yenny bertanya dengan yakin dan penuh wibawa.


Jason mengangguk kepala, "Oke, aku setuju."


" Jadi... sampai jumpa besok." Yenny naik ke mobil jemputan Melvin, selanjutnya tinggal menunggu besok.


Mereka sedang merancang sesuatu, harus berani menanggung hasil akhirnya.


Juli tak akan menyangka bahwa Yenny bisa mendapatkan kesempatan ini untuk muncul di lapangan, lebih lagi ia bisa membiarkan Jason tahu faktanya.


............


Yenny kembali ke taman Villa, Bayu langsung meneleponnya.


Dia sama sekali tak ingin mengangkat, tapi setelah di pikir - pikir, di angkat sajalah.

__ADS_1


" Yenny, apa yang di katakan Jason pagi ini sudah jelas, dia adalah wakil sutradara, kamu bahkan tak bisa melewati dia, tak mungkin ada kesempatan untuk join, aku sudah menyuruh perusahaan untuk menyiapkan tiket pesawat untukmu, besok pagi - pagi kamu balik saja." Dia terdengar sangat ringan, tapi seperti menjatuhkan satu tas besar.


" Dia kenapa sangat salah paham denganku, kalian juga tidak membiarkan aku menjelaskan hasil karyaku yang sebelumnya ?" Yenny tersenyum dingin.


__ADS_2