
" Baguslah kalau kamu bisa berpikir seperti itu, aku pun sudah tenang !" Bayu awalnya masih khawatir Yenny akan bersikap keras, tidak menduga dia masih seperti dulu begitu mudah di ajak kompromi.
Bayu masih ingin berkata, namun Yenny sudah melihat pertunjukkan yang akan segera di mulai.
Dan Bayu pun melihat ke sekitar, semuanya adalah orang terkenal, orang yang ada di industri ini, hanya dia yang mengenal orang lain, dan tidak ada yang memandang dirinya yang begitu kecil ini.
Dia hanya duduk 5 menit dan pergi.
Yenny dalam hati tersenyum dingin, dia mengira paling tidak Bayu akan memiliki sedikit hati nurani, ternyata dia begitu keji, di dalam keadaan seperti ini, dia masih ingin menyuruh dirinya menjadi batu lompatan Joyce, kalau begitu lihat saja apakah Joyce memiliki keberuntungan ini atau tidak.
Begitu Bayu mendapatkan persetujuan Yenny, dia langsung kembali ke perusahaan dan mengurus pernyataan perpisahannya dengan Yenny, untuk berjaga - jaga jika dia menyesal, hari itu juga dia mengumumkan kabar bahwa Yenny akan menerima iklan pakaian dalam.
Seketika, semua orang mulai mengatakan Yenny tidak tahu malu.
" Aku masih mengira dia begitu bersih, ternyata juga adalah aktris terfavorit ketinggalan zaman yang tenar karena tubuhnya, padahal beberapa hari yang lalu aku masih begitu menyukainya !"
" Sama seperti joyce, kalau Joyce adalah orang krtiga, maka Yenny adalah aktris kotor."
" Benar - benar tidak tahu berapa banyak uang yang di berikan padanya untuk satu iklan, tidak tahu malu !"
Saat Joyce melihat berita di internet, dia pun tertawa seang, " Yenny, kamu ingin melawanku, tunggu kehidupan selanjutnya saja !"
Dia tidak perlu khawatir Yenny akan mempengaruhi reputasinya lagi, pemenang aktris terfavorit pada akan dia dapatkan, lagi pula ke depannya ada perusahaan yang akan menekan Yenny, seumur hidup ini dia tidak perlu berharap untuk maju lagi.
Setelah dia mendapatkan penghargaan aktris terfavorit, dia akan menikah dengan Bayu, Yenny bahkan tidak berhak berada di hadapannya.
Dan saat ini Yenny sudah menerima suara pernyataan perpisahan dari Bayu, " Semua ini kamu hapal dulu, jangan melakukan kesalahan di depan wartawan."
Yenny memegang kertas di tangannya, merasa sangat lucu, bagaimana Bayu bisa begitu tidak tahu malu, dia mungkin tidak tahu kata malu !
Demi orang ketiganya, dia bahkan bisa mengatakan kebohongan apapun.
Hanya saja mereka tidak tahu di tangan Yenny sudah memiliki bukti yang cukup untuk membuktikan mereka berbohong, semuanya bisa di buktikan, dan sekarang ada kak Ruby dan Cindy yang membantunya, tidak ada yang perlu dia takutkan.
__ADS_1
Di dalam monil, Cindy tidak tahan dan bertanya, " Semua bukti kapanpun bisa di umumkan dan juga rekaman suara dari Joyce dan Bayu, itu bisa membuktikan mereka melakukan cara licik di belakangmu."
" En, aku mengerti, siapkan semuanya, berikan sebuah kejutan tidak di duga pada mereka." Yenny dengan tenang menjawab.
Kak Ruby yang ada di samping mengepalkan tangan, " Aku sudah tidak sabar menunggu pria dan wanita keji ini masuk ke jurang !"
Yenny melihat ke kejauhan dengan yakin berkata, " Dulu aku terlalu tidak tegaan, mulai dari sekarang permainan baru benar - benar di mulai."
Cindy dan kak Ruby saling memandang, memutuskan untuk setia mengikuti Yenny, membantunya kembali ke posisinya.
Asalkan orang yang mengenal Yenny pasti tahu betapa sulitnya dia sampai sekarang ini, jika orang lain dari awal pasti sudah menyerah.
Serangan balasan Yenny tidak hanya memberikan serang berat untuk mereka, dan juga membuat jalan kembalinya Yenny ke industri hiburan semakin lancar, cara pembalasan dendam ini benar - benar sangat keren !
Dan saat ini, tidak menduga Melvin sudah mempersiapkan sebuah kejutan untuknya.
" Bagaimana konsernya ?" Melvin memakai jubah mandi hitam, rambutnya masih basah, dari belakang memeluk Yenny yang sedang membaca buku.
" Sangat bagus, dan aku juga sangat jarang bisa dengan tenang menikmati sebuah konser, lagunya juga adalah kesukaanku." Terutama setelah Bayu pergi, Yenny sangat menikmati konser itu.
Dengan posisi Melvin, tidak ada yang tidak bisa di lakukannya, dan dia bersedia pergi jauh demi senyuman Yenny.
Semua ini adalah ketulusannya, tidak bisa di bandingkan dengan omong kosong belaka itu, dan Yenny juga mengerti perasaan Melvin, menghargai ketulusan Melvin padanya.
" baik, asalkan tidak mengganggu pekerjaanmu, aku bersedia pergi ke mana pun denganmu." Yenny melepaskan buku dan membalikkan badan memeluknya.
Tersenyum menganggukkan kepala, Melvin mengeluarkan berita mengenai iklan pakaian dalam itu, " Aku sudah menyuruh orang untuk melaporkannya, perusahaan mereka hanyalah workshop kecil yang tidak jelas, hanya bisa melakukan promosi, lusa mereka akan segera di periksa."
" Suamiku, terima kasih atas bantuanmu.... "
" En?" Melvin memeluk Yenny dengan semakin erat.
" Kamu selalu diam - diam membantuku, kamu adalah kekuatan terbesarku." Yenny dengan tenang bersandar di pelukannya, sepertinya asalkan ada pria ini, walaupun dunia runtuh dia juga tidak tahu. " Besok aku akan mengundur waktu dan tidak akan menandatangani kontrak dengan mereka."
__ADS_1
Di jalan dia kembali ke industri hiburan, Melvin akan menjadi perlindung terkuatnya.
" Tubuhnya sangat wangi...." Melvin menyentuh wajahnya dengan sangat tulus.
Yenny tersenyum, " Aku sangat beruntung, di saat aku paling tidak berdaya bisa bertemu denganmu, ini adalah berkah terbesar tuhan untukku."
" Kalau begitu kapan kamu ingin memutuskan kontrakmu ?" Melvin tidak ingin melihat Yenny terus di sakiti oleh mereka lagi.
" Sebentar lagi..." Yenny tidak tahu akhir dari semua ini seperti apa, dia tidak benar menjawab kepastiannya.
" Dahlia Entertainment banyak rencana yang cocok untukmu.... besok aku akan memberikannya untukmu."
" Aku rasa kemampuanku tidak cukup." Yenny dengan jujur berkata, dia masih perlu mengembangkan dirinya.
Melvin tidak meneruskan menasehatinya, sebenarnya Yenny ingin kontrak dengan Dahlia Entertainment atau tidak juga tidak penting, yang paling penting adalah, semua rencana ini di buat hnaya untuknya.
Setelah semua ini selesai baru di bicarakan juga sempat.
Tapi ............
" Tidak boleh meremehkan dirimu sendiri."
Setelah itu, Yenny pun di gendong, gerakannya sangat lembut, mereka saling memandang dan melihat ketulusan satu sama lain.
Setelah romantis beberapa saat Melvin baru melepaskan tangannya, " Tidurlah."
Wajah Yenny pun memerah karena ciumannya, dengan malu menyelimuti badannya, " En."
Keesokan paginya, setelah Yenny sarapan, dia pun menaiki mobil Melvin dan pergi ke studio, kak Ruby dan Cindy sudah duluan sampai.
Tapi begitu Yenny masuk, dia pun menyadari suasana sedikit aneh.
" Ada apa ?" dia meletakkan tasnya, melihat jadwal yang ada di meja, mengerutkan dahi, " Ini di kirimkan perusahaan ?"
__ADS_1
Cindy maju ke depan, dengan marah berkata, " Aku tidak pernah melihat orang yang begitu keterlaluan, sampai sekarang mereka masih ingin membersihkan diri mereka dan mendorongmu untuk menanggung semuanya, barusan Bayu dengan sombong membawa Joyce keluar."