Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
30


__ADS_3

Zahra sudah terlihat sibuk di depan layar monitor nya.


"Zahra ,kamu kok pagi banget berangkatnya ".tanya intan yang baru datang ".


"eh mbk intan mbak ayu ,iya mbak soal nya nglanjutin tugas yang kamrin".jawab Zahra tangan nya sibuk bermain keyboard komputernya.


"gak heran kalaw kamu di rekomendasikan ke kantor ini ,kamu emang orang nya pekerja keras ".puji ayu .


"mbak ayu bisa aj ".jawab Zahra .


jam menunjukkan pukul 8 pagi ,terlihat satu ruangan sudah berdatangan dan segera duduk di meja kerjanya masing masing .


"mbak aku ke toilet dulu ya ".kata Zahra tiba tiba .


"iya Ra ,udah tau kan tiketnya dimana" .tanya ayu sedikit menggoda ".


"ya tau dong mbak ".jawab Zahra serti malu malu .zahrapun bergegas keluar dari ruangan itu dan segera melangkah menuju toilet di lantai itu .


"bukan kah itu Zahra ,kenapa bisa ada di sini ".kata rey seketeris Atha yang tak sengaja melihat Zahra berjalan terburu buru .


Rey pun mengikuti langkah Zahra ,namun saat tau Zahra ingin ke toilet wanita ,Rey menghentikan langkah kaki nya dan memilih menunggu nya agak jauh .


tak beberapa lama kemudian zahrapun keluar dari toilet .


"Zahra ".panggil Rey ,sepontan Zahra kaget .


"seketaris Rey"kaget Zahra dan buru buru memalingkan wajah nya dan segera pergi dari situ .namun Rey mencegahnya karena Rey juga sudah tau kalau itu Zahra .


"Zahra kenapa kamu bisa ada disini ".tanya Rey tanpa basa basi .


"emb..sebenarnya saya sedang magang di kantor ini ".kata Zahra kemudian.


"magang!!!...kenapa saya tidak tau sama bos Atha ".tanya Rey lagi .


"kalau itu saya juga tidak tau seketaris Rey ,maaf ya saya harus kembali ke meja kerja saya ,dan saya mintak tolong ya seketaris Rey jangan bilang sama mas Atha dulu ,saya takut dia akan marah kalau saya ada di kantor nya ".pinta Zahra kemudian main pergi saja .Rey yang tak mengerti dengan ucapan Zahra hanya menggeleng kepala .


reypun melanjutkan langkah nya menuju ke ruangan nya .namun tiba tiba ponsel Rey berbunyi ,di lihat nya "BOS ATHA ",dengan segera Rey menerima panggilan itu .


"iya hallo bos ".kata re kemudian .

__ADS_1


"Rey kamu ada dimana ".tanya Atha di sebrang sana .


"saya lagi ada di lantai 10 bos ,kenapa bos ".


"kebetulan ,kamu bilang sama direktur Kevin suruh anak magang itu ke ruangan saya ".kataa Atha kemudian .sepontan Rey jadi diam .


"Rey kamu dengar yang aku bicarakan kan".tanya Atha lagi di sebrang sana.


"eh iya bos ".jawab Rey kemudian


"ya sudah saya tunggu " kata Atha kemudian mematikan panggilan nya .


"duh gawat ini ".panik Rey ,baru saja iya ingin membantu Zahra untuk menyembunyikan keberadaan nya di kantor suaminya sendiri ,tapi belum apa apa udah begini jadinya .


Rey pun menuju ke ruangan derektur Kevin .


"tok tok tok permisi ".ucap Rey saat ada di depan pintu ruangan Kevin .


"silahkan masuk".jawab Kevin dari dalam .


reypun masuk kedalam ruangan Kevin


"kata pak atha anak magang ,yang kemrin masuk itu suruh mengahadap ke beliau ,kata nya ada sesuatu yang ingin di jelaskan ".kata Rey kemudian .


"baiklah ,mari saya antar panggil dia " kata Kevin seraya melangkah menuju ruang kerja bawahan nya.


"Zahra ".panggil Kevin saat ada di ambang pintu dan Rey.


"iya pak ".jawab Zahra dana sedikit kaget karena di sebelahnya ada Rey .


"presider ingin bertemu dengan kamu ,kamu di suruh ke ruangan nya ".kata Kevin jelas .


"sesekarang pak ".kata Zahra kaget


"iya ,dan ini seketeris Rey ,seketeris nya pak Atha ,kamu ikut seketris Rey saja untuk ke ruangan presider Atha. ".jelas Kevin dengan memperkenalakan Rey di samping nya ,padahal tanpa di kenal kan juga sudah tau .


"ba..baik pak".jawab Zahra gerogi .


"ya sudah saya tinggal dulu kalau gitu " pamit Kevin kemudian kembali ke ruangan nya.

__ADS_1


"Zahra semangat ".kata ayu saat Zahra hendak keluar .Zahra hanya mengguk.


"seketeris Rey " panggil Zahra saat sudah berjalan di belakang Rey .


"iya Zahra ,saya jadi takut mas Atha marah ".kata Zahra serasa tubuh nya gembetar.


"tenang saja ,Bos Atha akan mengerti keadaan kamu ,jadi jangan berfikir yang macam macam " kata Rey mencoba menenangkan kekhawatiran Zahra .mereka menaiki life khusus kariyawan itu untuk menuju lantai 13 .


"permisi bos ,ini anak magang yang bos panggil ".kata Rey saat sudah ada di hadapan Atha ,Atha yang saat itu sedang duduk membelakangi mereka berdua ,langsung memutar kursi itu.atha terlihat kaget dan berdiri dari duduk nya .


"Zahra ,kenapa kamu ...."kata Atha tidak di lanjutkan kemudian menatap ke arah Rey.


"iya bos non Zahra adalah mahasiswi yang di rekomendasikan magang di kantor kita ".kata Rey mencoba menjelaskan.


terlihat wajah Rey begitu tak percaya ,karena istrinya magang di kantor nya suami nya sendiri ,dan dirinya tidak tau itu.


"kenapa kamu gak bilang ".kata Atha seraya memegang kedua pundak Zahra .


"maaf mas ,Zahra ingin bilang ,tapi Zahra takut mas akan marah ".kata Zahra mencoba memberi alasan.


tanpa di sadari tangan nya sudah memegang kedua pundak Zahra .


"Rey kamu keluar dulu ".suruh Atha dan melepas pegangan nya. Rey pun meninggal kan ruangan bos nya itu ,kini mereka hanya berdua.


"Zahra kamu duduk" suruh Atha .zahrapun menurut dan duduk di sofa .


"aku benar benar gak ngerti kenapa semuanya serba kebetulan seperti ini ,dan kenapa aku benar benar tidak tau kalau kamu magang di kantor ini ,jika mama tau dia pasti marah sama aku " kata Atha seraya mondar mandir di hadapan Zahra.


"maafin zahra mas ,tapi mas tenang aja ,kariyawan mas gak ada yang tau kok kalau aku istri mas ,dan Zahra janji gak bakalan membocorkan pernikan kita kesiapa siapa " kata zahra menyakinkan Atha ,padahal bukan itu yang di maksud Atha.


"bagus kalau gitu ,berarti kamu faham dengan perjanjian kita "kata Atha keceplosan ,lagi lagi iya tidak bisa menjaga ucapan nya ke Zahra ,dan membuat hati Zahra terluka lagi ,padahal bukan itu yang ingin Atha bicarakan .


"kenapa nih mulut gak bisa di rem gini sih "kata Atha dalam hati.


"iya mas ".jawab Zahra suaranya terdengar lemas .


"ya sudah kamu kembali lagi ke meja kerja kamu dulu ,biar nanti aku jelaskan melalui pak Kevin ".titah Atha kemudian ,lagi lagi membuat hati Zahra sakit ,karena tidak langsung Atha bermaksud mengusir nya dari hadapan nya dan tak ingin melihat zahra ada di hadapan nya.


"iya mas , assalamualaikum".kata Zahra segera beranjak dari duduk nya dan pergi begitu saja.

__ADS_1


"ya tuhan kenapa aku gak bisa jaga bicara aku ke dia sih ,dia pasti sakit hati dengan ucapan ku tadi ".gerutu Atha .setelah Zahra tidak ada .


__ADS_2