Pembalasan Sang Artis

Pembalasan Sang Artis
Bab 43


__ADS_3

" Dia kenapa sangat salah paham denganku, kalian juga tidak membiarkan aku menjelaskan hasil karyaku yang sebelumnya ?" Yenny tersenyum dingin.


" Sekarang membicarakan hasil karya yang sudah lampau masih ada arti kan ? Kami juga tak tahu kenapa dia bisa berpikirkan begitu yang jelas sudah ada hasil akhirnya, kamu tunggu apa lagi ? Mereka sekarang hanya butuh satu artis asia, orang itu adalah Joyce." Dia benar - benar sudah melepaskan Yenny, di hatinya hanya ada Joyce seorang.


" Bicaramu jangan terlalu negative, aku hanya sedang melakukan yang perlu aku lakukan, kalau kamu membantunya aku gak peduli, tapi kalau kamu menginjak kepalaku, itu tidak mungkin terjadi."


Dia sudah menjadi batu sandungan bertahun - tahun, masih belum cukup kah ?


Seperti melihat ke dalam hatinya, Melvin dari samping berjalan mendekat, ia menjulurkan tangannya dan meraih tangannya Yenny.


Bayu pusing kepala, dia merasa marah, ia sungguh menggunakan Yenny, bahkan sedikit jalan pun tak akan di biarkannya !


" Kamu sungguh egois, marah sendiri tak membiarkan orang lain terkenal kah ? Aku memilih Joyce itu sudah benar, kamu sama sekali tidak cocok menjadi pacarku."


Yenny memutuskan telepon, menarik napas banyak.


Melvin menepuk pundak menenangkan dia.


" Aku mungkin belum terlalu kuat, masih bisa di ganggu oleh orang yang tidak punya hati ini."


" Terlihat urusanmu sangat lancar yah ?"


Akhirnya bukan begitu, Bayu tak mungkin emosi seperti itu.


" Ya, kelihatannya berbicara mengenai masa lalu, aku sangat bahagia memiliki kesempatan seperti ini." Yenny dengan natural bersandar pada pundaknya, " Seperti ....... waktu itu kamu berada di sampingku, semakin sempurnalah hidupku."


Terdengar oleh Melvin, ia mencium kening Yenny, " Pasti ada kesempatan."


Yenny mengiyakan dengan lembut.


" Memakai sepatu high heels, kakimu gak capai ? Aku pijatin kamu yah."


Tangannya mengambil kakinya, dia memijat - mijat kakinya.

__ADS_1


Sedangkan di meja yang terdapat di samping masih ada dokumen - dokumen, Yenny juga mengulurkan tangan, membantunya memijat pundak, " Mengapa direktur Melvin bisa sangat perhatian seperti ini ?"


Yenny merangkul Melvin, " Aku rasanya tak bisa meninggalkanmu."


......


Yenny pagi - pagi sudah mendapat telepon dari Juli, dia ingin Yenny pergi ke kantor sekali lagi, bilang bahwa team sutradara ingin tanda tangan kontrak.


Terlihat kondisi terbaru, Yenny belum memakai baju, tak perlu berpikir juga sudah tahu, Juli hanya ingin mempermalukan dia sekali lagi, tapi keinginannya sudah musnah.


Kehamilan Joyce belum terkuak, tapi tidak juga ingin di tutup - tutupi, dia ingin segera mengakhiri shooting ini, tunggu pulang ke negara nya, tunggu dia terkenal pasti ia bisa menjatuhkan Yenny.


Ruangan kantor sangat hening, pintu di buka oleh Jason, sepatunya menginjak lantai, memecahkan keheningan.


" Jason, anda sudah datang ! Kontrak sudah di siapkan, kamu tenang saja, Joyce pasti akan berusaha dengan sebaiknya." Juli tertawa menyambutnya.


" Berdasarkan maksud anda kemarin, kami memutuskan untuk tidak mempergunakan Yenny, karena dia tidak lulus persyaratan."


Jason mengangkat tangan, ia tertawa dingin, " Kedatanganku hari ini, bukan ingin menginformasikan kepada kalian, bahwa team sutradara sudah memutuskan untuuk menggunakan artis wanita tapi bukan Joyce."


Juli tercengang.


" Jason, apa yang terjadi ? Video Joyce tersebut kamu sudah lihat, dia benar - benar memiliki kemampuan...... "


" Itu kebohonganmu ! Video itu tidak jelas, apa benar - benar Joyce ? Ada lagi, kemarin kamu bilang kalau Yenny itu tidak ada kemampuan tak ada karya, bahkan tak tahu malu !"


Jason marah hingga melemparkan dokumen ke atas meja, " Tapi dia itu orang yang paling bertalenta, teman baiknya sutradara Nasha, di antara dia dan Joyce, orang bodoh pun tahu akan pilih siapa."


" Bukan begitu ........." Juli terhenti.


" Cukup, kamu ingin membantu siapa aku tak ada masalah, itu urusan perusahaanmu, tapi penipuanmu terhadapku, aku tidak bisa maafkan !" Jason marah hingga membanting meja, kalau seandainya Juli tidak melakukan demikian, dia tidak mungkin salah paham terhadap Yenny, sedikit lagi ia melewatkan artis terbaik.


" Tapi Joyce sudah datang, kontrak juga sudah di bahas lama, sungguh mau ganti dia kah ? Jason, ingat kontrak yang sebelum - sebelumnya yang sudah kita lakukan, jangan lupakan itu." Juli merasa dirinya berkeringat, ia ingin membalikkan keputusan Jason.

__ADS_1


Jason kesal, " Oke, tidak perduli menggunakan yang mana, masih tetap dua pilihan, keputusan bukan di aku, tapi di tangan artis itu."


" Oke, kamu kasih tahu aku dia itu siapa, aku akan merayu dia shooting bersama Joyce." Juli dengan percaya diri bisa menyamakan posisi Joyce dengan orang lain, tapi tak di sangka, dia melihat Yenny masuk ke ruang rapat.


Ternyata dia !


Kemarin jelas - jelas sudah membuat Jason marah, kenapa sekarang mengundangnya ke mari ?


Yenny, kamu brengsek !


Juli kesal, dia bersuara rendah, balik badan dan berkata pada Bayu, " Ada apa ini ?"


Waktu itu, Yenny harusnya pulang.


" Aku tidak tahu ......." Bayu mengernyitkan dahi, ia melihat Yenny berjalan masuk, sangat santai, " Yenny, tidak ada hubungannya denganmu, silahkan pergi !"


Yenny tertawa, dia tidak memeprdulikan Bayu, ia berjalan ke arah Jason, ia dengan sopan menyapa Jason, " Selamat pagi wakil sutradara."


" Saya perkenalkan kepada kalian semua artis ini adalah artis untuk shooting kita ' Di Balik Layar', Yenny." Jason langsung memberikan kesimpulan dengan tatapan dingin menatap Juli, " Dia juga adalah artis Cemerlang Entertainment, kerja sama dia tidak terhitung kasih muka ke dia kan ?"


Juli menarik napas dalam, ia dengan penuh usaha menenangkan diri dari amarah, "....... Tentu saja, apabila itu adalah keputusan dari team sutradara, kamu akan selalu support, Yenny dan Joyce juga adalah artis di perusahaan kami, berakting bersama itu adalah hal yang biasa, betul kan Yen ?"


Dia mengangkat alis, dia memberikan tanda kepada Yenny, kalau Yenny merusak cara pandang dia di depan Jason, itu akan menjadi bahan tertawaan di antara Cemerlang Entertainment.


Jason khawatir dan melihat Yenny, " Apa yang perlu saya bantu ?"


Yang di haruskan datang, pasti akan datang.


Yenny sudah menafsirkan Juli akan memrespon demikian, ia berkata pada Jason, " Anda sudah banyak membantu bagi saya, sisanya saya akan urus, anda tenang saja, saya akan mengikuti shooting ini."


" Oke, saya akan menunggu anda di depan." Jason melirik ke arah Juli, membawa orangnya keluar ruang rapat.


" Yenny, kamu maksudnya apa ! Kamu harus rusuh seperti ini kah ?" Bayu menutup pintu langsung nada tinggi kepada Yenny, selain itu ia melindungi Joyce, " Kita sudah berakhir, kamu juga bilang kita tidak mungkin kembali seperti dulu, kenapa kamu harus cari masalah dengan Joyce ! Perkembangan dia lebih banyak dari kamu, kok kamu iri sekali sih ?"

__ADS_1


" Iri ?"


Pertanyaan Yenny sangat yakin, " Aku hanya ingin mengambil apa yang menjadi posisiku, kamu membantu Joyce, aku sama sekali tidak perduli, tapi kalian melalui cara video itu, jelas - jelas itu adalah milikku, mengapa kalian menyalahgunakan hak kepemilikanku, aku sama sekali tidak bilang secara fakta kepada Jason sudah cukup kasih muka ke kalian."


__ADS_2