Pembalasan Sang Artis

Pembalasan Sang Artis
Bab 63


__ADS_3

Di telinganya masih terdengar ucapan Juli, Yenny membencimu, dia ingin menjatuhkanmu, kamu terus membiarkannya berkembang begitu saja, maka Cemerlang Entertainment juga akan hancur di tangannya !"


Sewaktu acara itu berlangsung, Joyce menaiki pesawat, dan bergegas ke hotel bintang lima di luar kota.


Dia memakai gaun panjang berwarna merah dan di padu dengan jaket bergaris - garis merah putih, memakai kacamata hitam dan berjalan masuk ke hotel.


Sewaktu masuk ke kamar, dia juga di peluk oleh asisten sutradara bernama Doddy itu, dia dengan terburu - buru ingin mencium bagian muka Joyce, tangannya juga meraba ke seluruh tubuhnya.


" Sayangku ...... aku sudah menunggumu begitu lama."


" Ahhh.... kamu tunggu dulu, aku mandi dulu, jangan terburu - buru dong." Joyce mendorongnya dengan setengah tenaganya dan berjalan masuk ke kamar mandi, dia memakai baju tidurnya terlebih dahulu, soalnya di dalam perutnya masih ada anak Bayu, dia juga belum bisa sepenuhnya melepaskan statusnya sebagai tunangan Bayu, maka dari itu dia juga tidak boleh kehilangan anaknya.


Di depan pintu terdengar siulan laki - laki, dia melihat wajahnya dari cermin dan berkata, " Joyce, kamu harus tegar, kamu harus menjatuhkan Yenny tidak boleh membiarkan wanita itu menang dari mu !"


Dia berjalan keluar dari kamar mandi, dengan perlahan - lahan berjalan menuju pria itu, dan menuju jalan yang tidak dapat berbalik atau di sesalinya lagi.


Setelah 3 jam, Joyce juga memakai bajunya kembali.


Laki - laki itu seperti belum puas, dia memeluknya, " Malam sudah begitu larut, kita besok pagi pulang bersama - sama saja ! Kita berbincang - bincang lagi untuk sejenak......"


Dia masih begitu rakus.


Joyce juga menahan kekesalan yang ada di dalam hatinya, dengan pelan - pelan mendorong tangannya, " Kamu dengan aku bermunculan bersamaan di bandara, maka juga akan di curigai oleh orang - orang, tadi kamu masih belum puas ?" Dia mengelus bagian dadanya, " Kalau kamu membiarkanku mendapatkan penghargaan itu, kamu masih takut tidak punya kesempatan lagi ?"


Mukanya dan bibirnya yang begitu menggoda membuat pria itu menganggukkan kepalanya, " Baik ! Aku pasti akan membantumu, tetapi kamu tidak boleh melupakannya......"


Tangannya yang mengelus pinggang Joyce, dengan tidak rela melepaskannya.

__ADS_1


Setelah Joyce berjalan keluar dari kamar itu, seluruh badannya juga membeku, dia tidak tahu mengapa dia bisa berjalan sampai langkah ini, ini semua juga di karenakan Yenny !


Matanya juga di penuhi kemarahan dan kebencian dengan cepat meninggalkan hotel itu, dan naik ke mobil asistennya.


" Ayolah, kalau pulang terlalu malam, Bayu juga akan mencurigaiku." Dia sudah tahu jelas waktu istirahat Bayu, dan tidak akan membiarkan Bayu tahu dia tidak berada di apartement.


" Mukamu pucat sekali, apakah kita harus ke rumah sakit dulu untuk memeriksamu ?" Asistennya menanyanya dengan lembut.


" Tidak perlu." Joyce menggoyangkan tangannya dan memunculkan ekspresi dingin, " Aku pasti tidak akan kalah."


Penghargaan akting dia mau, hubungannya dengan Bayu dia juga mau.


Asalkan dia mengerti peraturan dunia entertainment ini, siapa pun tidak bisa mengalahkannya, termasuk Yenny !


Acara penghargaan itu sudah dekat Yenny malah melewati hari - harinya dengan santai, karena dia tidak hanya menyelesaikan masalah Cindy, tetapi juga mendapatkan manajer spesial.


Di depan Melvin semua adalah tawaran kontrak untuk Yenny dari berbagai perusahaan, tidak peduli bayarannya besar atau kecil, dia juga tetap memeriksanya satu per satu, dan membuat kelebihan dan kekurangan di setiap kontrak, membaginya dengan jelas.


" Ada kamu di sampingku, aku sangat tenang, tetapi ..... sudah malam begini, besok sambung lagi, oke ?" Yenny mengkhawatirkan kesehatannya, dan berjalan ke sana memijat - mijat bahunya walaupun kamu yang sedang bekerja sangat memesona , tetapi aku tidak rela kamu bekerja begitu malam untukku."


" Tidak apa - apa, aku juga tidak bisa duduk diam." Melvin memberikannya tatapan lembut, dan menariknya perlahan, Yenny juga jatuh ke dalam pelukannya, " Apalagi untukmu, aku harus melihatnya dengan lebih teliti lagi."


Ini adalah perkembangan Yenny di dunia entertainment sangat penting, keuntungannya sekarang sangat jelas, jadi harus mengandalkan keuntungan ini untuk bangkit lagi.


Di bawah lampu, ekspresi wajahnya terlihat begitu pasti.


" Melvin, kamu jangan begitu capek demiku, aku akan sakit hati melihatmu seperti ini." Yenny mengelus - elus wajahnya, dan menciumnya dengan lembut, " Kalau keberadaanku di sini tidak mengganggumu bekerja, maka aku ingin menemanimu di sini."

__ADS_1


"..... Baik." Ada wanita cantik di pelukannya, Melvin bernapas dalam - dalam untuk menahan keinginannya menggendong dia meninggalkan meja kerja itu.


Tidak lewat lama, Yenny juga tertidur di pelukannya.


Melihat dia tertidur begitu lelap, Melvin juga mengeluarkan satu tawaran dari tumpukan yang berada di meja itu, tawarannya adalah film dokumentari yang di sutradarai oleh sutradara James.


Film ini tidak memakan waktu yang lama, dan juga aktor yang ikut dalam film ini adalah aktor yang hebat, Yenny sekarang yang sudah menjadi ambassador perusahaan LKU, juga membutuhkan film untuk kembali ke depan penonton lagi, memilih film dokumentari kecil begini memang sangat berbahaya, tetapi malah bisa memberikannya kemampuan yang stabil untuk ke depannya.


Jenis film banyak, kemampuan akting yang bagus, ini juga merupakan keuntungan yang membedakannya dari artis - artis lain.


Kalau rencana ini berjalan dengan sukses, maka Yenny juga mempunyai masa depan yang tak terbayangkan, dia tersenyum sedikit, dan menutup lampu meja, menggendong Yenny ke kamar, dia akan membuat wanita ini untuk mendapatkan semua yang dia mau, dia juga pantas untuk di perlakukan begitu oleh Melvin.


Hari kedua, Melvin memberitahu Yenny keputusannya.


" Film dokumenter ?" Yenny mengedipkan matanya, dan tersenyum menganggukkan kepalanya, " Baiklah, aku setuju."


" Kamu tidak tanya alasannya kepadaku ?" Melvin melihatnya, sepertinya wanita ini sudah sangat mempercayainya sampai tahap yang tidak bisa di bayanginya.


" Ini adalah keputusan yang kamu pilih untukku dengan sungguh - sunguh, aku pasti harus setuju, dan juga aku akan melakukannya dengan sangat sungguh - sungguh !"


Yenny dengan manja memeluk lehernya, mencium bagian dagunya yang sudah di penuhi janggut - janggut pendek, " Aku tahu, kamu adalah pangeran yang bisa menerjang kesusahan untukku, aku tanpa alasan memercayaimu !"


Melvin menggendongnya, dan memeluk bagian lehernya, pandangan matanya juga di penuhi oleh kasih sayang, " Kamu tahu tidak, kata - katamu membuatku menjadi seorang monster."


Dia seperti dewi yang turun ke dunia manusiawi ini, gerakannya begitu menarik sangat mempesonanya.


" Terima kasih atas pujian tuan Melvin, hanya saja sekarang aku tidak punya manajer, kalau saja tiba - tiba mengatakan ke perusahaan bahwa aku akan menerima film dokumentari ini, Bayu pasti akan menentangnya."

__ADS_1


Dan dengan sifat Juli, dia juga pasti akan menghentikannya, bahkan dia juga mungkin memburuk - burukan nama baik Yenny di depan sutradara.


__ADS_2