Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
35


__ADS_3

dengan mata yang masih kantuk ,Zahra berusaha menahan mata itu ,karena hari sudah mulai subuh ,iya harus cepat cepat menunaikan ibadah nya ,kemudian membuatkan bubur untuk suaminya ..arah juga terlihat masih tertidur nyanyak .


perlahan Zahra melepas genggaman Atha itu ,agar tak membuatnya bangun.


setelah menunaikan sholat subuh ,Zahra langsung menuju ke dapur ,terlihat bi Darmi juga sudah sibuk memainkan alat dapur nya .


"pagi bu ".sapa Zahra.


"pagi nak Zahra ,udah bangun ".


"udah bu ,udah sholat juga jadi tenang ".


"Bu biar Zahra aja ya yang masak ibu ngerjain yang lain nya aja " kata Zahra seraya mengambil alih pisau yang di pegang Darmi .


"gak ngerpotin nih nak Zahra".


"enggak kok Bu ,kan udah biasa nya ,dan ibu GK perlu sungkan ,kalau Zahra gak sibuk ,biar masak Zahra yang ngerjain ya ".kata Zahra kemudian .


 


setelah bubur itu matang ,dan Zahra juga tak lupa membuatkan susu untuk Atha .


 


Zahra membawa nampan berisi bubur dan satu gelas susu putih itu .


"Bu ".panggil Zahra saat Darmi sedang menyapu lantai ruang tamu .


"iya nak Zahra".sahut Darmi seraya berlari ke arah zahra .


"Bu ,itu makanan nya udah siap ,ibu siapin di meja ya ,setelah menyuapi mas Atha ,kita makan bersama ok".kata Zahra kemudian pergi membawa nampan itu ke kamar suaminya .


"iya nak Zahra ".kata Darmi dengan senyum yang mengembang di bibir nya ,lagi lagi dia di buat kagum oleh Zahra .


saat membuka pintu kamar Atha ,terlihat Atha masih tertidur pulas di atas kasur king size nya .Zahra mendekati Atha ,kemudian menaruh nampan itu di atas meja kecil di dekat kasur.


"mas Atha ,bangun mas ,kita makan dulu yuk ".panggil Zahra seraya menggoyang kecil lengan suaminya itu .Atha terlihat mengerjabkan mata nya ,sinar matahari yang terpancar lewat di sela sela jendela kamar nya .


"Zahra ".kata Atha lirih ,saat melihat Zahra sudah rapi .


"jam berapa ini".tanya Atha kemudian bangun dan duduk bersandar di dinding ranjangnya .


"sudah jam setengah tujuh mas ".kata Zahra seraya mencoba membantu Atha bangun .


"jam setengah tuju ".kaget Atha .


"kamu kok gak bangunin aku ".kata Atha yang hendak turun dari ranjang nya .


"mas mau kemana ".cegah Zahra seraya memegang tangan suami nya .


"aku mau pergi ke kantor ".


"mas ,mas kan masih sakit ,mas libur dulu aja ya ke kantor nya ,kan masih ada seketaris Rey yang hendel ".kata Zahra dengan lembut nya ,membuat hati Atha menjadi luluh .Atha diam dan menurut ,duduk bersandar di ranjangnya .


"sekarang mas makan dulu ya ,biar Zahra suapin mas ".kata Zahra kemudian ,kinindi tangan nya ada mangkok yang berisi bubur dan sebelum menyuapi suaminya Zahra meniup terlebih dahulu bubur yang ada di sendok itu .

__ADS_1


"bismillahirrahmanirrahim".kata Zahra seraya menyodorkan sendok itu ke mulut Atha .Atha hanya diam dan menurut saja.


"segitu perhatian nya kamu ke mas Zahra ,tapi mas baru menyadari semua perhatian kamu ke mas ,mas benar benar di butakan dengan orang misterius itu ,hingga aku tak melihat perhatian dan kebaikan mas yang sudah kamu lakukan selama ini " kata Atha dalam hati ,mata nya terus memandang wajah Zahra yang belum memakai cadar itu .kini di hati nya telah terukir wajah istri yang kian iya cintai .


"udah cukup ,mas udah kenyang ".


"baiklah ,sekarang susunya di minum ,mumpung masih hangat ".kata Zahra kemudian ,menaruh mangkuk yang di pegang nya itu ke nampan dan mengambil segelas susu putih itu .


"oh iya mas ,nanti Zahra setelah pulang dari magang ,Zahra mau mampir ke toko dulu ,soal nya udah beberapa hari ini Zahra tak kesana ".kata Zahra


"iya ,pulang nya jangan malam malam ya ".pinta Atha


"iya mas ".jawab Zahra .


"ya udah Zahra mau siap siap dulu ,dan sarapan pagi bentar lagi Zahra harus brangkat ke kantor ".kata Zahra kemudian pergie ninggalkan Atha yang hanya diam ,namun terlihat mengangguk .


Zahra kembali ke kamar nya ,bersiap siap ,mengambil tas dan buku yang di perlukan. kemudian kebawah untuk sarapan pagi ,terlihat di meja makan sudah siap semua nya .


"Bu ,yuk sarapan ".ajak Zahra yang baru datang dan duduk di kursi .


"iya nak Zahra ".jawab bi Darmi kemudian menghampiri Zahra dan duduk di hadapan Zahra .


"oh iya Bu ,nanti mungkin Zahra pulang nya agak telat ,karena harus ke toko kue dulu ,udah beberapa hari ini Zahra gak sempat kesana " kata Zahra di sela sela makan nya .


"oh iya nak Zahra ".


"dan nanti sarapan mas Atha tolong di siapin ya ,dan di antar ke kamarnya ".pinta Zahra.


"nak Zahra tenang aja ,bibi pasti rawat den Atha kok ".jawab Darmi meyakinkan .Zahra yang mendengar hanya tersenyum. merekapun melanjutkan sarapan pagi mereka .suasana terasa hening ,hanya suara sendok dan garbu yang terdengar .


"Bu maaf ya ,Zahra gak bisa bantuin ibu beres beres meja makan soal nya Zahra udah kesiangan ".kata Zahra kemudian .


"gak papa nak Zahra kan udah kewajiban ibu sebagai pembantu disini ,jadi ini semua udah pekerjaan bibik ".kata Darmi .


"Zahra tak menganggap ibu sebagai pembantu kok di rumah ini,bagi Zahra ibu adalah seorang wanita paruh baya yang harus di hormati ,dan Zahra sudah menganggap Bu Darmi sebagai ibu saya sendiri ,jadi gak perlu sungkan sungkan untuk ngomong ke Zahra ,selama Zahra bisa ,Zahra pasti bantu ibu .ya udah kalau gitu Zahra ke atas dulu mau siap siap pergi ke kantor Zahra magang ".kata Zahra berbesar hati ,membuat Darmi semakin di buat kagum dengan perempuan bercadar itu .


Zahra duduk di depan cermin nya tak lupa berdoa saat bercermin "kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii".doa Zahra ,kemudian memasang niqob nya .


hari ini Zahra terlihat memakai niqob ,hanya mata indah itu yang terlihat .setelah itu Zahra segera keluar kemudian menuju kamar suaminya untuk berpamitan .


Zahra menghampiri suaminya dikamar nya ,dia tampak masih bersandar di dinding ranjangnya .


"mas ".panggil Zahra saat baru masuk ke dalam .


"mas Zahra brangkat dulu ,nanti makan siang nya ,Bu Darmi ya yang nyiapin ".


"iya ".


"ya sudah assalamualaikum" salam Zahra seraya mengambil tangan suami nya itu dan mencium nya .Atha melihat yang di lakukan Zahra hanya tersenyum dan kemudian Atha menarik tangan Zahra dan mencium kening Zahra yang sudah tertutupi kain niqob nya .


Zahra hanya bisa tersenyum ,dalam hati dia juga bahagia ,akhir nya suami nya itu benar benar sudah mulai mencintai nya walau masih terlihat canggung .


zahrapun beranjak dari duduk nya dan melangkah pergi meninggalkan atha.


" Zahra ".panggil atha lagi ,zahrapun menoleh .

__ADS_1


"kamu ke kantor naik apa".tanya Atha .


"Zahra pakai taxi online mas ".


"kamu naik mobil saja ,biar mang Koko yang antar ".kata Atha .


"gak papa mas Zahra naik taxi aja,nanti kalau naik mobil mas ,dan keriyawan kantor lihat Zahra turun dari mobil mas ,mereka bisa curiga ,jadi untuk sementara biar Zahra naik taxi dulu ".tolak Zahra dengan lembut .


Atha yang mendengar penolakan dan penjelasan Zahra berfikir sejenak ,karena yang di katakan Zahra ada benarnya juga .


Atha hanya mengangguk .


"Zahra berangkat ,cepat sembuh ".Kata Zahra lagi ,kali ini dia benar benar pergi dari hadapan suaminya .setelah hilang di balik pintu Atha masih memikirkan sikap Zahra yang begitu sabar menghadapinya ,tutur kata nya yang lemah lembut juga membuat hatinya semakin luluh ,kesabaran nya menghadapi egonya .


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


sesampainya di kantor ,semua kariyawan terlihat sudah memenuhi ruangan nya masing masing .dan kebetulan Zahra juga sampai disana hampir terlambat ,membuat Zahra sedikit berlari masuk ke dalam kantor .


" tumben Zahra kamu berangkatnya siang ".tanya intan yang melihat Zahra baru datang dan duduk di kursi kerjanya .


"iya mbk ,tadi ada urusan sebentar".kata Zahra berbohong .bagaimana pun iya juga tak ingin orang tau yang sebenarnya terjadi .


"ohhh".gumam intan seraya menganguk anggukkan kepala nya .


dan tanpa sengaja ,intan melihat cincin di jari manis Zahra yang terlihat begitu mahal .intan menghampiri Zahra berada ,saat itu tangan Zahra yang sedang memegang mouse komputer langsung di ambil nya .


"Zahra kamu udah nikah ".kata intan sepontan ,membuat Zahra langsung kaget dan reflek menarik tangan nya ,dan menyembunyikannya di balik Khimar panjangnya itu .


dan saat itu juga teman teman intan satu ruangan itu mendengar dan langsung menghampiri Zahra dan menatap Zahra dengan lekat ,menunggu jawaban Zahra .Zahra yang melihat tatapan mereka yang penuh intimidasi jadi merasa grogi .


"ebm .....ebm anu mbk ".kata Zahra bingung mau mengatakan apa .


"hayyo kamu udah nikahkan " timpal intan lagie membuat suasana jadi tegang .


"heheh iya mbak".jawab Zahra kemudian .


"ya ampun ,gueh gak nyangka ,gueh udah di langkahin nikah " kata ayu kemudian .


"gueh juga ".timpal ayu dengan sedikit pura pura menangis.


Zahra yang melihat kakak kakak nya menangis hanya bisa diam dan bingung juga .


"sabar ya mbak ".kata Zahra membuat mereka berdua semakin menjadi .


tak terasa jam makan siang pun tiba ,terliahat teman teman Zahra juga sudah pada keluar ruangan.


"Zahra kamu gak keluar".tanya ayu


"enggak mbk ,saya masih kenyang ,kebetualan Zahra juga masih banyak kerjaan " kata Zahra .


"ya udah kita kita duluan ya ".kata ayu kemudian pergi meninggalkan Zahra sendiri di ruangan itu.


.


☘️maaf jika ada salah dalam pengetikan ,dan kata yang tidak di mengerti ,mohon pengertian nya ya 🙏☘️

__ADS_1


__ADS_2