
" Kalau begitu malam ini kamu makan lebih, agar besok ada tenaga untuk bertarung." Melvin tersenyum dan mengelus kepala Yenny, jalan masuk ke restoran secara bersamaan.
\\\\\\\
Acara amal kali ini berhubungan dengan melindungi lingkungan, Yenny sampai di tempat tepat waktu, dan jalan bersama kak Ruby ke ruang istirahat.
Selain artis dari Star Plan, masih ada 7 artis lainnya, di antara mereka semua, pengalaman Yenny tidak termasuk yang paling tua, dan juga latar belakangnya tidak yang paling hebat.
Dia terlihat sangat biasa, terutama dia sampai sekarang belum umumkan kalau dia tanda tangan kontrak dengan perusahaan yang mana.
Dengan kemampuan dia pun tidak cukup untuk membuat dia menonjol di antara semua orang di sana.
Jadi saat sutradara melihat dia pun merasa sedikit ragu.
Yenny sangat mengerti perasaan di ragukan, dan dia juga sudah terbiasa.
" Walaupun ini hanya syuting iklan amal, aku berharap kalian bisa menunjukkan kondisi terbaik, banyak yang harus di rekam, kalau bisa lewat dengan sekali saja."
Kalau bukan Elisha yang minta untuk menambahkan Yenny, sutradara juga tidak akan pakai dia.
" Yenny sangat professional, jadi kamu tenang saja." Kak Ruby berkata sambil tersenyum.
" Baiklah." Sutradara setelah melirik Yenny sebentar pun langsung pergi.
Yenny tidak menjelaskan sama sekali, hanya melihat semua susunan tempat syuting dan sedang memikirkan syuting nanti.
Artis lain pun terus datang, saat mereka lihat Yenny semua sangat kaget. Ada juga bicara dari belakang tidak ingin satu layar dengan dia.
" Ini apa ? Bukannya iklan amal ? Masa artis penuh rumor seperti itu pun pantas ikut ?"
" Kalau tahu begitu aku tidak datang, menurunkan harga diri aku saja."
Kak Ruby tiba - tiba marah, mereka semua sungguh keterlaluan.
Untung saja Yenny sempat tahan dia, " Ini adalah kerja pertamaku yang di kasih oleh Elisha, tidak boleh hancurkan, mereka hanya bicara beberapa kata, lagi pula mereka tidak tahu kenyataannya."
Kak Ruby hanya mengiyakan, " Benar - benar menjengkelkan."
Di saat ini juga, Prisca membawa 2 artis itu datang dan dia sangat kaget saat melihat Yenny.
__ADS_1
Menurut sepengetahuan dia, Yenny sekarang tidak ada kantor yang menandatangani dia, mana mungkin bisa keluar di acara syuting ?
Yenny hanya tersenyum, dan melihat ke arah Prisca yang sedang mengejek dia.
Setelah dia memperkenalkan 2 artis itu ke sutradara, langsung suruh mereka ganti baju, tapi salah satu dari mereka ada yang sangat mengagumi Yenny, ingin bicara dengan Yenny.
Tapi Prisca langsung menunjukkan muka marah, dan marahi dia, " Kamu sekarang artis Ridge Entertainment kalau pergi bicara dengan artis tidak jelas seperti itu apakah tidak memalukan ?"
Setelah dia bilang itu, seluruh orang di tempat syuting melihat ke arah dia.
" Ada tontonan !"
" Itu Prisca yang dari Ridge Entertainment kan ? Aku pernah dengar dia, dia sangat hebat, kali ini Yenny mampus."
Yenny mendengar dengan sangat jelas, tapi dia hanya tersenyum dan tidak masukkan omongan itu ke hati.
" Pergi make up, nanti tunjukkan yang baik ya !" Prisca berkata kepada dua artis itu, saat dia melihat ke arah Yenny, tatapan dia menunjukkan kewaspadaan.
Yenny mengapa kebetulan bisa muncul di sini !
" Kalau aku adalah kamu, aku tidak akan di sini, artis yang tidak ada yang mau menandatangani juga pantas syuting iklan amal kali ini ? Aku mau pergi temui sutradara dan bertanya !"
Tapi Yenny maju 2 langkah, gunakah suara yang hanya mereka berdua bisa dengar, " Aku masuk ke Ridge Entertainment atau tidak bukan kamu yang bisa atur."
Kalimat ini saja sudah buat Prisca kaget !
Dia hanya bisa Yenny masuk ruang make up, dan dia langsung telepon ke kantor, " Bantu aku periksa, selain dari Star Plan, apakah Ridge Entertainment tanda tangani artis lain ?"
Mengapa Yenny begitu berani ? Sebenarnya siapa yang bantu dia dari belakang !
Tidak peduli bagaimana artis lain diskusikan dia, bagaimana Prisca beri dia tekanan, Yenny sudah bertekad akan kerja sesuai dengan kebutuhan kerja, lakukan hal yang harus dia lakukan dengan baik, kalau untuk yang lain dia percaya Elisha akan atur.
Setelah make up, Yenny langsung dengarkan sutradara dan berdiri di depan kamera.
Tiba - tiba dia langsung berubah jadi orang yang berbeda, semua ekspresi dia sangat pas, tadinya sutradara tidak berharap banyak, tapi setelah lihat gambaran itu langsung teriak, " Kamera 1, siap !"
Semua urang kihat ke layar utama, Yenny berdiri di samping properti dan mulai syutingnya.
Hanya coba satu kali dan dia sudah mengerti maksud sutradara.
__ADS_1
Dia mengangkat kepala sedikit, dan tersenyum, seperti sedang ada di hutan tropis menikmati alam.
Artis lain yang tadi asal bicara pun diam semua.
Mereka semua sadar, kemampuan mereka kalah dengan Yenny, sutradara lalu angkat tangan dan lampunya ikuti dia dan menyorot ke muka Yenny.
Ikuti aba - aba sutradara, Yenny pelan - pelan buka mata.
Langsung kembali ekspresi tenang, dia melihat kak Ruby, kak Ruby angkat jempol, dia paling senang melihat Yenny syuting iklan, kemampuan dia memang sudah standard artis papan atas.
Sutradara sangat mengakui kemampuan Yenny, tapi karena ini iklan yang akan di siarkan di jam penting, butuh ulang dengan tipe lain.
Tadinya dia berpikir apakah harus undang beberapa aktor lain, tapi kalau di lihat sekarang, Yenny sudah sangat bagus.
Lalu sutradara pun langsung meminta Yenny untuk menyelesaikan bagian terpenting sendiri.
" Apakah kamu mau ?" Sutradara dan wakil sutradara melihat Yenny dengan sangat berharap.
Karena bagian syuting ini ada syarat yang tinggi untuk kemampuan akting para aktris, dia harus berdiri di depan kain hijau dan bayangkan ini sedang di tebing dan matahari sedang terbenam.
Yenny mengerti maksud sutradara, lalu langsung mengangguk, " Tentu mau, aku pergi ganti baju dulu."
" Kalian antarkan baju ke ruang make up Yenny, selanjutnya Bintang dari Ridge Entertainment siapkan diri !"
Prisca membawa Bintang ke arah sutradara dan kebetulan bertemu Yenny, dia menatap Yenny dengan kesal.
Mengapa Yenny begitu beruntung !
Di mata Prisca, Yenny pasti juga tidak bersih ! Dia sudah berada di industri ini begitu lama, dia sudah lihat terlalu banyak, Yenny bukannya tidak ada masa lalu buruk, hanya saja tidak ketahuan.
Kenapa kalau Ridge Entertainment kehilangan Yenny, dia akan buktikan artis yang dia bawa akan lebih terkenal !
" Sutradara Avery, ini Bintang, orang baru dari Ridge Entertainment, ke depannya akan sering bertemu, semoga kamu banyak bantu."
" Pergi siap - siaplah." Sutradara Avery masih sedang melihat hasil syuting Yenny tadi, jadi hanya mengiyakan.
Prisca melihat balik ke arah Yenny, sangat iri.
Dia dengan suara pelan memberi tahu Bintang bagaimana dia harus lakukan, dia juga sudah lihat hasil Yenny, tahu kira - kira apa yang sutradara itu mau, jadi menyuruh Bintang kira - kira lakukan seperti itu.
__ADS_1