
Dia dengan tenang mengamati Yenny dengan jarak begitu dekat dia bisa merasakan aura Yenny, walaupun diam, tapi bisa menahan segalanya, sama sekali tidak terlihat asal dia.
Di dunia akting yang selalu berubah, orang yang seperti Yenny susah di temukan.
Tidak kama kemudian, MC pun naik ke panggung, lampu mulai gelap dan fashion show brand ini di mulai.
Yenny setelah lihat Melvin di pembukaan, dan buru - buru duduk, dia melihat ke arah mereka, dan tentunya sedang melihat istri dia.
Elisha melihat tatapan Melvin dan mengira Melvin sedang melihat dirinya, jadi dia balas dengan senyuman.
Yenny melihat Elisha melihat ke arah sini tidak mau kehilangan kesempatan, " Direktur Elisha, halo aku Yenny."
" Hali, bertemu lagi ya. Waktu itu di saat acara pembagian piagam banyak hal yang terjadi kepadamu, semoga kamu tambah sukses."
" Direktur Elisha........ sebenarnya......" Yenny baru saja mau lanjut bicara, Kevin tiba - tiba berdiri dan potong pembicaraan mereka.
" Permisi, aku pergi sebentar." Kevin mau keluar dan tentunya buat Yenny minggir.
Kalau begitu dia tidak bisa melanjutkan pembicaraan dengan Elisha lagi, hanya bisa menunggu kesempatan selanjutnya.
Yenny melihat melirik dia, tahu dia datang bareng Elisha, dan juga pasti orang dari Ridge Entertainment.
Kevin keluar keliling sebentar lalu kembali lagi ke tempat duduknya. Dia pun lega melihat Yenny yang sudah berhenti bicara dengan Elisha.
Fashion show kali ini sangat bagus, menunjukkan semua keindahan dari berlian itu, topik seperti ini paling nyambung antara wanita dan wanita.
" Direktur Elisha, menurut kamu model ini bagaimana ?" Yenny pun bertanya.
" Tidak Buruk, desainnya sangat unik, ada sedikit eksotis, sangat cocok dengan kamu." Elisha merupakan wanita yang berkelas dan senyum ke Yenny dengan sopan.
Walaupun dia mengira Yenny akan ke perusahaan KB, tapi di dunia kerja ini bagaimanapun akan bertemu, tidak perlu untuk membuat hubungannya canggung.
Di tambah Yenny hanya orang yang tidak seharusnya terlibat, dalam kondisi susah seperti itu, dia bisa jalan sampai hari ini, selain mengagumi kemampuan akting, Elisha juga mengagumi karakternya.
Di saat mereka sedang seru berbicara, Kevin pun panik sampai berkeringat.
Dia tidak tahu Yenny mau lakukan apa, tapi dia juga tidak bisa biarkan hal ini terus berkembang, kalau sampai masalah dia bohong ke Elisha terbongkar ?????
__ADS_1
Pikir sampai sini, Kevin langsung ikut dalam pembicaraan mereka.
" Aku masih ingat di festival film, direktur Elisha yang berikan penghargaan ke nona Yenny."
Sekalinya dia memasuki pembicaraan, Elisha dengan puas mengangguk, " Iya, benar, setelah masalah - masalah itu, aku percaya Yenny ke depannya akan lebih baik."
Kevin mengangguk ke Elisha.
Di saat ini, Boss Reid tepat di sebelah kanan Elisha, kalau terus di bicarakan, takutnya KB tidak senang, Elisha pun senyum lalu lanjut memperhatikan panggung.
Yenny baru menyadari kalau Kevin sengaja.
Dia ingin mengakhiri pembicaraan mereka, menghalang dia mendekati Elisha, walaupun tidak tahu kenapa, tapi dia sudah tidak bisa lanjutkan lagi.
Di situasi seperti ini kalau lewat batas malah akan ada respon negatif Elisha.
Telepon bergetar, dan merupakan pesan dari Melvin.
" Bagaimana perkembangannya ?"
Yenny menjawab dengan ekspresi murung, dan menghela napas dalam - dalam.
Yenny melihat Kevin juga mau bangun, lalu panggil dia, " Kamu juga mau pergi cari Direktur Elisha ?"
Kevin melihat dia dengan tenang, lalu duduk, " Yenny, Ridge Entertainment sudah menolak CV kamu, kamu tidak cocok masuk ke Ridge Entertainment, aku harap kamu jangan mempengaruhi Direktur Elisha ?"
" Tapi, mengapa aku merasa Direktur Elisha tidak tahu niat aku masuk ke Ridge Entertainment ?"
Yenny dengan tersenyum mengatakan itu.
Tiba - tiba Kevin merasa tidak enak, " Direktur Elisha memang ada rencana agar kamu masuk Ridge Entertainment, tapi aku merasa tidak cocok , aku tidak khawatir ada yang di ketahui setelah kalian bicara. Hanya saja dalam kondisi seperti ini kalau di beri tahu kenyataan, tidak akan baik untuk kamu dan Direktur Elisha."
" Kamu menghalangi jalan orang, juga tidak akan ada sumber daya yang baik saat masuk ke Ridge Entertainment."
" Apakah benar ? Tidak di sangka ternyata manajer Ridge Entertainment begitu hebat, tapi membohongi Direktur dan lakukan sesuatu seenaknya."
" Aku pernah dengar masalah kamu dan Prisca, aku dan dia berbeda, tapi dalam hal ini aku setuju dengan dia, dan kamu memang tidak cocok dengan Star Plan."
__ADS_1
" Syarat kamu tidak buruk, masih ada kesempatan untuk kontrak dengan perusahaan lain, dengar - dengar bukannya KB terus ingin kamu ?"
" Jangan banyak harap, pintu Ridge Entertainment tidak akan terbuka untuk kamu."
Dia sekaligus mengatakan itu semua agar Yenny hentikan pikiran itu.
Dia berani taruhan kalau Yenny tidak akan beri tahu Elisha semuanya dalam situasi seperti ini. Karena kalau dia lakukan itu, dia akan jadi lelucon.
Kevin tertawa seperti dia sudah menang, tapi dia kaget kalau Yenny tidak ada ekspresi panik atau putus asa, malah tambah tenang.
" Kamu dan Prisca memang bukan orang yang sejalan, karena kamu lebih buruk dari dia, dia benci aku karena dia merasa aku menghalang jalan artis dia, jadi menjebakku... Tapi kalau kamu, kamu menyiakan kepercayaan Direktur Elisha kepadamu."
" Menggunakan kata - kata bagus untuk menutup perilaku jahat sendiri, sungguh kasihan."
Kevin melihat Yenny, tapi tidak bisa balas satu kata pun.
" Aku akan membuatmu lihat aku masuk Ridge Entertainment, lalu kita baru hitung utang ini pelan - pelan, Manajer Kevin."
Kalimat ini mengagetkan Kevin, dia tidak pernah menyangka Yenny sekuat ini pantas saja Prisca ingin dia hilang.
Kalau dia benar - benar masuk ke Ridge Entertainment, kondisi ke depannya akan sangat susah di tebak.
Kevin tidak lanjut bicara dengan Yenny lagi, dari Elisha pulang sampai Fashion show itu selesai, mereka pun tidak banyak bicara. Setelah itu, semua tamu pun bergantian pergi.
Melvin melirik Yenny dari kejauhan dan langsung pergi ke tempat parkir.
Kalau hari ini tidak lancar, pikir cara lain lagi.
Yenny mengerti maksudnya, lalu meninggalkan tempat itu dari sisi lain dan bertemu dengan dia.
Kevin melihat Yenny turun tangga dan sedikit lega, kelihatannya Yenny memang akan menjadi saingan berat artis wanita yang lain.
" Direktur Elisha, kalau begitu aku pergi ambil mobil dulu." Kevin berkata, lalu pergi dari pintu samping.
Pas - pasan Elisha melambatkan langkahnya dan bertemu Boss Ried yang datang dari belakang. Selama show itu berlangsung, mereka hampir tidak bicara dengan satu sama lain.
" Boss Ried, aku tadi berbicara banyak dengan Yenny, kamu tidak masalah kan ?"
__ADS_1
" Tentu tidak." Boss Ried merasakan ada maksud tertentu lalu bertanya, " Kamu ingin kontrak dengan dia ?"
" Aku memang ada maksud begitu, tapi dengar - dengar Yenny akan kontrak dengan KB Entertainment, aku tidak akan rebut, semoga kerja sama kalian lancar."