Pembalasan Sang Artis

Pembalasan Sang Artis
Bab 67


__ADS_3

Saat di ruangan penggantian pakaian, dia memperhatikan gaun yang berwarna perak itu, akses berliannya di mulai dari pundak sebelah kiri menerus sampai bagian rok, di tambah dengan sutera yang tipis berwarna merah muda, membawakan rasa elegan dan lembut.


Setelah di pakai oleh Yenny, tubuh Yenny yang bagus membuat gaunnya pun bertambah nilai. Setelah rambutnya di ikatkan ke atas, tulang selangkanya terlihat begitu putih dan indah, di tambah dengan kalung berlian, membuat Yenny terlihat seperti malaikat.


Yenny berputar di depan cermin melihat ke Melvin yang sedang menggaguminya.


" Cantik sekali." Dia juga sudah mengganti baju setelan, warnanya abu - abu, di lengannya ada beberapa berlian sebagai aksesoris tambahan, di bagian kerah sampai dada mengandung sedikit warna merah muda, pakaian mereka berdua sangat cocok. Dia melangkah dengan elegan ke depan Yenny, memegang tangannya dan menciuminya.


" Aku sangat berharap akulah orang yang menemanimu berjalan di atas karpet merah."


Yenny tersenyum dan khawatir, " Jika kita hadir seperti begini, hubungan kita bisa terbongkar kan ?"


Wartawan di kalangan dunia hiburan paling suka gosip, sedangkan Yenny belum ingin menyandang status Nyonya Melvin di pandangan publik.


Melvin menggenggam tangannya, " Jangan khawatirkan ini."


Selama ini artis wanita yang ingin memiliki hubungan dengannya sangatlah banyak, tetapi tim humas dari Dahlia Entertainment sangat unik. Hanya wanita yang di kagumi Melvin yang mampu berdiri di sampingnya.


Yenny ingin mengandalkan kemampuannya sendiri untuk membuktikan bahwa mereka serasi dan Melvin bersedia untuk menunggu.


Dia akan membuatnya menjadi ratu yang paling bersinar di dunia, dan mereka berdua akan bersama berdiri di bagian paling atas.


Oh ya, kontrak Shadows of Butterflies sudah ok, hanya tunggu tanda tanganmu." Dengan tersenyum, Melvin melaporkan hasil kerjaannya.


" Melvin sang asisten memang sangat tinggi kinerjanya." Senyum Yenny, " Apakah mereka mengetahui statusmu ?"


" Aku rasa tidak." Melvin terus memperhatikan kecantikan Yenny, " Mau yang ini ?"


" Baik." Yenny memang sangat suka dengan gaun ini, apalagi ini adalah pakaian couple mereka yang pertama, dengan malu dia kembali ke ruang penggantian pakaian.


Saat dia membutuhkan dukungan, Melvin selalu berada di sisinya.

__ADS_1


Setelah selesai ganti pakaian, Melvin sudah menunggunya di depan.


Melvin sedang berdiri dekat jendela dengan ponsel di tangan kirinya, ekspresinya wajahnya kelihatan sangat serius, " Apakah kamu yakin ?"


Ekspresinya memberikan sinyal bahaya, Yenny berjalan mendekatinya, dalam waktu bersamaan Melvin berbalik badan dan memegang tangan Yenny sambil menutup telepon.


" Jika kamu sibuk tidak apa - apa, aku bisa pulang sendiri." Yenny menggenggam tangannya.


" Urusannya berhubungan kamu." Nada Melvin tidak menyenangkan.


Karyawan Dahlia Entertainment mendapatkan kabar bahwa Cemerlang Entertainment sedang membina orang baru, dan persyaratannya sangat mirip dengan Yenny, bahkan di antaranya ada beberapa yang penampilannya mirip Yenny.


Mengawasi gerak - gerik saingan sangatlah normal, tetapi saat melihat penampilan beberapa orang baru mirip dengan Yenny, maka pasti ada sesuatu dalam rencana ini.


" Seharusnya kamu tahu maksud ini !" Melvin mengernyitkan alisnya, jika bukan karena Yenny, dia berkeinginan untuk menghancurkan perusahaan itu.


" Mereka ingin menggunakan orang baru untuk menggantikan aku, bahkan menindas aku dari sisi umur." Yenny menganalisa dengan kepala dingin, dia tidak hanya diam.


Dia menyuruh Yenny duduk dan berbicara dengan serius, " Jika perlu, aku akan melawan mereka."


Beraninya mereka menindas Yenny, benar - benar cari mati.


Yenny sangat terharu, karena asal dia mau, pria ini bisa merotasi ulang seluruh kalangan hiburan demi dia.


" Aku ingin melihat kemampuan mereka sampai mana." Yenny berpikir sejenak, " Walaupun umur aku adalah kekurangan aku, tetapi aku bisa mengubah kategori akting aku. Setiap tahun akan muncul banyak wajah baru di dunia hiburan, aku harus bisa menghadapi tantangan ini, jika tidak, aku tidak akan mendapatkan apa yang aku mau."


Melvin memandanginya sambil menghela napas, " Konsistenmu selalu membuat aku merasa semakin angkuh."


Kadang, dia berharap Yenny lebih bergantung pada dia, tetapi jika Yenny berubah, sepertinya itu bukan Yenny.


Yenny seperti bunga di gunung bersalju, yang bertumbuh di tebing dan menunggu untuk mekar.

__ADS_1


Karena Juli sedang mempersiapkan sesuatu dengan rahasia, Yenny pun minta izin 2 hari, dia ingin istirahat di rumah.


Ketenangannya membuat Bayu merasa tidak tenang.


Dia terus menatapi surat izin tersebut, kemudian dia berkata kepada Juli yang sedang duduk di depannya, " Sebentar lagi akan segera memasuki malam karpet merah, apakah Yenny selalu terlalu tenang ?"


" Tidak baguskah kalau dia diam ? Jika dia masuk kerja, dia akan mengetahui masalah kartu undangan dan pembinaan orang baru. Tidak datang lebih bagus." Juli sedang membaca perencanaan malam karpet nerah, " Kamu tidak usah pikirkan masalah ini lagi, lebih baik kamu menemani Joyce, bantu dia dalam persiapan, baik dari dandan maupun busana, semuanya harus sempurna."


Joyce telah bersusah payah, kali ini dia harus menang.


" Iya, aku tahu." Bayu meletakkan ponselnya, " Aku akan suruh orang pergi cek jadwal Yenny, supaya dia tidak bisa menghadiri acara."


Juli tertawa senang, " Betul, tidak boleh kasih dia kesempatan sedikitpun."


Bayu sedang memikir, beberapa tahun lalu, Yenny sangat patuh dan tidak pernah menolak permintaannya, tetapi semuanya telah berubah.


Mengingat kata - kata Yenny dan ekspresinya pada hari itu, Bayu merasa tidak tenang.


Dia mengambil kunci mobil, " Aku yang akan pergi cek."


Setiba di rumah kak Ruby, dia memperhatikan semua sudut rumahnya, " Di mana Yenny ? Suruh dia keluar !"


Dengan tidak sungkan, Kak Ruby mendorongnya keluar dan menutup pintu, " Ini rumah aku, Yenny tidak ada di sini."


" Tidak mungkin, dia sudah pindah dari apartemen dan sampai sekarang dia belum melaporkan kepada perusahaan alamat tempat tinggalnya. Jadi jika dia tidak pulang ke rumahnya, maka dia akan tinggal di tempatmu." Bayu masih kekeh, dia teriak dari luar, " Yenny, aku tahu kamu di sini, cepat keluar, ada yang mau aku omongin."


Dia harus pastikan bahwa Yenny tidak mengetahui masalah surat undangan, agar dia tidak tiba - tiba muncul di acara.


" Berisik sekali kamu, Yenny punya privasi sendiri. Besok adalah malam karpet merah harusnya kamu menemani Joyce, bukannya berteriak - teriak di rumah aku, jika berisik lagi aku akan lapor polisi." Marah kak Ruby, Jika dia memberitahunya alamat Yenny, mungkin Bayu bisa kaget setengah mati.


" Kamu !" Nada Bayu juga tidak ramah, " Perusahaan selalu adil terhadap semua artis, walaupun Yenny tidak mendapatkan undangan ke festival, kami tetap tidak akan hanya diam, ini acara pertemuan dengan fans, ini alamatnya."

__ADS_1


" Acara pertemuan dengan fans ?" Setelah membacanya, kak Ruby semakin emosi, " Kalian sungguh pengertian, waktunya sama persis dengan acara malam karpet merah."


__ADS_2