
suasana dalam mobil tampak sunyi hanya deru mobil yang terdengar .Dhea juga tampak begitu gugup ,apa lagi saat Dhea melihat Fahri diam diam memperhatikan nya di kaca spion.
"Dhea ".
"iya kak ".
"kamu jangan dengerin omongan nya Aisha ya ,dia itu suka usil ".
"emb iya kak ,aku udah terbiasa kok di usil in Sam Aisha .
"benarkah ,emang kamu sering di usil Lin apa sama adik aku itu ".
"ya gitu lah kak ".kata Dhea bingung mau jawab apa .
"jangan panggil kakak lah ,panggil Fahri aja ,umur kita kan gak jauh beda ".
"eh udah terbiasa panggil kak ".
"emb ya terserah kamu saja lah ,oh iya Dhe kamu kenapa tinggal di asrama,emang rumah kamu jauh ya ".
"emb iya kak ,sama ibu aku ,di suruh tinggal di asrama ,selain aman Dhea juga gak perlu bayar uang transportasi".
"emb gitu bagus lah ".kata Fahri keceplosan .
membuat suasana menjadi hening lagi .
"siiifttt".tiba tiba Fahri ngerem mendadak".
"ada apa kak ".tanya Dhea .
"gak tau dhe ,mereka tiba tiba berhenti di depan mobil kita ".
iya di depan sana tampak mobil sedan hitam memotong jalan Fahri ,sehingga Fahri harus ngerem mendadak .
kemudian keluar beberapa orang berpakaian hitam hitam dan menghampiri mobil Fahri .
"kak Fahri kenal mereka ".
"enggak".
"woy keluar ".dengan menggedor pintu kaca mobil Fahri .
"kak gimana nih ".panik Dhea .
"kamu tenang dulu Dhea ,biar aku yang keluar ".
"tapi kak itu berbahaya".cegah Dhea .
"kamu tenang aja Dhe ingsha Allah gak ada apa apa kok ".
"tapi kak ".
Fahri keluar dari mobil nya .
"ada apa ya mas ".tanya Fahri baik baik .
"gak usah banyak bacot ".kata laki laki itu penuh dengan emosi dan menyerang Fahri begitu saja .
Dhea yang melihat Fahri melawan mereka sendiri jadi tak tega .
"seperti nya gak ada jalan lain aku harus bantu kak Fahri ".kata Dhea membulatkan tekad nya dan keluar dari mobil .
"Dhea kenapa kamu keluar ".kata Fahri khawatir.
namun Dhea masih diam dan
Dhea menyerang salah satu dari mereka dari belakang hingga tersungkur .
Fahri yang melihat itu tampak kaget ,karena ternyata Dhea bisa ilmu bela diri .
Dhea melawan 2 orang penjahat itu dan Dhea juga tampak begitu sudah terbiasa dengan itu .
"Dhea kamu gak papa".tanya Fahri karena melihat Dhea tadi terkena pukulan .
"kak Fahri tenang aja ,Dhea baik baik saja".
"Dhea mending kamu lari aja ,ini berbahaya".
"gak mungkin kak ,Dhea gak mungkin tinggalin kak Fahri sendiri".
2 lawan 6 mereka kalah saing dan Fahri juga tampak kuwalahan .
__ADS_1
"Dhea ayo kita pergi " kata Fahri seraya menarik tangan Dhea dan membawa nya lari .
dan tak ingin kehilangan mangsa mereka berenam mengejar Fahri dan Dhea .
"kak gimana ini ,kita minta bantuan sama siapa ".kata Dhea .
"aku gak tahu ,kita harus cari tempat persembunyian dulu ,agar kita bisa lolos dari mereka ".
"iya kak ".jawab Dhea menurut saja .
Fahri mengajak Dhea bersembunyi di sebuah rumah kosong ,yang jauh dari pemukiman juga .
"kita sementara bersembunyi disini saja ".
kata Fahri yang tangan nya terus memegang tangan Dhea dengan erat .
"deg".jantung Fahri sepontan berdetak tak karuan ,dikala wajah mereka sangat dekat dan mereka juga saling tatap .
"ya Allah maaf kan aku ".kata Fahri dalam hatinya .
"maaf ".kata Fahri kemudian yang tak ingin terhanyut dalam suasana .melepas genggaman nya dan sedikit menjauh dari Dhea.
"ponsel ,iya aku coba minta bantuan ayah aku ,semoga dia bisa bantu ".seraya mengambil ponsel di saku Koko nya .dan untung nya tadi tak jatuh waktu berantem dengan mereka .
"assalamualaikum".salam dimas dari sebrang sana .
"wa'alaikumussalam yah ,ayah dimana ,Fahri butuh bantuan ayah ".
"Fahri ,ada apa kenapa kamu seperti tergesa gesa ".
"Fahri saat ini sedang di kejar orang tak di kenal yah ,Fahri butuh bantuan ayah ".
"kamu ada dimana Fahri ayah akan segera kesana ".
"Fahri akan kirim lokasinya ke ayah ".
"baiklah Fahri kamu harus sembunyi dulu ,ayah akan segera kesana ".tanpa ada salam panggilan terputus .
"apa kamu takut Dhea ".tanya Fahri yang melihat tangan Dhea gembeter.
"emb aku gak papa kok kak ".
"kamu yang tenang ya Dhea ,sebentar lagi pertolongan akan datang ".
"iya kak ".
"kemana perginya mereka ".
"mungkin mereka sembunyi di sekitar sini bos ".
"kalian cari dia ".bentak orang itu .
"baik bos ".
disaat yang mencekam tiba tiba Dhea ingin bersin ,namun dengan cepat Fahri menutup mulut Dhea dengan tangan .
"maaf ".kata Fahri kemudian melepas tangan nya .
"cepat kalian cari mereka ".titah orang itu lagi .
"kita harus lari dari sini ,sebelum mereka menemukan kita ".
"tapi mereka ad disini ".ucap Dhea .
"kamu masih kuat kan untuk lari ".
"mengangguk".
"ya sudah aku akan pegangin tangan kamu kita lari sama sama ".
"mengangguk lagi ".
"setelah berhitung ketiga kita lari bersama satu dua tiga". Fahri menarik tangan Dhea membawanya pergi dari sana .
"itu mereka ".teriak salah satu dari penjahat itu .
"tunggu apa lagi kejar mereka ".
Fahri dan Dhea berlari sekuat tenaga mereka ,namun tiba tiba Dhea terjatuh karena kaki nya tersandung sesuatu .
"aw ".
__ADS_1
"Dhea kamu gak pa pa kan ".membantu Dhea bangun .
"kaki ku sakit kak ".
"trus gimana ini ,mereka semakin mendekat ".
"aku gak tau kak ,mending kakak pergi cari bantuan saja ".
"kamu gila ,aku gak akan tinggalin kamu sendiri ,ya sudah gak ada pilihan lagi ,kamu harus naik ke punggung ku ".
"tapi kak ".
"udah Dhea gak ada pilihan lagi kita terdesak keadaan ".
"ba baik kak ".Fahri jongkok dan sedikit m membantu Dhea naik ke punggung nya .
setelah itu Fahri berdiri dan membawa Dhea berlari .
Dimas yang saat itu sedang ada pekerjaan di kota ,segera pergi mencari keberadaan putra nya itu .
sesampai nya di lokasi .
"ini mobil Fahri ,tapi Dimana dia ,dan itu pasti mobil penjahat itu ".kata Dimas.
Dimas mengecek GPS fahri dan menemukan nya Fahri masih ada di sekitar sini .
Dimas pun mencari nya .
"mau lari kemana kalian ".ucap penjahat itu karena berhasil menghalangi mereka.
"apa mau kalian ,kenapa kalian nyerang kita ".
"eh mau kita lenyapin kamu dari muka bumi ini ".ucap laki laki itu dan teman teman nya tertawa.
"apa salah kita ,kita gak kenal kalian ".
"sudah gak usah banyak omong ,kalian serang mereka ".titah orang itu .dan anak buah nya pun menyerang Fahri dan Dhea lagi .
"tunggu ".teriak seseorang yang baru datang siapa lagi kalau bukan Dimas .
"ayah ".ucap Fahri .
"siapa kamu ".tanya orang itu .
"seharusnya aku yang bertanya siapa kalian ,kenapa kalian menyerang mereka berdua ".
"eh kalian memang sama saja ,serang mereka ".titah orang itu lagi .
Dimas pun meladeni permainan mereka dan Fahri juga ikut serta .sedangkan Dhea duduk melihat saja ,karena kaki nya sedang sakit .
satu persatu dari mereka terkalahkan ,ada juga yang lari,saat Dimas sudah mengalah kan mereka berdua Dimas menyandra satu dari mereka .
"apa maksud kalian menyerang putra ku ".tanya Dimas dengan mencekram baju orang itu .
"laki laki itu diam dan hanya meringis kesakitan ".
"cepat jawab ,atau aku akan jadiin kamu makanan buaya ".
"jangan jangan ,saya saya hanya di suruh ".jawab orang itu gugup .
"siapa yang menyuruh kalian ,cepat katakan ".
"saya saya di suruh tuan Marco ".
"siapa Marco cepat jawab ".mempererat cengkraman nya .
"Marco Reus mafia di ".kata orang itu kemudian menendang perut Dimas sehingga Dimas terjatuh dan melepaskan cengkraman nya tadi ,orang itu lari .
"ayah ,ayah gak papa ".kata Fahri seraya membantu Dimas berdiri .
"ayah gak papa nak ,tapi dia sudah kabur ".
"sudah yah ,yang terpenting kita semua baik baik saja ".
"kamu juga gak papa kan nak ".tanya Dimas khawatir juga .
"fahri gak papa yah ".
melihat ke arah Dhea "siapa dia nak ".
"dia Dhea ,teman nya Aisha yah ,kaki nya lecet karena tadi jatuh saat kita lari ".
__ADS_1
"ya sudah kita harus secepat nya pergi dari sini dan membawa di ke rumah sakit ".
"baik yah ".