
setelah pertengkaran dirinya bersama kedua orang tua nya Tristan tampak begitu masih kesal dan dia juga tampak tidka keluar rumah ,namun Tristan tampak mengundang teman teman nya datang ke rumah nya .
bukan hanya sekedar berkumpul ,seperti biasanya jika Tristan sudah merasa dirinya penat dan banyak pikiran Tristan akan mabuk bersama teman teman nya .
"elo sebenarnya kenapa sih bro ,sepertinya elo lagi banyak masalah ".ucap teman dekat Tristan yaitu Leo ,bicaranya juga sudah tampak orang mabuk .
Tristan diam dan meneguk minuman yang ada di tangan nya itu .menatap langit langit kamar nya.teringat kejadian tadi sore dengan kedua orang tuanya .
Leo yang tak mendapat respon pun diam dan terus meneguk minuman itu .
"dasar anak muda jaman sekarang ,dikit dikit minum ".ucap Dafa anak buah Marco.
kenapa Dafa bisa berada di rumah Tristan .Marco memang mengutus Dafa untuk mengawasi putra nya itu .
melihat teman teman nya sudah tepar karena mabuk ,sedangkan dirinya masih sadar dengan masalah yang ada dalam pikiran nya .
Tristan berjalan keluar menuju balkon rumah ,menatap ke arah luar sana .sembari memegang minuman nya .
Dafa berjalan mendekat ke arah Tristan .
menyadari kehadiran Dafa Tristan sepontan bertanya pada Dafa .
"apakah paman di pinta papa untuk mengawasi ku ".
"seperti yang tuan Tristan tau ".jawab Dafa .
"paman tidak usah repot repot mengawasi ku ,aku bisa menjaga diriku sendiri ".
Dafa diam tak menghiraukan hanya senyum tipis di bibir nya .
"apakah saya boleh bertanya sesuatu sama paman ".
__ADS_1
"silahkan ,jika saya tahu saya akan menjawab nya ".
"paman dan papa sudah berteman sejak Tristan masih kecil ,Bahakan sebelum Tristan hadir dalam kehidupan mami dan papa ,apakah paman tau tentang masa lalu papa dulu ,sehingga papa sangat membenci keluarga Athalla Faruq ".
Dafa masih tersenyum ,dan menebak jika Tristan akan mengakan hal itu pada dirinya .
"saya memang mengenal papa tuan Tristan sudah sangat lama ,tapi bukan berarti saya mengetahui semual hal yang telah terjadi ,namun saya memang sedikit tau tentang Masalah itu ".
"boleh kah paman menceritakan itu pada Tristan ".
"saat itu ,saat paman baru mengenal tuan Marco ,tuan Marco baru saja bebas dari penjara ,begitupun nyonya Ratna ,saya tidak tau kenapa bisa tuan Marco bisa masuk penjara saat itu karena menurut yang saya dengar tuan Marco menyukai seorang perempuan ,namun perempuan itu sudah memiliki suami ".
"apakah paman tau perempuan itu siapa ".potong Tristan sepontan .
"saya tidak tau ,karena waktu itu saya juga hanya mendengar dari orang orang .namun setelah berjalan nya waktu ,setelah kita semua sudah berhasil membangun perusahaan hingga pesat .tuan Marco mulai berencana untuk melakukan balas dendam ke keluarga perempuan itu ".
"trus setelah itu apakah kalian berhasil dengan rencana kalian ".tanya Tristan penasaran .
"maksud paman ".tidak mengerti.
"ya waktu itu target kita adalah menculik putri mereka ,rencana nya kita akan menjadikan dia sebagai pelacur di tempat kami ,tapi seseorang telah mengacaukan nya ,sehingga anak perempuan itu bisa kabur dan lolos ,namun kami juga sempat menyelakai nya dengan menabarak nya hingga dia meninggal ".
"apa! meninggal ".ulang Tristan .
"iya begitulah yang kami tau ,karena setelah itu mereka mengumumkan kematian putri nya itu ".jelas
Tristan diam berfikir keras dengan cerita yang di dengar nya itu ,ada lintasan jika itu adalah keluarga perempuan yang diam diam iya cinta i .
"apakah yang di maksud itu adalah keluarga Aisha,tapi dari cerita paman kalau anak perempuan itu sudah meninggal ".kata Tristan dalam pikiran nya .
"tapi setelah 3 tahun berlalu kami mendengar bahwa ternyata berita itu hanya Fiktif belaka dan kami mendengar jika anak perempuan itu ternyata masih hidup ".lanjut Dafa .
__ADS_1
"maksud paman anak perempuan yang di katakan mati itu ternyata masih hidup sampai sekarang ".
"iya ,dan mereka memang sengaja membuat berita kematian putri nya itu dan menyembunyikan keberadaan putrinya ,namun seiring berjalan nya waktu kita masih bisa menemukan nya ".
"apa benar yang di maksud itu adalah Aisah ".kata Tristan dalam hati .
"jika papa memang punya dengan kedua orang tua Aisha ,kenapa harus Aisah yang jadi sasaran ,kenapa bukan kedua orang tua nya saja atau kakak nya itu ".berfikir dalam otak nya ,bertanya dalam benak nya .
"apakah orang yang di maksud om itu adalah keluarga besar Athalla Faruq ".tebak Tristan .
Dafa tersenyum mendengar ucapan Tristan ,Dafa menepuk pundak Tristan.
"kalau gitu saya permisi dulu ya tuan Tristan ,papa anda sudak memanggil saya ".ucap Dafa kemudian pergi begitu saja .
"tapi paman anda belum jawab pertanyaan saya ".teriak Tristan .
Dafa melambaikan tangan,dan terus berjalan meninggalkan nya "anda sudah tau jawaban nya ".ucap Dafa kemudian .
Tristan terdiam sejenak "jadi benar dugaan ku ,kalau perempuan yang di maksud paman Dafa adalah umi nya Aisha ".
"jika begitu ,berarti anak perempuan yang di culik papa itu adalah Aisha ".kata Tristan lagi .
"ini alasan papa ngelarang aku jatuh cinta sama Aisha ,putri dari seorang perempuan yang pernah membuat dirinya jatuh ke lubang kehidupan yang kelam ,dan yang telah membuat nya jadi tak punya hati ".
"hach trus gueh harus bagaimana dong ".marah Tristan seraya mengacak rambut nya .
"jika aku tak menuruti kemauan papa aku pasti akan ...enggak enggak nggak mungkin ,kalau aku tak bermain kotor seperti papa dulu ,aku gak bakalan ngalamin apa yang di alami papa dulu ,tapi gimana caranya cobak seandainya mereka tau kalau aku adalah putra dari musuh nya ,seseorang yang ingin membunuh putrinya ,mereka juga gak bakalan setuju dan malah akan menjauhkan aku dari Aisha ".ucap Tristan berkecamuk dengan pikiran dan hati nya .
"hach kenapa jadi rumit gini sih ,trus aku harus gimana dong ".berfikir mencari cara
"hach kenapa cobak otak ini jadi buntu gini ,ah gimana kalau urusan itu belakangan aja ,yang terpenting aku harus ambil hati Aisha dulu ,soal bokap ,asal mereka tidak tau dulu ,mereka juga gak akan curiga ,iya sepertinya aku memang harus hati hati dengan identitas keluarga aku ".kata Tristan kemudian ,wajah nya tampak tersenyum ,kemudian mengambil gelas yang ada di meja dan meneguknya kembali.
__ADS_1