
" Hari ini aku sangat senang sekali, aku sudah join bertahun tahun di perusahaan ini, aku dari awala sudah tidak enak melihat orang - orang itu, coba pikir muka Juli barusan, aku akan mimpi indah hingga tertawa malam ini."
Kak Ruby mengangguk kepala, " Aku juga."
Dia sudah berada di samping Yenny, dia sangat senang karena Yenny memenangkan pertempuran ini, " Selanjutnya besok mulai shooting."
Kemampuan Yenny di sana, Joyce hanya bisa membelalak mata sama sekali tidak bisa menang.
Kak Ruby melihat daftar urutan artis dan mengernyitkan dahi, " Grupnya juli sudah mulai naik tingkat !"
Website penuh dengan penonton yang suka, kebanyakan yang memuji Cemerlang Entertainment, tapi ada yang tak berhenti memancing komentar penonton, banyak yang melihat Joyce namun meragukan Yenny.
" Yenny dan Joyce shooting bersama ? Waktu itu di marah tidak cukup sadis kah ? Artis lama masih ingin menginjak selingkuhan mantan pacarnya, dunia ini kacau."
" Joyce adalah wanita di Cemerlang Entertainment, banyak sumber ada di tangan dia, Yenny di depannya sangat lemah, kali ini kasian Yenny dipermainkannya."
" Dukung Joyce !"
Yenny hanya dengan santai melihat beberapa komentar dan dengan santai membuka video.
" Tidak cukup panas, Cemerlang Entertainment masih mengumumkan rancangan shooting kali ini, cepat promosikan Joyce." Cindy memotong, " Kita perlu membalas gak ?"
" Lihat nanti saja." Yenny menaruh kontrak tambahannya dan berpikir.
Mobil berhenti di taman villa, ia mengangkat kepala, melihat Melvin sudah berada di balkon lantai 2, ia seperti bintang yang sedang mengamati Yenny dengan tatapan lemah lembut.
" Cindy, kita balik ke kamar yuk." Kak Ruby menarik Cindy ke dalam.
Yenny baru saja mengganti sepatu, Melvin sudah menyambutnya, " Capek kan ?"
Dia mengelus rambut Yenny, " Aku sudah suruh orang membuat sup ikan di kamar, mereka sudah menyiapkan, jangan khawatir."
Tangannya meraih Yenny, membawanya ke kamar.
Seketika Yenny merasa beban di pundaknya sudah berpindah, " Melvin, kamu ......"
" Aku rindu kamu."
Dia membalik badan dan memegang pinggul Yenny, ia mencium bibir Yenny, ia tidak ingin melepaskan Yenny.
__ADS_1
" Direktur Melvin, kamu baru saja menggunakan sup ikan untuk menggoda aku ?"
" Ya." Kepalanya turun ke pundak Yenny, ia mencium parfum Yenny dan memeluk Yenny ke arah jendela.
Ia melihat meja teh terdapat cemilan, Yenny bersandar pada dadanya, ia tertawa bahagia.
" Makanlah, setelah makan lanjut lagi."
Melvin sungguh - sungguh menyiapkannya sup ikan, dia sangat memperhatikan istri tersayangnya, " Kamu gak kepikiran membatalkan kontrak dengan Cemerlang Entertainment ?"
Yenny mengedipkan mata, dia sangat mengerti maksud Melvin, meskipun ia bos besar lingkungan artis ini, dia juga tidak ada kuasa karena Yenny masih menjadi artis di bawah naungan Cemerlang Entertainment, dia tidak bisa ikut campur, dia bisa melakukan apa pun untuk membantu Yenny tapi tidak bisa menyentuh batas, ini adalah kesepakatan mereka berdua, dan juga melindungi Yenny.
" Kamu tak percaya dengan kemampuanku ?" Yenny sengaja bertanya demikian.
Melvin menghembuskan napas, membantunya mengambil nasi, " Kamu tahu pemikiranku, kecuali kamu meninggalkan Cemerlang Entertainment, kalau tidak.............."
" Melvin, aku ingin berusaha sendiri." Yenny mengulurkan tangannya meraih kerah baju Melvin, " Kamu memperlakukan aku dengan sangat baik, luka di hidupku semakin lama semakin berat, suatu hari kalau kamu meninggalkan aku, aku tidak bisa menanggungnya."
" Di naskah tidak ada kondisi seperti ini, kalau pun ada aku tidak akan membiarkannya terjadi."
Melvin dengan yakin berkata demikian, ia menggandeng tangan Yenny dan menyentuhnya seakan tak ingin melepaskannya lagi.
" Aku sejak kapan bohong denganmu ?"
Dia merangkul lehernya dengan penuh menggoda ia menatapnya, Yenny berada di pundaknya dan tersenyum genit, " Vin, kamu.......... genit sekali."
" Kita sudah resmi, apa pun yang kamu lakukan itu halal." Suaranya semakin kecil.
Keduanya semakin mesra, seakan saling memberikan keamanan dan kenyamanan.
Hari ketiga Yenny di bangunkan oleh kak Ruby.
" Yenny, tanda tangan di sini." Dia memberikan sebuah kontrak yang isinya untuk di tanda tangan.
Yenny tertidur pulas dengan masih terhuyung - huyung ia membuka mata, " Apaan ?"
" Cepat tanda tangan !" Seru kak Ruby.
Yenny mengiyakan baru saja ingin menulis, ia melihat beberapa kata, kontrak bodyguard.
__ADS_1
" Ini ?" Dia terdiam, " Apa yang terjadi ?"
Kak Ruby tersenyum, ia memberi tahu semua ke Yenny, " Ini semua kemauannya, kamu sudah berada di tempat Bayu bersaudara dan masih ingin tinggal di Cemerlang Entertainment maka seluruh keamanan hidupmu itu harus di asuransikan !"
" Betul, meskipun hanya bergantung pada rencana perusahaan itu tidak cukup, enam nama ini adalah bodyguard terkenal yang akan di berikan untuk mu dari direktur Melvin, untuk seterusnya mereka akan menjagamu bergantian 24 jam." Cindy menambahkan.
" Perlu kah ?" Yenny menggeleng - geleng kepala dan melirik, ia membetulkan baju tidurnya, " Aku pergi kasih tahu dia."
Tapi ketika itu, Melvin sudah menunggu di ruang tamu.
" Vin, gak perlu begini kan ? Aku bisa jaga diri sendiri."
Melvin melihat perasaannya kacau, ia menarik tangannya, " Aku tidak bisa memastikan 24 jam untuk menjagamu, di dunia seperti itu terlalu banyak yang tidak bisa kamu ketahui, aku tidak bisa kehilanganmu, jadi aku akan melakukan sebisaku untuk keamananmu."
" Tapi........ " Yenny hanya melihatt ke arah Melvin yang selalu berkorban, mengkhawatirkan, menjaga dengan kelembutan, ia tidak bisa menolak.
" Tidak ada tapi, aku ingin kamu aman setiap harinya."
Melvin menggapai tangannya dengan manja, ia merasa pantas untuk berkorban, ia ingin bersama Yenny sampai tua.
Di dunia ini, ia bersedia melakukan apa pun untuknya, ia ingin melindungi dan menjaganya.
Kak Ruby hanya di samping melihat mereka dan kagum, tidak hanya karena bayaran 6 nama bodyguard itu tinggi terlebih lagi ia bertemu suami yang sangat mencintai Yenny.
Ke enam bodyguard ini sangat hebat, mereka itu bahkan sudah pernah melindungi pemimpin negara, selain itu mereka juga pernah bekerja sama dengan orang lain, kalau bukan karena Melvin posisinya berpengaruh, mereka tidak mungkin mau menjadi bodyguard Yenny.
Dati tanggal kontraknya berlaku, Yenny seperti membeli senilai asuransi, selain itu ia tidak perlu khawatir ada orang yang mengganggunya.
Di bandingkan apa yang di perbuat Bayu terhadap Yenny, Melvin sangat menyayangi Yenny, menggunakan seluruh kekuatannya untuk menjaganya setiap waktu, apa pun yang di inginkan Yenny, ia akan support.
Kak Ruby melangkah keluar dari kamar. ia bersemangat, " Yenny akhinya setuju."
" Kak Ruby, Yenny nanti akan semakin membaik."
" Betul, lelaki brengsek itu pasti menyesal, kita doakan dia dan Joyce langgeng sampai tua, brengsek sampai akhir, jangan sekali - kali menghalangi kebahagiaan Yenny."
" Tunggu nanti pernikahannya di umumkan, hari itu juga kita lihat respon Bayu."
Demi Joyce, Bayu bahkan menggerakkan hubungan dalam Cemerlang Entertainment, dalam semalam semua berita artis terpampang wajah Joyce masuk layar kaca, ia bahkan berlangganan website V, tidak henti - henti memberikan berita bagus tentang Joyce, semua cara sudah di lakukan.
__ADS_1