
" Surat pengunduran diri itu di tulis sendiri olehmu, aku cuma mengabulkan permintaanmu." elisha menunjukkan kepastian sikapnya.
Dia tidak akan pernah menarik kembali kata - kata yang dia keluarkan.
Prisca menempelinya dan tidak membiarkannya pergi seperti orang gila, " Aku .... aku hanya iri dengan Matthew. Aku tidak menyangka semua akan menjadi seperti ini. Masa mudaku semuanya ku habiskan di Ridge Entertainment, bagaimana mungkin aku rela untuk pergi ?"
" Direktur Elisha, aku mohon, jangan sekejam ini kepadaku !"
" Aku kejam ?" Elisha tersenyum dingin kepadanya, tidak peduli betapa semenyedihkan apa dia menangis, di mata Elisha, semuanya cuma akting.
" Direktur Elisha, aku tidak berpikir dengan jelas tadi, aku tidak benar - benar ingin pergi !" Prisca menundukkan postur tubuhnya di depan Elisha dan terus memohon.
" Sekarang semua sudah terlambat, kalau tidak, kamu sendiri yang menjelaskan kepada media mengapa ada surat pengunduran diri yang kamu tulis di mejaku ! Semua ini terjadi karena ulahmu sendiri, kamu tidak bisa menyalahkan siapa pun."
" Aku benar - benar tidak berani lagi ke depannya, aku mengaku kalah, beri aku kesempatan lagi !"
Elisha tidak ingin mendengarkannya lagi, tatapan matanya sangat dingin, " Sejak Matthew pergi, sudah berapa banyak hal yang kamu dan Kevin lakukan di belakangku ? Aku sudah memberi kamu banyak kesempatan, tetapi bagaimana kamu membalasku ?"
" Kamu mengancamku dengan pengunduran diri ! Mempersulit Yenny, menghalangi dia memasuki Ridge Entertainment, dan menipu aku berkali - kali ! Kamu hanya seorang manager dari Ridge Entertainment. Kalau aku menggunakanmu, kamu bisa duduk di posisi saat ini dengan tenang. Kalau aku tidak menggunakanmu, kamu bukan apa - apa !"
" Berapa banyak usaha yang kamu lakukan untuk menghentikan Yenny ? Lalu bagaimana hasilnya ? Bukannya pada akhirnya dia juga menjadi artis dari Ridge Entertainment ?"
" Prisca, kita akan berjalan di jalan yang berbeda ke depannya, tetapi aku akan mengatakan ini di sini hari ini, di lingkaran industri hiburan, ada aku tidak ada kamu !"
Prisca gemetar dan menundukkan kepalanya, dan Elisha tidak pernah mengatakan kata - kata kejam seperti itu.
Dia di permalukan tetapi dia tidak bisa membantah.
Dialah orang yang di buang !
Prisca cuma bisa pergi dengan tanpa hasil dan dia tidak bisa lagi mengangkat kepalanya lagi di depan Elisha. Dia berjalan menuruni tangga dengan tatapan kosong, dan melihat Kevin yang menunggunya di sudut tangga.
" Apa ? Kamu datang untuk menertawaiku ?"
Tatapan mata Prisca dingin, dia tidak tahu mengapa Elisha begitu kejam kepadanya, sedangkan Kevin tidak memiliki masalah apa - apa.
" Apakah kamu pikir situasiku sekarang lebih baik daripada kamu ?" Kevin mengepalkan tinjunya. " Dia membiarkanku tetap tinggal, hanya untuk menahan Matthew. Tenanglah, aku pasti akan mencari cara untuk membantumu balas dendam."
Kevin tidak bisa duduk diam, kalau tidak dia lah orang selanjutnya yang akan mengalami hal ini.
Mata Prisca menyala kembali dengan harapan.
Dia melihat Kevin yang berjalan pergi, tiba - tiba dia teringat seseorang.
__ADS_1
Crystin !
.........................
Matthew secara resmi menetapkan waktu bagi Yenny untuk bergabung dengan kru film " Kisah Permaisuri Xiao ", serta mengatur jadwal kerja lainnya.
" Karena ini peran artis tamu, di perkirakan kamu hanya perlu lima hari untuk syuting dan melakukan dubbing akhir. Kembalilah dan beristirahat dan aku akan menjemputmu lusa."
" Mengerti." Yenny selalu serius dengan pekerjaannya.
Tetapi dia terdiam sejenak dan berkata, " Mari kita bertemu langsung di lokasi syuting, lokasi syuting ada di Sith Film and Television Center, kan ?"
" Kamu....." Matthew tahu apa yang dia pikirkan, mengerutkan kening dengan tidak setuju, " Jika kamu pergi ke sana dengan seseorang, dan di foto oleh wartawan, bagaimana kamu bisa menjelaskan ini kepada publik ?"
" Kamu bertanggung jawab atas pekerjaanmu !"
" Aku berjanji tidak akan memengaruhi pekerjaanku." Yenny sangat yakin tentang ini.
Matthew menatap matanya dengan penuh keraguan, " Kamu tidak meninggalkannya sebentar ?"
" Iya." Jawab Yenny dengan senyum ringan di bibirnya.
Dia tidak ingin terlalu menunjukkan kehidupan asmaranya, tapi.... selama mereka memiliki kesempatan, mereka akan bersama.
Kata - katanya ini adalah kata - kata dari dalam lubuk hatinya.
Yenny mengangguk dengan tenang, " Terima kasih."
Karena Matthew tidak tahu identitas Melvin, sehingga dia khawatir kalau Yenny di tipu.
Kak Ruby menutup mulutnya rapat - rapat di samping, Melvin adalah kaisar industri hiburan. Statusnya cukup tinggi ! Dia mulai membayangkan hari ketika mereka berdua mengumumkan hubungan suami istri mereka terbuka, pasti akan mengejutkan banyak orang.
Tatapan mata Matthew terlihat kompleks seperti masih ingin mengatakan sesuatu, tetapi dia melihat bahwa Yenny sudah keluar dari mobil dan menyerah.
" Jangan khawatir, selama kamu melakukan pekerjaan sebagai manajerku dengan baik, aku tidak akan memiliki berita hitam untuk mengkhawatirkanmu. Dan mengenai kekasihku, dia adalah pria yang benar - benar mempunyai nilai penuh."
Ketika Yenny tahu saat bekerja, harus saling mempercayai. Dia tidak akan mengatakan beberapa hal terlalu jelas, tapi dia berharap bahwa Matthew mengerti bahwa dia membutuhkan seorang manajer yang serba bisa. Mengenai kehidupan pribadinya, dia tidak ingin di ganggu siapapun.
Ridge Entertainment telah memecat Prisca dan banyak hal membutuhkan Matthew untuk menanganinya.
Melihat matthew pergi, kak Ruby menggelengkan kepalanya, " Kapan kamu akan memberi tahunya ?"
Dia selalu berbicara seperti ini, kak Ruby merasa dia akan tidak tahan kepadanya suatu ahri.
__ADS_1
" Tunggu sampai aku cukup percaya padanya." Jawab Yenny dengan tenang.
Kak Ruby mengantarnya ke dalam villa dan melihat Melvin telah menyiapkan makan malam romantis untuk Yenny, merayakan penandatanganan resmi Yenny dengan Ridge Entertainment, dan tidak bisa tidak merasa iri.
" Jika dunia luar tahu bahwa direktur Melvin begitu mencintaimu, pasti iri padamu."
Dari semua orang di dunia ini, sisi lembutnya hanya akan di tunjukkan kepada Yenny.
Yenny tersenyum manis, " Kamu juga belum makan, mari kita rayakan bersama."
Kak Ruby baru ingin menjawab, tetapi dia langsung melihat tatapan mata Melvin yang penuh arti dan dengan cepat mengubah kata - katanya, " Aku masih punya janji, dan aku tidak mau tinggal di sini sebagai obat nyamuk ! Beristirahat dengan baik dua hari ini, sampai ketemu di lokasi syuting."
Ketika kak Ruby selesai mengatakan itu, dia diam - diam tersenyum pada Yenny.
Mereka adalah pasangan yang baru menikah, tentu saja, mereka harus menikmati waktu yang manis berdua.
Yenny mengantar kak Ruby keluar dan memikirkannya, " Mengapa aku merasa senyum kak Ruby tadi sangat ...."
" Kak Ruby adalah orang yang cerdas." Melvin tersenyum dan melangkah maju untuk memeluk Yenny. " Nyonya Melvin, ayo makan malam."
Hidangan indah dan lezat, di tambah suami yang tampan duduk di hadapannya yang di terangi dengan cahaya lilin, di sertai dengan anggur merah .....
Wajah Yenny menunjukkan kebahagiaannya. " Aku benar - benar merasa hidupku sangat bahagia, dan semakin lama semakin bahagia. Ini semua karena kamu."
" Ini hadiah kecil untukmu." Melvin mengeluarkan sebuah kotak dan di dalamnya terdapat sebuah gelang perak yang terukir nama mereka di bagian dalam.
" sekarang kita masih belum bisa memakai cincin pernikahan di depan umum, tapi aku ingin memberitahumu dengan cara ini, tidak peduli apa yang terjadi, aku akan selalu berada di sampingmu."
Dia melepaskan arlojinya dan bagian belakang arlojinya di ukir juga dengan inisial nama yang sama.
Yenny sangat terharu dan suaranya sedikit bergetar dan berkata, " Bantu aku memakainya."
Yang paling menyentuh hatinya bukanlah berapa banyak uang yang di habiskan lelaki itu untuknya, tetapi seberapa banyak perhatian dan seberapa niat pria itu menjaganya. Dia bisa menggunakan uang untuk menyelesaikan semua masalah pekerjaannya, tetapi cuma hanya dengan perasaan dia bisa menghangatkan hati Yenny.
" Selamat atas penandatanganan kontrak kamu yang sukses."
" Terima kasih...."
Yenny bersandar di dadanya dan mengangkat anggur merah untuk berdenting dengannya.
Dia tidak perlu membuktikan kebahagiaannya kepada siapa pun, selama dia tahu bahwa mereka memperlakukan satu sama lain dengan satu hati dan satu pikiran, itu sudah cukup.
Setelah menutup pintu ini, mereka hanya milik satu sama lain.
__ADS_1
Mengenal kecurigaan Matthew, Yenny tidak memasukkannya ke dalam hati sama sekali. Tunggu setelah mereka saling bertemu, dia akan tahu bahwa kekasih misterius Yenny bukanlah pria simpanan yang bergantung pada Yenny.