Pembalasan Sang Artis

Pembalasan Sang Artis
Bab 88


__ADS_3

Aktor - aktor lain meninggalkan tempat itu melalui pintu masuk utama. Dia tidak khawatir terlihat oleh orang lain dan tanpa sadar meneriakkan namanya.


" Selamat...." Melvin mengulurkan tangan dan memeluk Yenny, dan dua orang itu kelihatan sangat mesra di gelapnya malam.


" Aku ......" Dia membuka mulut dan ingin mengatakan begitu banyak hal. Tetapi ketika melihat wajahnya dia tiba - tiba tidak bisa mengungkapkan perasaannya dengan kata - kata.


Seolah - olah dia telah tahu apa yang mau dia bilang, Melvin membawanya ke dalam mobil, " Ayo pulang."


Yenny tersenyum dan bersandar di lengannya.


" Aku sangat merindukanmu."


Dia berbisik di telingannya, Melvin membawanya keluar dari mobil dan berjalan ke villa.


Dia mengaitkan tangannya di leher Melvin dan saling berciuman dengan hangat. Kedua orang itu saling berpelukan dan melewati malam yang manis dengan mesra.


Sampai larut malam, mereka baru berhenti menempeli satu sama lain dan sama - sama berdiri di balkon untuk melihat bintang.


" Penghargaan ini tidak di atur oleh kamu ?" Dia menatapnya dengan curiga dan mengawasi ekspresinya dengan seksama.


Bagaimanapun, kekuatannya di luar imajinasinya. Tidak sulit baginya untuk membuat sebuah penghargaan lagi. Tetapi jika Melvin menyuruh orang dalam untuk memberi penghargaan ini kepadanya, maka penghargaan dia tidak menginginkannya.


" Tidak, aku tahu kamu tidak menyukainya." Telapak tangan Melvin membelai punggung Yenny, meskipun waktu yang di habiskan bersama tidak lam, tetapi mengenai hal yang dia suka dan dia benci, dia sangat jelas.


Bibir tipissnya sedikit terangkat dan mendekati Yenny, " Hadiah apa yang kamu inginkan malam ini ?"


" Emmm.... Apakah aku boleh minta apapun ?" Yenny tersenyum nakal dan memegangi wajahnya dengan jarinya. " Aku ingin pria di depanku ini tetap bersamaku selamanya."


Melvin memandangnya, matanya yang berwarna hitam seperti tinta itu memancarkan senyum Yenny.


" Kamu telah menyia - nyiakan kesempatanmu, karena pria ini sudah menjadi milikku."


.....................


Di kamar pasien VIP rumah sakit Unity.

__ADS_1


Joyce sedang berbaring di ranjang rumah sakit dan perlahan membuka matanya. Managernya, Hendi, berdiri di sampingnya. Di luar ruangan di kelilingi oleh wartawan yang di hadang. Mereka menyumbat di depan pintu dan ingin mendapatkan berita dari tangan pertama langsung.


" Joyce, kamu sudah bangun ?" Hendi melihatnya membuka matanya dan segera pergi ke samping ranjang. " Bagaimana? Merasa lebih baik ?"


Joyce menatapnya dan perlahan mengingat kejadian kemarin malam, " Apakah upacara penghargaan sudah berakhir ?"


" Iya, semuanya adalah berakhir, istirahatlah dengan baik." Hendi menghela napas, dia sudah mengikuti Joyce dari dulu sampai sekarang, dan tidak ingin dia menyakiti dirinya sendiri.


" Aku ....... aku pada akhirnya masih tetap kalah dari Yenny." Tangan Joyce gemetar dan mengenggam erat sprei, dan matanya di penuhi dengan kebencian.


" Pasti ada seseorang di belakangnya yang sedang membantunya. Dia bisa memecahkan rekor festival perfilman Jinge, mendapat penghargaan kontribusi terbaik, kontribusi apa yang dia buat, bukankah semua telah di beli dengan uangnya !"


" Apa ?" Otak Joyce seketika terjaga.


Dia tidak pernah berpikir bahwa Yenny akan......


Joyce menggeram, " Atur beberapa wartawan yang sudah di kenal untuk datang dan mewawancarai aku. Aku punya rekaman dan foto Bayu dan Jayawan yang sedang bernegosiasi secara diam - diam. Yenny bisa mendapatkan penghargaan ini, semuanya karena ada hubungan dengan Jayawan, bahkan jika tidak, aku juga harus menariknya untuk mati bersama - sama."


" Tidak bisa !"


Tetapi jika dia benar - benar ingin melakukan ini, dia akan mengkonfirmasi adanya hubungan gelap dengan Jayawan ketika saatnya tiba, tidak akan mudah menjelaskan ini pada publik.


" Jika keputusan kontrak KB terpengaruhi oleh ini, aku akan membantumu mencari kontrak dengan perusahaan lain. Kamu dapat percaya bahwa aku tidak akan menyerah kepadamu."


" Apa gunanya ? Aku tidak muda lagi. Aku masih bisa bertahan jika ini terjadi beberapa tahun, dan juga Jayawan pasti tidak akan melepaskanku. Dia tahu bahwa aku mempunyai foto dia meniduriku di tanganku. Sudah terlambat bagiku jika menunggunya mengancamku, aku harus mengambil kesempatan !"


" Joyce ..... kamu !"


Hendi tidak tahu bagaimana membujuknya, cuma bisa berkata, " Aku akan pergi untuk mencari beberapa wartawan yang akrab dulu, jangan khawatir, tenangkan pikiranmu."


Tidak banyak aktris yang comeback seperti Yenny, dan pasti ada banyak media yang memusatkan perhatian padanya.


Meskipun rencana Joyce sangat berbahaya, itu juga satu - satunya jalan untuknya sekarang.


Hendi telah menghabiskna sejumlah uang dan membeli seorang reporter dari dua perusahaan media untuk mengatur wawancara khusus dengan Joyce.

__ADS_1


Di sore hari, berita luar biasa muncul di daftar pencarian terbanyak.


" Sebenarnya ratu perfilman, atau ratu tidur dengan orang lain !"


" Berapa banyak pria do bali comebacknya ?"


" Transaksi terbuka, ada gambar kebenaran."


Berita utama di situs web media utama adalah tentang festival perfilman Jinge dan Yenny. Hal - hal mengenai mendapatkan penghargaan kontribusi terbaik telah di tambah - tambahkan dengan kesan buruk oleh orang - orang, dan dia juga mengahncurkan karakter Yenny dalam artikel ini, menuliskan bahwa para juri mempunyai hubungan tidak jelas dengan dia, bukan Joyce.


Juga si posting foto dia berjalan di karpet merah malam itu dengan Jayawan.


Berita negatif itu luar biasa banyak, dan Yenny di dorong ke garis depan masalah Cemerlang Entertainment di pandang sebagai perusahaan jual beli di artis rendahan yang terikat dengan aturan tersembunyi. Para juri yang tidak di sebutkan namanya juga mulai menjadi sasaran netizen.


Semua orang kewalahan oleh situasi yang berubah - ubah ini. Mereka memposting karena penghargaan Yenny dan banyak netizen yang mengucapkan selamat, lalu mempertanyakan apakah akting Yenny benar - benar terlalu hebat. Dan menghabiskan seluruh air matanya di ranjang para juri.


Sebagai direktur dari Cemerlang Entertainment saat ini, ponsel Bayu telah di ledakkan oleh para jurnalis.


Dia duduk di kantor, dan marah, " Bawa Joyce kehadapanku segera !"


Wanita ****** itu benar - benar memaksanya dengan cara yang kejam, menyeret semua orang ikut jatuh bersamanya !


Foto - foto dan rekaman itu mengungkapkan kesepakatan dia dan Jayawan, dan sekarang Cemerlang Entertainment telah melihat wajah aslinya.


" Rumah sakit mengatakan bahwa dia telah keluar dari rumah sakit, dan sekarang aku tidak tahu harus ke mana mencarinya." Sekretaris itu menjawab.


" kalau begitu coba cari ! Tidak peduli berapapun biayanya, aku harus menemukan orangnya !" Bayu berteriak keras.


Joyce, kamu tunggu saja.


Bayu menggunakan semua koneksinya di lingkaran industri dan akhirnya menemukan Joyce melalui dua wartawan yang mewawancarai Joyce.


" Joyce, keluar kamu !"


Dia terus berteriak dan berteriak seperti orang gila, dia sudah di paksa sampai menemui jalan buntu dan tidak mungkin membiarkannya pergi begitu saja.

__ADS_1


__ADS_2