Perempuan Bercadar

Perempuan Bercadar
48


__ADS_3

setelah selesai makan ,Dhea masih mengabaikan Aisha .mereka berjalan seiringan namun terlihat ada jarah antara mereka .


sesampainya di parkiran mall mereka langsung menuju mobil mereka berada .tanpa satu kata keluar dari mulut Dhea ,Dhea membuka kan bagasi mobil dan menaruh barang mereka disana ,Dhea juga sempat mengambil paper bag yang di bawa Aisha dan membantu menaruh di bagasi .


Dhea segera masuk ke dalam mobil di ikuti Aisha duduk di sebelah nya .


Aisha melirik ke arah Dhea lagi ,dengan tatapan diam .Dhea tetap mengabaikan sesaat Dhea menghidupkan mesin mobil . seseorang menggedor kaca mobil di samping Aisha .


Dhea menatap Aisha dengan tanda tanya ,namun mereka masih diam .orang itu terus menggedor ,dan gedoran itu semakin terdengar keras.


Dhea memperhatikan orang itu dari dalam ,dari gerak gerik nya dia terlihat mencurigakan .


"apa kamu kenal sha ".tanya Dhea ,mereka sedikit mulai terusik ,namun tiba tiba saja kaca mobil di sebelah Dhea juga di ketok dengan keras nya .


"buka pintu nya ,kalau tidak aku pecahkan kaca ini ".ancam orang itu kali ini ,dia juga terlihat tak sabaran .


"gimana ini sha ".tanya Dhea mulai panik .


"kita harus tenang dhe ,mending kita keluar dari sini ,sebelum semua nya terlambat ".ujar Aisha sedikit panik juga namun terlihat tenang .


"tapi sha kalau Meraka ngapa ngapain kita gimana ". khawatir Dhea .


"berdoa saja semoga kita tidak kenapa kenapa ".


"woy buka pintu nya ,cepetan buka ".ancam orang itu lagi ,dan terus mendesak mereka .


perlahan mereka pun membuka pintu mobil mereka masing masing .


sesuatu yang tak terduga saat Aisha baru saja membuka pintu ,orang tersebut menyodorkan pisau ke arah nya .sepontan Aisha kaget dan diam menuruti apa yang laki laki itu katakan .


"serahkan harta benda kalian termasuk mobil ini ".paksa laki laki itu ,seraya menyodorkan pisau itu ke arah Aisha .


keadaan yang semakin mencekam ,Dhea menatap ke arah Aisha ,yang terlihat seperti tenang saja .Dhea memberikan isyarat mata nya ,Aisha tak mengerti namun dia tidak bisa diam dan sekali hentak Aisha langsung menepis pisau yang di bawa laki laki itu ,hingga terlempar tak jauh dari nya .melihat Aisha bertindak seperti gegabah Dhea juga melakukan hal yang sama ,karena tepat saat orang itu juga lengah .Dhea menepis pisau itu dan secepat nya Dhea menarik tangan laki laki itu kebelakang .


"AW "pekik laki laki itu kesakitan ,dan belum sampai situ Dhea menendang punggung laki laki itu hingga dia tersungkur ke lantai .


laki laki di hadapan Aisha mengambil ancang ancang untuk menyerang Aisha ,tangan pria itu mengepal siap untuk meninju Aisha ,namun Aisha lebih dulu menyadari dan menghindar dari pukulan itu ,terhindar dari pukulan Aisha memukul balik wajah pria itu dan menendang perut pria tersebut hingga dia tersungkur ke belakang .


Aisha dan Dhea saling pandang ,melihat sedikit lengah dari kedua pria tersebut .


"sha kita masuk dalam mobil ".ajak Dhea dengan terburu membuka pintu mobil dan masuk ,begitupun Aisha .melihat Aisha sudah masuk Dhea segera menyalakan mesin mobil nya dan ,melajukan mobil mereka segera ,meninggalkan kedua pria itu yang hendak menghentikan nya lagi .


"Alhamdulillah".ujar Aisha lega dan menghela nafas nya .

__ADS_1


begitupun Dhea ,mata nya yang fokus kedepan dan sedikit melirik ke arah Aisha yang tampak menghela nafas berkali kali .


"aku gak nyangka sama kamu ,kamu bisa melawan mereka ".dengan masih fokus ke jalan .


Aisha tersenyum saja dan melirik ke arah Dhea .


"kamu sebenarnya bisa ilmu beladiri ".tanya Dhea penasaran .


"sedikit ".dengan tersenyum di balik cadar nya .


Dhea yang mendengar jawaban Aisha yang terdengar merendah Dhea tersenyum seraya melirik ke arah Aisha .


"kita kamu kemana lagi ini ".tanya Dhea .


"mending kita pulang Dhea ,takut umi khawatir".


"baiklah "jawab Dhea kemudian .


suara dering ponsel ,menyadari bahwa itu milik nya Aisha mengambil ponsel nya di tas kecil milik nya .terlihat disana nama "umiku sayang ".dengan segera Aisha mengangkat telfon dari Zahra .


"*assalamualaikum mik"salam Aisha kemudian .


"wa'alaikumussalam ada dimana sayang".


"Aisha dan Dhea sudah ada di perjalanan pulang mik ,ada apa mik ".sesekali melirik ke arah Dhea yang terlihat kepo itu.


"gak papa nak ,ini sudah jam 7malam waktunya makan malam , kamu di tanyain Abi ".jelas Zahra .


"emb maaf mik ,sebenarnya Aisha dan Dhea sudah makan tadi ,kalau bisa umi sama Abi makan saja ,gak perlu nungguin Aisha dan Dhea "


"emb gitu ,ya sudah kalau gitu umi sama Abi makan dulu ,kamu hati hati di jalan ya nak ".pesan Zahra lagi .


"iya umi ku sayang ".


"ya sudah umi tutup telfon nya , assalamualaikum".


"wa'alaikumussalam".salam Aisha dan panggilan itu pun terputus .


Dhea menatap Aisha dengan tanda tanya .Aisha hanya membalas dengan anggukan kecil .


mobil mereka memasuki halaman rumah Aisha ,berhenti tepat di garasi mobil .


tidak lupa ,mereka mengambil barang barang mereka di bagasi ,kemudian segera masuk kedalam .

__ADS_1


"assalamualaikum".salam Dhea dan Aisha bersamaan .mereka berjalan memasuki rumah Aisha pandangan mereka bertemu seseorang yang baru saja tadi menelfon nya ,Zahra ,Atha dan Fahri tampak sedang melakukan makan malam bersama .


"wa'alaikumussalam" jawab mereka bertiga bersamaan .


Aisha menghampiri dimana umi nya. berada mencium telapak tangan umi nya ,kemudian beralih kepada Atha .


di meja makan juga terlihat Fahri sedang menikmati makan nya .


Dhea mengikuti apa yang Aisha lakukan .


"maaf ya mik pulang nya agak malam ".kata Dhea saat mencium tangan Zahra .


"gak papa nak ,kalau gitu pergilah bersih bersih kalian pasti capek ".pinta Zahra .


"iya mik ,kalau gitu Aisha dan Dhea ke kamar dulu ya ".pamit Aisha


"iya sayang "jawab Zahra lembut .


mereka berdua pun berlalu ,Fahri yang sedari tadi memperhatikan mereka hingga hilang dari pandangan matanya .


"dari mana mereka mik "tanya Fahri penuh selidik.


"mereka habis jalan jalan Fahri ".jawab Zahra .


Fahri diam ,cuman ada anggukan mengerti kemudian menyendok kan makanan nya ke dalam mulut nya dan mengunyah nya .


Aisha menaruh paper bag itu di sofa kamar nya ,kemudian melepas sepatu ,menaruhnya di rak sepatu milik nya kemudian Aisha duduk di depan meja rias nya ,melepas satu persatu yang iya kenakan .


"Dhea aku mandi dulu ya ".ujar Aisha beranjak saat telah melepas semua yang melekat di kepala nya kini tinggal gamis itu .Aisha berjalan ke kamar mandi tidak lupa Aisha mengambil handuk .


Dhea hanya mengangguk ,kemudian Dhea melepas hijab nya dan menaruhnya .Dhea memeriksa paper bag milik nya ,yang berisi belanjaan nya tadi ,dan tidak sengaja iya menemukan undangan yang di berikan Amel tadi di cafe .


Dhea duduk di tepi ranjang ,ada hal aneh saat melihat undangan itu .


"kenapa aku merasa aneh ya ,apa mungkin ini hanya sebuah jebakan ,dan di lihat dari Amel yang meminta maaf ke Aisha aku jelas jelas melihat bahwa Amel tidak tulus untuk meminta maaf ,dan kenapa juga Aisha percaya ,apa dia tidak melihat orang yang benar benar tulus enggak nya ".gumam Dhea namun hanya di dalam hati kecil nya saja .


guyuran air terdengar dalam kamar mandi .ekor mata Dhea sedikit melirik ke pintu kamar mandi .


"aku harus bujuk Aisha agar dia tidak datang ,aku takut jika itu memang benar benar jebakan ,apa lagi seminggu lagi dia akan melaksanakan sesi lamaran Dhea. kak fazal ".pikir Dhea kali ini ,menaruh undangan itu di atas ranjang king size nya .melihat Aisha sudah keluar dari kamar mandi ,Dhea segera masuk untuk membersihkan diri juga .tak ada satu kata pun yang terlontar saat mereka berpapasan .


☘️**JANGAN LUPA LIKE AND VOTING ☘️


🤗 TERIMAKASIH 🤗

__ADS_1


🙏DI USAHAKAN UP SETIAP HARI 🙏**


__ADS_2