Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
78


__ADS_3

2 Minggu setelah mengetahui rumah tangga putra nya lagi bermasalah ,Lisa masih belum bisa menemukan bukti apa apa ,dan dia juga belum menanyakan langsung kepada Atha .


Atha tampak duduk di kursi kerja nya ,di samping nya Atha ada Serly yang terus mencoba menghasut Atha dan menggoda nya .


para kariyawan Atha juga tampak masih sibuk dengan pekerjaan mereka masing masing .


namun sesaat para staf di lobi kantor di perhatikan dengan kedatangan orang tua Atha .banyak di antara mereka pastinya menyapa orang terpenting di kantor itu .


"siang Bu Lisa ".kata staf itu ramah .


"siang ".jawab Lisa ramah dan melempar senyum kepada mereka mereka yang menyapa nya.


setelah itu Lisa masuk kedalam life kantor itu untuk menuju ke ruangan putra nya .


banyak di antara mereka yang merasa aneh karena untuk pertama kalinya setelah kantor itu di pegang oleh Atha ,Lisa mengunjungi kantor putra nya .


"sayang nanti kita jalan jalan yuk ".ajak Serly tangan nya di lingkarkan di leher Atha dengan manja .


Atha yang sudah biasa dengan itu hanya diam saja ,karena ini bukan untuk pertama kalinya Serly bersikap seperti ini .


"aku sibuk ".jawab Atha dingin .


"udah lah sayang jangan pikirin perempuan itu lagi ,kan masih ada aku di sini ,yang selalu ada buat kamu ".kata Serly lagi .


Atha diam saja .


"gimna kalau kita liburan saja ,ya hitung hitung buat seneng seneng biar kamu bisa lupain perempuan itu ".kata Serly terus berusaha .


.


"ya Tuhan kenapa aku terus memikirkan Zahra sampai saat ini ,kenapa aku tidak bisa melupakan nya ,jelas jelas dia sudah meninggalkan aku dengan laki laki lain ".kata Atha berbicara dalam hati nya .


"sayang ayolah jangan diam terus ".kata Serly menggoda lagi tangan nya terus mengusik tubuh sispeck Atha.


"Atha ".teriak Lisa saat mengetahui kelakuan Serly kepada Atha ,wajah nya juga tampak marah .


"oh jadi ini yang selama ini kamu lakukan di kantor ,kamu memilih membuang permata indah demi barang bekas seperti ini ".teriak Lisa lagi.


"mama ,kenapa mama ada disini " kaget Atha dan langsung berdiri dari duduk nya dan menjauh dari Serly .


"seharusnya mama yang tanya ,kenapa perempuan jalang ini ada disini ,apa yang kamu lakukan sama dia ".marah Lisa seraya menunjuk nunjuk ke arah Serly .


"ma ,mama tenang dulu ,biar Atha jelaskan ".kata Atha membela diri .


"apa yang mau kamu jelaskan lagi ,mama sudah melihat dengan mata kepala mama sendiri ,kalian bermesraan ".marah Lisa lagi .


"ma ...tolong jangan buat keributan ,malu di dengar kariyawan kantor, ".kata Atha mencoba menenangkan emosi Lisa .

__ADS_1


Lisa diam mencoba mengatur emosi nya yang memuncak .


"ma ,mending mama pulang dulu ya ,kita bicarakan di rumah saja ".pinta Atha .


"oh mama mengerti sekarang ,kenapa Zahra bisa pergi dari rumah kamu ,karena kelakuan kalian yang tidak terpuji ini ,pantas saja Zahra tidak ingin mama marah ,karena kelakuan anak laki laki nya seperti bajingan seperti ini ,mama gak nyangka sama kamu ,mama gak pernah mengajarkan kamu untuk menyakiti perempuan Atha tapi kenapa kamu lakukan ini , kelakuan kamu benar benar telah membuat mama kecewa sama kamu Atha ,mama kecewa ".kata Lisa tidak bisa mengontrol diri ,hingga iya menangis .


"ma ,Atha mohon dengarkan Atha dulu ".kata Atha mencoba menenangkan Lisa .


"mama gak butuh penjelasan kamu lagi ,dan mulai sekarang mama tidak akan pernah ikut urusan kamu lagi ,terserah kamu mau gimna ,selama kamu masih bersama wanita jalang ini ,jangan harap kamu bisa bertemu sama mama ".kata Lisa ,ucapan nya terdengar mengancam buat Atha.


"ma jangan ngomong gitu dong ,Atha anak mama ".


"dan ingat kata kata mama ,suatu saat nanti kamu akan menyesal karena telah menyakiti Zahra ,dan mama gak pernah ridho kalau kamu sampai bersama dia ,ngerti kamu ".kata Lisa lagi .


"ma....mama .".kata Atha mencoba mencegah mama nya yang hendak pergi ,namun Atha tak bisa menhan nya ,Lisa pergi begitu saja .


"haaaaach ".marah Atha seraya mengusap kepala nya dengan kasar hingga rambutnya acak acak kan .


"kenapa semua nya jadi begini ,kenapa ".teriak Atha marah .


Serly terlihat diam saja dari tadi ,dan melihat Atha seperti itu .


Atha menatap kebencian ke arah Serly .


"kenapa kamu masih disini ,pergi kamu ,aku gak mau lihat muka kamu lagi ".usir Atha dengan amarah nya .


"haaaacchhh hach "teriak Atha emosi dan membanting beberapa benda milik nya .


"kenapa tuhan ,kenapa jadi serumit ini ".kata Atha kali ini iya terlihat meneteskan air matanya ,duduk setengah berlutut menyesali semua yang telah terjadi .


Lisa pergi meninggalkan kantor putra nya ,menaiki mobil pribadi miliknya .


iya juga terlihat sibuk menghubungi seseorang di ponsel nya .


"ayo zahra ,angkat telfon mama ".kata Lisa tak sabar .


"assalamualaikum ma ".salam Zahra di sebrang sana .


"wa'alaikumussalam salam nak ,nak kamu dimana kita bisa ketemu siang ini ,mama ingin berbicara sama kamu ".kata Lisa langsung .


"ada apa ,kelihatan nya mama buru buru dan panik ".tanya Zahra .


"gak papa nak ,mama cuman kangen sama kamu saja ,kita bisa kan ketemu hari ini ".kata Lisa lagi .


"emb gitu ,kebetulan ma ,Zahra hari ini tidak kuliah online ,jadi bisa bertemu dengan mama ".jawab Zahra.


"Alhamdulillah nak ,kalau gitu kita bertemu di taman kota ya ,mama tunggu kamu disana ".kata Lisa kemudia. ,wajah nya juga tampak senang karena akhir nya Zahra bisa di ajak ketemu .

__ADS_1


"iya ma ".


"ya sudah mama sudah ada di perjalanan menuju kesana ,mama akhiri dulu ya ".kata Lisa kemudian .


"iya ma,Zahra akan segera kesana ".


"assalamualaikum".salam Lisa .


"wa'alaikumussalam ".jawab Zahra.


Lisa duduk di bangku taman kota itu ,wajah nya juga tampak tak sabar untuk bertemu dengan menantu kesayangan nya itu ,apa lagi jika ingat kelakuan putra nya tadi ,iya benar benar merasa bersalah kepada Zahra .


"assalamualaikum ma ".salam Zahra yang baru datang .


"Zahra sayang ".kata Lisa senang dan langsung memeluk tubuh Zahra ,iya juga tampak menangis di pelukan nya.


"ma ...mama kenapa ,kok mama nangis ".tanya Zahra yang mendengar Lisa tangisan Lisa .


"mama gak papa nak ,mama cuman kangen sama kamu ,lebih satu bulan mama tak bertemu kamu ".kata Lisa berbohong .


"ya Allah ma ,maafin Zahra ya ,karena Zahra mama jadi gini ".kata Zahra merasa bersalah .


"enggak nak ,kamu gak salah kok ".kata Lisa seraya mengelus kepala Zahra dengan penuh kasih sayang .


"kita duduk ya ma ".ajak Zahra .mereka pun duduk berdampingan di bangku taman itu .


Lisa tampak terus menggandeng tangan Zahra ,ingin rasanya iya bercerita tentang kejadian tadi yang di lihat nya ,namun iya tak kuasa untuk bilang ke Zahra ,Lisa takut Zahra akan semakin membenci putra nya yang telah menyakiti nya.


"gimana kabar kamu nak ,apakah kamu baik baik saja ".tanya Lisa


"Alhamdulillah ma ,Zahra baik baik saja ,mama sendiri gimana ".tanya Zahra balik .


"mama juga baik baik saja nak " jawab Lisa.


"nak kapan kamu akan kembali ke rumah putra mama ".tanya Lisa


"emb Zahra masih belum ngerti ma ".jawab Zahra .


"nak jika kamu gak ingin kembali ke rumah suami kamu ,kamu boleh kok tinggal sama mama di rumah mama ".kata Lisa lagi mencoba membujuk Zahra .


"mama bukan Zahra tidak mau kembali ,Zahra cuman ingin sementara waktu biar Zahra menenangkan diri Zahra ,dan Jika susah waktu nya ,Zahra akan bilang ke mama ,kalau Zahra ingin kembali ke sisi mas Atha ,jika memang mas Atha meminta Zahra untuk kembali kepada nya".kata Zahra .


"mama ngerti nak ,pasti kamu sudah melihat kelakuan suami kamu yang selingkuh di belakang kamu ,kamu mungkin sangat sakit hati pada putra mama ,maaf Fin mama nak ,karena mama kamu harus merasakan semua ini ".kata Lisa namun hanya dalam hati saja ,dengan mata nya menatap ke arah zahra dengan iba .kemudian memeluk tubuh Zahra kembali .



Fatimah Az-Zahra

__ADS_1


__ADS_2