
Setengah jam kemudian, Matthew dan Yenny berjalan keluar dari rumah Elisha.
" Sebagai manajermu, aku tidak akan bertanya tentang privasimu, tapi .... kamu harus memberitahuku setidaknya, di mana kamu tinggal ?"
Begitu ada masalah, dia dan kak Ruby bisa saling berkomunikasi.
" Vista Residence." Kemudian Yenny berkata kepada kak Ruby, " Aku akan ikut di mobilnya, kamu pulanglah dulu."
Dia tidak tahu banyak tentang Matthew, tetapi melihat ekspresinya. Sepertinya ada sesuatu untuk yang ingin di katakannya.
Karena telah memutuskan untuk menggunakannya, lebih baik menyelesaikan semuanya sekaligus.
Ini juga hal yang membuat Matthew lebih tenang, karena Yenny sangat pintar, tidak hanya memiliki bakat dalam akting, tetapi juga kecerdasan EQ yang tinggi.
Kalau tidak, kak Ruby tidak akan tinggal bersamanya selama bertahun - tahun.
" Silahkan naik."
Di jalan, Matthew mengambil inisiatif, untuk membuka mulut, " Di masa lalu, aku berteman dengan Prisca dan Kevin, tetapi sesuatu terjadi 5 tahun yang lalu. Dan ketika aku kembali kali ini, aku menjadi musuh mereka."
" Mengerti." Yenny tidak bertanya lebih lanjut.
" Aku akan mengambil kembali apa yang mereka hutang padaku, tetapi kamu dapat tenang, kalau aku tidak akan memanfaatkan kamu."
Yenny telah mendengar hal - hal 5 tahun yang lalu, dia juga tahu bahwa jika Matthew tidak mengalaminya masalah itu, posisinya dalam industri hiburan sekarang benar - benar luar biasa, mungkin dia menjadi manajernya adalah sebuah hal baik.
" Bersiaplah untuk upacara penandatanganan kontrak Ridge Entertainment jelas layak untuk partisipasi kamu."
Yenny mengangguk, dalam pemikiran, dia cocok dengan Elisha dan Matthew.
Prisca dan Kevin memiliki posisi yang sangat tinggi di Ridge Entertainment ketika dia memasuki Ridge Entertainment, dia akan mendapat pengaruh dari mereka. Tetapi dia memang suka tantangan, dia ingin melihat - lihat Prisca mempunyai cara licik seperti apa.
Di sisi lain, Melvin yang jauh di luar negeri, telah mengerti tentang situasi ini melalu kak Ruby.
" Meskipun Matthew adalah manajer Yenny, orang yang paling di perlukan di sampingnya adalah kamu."
Kak Ruby tersenyum dan berkata, " Tapi mengapa aku merasa bahwa orang yang paling di perlukan untuk Yenny adalah kamu ? Setelah aku pergi ke bandara untuk menjemputnya, dia merasa gelisah, dan Elisha bertanya tentang masalah percintaannya. Aku rasa, Yenny pasti belum tidur sekarang."
Melvin mengerutkan alisnya, menutup telepon dan terhubung langsung ke video call Yenny.
Ternyata benar, dia belum tidur.
" Melvin, apakah kamu sudah menyelesaikan pekerjaanmu ?" Yenny tersenyum main - main dan menatap wajah tampan di layar.
" Iya, bagaimana denganmu ?" Aku dengar dari kak Ruby bahwa kamu bertemu dengan mereka hari ini, apakah kamu berdiskusi dengan senang ?"
__ADS_1
" Kamu sudah mendengarkan semua dari kak Ruby, mengapa kamu bertanya padaku lagi ? Diskusinya menyenangkan, tapi aku.... sangat merindukanmu." Yenny menurunkan suaranya dan berkata ke mikrofon, penuh godaan.
Melvin segera membuka situs internet dan memesan tiket kembali tercepat.
Dia tidak bisa bertahan setiap menit tanpa Yenny. Masalah kecelakaan kali ini telah di atasi semuanya.... dan dia bisa tidak menghadiri pertemuan besok.
Karena istrinya mengatakan bajwa dia merindukannya, dia tentu harus muncul di depannya secepat mungkin.
Kedua orang itu berbicara untuk waktu yang lama, baru menutup video call dengan enggan.
Yenny berbaring di ranjang besar di rumah, mencium aroma bantal dan selimut yang sudah di kenalnya dengan akrab, dan perlahan - lahan tidur.
Pikiran dan ketergantungannya pada Melvin melebihi apa yang dia duga.
Pagi - pagi keesokan paginya, Yenny bersiap untuk berangkat dan pergi ke kru film untuk bertemu sutradara, tetapi dia ketika dia turun dia langsung mendengar seseorang membuka pintu.
Kali ini........
Dia bergegas menuruni tangga dan melihat Melvin !
Dia mengenakan mantel berwarna hitam - biru, dan terlihat menawan. Ketika dia melihat dia turun, dia segera membuka lengannya.
" Melvin "
" Yenny..."
" Kenapa kamu kembali secepat ini ? Mengapa kamu tidak memberi tahu aku, aku masih ingin menjemput kamu di bandara !" Gumam Yenny.
" Karena aku sangat merindukanmu."
Melvin meraih pinggangnua, lalu mencium bibirnya, perlahan menelusuri bibirnya, dan memperdalam ciuman mesranya.
" Aku mencintaimu."
Tiga kata ini di katakan di antara ciuman Yenny.
Tidak ada cara menunjukkan kasih sayang selain pengakuan yang begitu bersemangat.
" Aku lebih mencintaimu."
Melvin menatapnya, dia tahu berapa menyakitkan pengkhianatan yang dia alami dulu, tetapi dia benar - benar bisa membuka hatinya dan membarkan Melvin menggerakkan hatinya.
Dia bersumpah dalam hatinya bahwa dia akan menyayanginya seumur hidup dan menghargainya....
" Kamu masih punya pekerjaan, berangkatlah dulu, sampai bertemu nanti malam."
__ADS_1
Melvin berkata dengan lembut dan mengantarnya keluar.
Yenny terlambat 10 menit. Ketika dia sampai di pintu, raut wajah Matthew jelek. " Kamu membuang - buang waktumu, itu menghabiskan umur aktingmu, lelaki itu, apakah itu sepadan dengan waktumu ?"
Yenny tertegun
Lalu dia dengan hati - hati menganggukkan kepalanya, " Dia layak mendapatkannya."
" Sepertinya yang paling kamu inginkan bukan posisi bintang film internasional, tetapi cinta, lalu mengapa kamu repot - repot mendapatkan kontrak Ridge Entertainment, perusahaan entertainment lainnya lebih cocok untukmu."
" Bagaimana kamu tahu bahwa aku tidak menginginkannya ? Aku merasa tidak ada konflik antara kedua hal ini."
Matthew terdiam, pada saat itu, dia melihat bayangan wanita lain di Yenny.
Dulu, Cedra pernah mengatakan hal yang sama !
Matanya bergetar dan raut wajahnya menjadi rumit.
Yenny menebak bahwa dia memikirkan masa lalu, tetapi dia dan Melvin tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.
" Aku tahu apa yang aku lakukan sekarang, aku mencintai pekerjaanku, tetapi aku juga tidak akan melepaskan kekasihku."
Melihat bahwa Yenny begitu gigih, Matthew tidak mengatakan apa - apa lagi, tetapi memandang ke luar jendela, " Itu tergantung pada berapa besr kemampuan pria yang kamu sembunyikan, dan aku harap aku hanya khawatir berlebihan."
Suara Yenny sedikit tengelam dan berkata dengan tegas, " Jika bukan karena dia aku tidak bisa sampai di sini hari ini. Jika aku berhasil, tetapi aku kehilangan dampingannya, aku lebih memilih untuk tidak punya apa - apa."
Dalam mobil sangat sunyi, dan Matthew mengerti apa yang di maksud Yenny.
Dia mengingat kenangan lama di benaknya. Dia dan Cedra saling jatuh cinta setelah bersama untuk waktu lama. Ketika dia bersiap untuk pensiun dan berkonsentrasi mendukung untuk karier XCedra, kisah asmara mereka di ekspos oleh Prisca dan Kevin. Membuat Cedra salah paham bahwa dia ingin putus, mereka bertengkar hebat, Cedra ....
Pada saat itu, suasana hatinya tidak stabil. Jika dia bisa menyadarinya lebih awal dia tidak akan membiarkan dia mempunyai pikiran untuk bunuh diri.
Segera, mereka tiba di hotel tempat para kru berada.
" Film ini akan di luncurkan bulan depan, dan banyak nama besar akan ikut. Meskipun ini hanya peran tamu pendukung, film ini akan di rilis selama hiburan Golden Week, yang akan sangat meningkatkan waktu kamu tampil. Ini jugalah hal yang paling kurang dari kamu sekarang. Ambillah peran ini dan kemudian taklukkan. Masalah di belakang akan menjadi jauh lebih mudah."
Yenny pertama - tama harus berdiri teguh dan terus naik ke tempat yang lebih tinggi.
Karena ini bekerja, Yenny pasti bekerja sama.
Yang aku khawatirkan sekarang adalah Prisca juga akan membiarkan artisnya Kely untuk bersaing mengambil peran ini, dan juga Belle di bawah Kevin.... Mereka semua akan menjadi pesaing kamu. Sekarang kamu masih belum bisa mengumumkan penandatanganan Ridge Entertainment. Jadi, untuk sementara kita berada dalam posisi tidak menguntungkan.
" Di tambah cara yang mereka gunakan untuk mendapatkan kesempatan selalu licik. Ini bukan pertarungan yang gampang.
" Aku sudah melihatnya." Yenny hanya memberi jawaban yang samar.
__ADS_1
Tetapi tidak peduli seberapa kuat lawannya dia tidak akan kabur !