Pembalasan Sang Artis

Pembalasan Sang Artis
Bab 124


__ADS_3

Seperti yang di pikirkan Yenny, reporter itu sedang berpikir keras untuk mencari cara untuk mengambil lebih banyak foto. Dia merasa bahwa lelaki misterius itu pasti kekasih Yenny. Yenny tidak kelihatan mempunyai berita hitam, tetapi bagaimana mungkin tidak ada yang membuatnya di belakang dalam perjalanan come backnya ke industri hiburan ?


Jika dia bisa menggali berita ini, dia akan menghasilkan banyak uang !


Seorang wanita cantik dan unggul seperti Yenny, jika topengnya di bongkar, akan menjadi seperti apa ? Dia percaya bahwa semua orang menantikannya !


Setelah pesawat mendarat, Yenny tidak berhenti, dia langsung pergi ke tempat parkir dan naik ke mobil kak Ruby dan pergi.


" Kenapa ? Raut wajhmu terlihat tidak terlalu baik, apakah terlalu lelah ?" Kak Ruby bertanya dengan perhatian.


" Ketika Melvin mengantarku ke bandara, kami di foto di bandara oleh seseorang reporter." Yenny tidak menyembunyikan hal ini dari kak Ruby dan menceritakan kisah itu kepadanya, " Aku sudah mengirim pesan kepada Melvin. Untuk saat ini, seharusnya tidak ada masalah. Reporter tidak memiliki bukti konklusif di tangannya.


" Sekarang semua berita masih menulis tentang cedera yang tidak di sengaja ketika aktor Dahlia Entertainment syuting di luar negeri. Reporter itu pasti tidak tahu identitas bos besar."


Yenny mengangguk, tetapi suasana hatinya masih sangat rumit, dia sudah berbeda dari masa lalu, dia lebih rasional dan berhati - hati dalam hal perasaan.


Tapi .......... dia benar - benar jatuh cinta pada Melvin.


Bukan cinta istri untuk suaminya, tapi cinta seorang wanita untuk pria. Dia tertarik oleh cahaya yang di pancarkan tubuhnya, matanya akan mengikutinya tanpa sadar, dan selama dia ada, hatinya akan sangat tenang.


Sama seperti kali ini terpisah darinya, walaupun hanya untuk beberapa hari, dia tetap merasa seperti bertahun - tahun.


" Yenny, apakah kamu khawatir setelah kamu menjalin hubungan dengan bos besar, akan ada serangkaian masalah ?" Kak Ruby mengerti karakter Yenny dan maksudnya tersampaikan dalam satu kalimat pertanyaan.


" Iya, sedikit..... kak Ruby, bantu aku memeriksa koran ini bernama Petir."


Yenny berencana dengan hati - hati.


" Tenanglah, serahkan semua padaku. Kamu harus mengutamakan penandatanganan Ridge Entertainment, aku akan mengantarmu ke tempat direktur Elisha."


Yenny mengangguk, dan radio di mobil membawakan berita tentang cedera aktor Dahlia Entertainment.


" Crystin beruntung, dan semua media melaporkan tentang Dahlia Entertainment, jadi dia berhasil melarikan diri."


Bagian atas dan bawah Dahlia Entertainment sedang mengurus masalah kecelakaan ini, dan belum mengekspos berita hitam tentang Crystin. Dan juga kerja keras Nero Entertainment, membuat berita Crystin hampir tersembunyi.


Yenny tidak bicara, perhatiannya bukan pada masalah itu.


" Jangan khawatir, dia adalah direktur Dahlia Entertainment. Dia pasti bisa menyelesaikan masalah ini dengan mulus." Kak Ruby mengganti saluran radio ke saluran musik dan ingin Yenny bersantai sejenak.


Tetapi hatinya masih di luar negeri, bersama Melvin.

__ADS_1


Dia telah melihat kemampuan Melvin, tetapi meski begitu, dia tetap tidak tahan untuk khawatir kepadanya tentang hal itu.


Karena penandatanganan kontrak Yenny masih di rahasiakan, lokasi pertemuan kali ini berada di rumah Elisha.


Setelah Yenny memasuki pintu, dia melihat bahwa Matthew sudah duduk di sofa, dia berjalan lurus dan duduk dalam posisi yang tidak jauh darinya.


Kak Ruby sangat tidak puas, jika bukan karena Matthew, Crystin juga tidak akan bisa membuat badai besar seperti itu.


Untungnya, insiden itu terselesaikan tepat waktu, kalau tidak karier akting Yenny akan sangat terpengaruh.


" Yenny, Matthew, kalian harus bekerja sama dengan baik di masa depan."


Elisha meletakkan kopi di atas meja, " Aku sangat jelas tentang kemampuan kalian berdua. Aku ingin kalian saling percaya dan mendukung satu sama lain. Apakah kalian mengerti ?"


Arti dari kata - katanya sangat jelas, dia tidak ingin melihat peristiwa ini terulang kembali.


" Aku punya sebuah syarat, " Yenny membuka mulut dengan tenang, berkata kepada Elisha, " Aku butuh ruang pribadi yang cukup."


Matthew tersenyun mendengar ini, " Tenanglah, selain urusan kerja, aku tidak akan menanyakan hal lain."


" Kalau begitu aku harap kamu melakukan pekerjaanmu dengan baik, dan tidak terjadi kesalahan seperti itu lagi."


Senyum Matthew menjadi lebih dalam. Seperti yang dia duga, Yenny memang artis yang bertingkat tinggi. Tatapan mata Elisha sangat bagus.


" Mengerti." Matthew hanya mengucapkan sepatah kata, karena dia sudah memutuskan untuk menjadi manajer Yenny, dia sudah mengerti jelas tentang hal ini.


Walaupun jika Elisha tidak mengatakannya, dia akan membantu Yenny mendapatkan sumber daya terbaik.


" Aku sudah mempersiapkan upacara penandatanganan kontrak, dan kalian akan hadir bersama saat itu." Elisha mengatakan rencananya, dan hanya dengan cara lini dapat memberi kesan mendalam pada banyak orang.


" Aku akan melakukan pekerjaanku dengan baik."


Yenny dengan tenang mengatakan itu dan perlahan - lahan menyeruput kopi.


Matthew tidak banyak bicara, kemampuannya sudah terpampang di sana.


" Yenny, ada satu hal lagi, yang aku ingin mengkonfirmasi padamu.... Mengenai masalah asmara, apa yang perlu kami ketahui sebelumnya ?"


Dasar pemikiran perusahaan Entertainment bertanggung jawab atas artis adalah bahwa artis itu sendiri harus jujur.


Kalau tidak, ketika beberapa berita hitam di ekspos, perusahaan Entertainment tidak bisa membantu menyelesaikan masalah ini secepat mungkin.

__ADS_1


" Ya, kami memiliki hubungan yang baik dan rukun, tetapi aku tidak bermaksud membukanya."


Yenny menjawab dengan sangat langsung tanpa ragu.


Elisha menghela napas, " Bisakah kamu yakin itu tidak akan menjadi berita hitammu ?"


"  Bisa." Yenny tidak pernah berniat untuk bersembunyi, mengenai Melvin adalah kekasihnya, dia cuma tidak ingin mengumumkannya pada saat ini.


Matthew mendengar kata - kata Yenny dari tersenyum dengan rumit.


" Aku percaya Yenny, karena dia bilang sendiri masalah itu tidak akan menjadi ancaman, maka kita akan merahasiakannya dan berharap kamu bahagia." Elisha menuangkan segelas anggur merah, momen ini harus di rayakan.


" Aku masih sakit kepala karena masalah Crystin, tapi urusan Dahlia Entertainment benar - benar menutup berita ini. Kedua aktor yang terluka itu sangat di sayangkan."


Dahlia Entertainment ?


Tatapan mata Yenny menjadi sedikit lebih gelap, dan dia minum segelas anggur itu dengan tenang.


" Kekuatan Dahlia Entertainment tidak bisa di remehkan, Yenny, Pernahkah kamu berpikir untuk menjadi seorang artis di Dahlia Entertainment ?"


Jika Yenny ingin pergi ke Dahlia Entertainment, bukankan cuma perlu sepatah kata dari Melvin ?


Kak Ruby melihat ke arah lain dan tidak bisa membantu untuk menahan tawanya. Dia menyembunyikan tawanya dengan susah payah.


" Bahkan jika aku mau, dan punya kesempatan. Syarat penandatanganan dengan Dahlia Entertainment sangat tinggi...." Yenny menjawab dengan datar, tetapi memang benar bahwa ada banyak artis seunggul dia di Dahlia Entertainment.


Elisha tersenyum dan menyipitkan matanya, " Ketika aku masih seorang artis dulu, aku sangat ingin menandatangani kontrak dengan Dahlia Entertainment dan ingin mengenal pria yang berdiri di puncak itu."


Dia merujuk pada Melvin.


Nada suaranya tidak menyembunyikan apresiasinya pada Melvin, tetapi di sayangkan bahwa dia tidak pernah memberi kesempatan, dia begitu dingin sehingga tidak dapat di dekati orang lain.


Yenny melirik kak Ruby dan tidak ingin dia berekspresi terlalu banyak, dan membuat Elisha melihat sesuatu.


Kak Ruby cuma bisa menundukkan kepalanya.


Setengah jam kemudian, Matthew dan Yenny berjalan keluar dari rumah Elisha.


" Sebagai manajermu, aku tidak akan bertanya tentang privasimu, tapi .... kamu harus memberitahuku setidaknya, di mana kamu tinggal ?"


Begitu ada masalah, dia dan kak Ruby bisa saling berkomunikasi.

__ADS_1


" Vista Residence." Kemudian Yenny berkata kepada kak Ruby, " Aku akan ikut di mobilnya, kamu pulanglah dulu."


__ADS_2