
" Kamu !" Juli tak menyangka Yenny bisa tahu hal ini, dia segera menghalangi di depannya, " Oke, tuan Jason, silahkan anda meninggalkan tempat ini, besok kita lanjut lagi."
Yenny masih dengan tenang duduk di kursi tak berpindah sedikitpun
Jason dengan tatapan benci melihat ke arah Yenny, " Sungguh menghabiskan waktuku saja." Ia berjalan keluar.
Ketika pintu sudah tertutup, Juli dengan kesal memukul meja, " Yenny, kamu sebenarnya mau apa ? Walaupun Jason hanya wakil sutradara, kalau kamu buat dia marah, tidak akan ada bagusnya untuk kamu, kalau kamu keluar dari pintu ini juga jangan menyandung kaki Joyce."
Lucu, sebenarnya siapa yang menyandung kaki siapa.
Yenny dengan tenang membalikkan badan, ia melihat Juli yang terdiam, " Aku hanya memberikan diriku sendiri penjelasan, ketika di salah pahamkan oleh orang lain, masa kesempatan satu kalimat untuk berbicara pun tidak boleh ? Masa aku bukan aktris di Cemerlang Entertainment ?"
" Yenny, aku rasa kamu keterlaluan, kamu bicara demikian hanya memberikan masalah ke perusahaan saja, cepat telepon Jason minta maaf !" Bayu di samping berkata demikian.
Kak Ruby mengangkat alis, kalau misalnya saat ini Yenny meminta maaf, tak mungkin membuktikan semua perkataannya adalah fakta ?
Tapi Juli sangat agresif, dia sudah memberikab ponsel ke Yenny, di tambah lagi Bayu berada di sampingnya memberikan pendapat, kalau misalnya Yenny tidak menelepon nomor ini, ia bisa saja menjadi musuh besar Cemerlang Entertainment.
Kalau dulu, Yenny masih bisa ragu karena perkataan mereka, tapi sekarang .......
Hanya menjumpai mereka saja ia mulai kesal, " Yakin kalau aku telepon ?"
" Yenny ! Menyuruhmu ikut shooting kali ini bersama dengan Joyce itu semua demi kebaikanmu, tak ada hubungannya dengan perusahaan, penampilanmu juga akan berdampak tahu, kenapa kamu sangat kontraditif dengan sutradara itu ?"
" Aku kontradiktif ? Aku hanya berkata tentang fakta, baik, kalian maunya aku telepon untuk minta maaf, kalau gitu aku akan bertanya baik - baik dengan mereka, berdasarkan apa Joyce bisa ikut acara ini ?"
Di hadapan keluarga Bayu, Yenny sangat tidak membiarkan hal itu terjadi, mendengar perkataannya demikian, Juli merubah idenya, kalau misalnya ketahuan dengan team sutradara, akting Joyce adalah palsu, maka itu tidak bisa di bayangkan akhirnya akan menjadi seperti apa, tidak hanya Joyce yang di tolak, bahkan hasil nama yang dia kumpulkan selama ini akan rusak.
" Oke, Yen, aku mengerti perasaanmu, tapi kamu juga harus tahu kalau aku tidak akan menggunakan kamu, ini adalah kemauan dari Jason, aku gak bisa menarik maksud dia, tapi aku akan berusaha hari ini sampai di sini dulu ya, besok....."
__ADS_1
" Maksudnya, kalau Jason berubah pikiran, kamu akan membiarkan aku ikut ?" Yenny menangkap maksudnya dengan tajam.
Juli sedang menggunakan klip videonya dia untuk tampilkan bahwa Joyce benar - benar bisa akting, di depan wakil sutradara Jason ia menghancurkan Yenny, membuatnya seperti artis wanita tertolak, kemudian menggunakan beberapa cara kotor lainnya... ketika pulang ke negaranya, tak mungkin ada kesempatan untuk memperbaiki diri lagi.
Kalau bukan Yenny terlebih dahulu mengetahui informasi ini, mungkin semuanya akan terkubur dalam - dalam.
Apabila di bandingkan dengan Joyce, Yenny lebih lama berkecimpung di bidang ini.
Dia hari ini berani melabrak Juli, itu karena dia sepenuhnya memahami kondisi, sehingga ia membiarkan team sutradara untuk tak merelakan artis asia wanita itu kemungkinan hanya dia !
" Yenny, kamu sekarang ingin meraih ini ?" Tanya Bayu kepada Yenny, seperti tak mengenali dia saja. Dulu Yenny sangat mendengar perkataan Bayu, sekarang sangat berubah total !
" Ya, aku hanya menginginkan Jason mereka setuju aku join, aku tak butuh alasan lain untuk menolak bukan ? Kamu juga aktrisnya Cemerlang Entertainment, hal ini tidak berdampak buruk pada perusahaan bukan ?"
" Kak Juli !" Joyce tak tahan.
Lihat nanti kalau bukan karena mereka .....
" Ini kamu yang bilang loh." Yenny membalikkan badan, meninggalkan ruang rapat.
Pintu tertutup, Joyce sangat khawatir dan menarik tangan Bayu, " Gimana dong ? Kalau Jason bisa memeriksa seluruh klip video itu dan menemukan kalau itu semua palsu, bisa - bisa ......"
" Diam !" Tak perlu menunggu Bayu membuka mulut Juli duluan menghentikan kalimatnya, " Kamu kira ini di rumahmu ? Mau apa tinggal bilang ! Bayu segera bawa dia pulang. "
" Oke Kakak." Bayu tak berani membantah maksud kakaknya, ia menarik Joyce keluar.
Di dalam ruang rapat, matanya Juli sangat panas, dia menelepon hotel, menyuruh cameramen pergi menemui Yenny dan menyuruh untuk berita kotor itu segera di terbitkan, dia tidak takutĀ Yenny malu.
Tapi ketika ia menelepon orang hotel, mereka memberitahu bahwa Yenny sama sekali tidak check ini di hotel itu, kamar tersebut sejak semalam kosong.
__ADS_1
" Apa ?" Juli menutup telepon, ia menyuruh orang mengecek keberadaan Yenny, bahkan mengintilnya supaya tahu dia di mana.
Masalah tersebut tidak selancar yang ia harapkan, Yenny tak semudah itu.
.............
Di Taman Villa
Yenny melihat Melvin memberikan dirinya surat undangan, ia tertawa, " Ini bukannya membuatku khawatir lagi ?"
" Tak berarti apa - apa, hanya memberitahukan rencana minggu depan terlebih dahulu." Tatapannya sungguh tampan menggoda.
Itu adalah anak perusahaan Dahlia Entertainment yang mengadakan exhibition mengenai film - film yang di undang adalah dari artis - artis ternama dan sutradara ahli berserta tim editor. Seperti Juli dan lain - lain tak mungkin bisa di undang, jadi Yenny tak perlu memperhitungkan informasi mengenai dia dan Melvin akan di umumkan atau tidak.
" Kamu setiap kali selalu memikirkan secara detail tentang diriku." Dia melangkah ke depan, mengeluarkan tangannya dan memeluk Melvin, kepalanya berada di dada Melvin, ia bersandar padanya. Membuat Yenny sangat lega.
Bibir Melvin mulai naik dari atas kemudian menggigit bibir bawah Yenny, ia mencium pipinya Yenny, kemudian berhenti di bibirnya dan menciumnya.
Keduanya saling tenggelam dalam ciuman.
Melvin melepaskan Yenny dan menarik napas panjang, " Kalau bukan karena malam kamu masih ada urusan, aku tak akan semudah itu melepaskanmu."
" Yaa, aku harus berterima kasih banyak padamu tuan ........" Yenny tertawa manis, ia melepaskan tangannya.
Dia sangat senang caranya berpacaran, sangat dekat dan sangat menghormati satu sama lain, Hal ini di butuhkan dalam hubungan pernikahan yang paling ideal. Selain Melvin tak ada lagi yang membuatnya bahagia.
" Aku akan mengirim orang untuk mengantarmu, malam ini aku gak akan nongol, sisanya harus kamu sendiri yang atur."
Kalau ada Melvin, maka akan lebih bahaya terlebih lagi, dia juga hanya ingin memberikan terlebih lagi, dia juga hanya ingin memberikan kesempatan kepada Yenny, bukan sepenuhnya menuntun Yenny, kalau tidak sekali kalimat saja yang keluar dari mulutnya, mana ada team sutradara yang tak berani pakai Yenny.
__ADS_1