Pembalasan Sang Artis

Pembalasan Sang Artis
Bab 137


__ADS_3

Dia dulunya adalah bawahan Prisca yang merupakan artis dengan kemampuan paling bagus.


Dari segi karakter dan postur badan, sungguh bisa bersaing dengan kriteria artis wanita internasional lainnya, di tambah lagi dia lemah lembut, sangat mudah mempengaruhi penonton.


" Hallo." Yenny menyapa dan membalas salaman tangannya terasa sangat damai.


" Datang untuk rapat kah ?" Cadee melanjutkan pertanyaan.


" Oh, kalau begitu kita ngobrol di lain waktu, aku pergi syuting dulu." Cadee dan di sampingnya Matthew juga tersenyum, membalikkan badan dan pergi.


Bibir Cadee tersenyum, ia bersama asistennya meninggalkan ruangan.


Asistennya mulai menyindir, " Dia itu bagaimana sih, di belakang ingin menyingkirkan kak Prisca, ia melukaimu terus sebagai manajer, sekarang di kantor berpapasan pun tidak menyapa ??"


" Dulunya keluaran dari Cemerlang Entertainment perusahaan kecil ternyata benar - benar tidak layak."


" Sudah, jangan bicara lagi." Cadee menghembuskan napas, " Masalah kak Prisca sudah lewat, perkataan ini apabila di lontarkan akan menjadi masalah terlebih untuk Yenny ??"


Dia tersenyum sejenak dan berhenti, dia membayangkan wajah yang dingin tersebut, " Dia benar - benar orang yang sangat menarik, sementara tidak usah peduli dengan dia, nanti kita lihat."


" Oke." Asisten tersebut lebih baik tidak banyak bicara, dalam hatinya hanya mencatat keburukan Yenny.


Dari awal ketika Prisca masih ada, Cadee adalah artis papan atas yang sangat terkenal, gajinya sangat berbeda dengan artis - artis lainnya, Bahkan dia bisa langsung meminta fasilitas - fasilitas kepada perusahaan.


Dia memiliki karya dan masih muda sehingga masih banyak kesempatan, tentu saja Elisha sangat mendukung dan mempromosikan dia, tapi dia juga musuh terbesar Yenny di Ridge Entertainment.


Melihat Cadee meninggalkan ruangan, Matthew mendorong pintu ruang rapat.


" Dia di Ridge Entertainment benar - benar memiliki kemampuan, dia baru saja tanda tangan dengan perusahaan yang memperlakukan dia sangat cuek dan acuh tak acuh, mungkin akan menimbulkan masalah yang sebenarnya tidak perlu."


Tidak peduli sehebat apa pun Yenny, beberapa musuh yang datang tidak bisa di hindarkan.


Kecuali dia memiliki latar belakang yang cukup untuk mendongkrak posisi dia. membuatnya tidak perlu berbuat baik dengan orang lain.


Kali ini Yenny tidak perlu peduli.


" Aku dingin ? " Yenny mengernyitkan dahi, ini maksudnya adalah cara memperlakukan orang asing.


Matthew melihat dia berkata demikian, menggelengkan kepalanya, " Prisca dulunya adalah manajer dia, aku khawatir dia akan meminta pertanggung jawaban dari kamu."

__ADS_1


Di tambah dengan Yenny kontrak dengan Ridge Entertainment sedikit banyak telah merebut perhatian Cadee.


Meskipun Yenny tidak memiliki niat jahat, tetapi dia tetap memiliki sikap tersebut, orang yang sudah di tolak dari jauh - jauh hari, ketakutan Matthew memiliki alasan.


" Bahkan jika aku ramah dengan dia, apakah dia akan mempertimbangkan untuk merampas sesuatu di Ridge Entertainment ?" Yenny berkedip, dan kata - katanya memiliki maksud dia tidak berdaya.


Saat mereka mendiskusikan masalah ini, Elisha datang dengan Kevin.


Ketika Yenny melihat Kevin, tidak ada ekspresi di wajahnya namun hatinya masih ada sedikit kekhawatiran, tetapi dia sudah terbiasa dengan perubahan ini, tidak terlalu banyak tanya.


Namun, Matthew menunjukkan raut ketidak bahagiaan.


" Oke, mari kita mulai rapat."


" Sekarang posisi kepala pengawas artis masih kosong dan aku memutuskan untuk bertanggung jawab atas beberapa artis. Nanti krtika rapat akhir tahun, setelah aku lihat penampilanmu aku bisa memutuskan, jadi kesempatan ada di tanganmu sendiri."


Dia mengatakan demikian karna ingin mengembalikan kontroversi internal terhadap Matthew.


Tetapi di sisi lain, mungkin dia masih berniat untuk menggunakan Kevin kembali.


Pembahasan utama selanjutnya adalah jadwal kerja Yenny untuk ke depannya, masih menyinggung hubungan asmara Yenny. Di masa lalu, Kevin pernah berbuat jahat terhadap Yenny dan Elisha tidak mengharapkan akan terjadi di masa depan lagi.


" Ke depannya semua adalah satu keluarga. Ada sesuatu mohon untuk di bicarakan secara terbuka, jangan melakukan sesuatu di belakangku, apabila aku tahu aku tidak akan pernah mentolerir."


Supaya mereka bisa memimpim tim sendiri dan saling bekerja sama.


Yenny menunduk, Elisha benar - benar pebisnis yang sangat luar biasa.


Kevin dengan penuh semangat mengangguk, " Tenang, Direktur Elisha, aku akan melakukan apa yang kamu katakan." Kesalahan yang sama, tentu saja dia tidak akan melakukan dua kali.


Matthew tidak ingin tinggal lebih lama lagi, " Direktur Elisha, kami harus berangkat siang nanti akan ada tim yang masuk."


" Oh, oke Yenny, hati - hati ya." Elisha tersenyum.


Yenny sedikit menoleh dan pergi bersama Matthew.


Di kantor, tubuh Kevin yang awalnya kaku menjadi sangat rileks. Elisha tersenyum dan berkata, " Saya tahu bahwa kalian semua tidak merasa bebas, tetapi tidak ada rintangan yang tidak lewat di dunia ini. Ada hal - hal yang harus di lepaskan."


" Aku tidak ada sesuatu yang harus di lepaskan, hanya saja aku merasa bahwa Yenny ? Tidak bisa di duga, terutama kekuatan di belakangnya."

__ADS_1


Kevin ada niat untuk mengetes Elisha, apakah dia tahu orang - orang di balik Yenny.


" Di belakang Yenny ?" Elisha mengangkat bahu dengan acuh tak acuh. " Selain keluarganya, masih ada siapa lagi, keluarga Yan meskipun di dunia bisnis sungguh memiliki kekuatan, tapi tidak masuh hitungan ke dalam dunia entertainment, di tambah lagi hubungan Yenny dan mereka tidak bagus."


" Bahkan jika mereka membantu Yenny untuk menghilangkan beberapa hambatan sekaligus, itu ya untuk menghindari malu."


" Tapi, jatuh cinta antara artis dalam perusahaan selalu di larang, dengan begitu Yenny tidak patuh aturan." Kevin berdiri. " Aku rasa kau melindungi Yenny dan Matthew."


" Adakah ?" Elisha mengibaskan cangkir di tangannya, " Siapa di dunia ini yang berhak bicara untuk masalah ini ? Bisa jadi mereka akan putus setelah beberapa hari ? Di samping itu, ketika kamu jatuh cinta, tentu belum bisa membuktikan apa - apa."


Benar saja, dia punya rencana lain di hatinya.


" Apakah kamu tahu identitas orang itu ? Orang di dunia kita juga ?" Kevin terus bertanya.


" Aku tidak tahu, tapi aku hanya berpikir orang ini sangat hebat dan berpengaruh. Kalau tidak Yenny tidak akan menghindari topik ini... Aku ingin tahu jawabannya lebih dari kamu, dan aku telah mengirim orang untuk menyelidiki."


Mengetahui gagasan Elisha, perasaan gelisah Kevin mulai meresa sedikit.


Ternyata dia tidak sepenuhnya mempercayai Yenny.


Tapi dia tidak akan pernah tahu bahwa identitas pria itu tidak akan begitu mudah di lacak dan Yenny bukanlah orang bisa dia pergunakan seenaknya.


.....................


Di sisi lain.


Yenny membiarkan Matthew mengantarnya setengah jalan kemudian memintanya untuk turun.


Sith Film and Television Center yaitu tempat kru berada, membutuhkan waktu tiga jam untuk berkendara dari kota. Maksud Yenny adalah membiarkan Matthew dan kak Ruby naik mobil yang satu terlebih dahulu, dia berjanju akan muncul di sana tepat waktu.


Matthew melihat permintaannya hanya bisa menyanggupi, kak Ruby mengambil barang bawaan Yenny, dan naik bus. Melihat Matthew masih ragu - ragu dan berkata, " Ayo pergi, Yenny akan tiba tepat waktu."


" Kamu yakin sekali ?" Matthew memandangnya dan mendapati bahwa kak Ruby terlihat santai. Dia memiliki keberanian untuk bertanya, " Mereka sudah bersama sejak lama ? Sebelumnya cara mereka melakukan sesuatu juga seperti ini ?"


Dia tidak kelihatan bahwa Yenny sungguh dengan perasaan memperlakukan orang yang dia cintai.


Hanya saja tidak ada orang yang benar - benar baik di dunia hiburan. Matthew takut kalau dia adalah orang terakhir yang di tipu oleh Yenny.


" Baiklah." Kak Ruby tahu bahwa belum waktunya untuk membiarkan Matthew tahu, ia tidak banyak bicara, ia memasang headphone dan menonton film di handphonenya.

__ADS_1


Pada saat ini, Yenny sudah naik ke mobil Melvin. Dia bersandar di bahunya. " Sebenarnya, aku tidak datang sendiri. Kamu punya begitu banya kerjaan.... Aku tidak ingin menjadi beban kamu."


" Aku juga punya urusan untuk pergi ke pangkalan shooting untuk berbicara, dan menemanimu di sepanjang jalan." Melvin dalam hati sudah punya rencana.


__ADS_2