Pembalasan Sang Artis

Pembalasan Sang Artis
Bab 25


__ADS_3

" Cinta di dalam ucapanmu hanya ingin menipu wanita untuk naik ke ranjang, aku benar - benar merasa sedih untuk Joyce, hari ini kamu mengakhiri denganku, kee depannya kamu juga akan meninggalkannya." Yenny menarik nafas, kata demi kata berkata, " Dulu aku sudah buta, ke depannya jalani jalan kita masing - masing."


" Baik, jalani jalan kita masing - masing ! Tapi kamu tidak akan bisa lepas dari kuasaku, asalkan kontrakmu belum berakhir, maka aku akan terus menyembunyikanmu, dan walaupun kontrak sudah selesai, aku juga akan menutup jalanmu ! Tidak akan memberikanmu memiliki kesempatan untuk kembali lagi !"


" Kalau begitu aku tunggu ......... hanya saja, aku rasa yang akan aku tunggu adalah kehancuran Cemerlang Entertainment !"


Hubungan yang bertahun - tahun itu hilang begitu saja.


Yenny hanya menganggap dirinya bertemu dengan binatang yang tidak berperasaan, dia bukan tidak sakit hati, tapi karena sudah merasakan sakit, dia tahu dia harus keluar dari ini dan memiliki kehidupan yang baru !


Yenny menelan semua rasa sakit di hatinya dan pergi.


Mulai dari hari ini, dia akan terus berjalan dengan harapan membuat mereka semua lenyap dari industri hiburan.


" Bagaimana ?" Kak Ruby terus menunggu Yenny di ruang make up.


" Sudah mulai perang." Yenny tersenyum, saat dia berjalan dari kantor Bayu sampai ke ruang make up, dia sudah melepaskan semua masalah.


Di saat mereka berbicara, seseorang wanita yang memakai heels berjalan ke mari, dengan suara yang tajam bahkan bisa terdengar di seluruh lantai, " Yenny, apakah kamu buta ? Aku mengirim pesan padamu kenapa ridak di balas, aku sudah menunggumu 10 menit !"


Yenny mengangkat kepala, dengan dingin melihatnya, kak Ruby pub batuk, " Dia adalah Cindy."


Cindy mengira jika dia tahu bahwa dirinya adalah manager yang di utus oleh Bayu, dia akan langsung mengaku salah, tersenyum sombong, " Jika kamu meminta maaf dengan tulus, aku akan memaafkanmu."


" He, apakah ini pertama kalinya kamu menjadi manager ?" Yenny melihatnya sejenak, tanpa membalikkan kepala dia pun berjalan masuk ke ruangan make up dan menutup pintu, sama sekali menganggap Cindy sebagai udara.


" Kamu !" Cindy tidak menduga, Yenny yang di blokir perusahaan masih berani begitu sombong padanya, dai pun langsung menendang pintu ruang make up dan langsung menjatuhkan cangkir di meja.

__ADS_1


Suara pecah begitu menusuk telinga.


" Apakah kamu pernah mendengar artis yang mendapatkan gelar aktris terfavorit mendengarkan ' Perintah ' Seorang manager, perusahaan ingin memblokirku, aku tidak peduli, bagaimana denganmu ? Kamu kira jika setelah aku di blokir kamu, sebagai manager apakah kamu masih berguna di perusahaan ? Saat itu, kamu adalah orang -pertama yang di tendang keluar."


" Kamu asal berkata ! Direktur Bayu tidak mungkin melakukan ini padaku."


" Oh ? Kenapa tidak mungkin, coba aku tebak. mungkin dia menjanjikan banyak bayaran untukmu kan, kamu yakun kamu akan mendapatkannya ? Aku bisa memberitahukan padamu, sebelum itu, kamu sudah di habisi dulu."


Tatapan Yenny begitu tajam. seperti pisau perlahan mengancam Cindy.


" Di Industri ini, tidak ada orang yang benar - benar bersih, dulu demi mendapatkan penghargaan aktris terfavorit, aku bahkan memanjat berapa banyak bahu orang untuk berada di posisi itu, jika kamu tidak ingin menjadi salah satu batu loncatanku, sebaiknya lebih cepat putuskan ingin menjadi mata - mata Bayu atau menjadi orangku." Tatapan Yenny benar - benar mengerikan.


Detak jantung Cindy bahkan hampir berhenti.


Dia melangkah mundur dan tubuhnya bersandar di dinding, " Aku ...... aku tidak mengeri apa yang sedang kamu katakan !"


Cindy dengan heran melihat berkas yang ada di tangannya, melihat tidak sampai 2 halaman, wajahnya pun tiba - tiba berubah.


Dengan tidak percaya melihat kak Ruby, bagaimanapun dia tidak percaya hanya dalam waktu beberapa jam, kak Ruby bisa menyelidiki hal ini.


Anekdot, jual beli identitas pribadi ...... setiap kasus di katakan dengan sangat jelas di berkas itu.


Semua ini jika tersebar, dia sama sekali tidak bisa berdiri di industri ini.


Di bandingkan dengan Joyce hanya bisa manja dan bergantung pada pria, kemampuan Yenny sepertinya lebih hebat.


" Maaf, kak Ruby, aku masih terlalu muda, tidak mengerti, aku salah, aku tidak seharusnya ........"Cindy tiba - tiba menampar wajahnya dengan kuat, " Lain kali aku tidak akab berbicara seperti itu lagi dengan Yenny, perusahaan sudah mengutusku untuk menjadi managernya. Aku juga terpaksa, walaupun aku tidak melakukannya, pasti tetap ada orang yang melakukannya, aku tidak ada cara lain selain mendengar perintah direktur Bayu."

__ADS_1


Cindy bisa mengatakan ucapan ini, sudah membuktikan posisinya.


Kak Ruby melihatnya, " Masuklah dengaku."


Cindy menganggukkan kepala, mengikuti kak Ruby kembali masuk ke ruang make up, lantai masih berantakan, Cindy pun langsung membersihkannya, " Maaf, Yenny, aku berjanju tidak akan terjadi hal seperti ini lagi lain kali !"


Setelah ancaman tadi, saat ini Yenny terlihat begitu mengerikan dan lantang, siapa yang mengatakan dia adalah aktris terfavorit yang sudah ketinggalan zaman dan mudah di sakiti ?


Yenny duduk di ruang make up berkata, " Aku bisa membiarkanmu berada di sisiku, tapi jika kamu masih mengkhianatiku dan melakukan cara licik, akibatnya ...... kamu tanggung sendiri."


Cindy dengan gugup menundukkan kepala, dia sudah benar - benar terkejut karena Yenny.


" Perlihatkan kontrak iklan padaku." Yenny berkata, suaranya yang tenang terdengar di ruangan.


" Apa ?" Cindy terkejut, lalu sadar bahwa yang Yenny katakan adalah iklan pakaian dalam, dia pun menelan ludah, dari tas mengeluarkan kontrak, awalnya dia sudah memikirkan beberapa cara untuk memaksa Yenny menandatangani kontrak ini, tidak menduga begitu dia mengeluarkan kontrak, Yenny bahkan tidak melihatnya dan langsung menandatangani kontrak.


" Kamu setuju mengambil iklan pakaian dalam ? Kamu bahkan belum melihat isinya ......." Cindy tiba - tiba merasa tidak mengerti Yenny.


" Jika kontrak ini di buat khusus oleh mereka untukku, aku lihat atau tidak apakah ada perbedaan ?" Yenny sangat sadar, walaupun dia menolak, Bayu tetap akan memikirkan berbagai cara membuatnya menyetujuinya, jadi lebih baik dia menerimanya dan memikirkan cara lagi.


" Kamu hanya perlu membantuku menyusun jadwal, setiap hal harus di ingat dengan jelas ! Yenny dengan tenang memerintah, " Aku ingin kamu memikirkan dengan jelas, ingin ikut dengaku, atau ingin menjadi mata - mata Bayu dan Joyce."


Cindy terdiam, ini mungkin adalah alasan kenapa reputasi Joyce semakin memburuk dan Yenny malah kebalikan !


Setelah memikirkannya denga jelas, dengan yakin menjawab, " Kamu tenang saja, aku akan melakukan semuanya dengan baik."


Yenny menganggukkan kepala dan berdiri, lalu membalikkan kepala memperingati Cindy berkata, " orang yang berada di sisiku harus belajar menjadi lebih pintar, jangan melakukan sesuatu yang kelewatan."

__ADS_1


__ADS_2