Pembalasan Sang Artis

Pembalasan Sang Artis
Bab 26


__ADS_3

Yenny menganggukkan kepala dan berdiri, lalu membalikkan kepala memperingati Cindy berkata, " orang yang berada di sisiku harus belajar menjadi lebih pintar, jangan melakukan sesuatu yang kelewatan."


Dengan kata lain, jangan asal melakukan sesuatu dan yang merepotkannya.


Wajah Cindy pun terlihat pucat, dia tidak pernah bertemu dengan artis yang begitu pandai mengatur dirinya sendiri, dia merasa Cemerlang Entertainment ke depannya pasti akan di pijak di bawah kaki Yenny.


Setelah dia dan kak Ruby naik ke mobil, Yenny barusan menunjukkan ekspresi yang lelah.


Kak Ruby mengkhawatirkan kesehatannya. " Mereka ..........."


Kak Ruby, semuanya sudah berakhir." Yenny memiringkan tubuh dan menundukkan kepala, perlahan berkata, emosi yang dalam itu di sembunyikannya dengan baik, " Aku rasa orang di perusahaan itu, aku tidak pernah mengenalnya."


" Dia masih ingin terus menyembunyikanku."


" orang sepertinya dari awal sdah seharusnya bertemu dengan raja kematian !" Kak Ruby sangat marah, membantu Yenny memarahinya, " Jangan khawatir karena masalah itu lagi, jalan di depan akan semakin lebar."


" Aku juga ingin menjadi seorang yang bisa mengontrol emosi dengan baik." yenny menutup mata, " Bawa aku pulang, aku lelah."


Yenny tidak pernah menyesali keputusannya sendiri, dia hanya tidak melihat orang denga jelas, makanya dia harus berkorban begitu banyak untuk orang itu.


Cara licik Bayu tidak hanya itu, Yenny tahu, asalakan Joyce memintanya, Bayu pasti akan menurutinya, dan yang harus dia lakukan adalah, sebelum hal itu terjadi dia harus menutup jalan Joyce.


Setelah selesai mengurus pekerjaan Melvin pun langsung pulang ke rumah, dia melihat Yenny berbaring di sofa, lampu di kamar tidak menyala, dia pun melepaskan jas dan melihat Yenny menundukkan kepala, memeluk dirinya sendiri dengan erat.


Dia terlihat begitu sedih.


Melvin duduk di sisinya, menyodorkan lengan dan memeluknya, " Ada masalah apapun kamu bisa mengandalkanku, aku akan menjadi tempat berlindungmu, walaupun ingin menangis, aku juga akan menemanimu."


Mendengar ucapan ini, semua emosi Yenny pun terluap, air matanya pun mengalir ke wajahnya sambil menangis berkata, " Maaf, menikah denganmu aku sudah sangat senang, aku tidak seharusnya menangis karena hal ini ........."


" Di hadapanku, kamu tidak perlu menyembunyikan dirimu, tidak perlu memalsukan perasaan apapun." Melvin perlahan mengelus punggungnya.


Mungkin gerakannya menenangkan orang terlalu lembut, air mata Yenny pun berhenti.

__ADS_1


" Sudah selesai ?"


Yenny mengelap hidungnya, " En !" Dia melepaskan tangannya dan melihat waktu, " Sudah begitu malam, aku pergi masak !"


Tapi sebelum dia bangkit dari sofa, Melvin dengan satu tangan menariknya kembali duduk, lalu dengan lantang menciumnya, menggunakan cara romantisnya menghapus air mata di wajah Yenny.


Cinta Melvin adalah perlindungan terbaik bagi Yenny.


" Yenny, aku ingin memberitahumu, seumur hidup ini , aku akan menjadi orang yang paling penting untukmu, tidak peduli masalah apapun yang kamu temui, aku akan menghalanginya untukmu, pelukanku selamanya akan terbuka untukmu, bersandarlah padaku yah ?"


Air mata Yenny sudah di lap sampai kering oleh Melvin, " Kamu sudah begitu lelah menangis, istirahatlah, makan malam hari ini aku yang siapkan."


Setelah makan malam, mereka berdua saling bersandar, Melvin menyodorkan tangan mengambil cangkir teh dan meletakkannya di meja, memeluk pinggang Yenny dengan erat, menari nafas, mencium wangi yang ada di lehernya.


" Kamu dengan Cemerlang Entertainment ada perubahan, aku sangat khawatir padamu, dari tadi aku terus menunggu teleponmu, tapi kamu tetap tidak menghubungiku."


Jika Yenny mengatakan bahwa dia adalah istri Melvin, Direktur Dahlia Entertainment, dia bahkan tidak perlu menghabiskan tenaga membalas Bayu, semua yang dia inginkan akan menjadi kenyataan.


Dia tidak ingin melakukan itu.


" Aku tahu kamu menginginkan sebuah cinta dan rasa hormat yang sempurna, aku berharap kamu mengerti, terhadap orang lain aku adalah Direktur Melvin, tapi terhadapmu, aku hanya lah pria milik mu ."


Apakah sudah terlalu malam atau tatapannya terlalu lembut, " Yenny tanpa sadar bersandar di pelukannya, menikmati rasa bahagia yang Melvin berikan padanya.


" Kamu paling baik padaku." Yenny dengan suara yang lembut berkata, berharap ingatan saat ini akan tinggal selamanya di hatinya.


Tidak tahu sejak kapan dia tertidur di pelukan Melvin, Melvin perlahan menutup berkas dan mengendong wanita yang ada di pelukannya, denga stabil dan hati - hati masuk ke kamar mereka.


Dia menidurkan Yenny di ranjang besar, bersandar di sampingnya dan melihatnya dalam waktu yang lama, tatapan itu sepertinya ingin mengingat rupa Yenny ini di dalam hatinya.


" Hanya kali ini saja, aku tidak akan membiarkan orang lain menyentuhmu lagi."


Semenjak Yenny memutuskan untuk mengakhiri masa lalunya sendiri, Melvin sudah menghargai keinginannya, tidak pernah ingin melampaui hal itu dan mempengaruhi kehidupannya, tapi saat masalah hari ini sampai di telinganya, reaksi pertamanya adalah marah.

__ADS_1


Dia tidak akan membiarkan orang lain memiliki kesempatan menyakiti wanitanya.


" Jaga ketat Bayu dari Cemerlang Entertaiment, utus lebih banyak orang untuk melindungi Yenny secara diam - diam ."


Karena sudah lama berada di industri ini, semua cara kotor sudah pernah di temui Melvin, dia tidak berharap Yenny menderita lagi.


Keesokkan paginya, saat kak Ruby menelepon Yenny, dia masih sedang tertidur pulas di pelukan Melvin.


Membuka mata dan menyadari dirinya memeluk Melvin dengan erat, wajahnya memerah dan bangkit, " Halo, kak Ruby."


" Yenny, aku tidak ingin membangunkanmu, tapi sebaiknya kamu datang ke perusahaan sekarang, Bayu menurunkan ancaman, dia ingin kamu segera menyelesaikan adegan di film dan menerima iklan pakaian dalam itu, dan dia juga mengatakan ...... jika kamu tidak melakukan itu, perusahaan akan menutup semua kesempatan untukmu hingga kontrak berakhir."


" Benarkah ? Aku pergi sekarang juga." Yenny menutup telepon, mendekati Melvin dan mencium pipinya, perlahan pergi dari rumah.


Di dalam kamar, Melvin perlahan membuka mata dan tersenyum.


Kalau bukan karena dia sudah sadar, bagaimana mungkin dia tahu Yenny diam - diam menciumnya.


...........


" Yenny, kamu sudah datang !" Yenny berjalan masuk ke ruangan istirahat, kak Ruby dan Cindy juga ada di sana.


Kak Ruby melihat Cindy sejenak, berkata pada Yenny, " Dia yang memberikan informasi itu, aku sudah menyuruh orang menyelidikinya, Bayu memang sudah mulai bergerak."


" Bagaimana dengan Joyce ?"


Saat ini, wanita itu pasti akan terus mengikuti Bayu, demi mengusir dirinya dan menjadi wanita Bayu, dia sudah berusaha begitu keras, sekarang adalah waktu yang paling tepat untuk menyepak dirinya keluar selamanya, Joyce tidak mungkin melepaskan kesempatan ini.


" Jejaknya sangat misterius, saat ini sama sekali tidak bisa di temukan, tapi yang bisa aku pastikan adalah, dia sangat mendukung kamu menerima iklan pakaian dalam itu, dia bahkan berharap kamu segera mulai shooting."


" Benarkah ? Sesuai dugaan." Yenny tersenyum, " Kalau begitu lihat kartu terakhir siapa yang lebih berguna."


" Kalau Begitu sekarang..........." Cindy melihat Yenny begitu tenang pun berkata, " Hanya duduk menunggu seperti ini ? Joyce terus menerus menyuruh direktur Bayu ini dan itu, direktur Bayu juga sangat mempercayainya."

__ADS_1


__ADS_2